Cinta Tulus Dea

Cinta Tulus Dea
part 19


__ADS_3

Dea menatap dirinya di cermin,lalu memegang perutnya. Dea menggunakan dress putih yang sedikit mengembang karena perutnya membesar.


Arga tak kalah elegan dari Dea.Arga mengenakan kemeja putih yang dadanya sedikit dibuka tambah jas hitam membuat penampilannya semakin sempurna.


"Honey udah belum? kita Selfie dulu yuk" teriak Dea.


"Apaan sih sayang teriak-teriak" sahut Arga


"Honey kamu tampan banget,sini deh kita selfie" ucap Dea lalu menarik Arga untuk berselfie.


"Ayo berangkat sayang kita udah telat"Kata Arga pada istrinya lalu menggandeng tangan Dea .


Sesampainya di gedung yang besar dan didekorasi semenarik mungkin. Banyak bunga yang dihias sana sini.


Dan di pelaminan terdapat sepasang kekasih lebih tepatnya suami istri yang tampan dan cantik.


Mereka adalah Adnan dan Sindi.Ya, hari ini adalah hari pernikahan Sindi dan Adnan.


Adnan yang menggunakan tuxedo putih terlihat serasi dengan Sindi yang menggunakan gaun putih elegan dengan model sempit dan punggungnya terbuka.


Arga dan Dea berjalan sambil bergandengan tangan. Mereka menjadi pusat perhatian di acara itu.


"Gilaa Lo laku juga nan, selamat ya . Butuh obat kuat nggak?" ucap Arga setengah berbisik di kalimat terakhirnya.


"Lo malu-maluin tau nggak" dengus Adnan


"Sindi sayang selamat ya" Dea memeluk Sindi sayang


"Makasih Dea sayang, makasih Dede bayi"balas Sindi tak lupa menyapa bayi Dea yang masih di kandungan.


"Sayang ayo,kasian yang lain juga mau ikutan selamat" tegur Arga melihat banyaknya antrian yang menunggu giliran untuk mengucapkan selamat.


"Apaan si honey,Sin aku kesana dulu ya" pamit Dea


" iya De, selamat menikmati hidangannya ya" kata Sindi.


Ternyata Keisha juga hadir di acara itu. Karena semua teman kuliah Adnan di undang termasuk Keisha.


Keisha berniat menjalankan rencananya malam ini.Dia ingin menjebak Arga untuk tidur bersamanya.


Keisha melihat Dea dan Arga duduk di pojok karena Arga tidak terlalu suka keramaian.Keisha memilih duduk dekat dengan mereka. Agar dia bisa mengawasi gerak gerik Arga dan Dea.


"Honey aku ke toilet duluh ya"pamit Dea


"Mau aku temenin gak?" Tanya Arga


"Nggak usah Beby ,aku bisa sendiri kok" sahut Dea dan berlalu.


Arga tersenyum mendengar panggilan Beby dari Dea.Menurutnya Dea sangat imut.


Keisha yang melihat Arga sendiri, langsung berdiri dan berjalan pura-pura menabrak meja Arga dan menumpahkan obat perangsang ke minuman Arga tanpa sepengetahuan Arga.


Brukk


"Aduh maaf saya nggak sengaja" ucap Keisha menunduk


"sha" panggil Arga

__ADS_1


"Eh Arga jadi itu kamu, kamu kesini sama siapa" Tanya Keisha basa basi.


"Itu aku sama Istri aku" cetus Arga lalu meneguk minumannya.


"Kalau gitu aku pergi ya" ucap Keisha lalu pergi menuju toilet dan mengunci pintu toilet yang digunakan Dea.


"Beres" ucapnya pelan.


Keisha kembali ke meja Arga dan bertanya


"Ga,Dea dimana kok dari tadi nggak keliatan?"


Tanpa menjawab,Arga langsung menarik tangan Keisha dan membawanya ke mobil.


Karena dibawah pengaruh obat, Arga melihat Keisha adalah Dea.


Arga menghimpit tubuh Keisha lalu ******* bibirnya. Arga benar-benar berpikir yang disampingnya sekarang adalah Dea.


Arga membawa Keisha ke hotel terdekat karena sudah tidak tahan dengan hasratnya. Arga melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan.


Di toilet,Dea berteriak minta tolong Karena pintunya tidak bisa dibuka.


"Tolong!"Teriak Dea


"Aduh ini pintu kenapa sih perasaan tadi baik-baik aja deh "ucapnya pelan


Kemudian Dea teringat ia membawa Handphone.Dia membuka Handphone dan menelpon Arga namun nomornya tidak aktif.


