Cinta Tulus Dea

Cinta Tulus Dea
part 47


__ADS_3

"Gimana, kalian udah temuin Dea?" Tanya Keisha pada anak buahnya yang mencari Dea.


"Belum bos,dia menghilang tanpa jejak" jawab mereka.


"Arghhh sial" teriak Keisha marah.


"Sayang udah dong,dari kemarin kamu marah-marah terus" Ujar Riko sembari menghisap sebatang rokok.


"Kita harus meninggalkan tempat ini,kalau sampe Arga nemuin kita bisa habis kita" kata Keisha.


"Bukannya lebih berbahaya, menurut aku sih kita lebih baik bersikap netral aja,kalau kita kabur Arga malah curiga dan kita bisa jadi buronan" jawab Riko santai.


"Kamu yakin dia nggak curiga?" Tanya Keisha ragu.


"Kamu harus buat alasan kalau kamu baru pulang liburan,jadi dia nggak Curiga kalau kamu dan Dea menghilang disaat bersamaan"usul Riko.


"Ide bagus, kalau gitu sekarang kita ke kota dan memulai aktivitas seperti biasa" Keisha dan Riko langsung meninggalkan tempat itu bersama anak buahnya,mereka ingin mencari Dea di kota, karena kemungkinan Dea langsung ke kota untuk melarikan diri.


****


Drrrttt Drttt Drttt


Arga terbangun karena hpnya terus bergetar.Dia mengerjapkan matanya beberapa kali,Arga meraih hpnya dan ternyata anak buahnya yang menelpon.


"Hallo"


"Halo bos,kami melihat Nyonya Keisha baru meninggalkan desa A "


"Bagus,ikutin dia sekarang jangan sampe dia kabur,lalu yang lainnya cari Dea di desa itu" perintah Arga.


Arga bergegas mandi,dia ingin menemui Keisha.Arga memakai kemeja kasual dan celana jeans serta sepatu Kets putih.


Dia menyisir rambutnya ke samping.


"Perfect, waktunya memulai permainan" gumam Arga didepan kaca.


.


Ting Tong


"Arga" Keisha terkejut, jantungnya berdegup kencang rasanya ingin copot saking takutnya.


"Sha,hiks hiks hiks,kamu dari mana aja sha, aku kesini hampir tiap hari nyariin kamu" Arga langsung menangis di pelukan Keisha.


"Nyariin aku,emang ada apa ?" Tanya Keisha pura-pura tidak terjadi apa-apa.


"Aku nyesel Sha lebih milih Dea dibanding kamu yang ngandung anak aku" Arga mengusap perut Keisha yang masih datar.


"Udah kamu tenang ya, kita masuk dulu yuk"


Arga mengikuti langkah Keisha dari belakang,dia duduk disamping Keisha dan menggenggam tangannya. Keisha tersenyum puas karena berhasil membuat Arga kembali ke pelukannya


"Sekarang Dea dimana Ga?"


"Dia udah pergi kali sama selingkuhannya aku nggak tau" sahut Arga lalu mencium tangan Keisha.


"Loh kamu nggak tau Dea dimana?Kamu udah cari?Kasian Lo Ga, malah dia lagi hamil " kata Keisha.


"Udahlah sha nggak usah bahas Dea,aku kesini karena pengen kita balik lagi kayak dulu,iyakan baby?" Lagi-lagi Arga mengelus perut Keisha.


"Kamu haus nggak,aku buatin minuman ya" Saat Keisha beranjak,Arga mencegat tangannya, Keisha langsung gugup.

__ADS_1


"Aku aja yang buatin,kamu disini aja ya nggak boleh banyak gerak" kata Arga lembut lalu membuat minuman dan kembali dengan dua gelas jus segar ditangannya.


"Ga aku lagi nggak mau minum jus,aku pengen bir di kulkas ada" kata Keisha.


"Nanti ya Sha,kamu lagi hamil loh nggak boleh minum alkohol" Arga tersenyum smirk


"Iya Ga, tadi aku kepengen aja mungkin karena udah lama banget sih nggak minum alkohol" dengan cepat Keisha mengubah suasana.


"Kamu mau jalan-jalan nggak?" Tanya Arga.


"Kemana?"


"Kemana aja yang kamu mau"


"Gimana kalau kita belanja aja" yang terlintas di kepala Keisha hanyalah barang-barang branded keluaran terbaru.


"Apa sih yang nggak buat kamu"


Arga menemani Keisha berbelanja,sedari tadi Keisha membeli barang-barang mewah dibayar Arga tentunya.Arga mulai bosan,dia menunggu di sebuah kursi panjang sambil memainkan hpnya.


