Cinta Tulus Dea

Cinta Tulus Dea
part 36


__ADS_3

"Jadi gimana Tan?" Tanya Dea saat mereka selesai makan.


"Gini De,waktu itu gue lagi jalan-jalan terus nggak sengaja liat Arga sama tu cewek ,ya udah gue fotoin aja biar bisa kasih tau ke kamu" Jelas Tania .


"Terus ada lagi nggak yang kamu tau?" tanya Dea lagi.


"Nah ini yang penting De,gue pernah liat tu cewek jalan Ama laki-laki lain ke hotel " Kata Tania Karena dia sempat melihat Keisha memasuki hotel dengan seorang pria yang jelas-jelas bukan Arga.


"Hah?yang bener Lo,Lo liat nggak muka cowoknya?" Tanya Sindi .


"Heh gue lebih tua ya sopan dikit kek,gue nggak ingat sih muka cowoknya tapi kalau ketemu lagi gue ingat " jawab Tania.


"Kalau masalah uang yang kamu minta maksudnya gimana?" kata Dea.


"Eh itu De, perusahaan Ayah udah bangkrut terus kita nggak punya uang sekarang,kita mau pergi tinggalin kota ini De, uang itu aku mau pake buat kehidupan di kota baru nanti" ucap Tania lesu .


"Loh kenapa pergi?Disini aja sama aku,nanti aku transfer uangnya" Dea bingung kenapa mereka harus pindah ke kota lain.


"kita mau mulai dari awal De,maafin aku ,ayah sama mama udah jahat sama kamu hiks hiks" Tania menangis memeluk Dea.


"udah kak, Dea udah maafin kok"Dea menepuk punggung Tania , entah kenapa hati Dea mudah memaafkan.


"Makasih De,aku kangen banget sama kamu" Ujar Tania memegang pipi Dea.


"Ayah sama ibu apa kabar?" Tanya Dea.


"Ayah sama ibu sehat De, mereka juga mau ketemu kamu" Jawab Tania.


"kalau gitu kita kesana aja sekarang" usul Dea yang ingin bertemu dengan orang tua angkatnya.


Mereka pergi ke rumah ayah Romi.Dea deg-degan karena takut bertemu kedua orang tuanyal.Dea berjalan di belakang Tania dan menggenggam erat tangan Sindi yang berjalan disampingnya.


"Ayah,mama" Panggil Tania.


"Iya sayang" Sahut Ayah Romi yang duduk di sofa sambil baca koran.


"Ayah liat deh siapa yang datang" ucap Tania.


Ayah Romi menurunkan korannnya, mengangkat kepalanya menatap Ke arah Dea yang menundukkan kepalanya.


"Nak,maafin Ayah" Ayah Romi langsung memeluk Dea dan menangis sesenggukan.


"Ayah jangan nangis,Dea udah maafin ayah,Dea juga mau minta maaf udah banyak salah" kata Dea mengusap punggung Ayahnya yang sudah tua.


"Halo cucu opa,maaf ya opa baru sapa kamu sekarang"Ayah Romi berbicara kepada bayi yang masih dalam kandungan Dea.

__ADS_1


"Iya Opa,Dede bayi pegel nih mau duduk" canda Dea dan mereka semua tertawa.Tania mempersilakan mereka duduk dan dia menyiapkan minuman untuk mereka.


" Ibu mana yah? kok nggak keliatan" Tanya Dea yang tak melihat keberadaan ibunya di rumah.


"itu nak ibu lagi ke pasar bentar lagi juga pulang" jawab Ayah Romi.


"Kalau ini siapa?" Tanyanya lagi menatap Sindi.


"Saya Sindi om,saya sahabatnya Dea" Jawab Sindi memperkenalkan dirinya.


"Ini diminum dulu ,maaf ya adanya ini doang" Tania membawa nampan berisi minuman dan meletakkannya di meja.


" Kaya sama siapa aja sih kak" Gurau Dea yang merasa bahagia karena bisa merasakan kehangatan di keluarga itu lagi, meskipun dulu dia dibuang begitu saja namun Dea tetap bersyukur karena keluarga itu sudah mau merawatnya.


"Ayah,ibu pulang" Teriak ibu Dina yang pulang dari pasar dengan tentengan plastik di kedua tangannya.


