
Sementara Dea, Papa dan Mama pergi ke makam orang tua Dea,Arga di perusahaan sedang dikejutkan oleh kehadiran Keisha yang mengatakan dirinya tengah hamil.
"Aku serius ga, kalau kamu nggak percaya ,nih aku udah test kok"Keisha yang sudah berada di ruangan Arga menyerahkan testpack positif yang entah dia dapat darimana .
Arga menerima testpack itu dan melihatnya.
Saat melihat testpack tersebut bayangan wajah Dea hadir di pikiran Arga.Arga gemetar membayangkan jika Dea tahu Keisha tengah hamil darah dagingnya.
"Sha kamu nggak bohong kan?" Arga ragu jika anak di kandungan Keisha anaknya , mengingat sekarang Keisha berubah dari Keisha yang dulu.
"Aku nggak mungkin bohong Ga,kamu boleh benci sama aku tapi apa kamu juga mau membenci anak kamu?"Ucap Keisha dengan nada lemah.
"Nggak gitu sha, Aku nggak akan benci anak aku sendiri" Jawab Arga yang bingung harus bersikap seperti apa.
"Berarti kamu terima anak kita dong"Keisha memastikan jika Arga sudah yakin bahwa dia hamil anaknya dan di balas anggukan oleh Arga.
"Ga,dari kemarin aku kepengen banget deh makan bareng kamu" Rengek Keisha yang mulai melancarkan aksinya.
"Aku nggak bisa,Aku mau makan sama Dea" tolak Arga Karena dia ingin makan siang bersama Dea.
"Tapi ini anak kita yang mau Ga" Ucap Keisha dengan alasan anak.
"Tapi aku nggak bisa sha, kamu jangan gini dong" Arga meminta pengertian Keisha.
"Ya udah nggak apa-apa Ga,tapi besok aku boleh kesini lagi kan"Tanya Keisha pada Arga .
"Iya"singkat Arga yang malas melihat wajah Keisha.
Keisha tersenyum puas karena berhasil menjebak Arga lagi.Entah mengapa Arga terlihat bodoh . Keisha pulang dengan senyum bahagia di bibirnya.Kini dia akan menemui Riko.
Drttt Drttt Drtt
Hp Dea bergetar karena Arga menelponnya.Dea sudah berada di mobil karena mereka sudah pulang dari panti asuhan .
"Hallo Honey" sahut Dea.
"Sayang, kamu masih di rumah mama? Aku jemput ya kita makan siang bareng" Arga sudah siap untuk menjemput Dea.
"Nggak usah Honey,aku aja yang ke kantor kamu" Ucap Dea karena dia sedang tidak ada dirumah mama.
"Loh emangnya kenapa sayang?" Arga bingung kenapa istrinya tidak mau di jemput.
"Nanti aku cerita Honey,kamu pesan makanan aja kita makan di kantor kamu" Sahut Dea lalu mematikan telepon.
Tuttt Tuttt
"Dea kenapa ya, kok teleponnya dimatiin " Batin Arga Kemudian dia memesan makanan.
*******
"Mama sama papa kenal sama orang tua Dea?" Tanya Dea karena melihat reaksi mereka tadi di panti asuhan.
__ADS_1
"Orang tua kamu itu teman baik papa sama Mama sayang, waktu pertama kali lihat kamu papa udah kayak nggak asing gitu sama muka kamu, makanya kita cari tahu" jelas mama Ratna agar Dea tidak salah paham.
"Mama punya foto mereka nggak"Dea sangat ingin melihat wajah kedua orang tuanya.
"Punya nak, berkas Papa kamu juga ada sama papa nanti papa kasih ya" Kata Papa karena duluh pengacara Hendra memberikan berkas itu ke Papa Rudi.
"Iya pa,Dea turun di kantor Mas Aga aja pa,mau makan siang bareng, Papa sama mama nggak mau ikut?" Tawar Dea pada mertuanya.
"Nggak deh sayang, kita makan berdua aja biar romantis gitu" Tolak Mama Ratna .
"Mama bisa aja deh" Sahut Dea.
*****
"Rik, kamu tau nggak ternyata Arga itu bodoh Banget hahahha" Tawa Keisha senang atas kemenangannya.
"Hahahhah masa sih , jadi dia percaya kamu hamil?" Ucap Riko sambil meraba punggung Keisha . Mereka berdua sedang berada di sebuah hotel untuk merayakan kemenangan Keisha.
"Shh Dia bodoh banget sayang, nanti kalau kita udah dapat hartanya kita bagi dua" Keisha mendesah karena usapan lembut Riko .
"Aku bisa Kasih kamu uang banyak tanpa harus memeras Arga kok" ucap Riko yang sudah tidak sabar menikah dengan Keisha.