Ting


Satu pesan masuk dari Adnan.


Adnan : Dimana Lo?


Arga : Lagi diluar kenapa emang?


Adnan : Gimana Dea?


Arga : Tenang , anak buah gue yang urus


Adnan : Ok.


"Udah selesai?Kita cari makan dulu yuk"Arga ingin semuanya berjalan mulus,dia rela melakukan apapun untuk Dea.


***


Dirumah sakit,Dea masih terbaring lemah,banyak alat yang menempel di tubuhnya.Dea tidak membuka matanya atau dengan kata lain Dea koma.


Bayinya dirawat di rumah sakit, karena pihak rumah sakit belum menemukan wali dari pasien.


Tidak ada yang tahu keberadaan Dea di rumah sakit itu kecuali dokter yang menanganinya dan beberapa perawat, karena saat dilarikan ke rumah sakit Dea meminta untuk merahasiakan identitasnya sebagai pasien.


#Flashback


Saat di perjalanan menuju ke Rumah sakit, Dea membuka matanya perlahan dia melihat sekeliling dan tahu dia sedang berada di ambulance.


Dea memberi isyarat kepada dokter untuk mendekat.


"Dok,tolong rahasiakan keberadaan saya dan anak saya saat tiba di rumah sakit nanti,nyawa saya dan anak saya dalam bahaya dok,saya mohon jangan biarkan orang luar yang mencari saya tau saya dirawat,kecuali suami saya namanya Arga Wijaya Kusuma,saya titip anak saya dok" Setelah mengucapkan kalimat itu,Dea kembali Drop.


Seperti yang dinginkan Dea, Dokter itu merahasiakan identitas Dea dan anaknya , setiap orang yang mencari Dea tidak bisa menemukan keberadaannya di tempat itu.


Karena selama beberapa hari anak buah Keisha sempat mencari Dea di rumah sakit itu.


#Flashback off


Dokter masuk ke ruangan Dea,dia menatap sedih ke pasiennya tersebut. Dokter paruh baya itu selalu mengunjungi Dea jika ada waktu senggang ,tidak ada perubahan sama sekali,Dea tetap diam dalam tidur indahnya.


Ting

__ADS_1


"Dok,didepan ada yang mencari nyonya Dea"


Isi pesan yang dikirim oleh perawat yang ikut serta menangani Dea.


Dokter itu langsung keluar dan melihat siapa yang mencari Dea kali ini,


"Permisi ada yang bisa saya bantu?" Tanya dokter cantik itu.


"Kami mau cari apakah ada pasien bernama Dea disini " kata salah satu dari mereka.


"Em gimana ya,nama Dea kan banyak " jawab dokter itu .


"Coba Lo telfon bos Arga,tanya nama panjang nyonya Dea" Kata salah satu anak buah itu.


"Halo bos,pihak rumah sakit menanyai nama panjang nyonya Dea" ucap anak buah itu saat Arga mengangkat telepon.


"Kalian udah temuin Dea,kirim alamatnya ke saya,biar saya sendiri yang jemput istri saya" jawab Arga yang baru tiba di apartemen setelah mengantar Keisha pulang.


"Baik bos"


"Gimana?" Tanya dokter itu.


"Tunggu dok,bos kami ingin datang memastikan" jawab mereka.


Bos Arga? Apakah mungkin suami Dea? Aku harus memastikan agar dia bisa mengurus anaknya dan istrinya.


Pikir dokter itu lalu kembali masuk ke dalam.


****


Tok tok Tok


"Adnan!"


"Nan"


Arga menggedor pintu rumah Adnan,dia terus berteriak seperti orang gila memanggil Adnan.


Ceklekk


Saat pintu dibuka Arga langsung terobos masuk.Dia tidak ingin ada orang yang mendengar.


"Heh Lo kenapa sih?" Tanya Adnan


"Eh ada mas Arga" kata Sindi


"Lo berdua duduk sini,gue ada kabar bagus" kata Arga yang dituruti saja oleh Adnan dan Sindi,mereka mendudukan bokong mereka di sofa empuk.


"Gue baru aja dapat kabar dari anak buah gue,Dea ada di desa A di sebuah rumah sakit"


"Lo serius,kalau gitu ayo"


"Iya ayo mas,aku ikut" sambung Sindi


"Gue kesini juga mau jemput Lo berdua,nggak usah heboh" Sahut Arga santai berlalu di depan mereka.


.


.


.

__ADS_1


Dukung author terus guys🙏


__ADS_2