Ibu Dina melihat ada tamu yang sedang mengobrol dengan suami dan anaknya,Ibu Dina memajukan langkahnya untuk melihat siapa yang datang. Belanjaannya langsung jatuh berceceran di lantai saat melihat siapa yang datang.Ibu Dina langsung bersujud di kaki Dea memohon ampun sambil menangis.


"Dea maafin mama,mama nyesel Dea " Isak ibu Dina di kaki Dea.


"Ibu jangan gini,Dea udah maafin ibu" Dea mengangkat tubuh ibu Dina , memeluknya untuk menenangkan wanita paruh baya itu


"Maafin Mama ya nak,mama nyesel " ucap Dina lagi.


Mereka mengobrol hingga hari menjelang sore . Dea tertawa lepas , sedikit melupakan hubungan suaminya dengan Keisha.Sindi ikut senang melihat Dea bahagia.Ayah Romi,Ibu Dina dan Tania sudah berubah, mereka menyesal dengan perbuatan mereka.Mereka tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama dengan yang sebelumnya.


#Flashback


"Nak,besok kamu mau ketemu sama Dea?" Tanya Ayah Romi.


"Iya ayah,kita kan udah sepakat" jawab Tania.


"Nak apa nggak salah ya kita perlakukan Dea seperti ini,dia kan nggak salah nak" ucap ayah Romi.


"Maksud mas apa" tanya ibu Dina.


"Iya maksud ayah apa?" tambah Tania.


"Gini nak,Ayah sama ibu kan udah tua,kalau kita nggak ada cuman Dea satu-satunya saudara kamu, kamu nggak mau berdamai sama Dea?emang kamu nggak kangen sama adik kamu itu,dulu kamu loh yang maksa buat angkat dia jadi adik kamu" Ayah Romi menasehati anaknya agar kembali ke jalan yang benar.


"Nia kangen Yah,tapi Nia malu sama diri Nia ,Nia udah banyak salah sama Dea" jawab Tania lirih.


"Ibu juga malu sama Dea mas, padahal anak itu selalu menurut sama kita" tambah ibu Dina.


"Dea anak yang baik,dia pasti mau maafin kita" ucap Ayah Romi lagi.

__ADS_1


#Flashback off


"Halo Nan,Lo sibuk nggak?" Tanya Arga melalui telepon.


"Nggak sih Ga, operasi gue udah selesai ini mau pulang" Sahut Adnan dari seberang.


"Bagus deh ,ke kantor gue sekarang Nan penting" perintah Arga lalu mematikan teleponnya secara sepihak.


"Gila ni anak,main perintah aja,dia kira gue anak buahnya kali ya" omel Adnan namun masih menjalankan mobilnya ke kantor Arga.


Adnan masuk ke kantor Arga dengan gaya coolnya.Adnan cukup tampan dengan kulit putih dan tubuh atletisnya,dia bisa membuat semua gadis tergila-gila.


"Ingat Tuan,udah ada istri" bisik Dimas yang kebetulan berpapasan dengan Adnan.


"Hus ganggu aja Lo" Adnan tersenyum sendiri karena mengingat dirinya sudah menikah.


"Ada apa?" Tanya Adnan langsung saat baru menapakkan kakinya di dalam ruangan Arga.


"ya elah duduk dulu kali Nan" Ucap Arga yang melonggarkan dasinya lalu menghempaskan tubuhnya di sofa.


"Sini Nan, ngapain si disitu" Arga menepuk tempat disampingnya.


Adnan melangkahkan kakinya ke sofa


"Ada apa lagi Ga?"ucapnya.


"Lo nggak mau minum dulu?" Tanya Arga basa basi.


"Ada apa Arga" kekeh Adnan yang enggan berbaikan dengan Arga karena Arga sudah keterlaluan.


"Nan temenin gue cek CCTV hotel yang waktu itu dong" Arga mengatupkan kedua tangannya memasang muka memohon agar Adnan luluh.


"Nggak usah lebay,ayo gue temenin,gue nggak punya banyak waktu" ketus Adnan mendahului Arga yang masih diam di tempat menahan kesal.


.


.


.


.


.


Jangan lupa like vote dan komen ya guys

__ADS_1


__ADS_2