"No baby,Aku ingin buat Arga hancur" Karena selain ingin mendapat Harta Arga dia juga ingin membalas dendam kepada Arga.
Keduanya tersenyum licik dengan rencana mereka.
Sedangkan di kantor, Arga sedang menunggu kedatangan istrinya.Dea yang diantar papa mama turun di depan gedung yang menjulang tinggi ke langit itu.Dea turun lalu melambaikan tangan ke mama.
"Hay honey"Dea masuk ke ruangan Arga dan berlari ke pelukan Arga yang terasa sangat nyaman.
"Makan dulu honey Dede bayi udah lapar" Katanya sambil mengusap perutnya yang membesar.
"Hay girl,kamu pasti lelah hari ini kamu nggak kangen sama papa ya?" Arga berjongkok untuk berbicara dengan anaknya yang masih dalam perut itu.
"Iya papa, Sekarang aku lapar" sahut Dea dengan suara yang dibuat seperti anak kecil .
Arga membawa Dea ke sofa untuk duduk sambil menunggu makanan yang dipesan Arga tadi.Tidak lama kemudian, Dimas mengetuk pintu .
Tok tok Tok
"Masuk" ujar Arga singkat.
"Selamat Siang Tuan , Maaf saya mau mengantarkan makanan Tuan dan Nyonya" ucap Dimas yang malu Karena menganggu waktu Tuannya.
"Letakkan di atas meja Dimas, Terimakasih ya"Perintah Arga .
Dimas melakukan tugas sesuai Dengan perintah Arga.Setelah meletakkan makanan, Dimas keluar dari ruangan untuk pergi makan siang.
"Honey suapin" Ini pertama kalinya Dea minta disuapi oleh Suaminya .
"Ini sayang, makan yang banyak ya biar kamu sehat" Dengan senang hati Arga menyuapi istrinya yang manja kepadanya.
__ADS_1
Setelah selesai makan Arga ada rapat dengan kliennya, Hingga harus meninggalkan Dea sendiri di ruangannya.
Dea yang bosan berada di ruangan sendiri, keluar mencari angin sambil mengelilingi kantor suaminya, Karena Dea belum pernah jalan-jalan mengelilingi kantor tersebut.
Brukk
"Aduh mbak hati-hati donk kalau jalan" bentak karyawan yang bernama Lisa.
"Mbak buta ya, makanya Kalau jalan jangan main handphone" balas Dea yang tak ingin disalahkan.
"Eh berani banget Lo, Lo nggak tau siapa gue?" Sinis Lisa yang menjabat sebagai ketua staf karyawan.
"Iya berani mau apa Lo" Dea tidak mau terlihat lemah.
"Wah gila Lo,Lo anak baru ya" Lisa semakin emosi karena Dea terus melawan sedangkan karyawan lain tidak berani ikut campur.
"Lo kali yang gila, emang Lo siapa ha" Ucap Dea dengan nada mengejek.
"Lo mau tau gue siapa? gue ini tunangan Arga, pemilik perusahaan ini" sahut Lisa dengan nada sombong.
"Cih punya nyali juga Lo,emang Lo apain tuh si Arga sampe mau tunangan sama Lo" Dea semakin membuat Lisa emosi.
"Lo kira gue cewek apaan,Arga tuh cinta sama gue,Lo kali yang murahan" emosi Lisa karena dikatai oleh Dea
"Oh ya,Maaf Nyonya" ejek Dea.
"Wah gila Lo" Lisa langsung menarik rambut Dea.
Dea tidak mau kalah dia juga menarik rambut Lisa mereka tarik menarik rambut cukup lama hingga akhirnya Lisa menampar pipi Dea dengan keras tepat saat Arga sudah berada di sana karena laporan dari salah satu karyawan.
Dea menatap Lisa dengan tatapan membunuh,Dea menarik kerah baju Lisa lalu mendorongnya hingga terjatuh ke lantai.
plakk
Arga datang lalu menampar Lisa.
"Berani banget kamu ganggu istri saya" geram Arga yang melihat penampilan Dea yang kacau.
"I-istri?" Tanya Lisa karena selama ini dia ada tugas di luar selama beberapa bulan hingga tidak tahu jika Tuannya sudah menikah.
"Iya,Dea ini istri saya dan mulai hari ini kamu saya pecat" bentak Arga lalu meninggalkan Lisa yang memohon Ampun.
Sedangkan Dea takut dimarahi karena buat ulah di kantor Arga.Dia mengikuti langkah Arga tanpa menatap wajah Suaminya.
.
.
Kira-kira apa yang akan terjadi ya?
Yuk ikuti terus kisah mereka.
__ADS_1
Maaf guys Author jarang up
Author lagi sibuk guys