Dea terus mencoba namun tidak aktif.Dea pasrah lalu menelpon Mama Ratna. Karena tidak mungkin jika Dea menelpon Sindi dan Adnan saat ini. Karena mama Ratna juga ada di acara itu,dan Dea sudah menyapa mamanya itu saat ingin ke toilet tadi.


"Iya ada apa sayang, tumben nelpon mama" sahut mama Ratna


"Ma tolongin Dea,Dea kekunci di toilet"


Tuttt Tuttt Tuttt


"Lah kok mati" batin Dea


Ternyata Handphone Dea sudah mati karena belum sempat di cas.


"Papi,Dea kekunci di toilet"bisik mama Ratna ke Papa Rudi


"Lah kok bisa ma?"tanya papa Rudi


"Mana mana tau Pi,kita kesana yuk" Ucap mama Ratna lalu bergegas menuju toilet di gedung itu.


"Dea!"panggil mama Ratna.


"Nak,kamu di dalam? " tanya papa Rudi


Dea yang mendengar suara mertuanya itu langsung berteriak


"Ma,Pa, Dea disini"


"Ya ampun sayang kamu nggak apa-apa kan di dalam?" Tanya Mama Ratna


"Nggak kok ma" sahut Dea padahal tubuhnya sudah lemah

__ADS_1


"Nak sepertinya pintu ini sengaja di kunci lalu kuncinya dibuang. Sekarang papa akan dobrak pintunya kamu munduran ya nak"jelas papa Rudi


Dea memundurkan langkahnya


Brakkk


"Dea sayang,kamu pucat banget nak .Kita kerumah sakit ya" ucap mama Ratna sambil menopang tubuh Dea yang lemah


"Ma,mas aga mana?" tanya Dea pelan lalu semuanya gelap


___________


Di rumah sakit, Dea masih ditangani oleh dokter .Tadi setelah bertanya keadaan suaminya Dea langsung pingsan.


Mama Ratna dan papa Rudi langsung membawa Dea ke rumah sakit karena khawatir dengan kondisi Dea.


Setelah diperiksa, Dokter memanggil Mama Ratna dan papa Rudi ke ruangannya.


"Begini Tuan, Nyonya,Sebelumnya saya minta maaf tapi saya harus menyampaikan ini"ucap dokter


"Ada apa ya dok"tanya Mama Ratna


"Jadi nyonya Dea selama ini mengidap kanker serviks. Sebelum mengandung, kankernya masih jinak namun karena kehamilannya sekarang membuat kanker tersebut semakin ganas,Dan satu lagi Tuan, nyonya sebaiknya penyakit ini jangan diberitahukan kepada suaminya dan orang sekitar karena mungkin pasien merahasiakan penyakit ini"jelas dokter tersebut


Mama Ratna dan papa Rudi tidak bisa berkata-kata lagi. Mereka berusaha mencerna apa yang terjadi.


"Baik, terimakasih dok" ucap Mama Ratna lalu pergi.


Tangisan tidak bisa dibendung lagi oleh Mama Ratna. Menantu kesayangannya harus mengidap penyakit mematikan itu.


"Ma"panggil papa Rudi


"Pi , sekarang gimana? Mama takut Dea kenapa-kenapa Pi" Tangis Mama Ratna dipelukan suaminya.


"udah mama tenang ya,kita nggak boleh terlihat khawatir.Kita harus berpura-pura tidak tau tentang ini" jelas Papa Rudi


"Tapi gimana dengan Arga Pi, Eh Arga mana Pi kok nggak keliatan dari tempat acara tadi"


kata mama Ratna yang baru menyadari anaknya memang tidak ada disitu


"papa udah nelpon ma,tapi nomornya nggak aktif," ucap papa Rudi


"Kemana lagi tuh anak,nggak tau istrinya sakit apa" kesal Mama Ratna


"udah kita kedalam yuk ma,siapa tau Dea udah sadar" ajak papa Rudi


Mereka membuka pintu kamar rawat Dea .Mereka melihat Dea sudah sadar.


"Sayang kamu udah sadar nak,kamu tau nggak? Mama tuh khawatir banget sama kamu" teriak mama Ratna heboh seperti biasa untuk menutupi luka yang baru mereka terima


"Aku nggak apa-apa ma"Dea tersenyum melihat tingkah Mamanya


"Nak kamu buat papi khawatir,gimana keadaan kamu sekarang" ikut papa Rudi yang tidak mau ketinggalan


"heheh aku nggak apa-apa ma ,pa", kekeh Dea


"oh iya, Arga mana ya" tanya Dea

__ADS_1


__ADS_2