Cinta Tulus Dea

Cinta Tulus Dea
part 50


__ADS_3

Saat ingin melangkah meninggalkan tempat itu


Dorrr


Seorang sniper orang suruhan Arga sudah membidik senjata pemimpin anak buah Keisha hingga terpental jauh.


Anak buah yang mengikuti Dokter langsung berbalik, sedangkan dokter itu langsung jongkok dan menutup telinga.


Beberapa orang berseragam hitam masuk dan mengepung orang suruhan Keisha.


"Kami dari keamanan rumah sakit, tolong jangan buat keributan disini"


"Siapa Lo hah?" Tanya si pemimpin tim Keisha.


"Gue orang yang bakal nembak Lo kalau Lo masih nggak cabut dari sini" jawab orang itu dingin.


"Besar juga nyali Lo" kata si pemimpin.


Dorr


Timah panas sudah menembus paha pemimpin itu ,dia meraung kesakitan namun tak ada satu dokterpun yang membantunya.


"Arghhhh sialan,siapa Lo hah?" Teriaknya kesakitan.


"Kamu nggak perlu tau gue siapa, sekarang bawa anak buah kamu pergi " kata orang suruhan Arga.


"Dokter kalian Kenapa liat aja hah? Tugas kalian itu menyelamatkan pasien ,mana bisa kalian diam aja melihat pasien kesakitan " Teriak anak buah Keisha.


Dokter yang merawat Dea langsung mengambil peralatan untuk mengambil peluru yang bersarang di paha orang itu.


Tanpa menyuntikkan bius,dokter itu membelah paha lelaki itu dan mengambil pelurunya serta menjahit kembali paha orang itu.


"Sialan,kamu nggak kasih bius?" bentaknya.


Dokter itu tak menghiraukannya,dia melangkah menuju ruangan Dea yang tersembunyi,takut kalau terjadi sesuatu yang buruk.


Dokter masuk ke ruangan Dea untuk memeriksanya,dan ternyata Dea baik-baik saja,dokter itu bingung ,terus alarm itu berasal dari mana pikirnya.


Tiba-tiba dia ingat satu ruangan yang belum di periksa anak buah Keisha tadi karena tidak memungkinkan jika Dea ada disana.


Dokter memasuki ruangan NICU,dan benar saja,baby Zeana tubuhnya memerah karena demam , Dokter langsung menenangkan baby Zeana ,dia menangani Baby kecil itu lalu membaringkannya kembali saat ia tertidur.


.


Bos kami sudah menanganinya, kemungkinan mereka tidak menemukan nyonya Dea.


Isi pesan orang suruhan Arga saat melaporkan keadaan.


Arga sedang berada di jalan pulang.


Ting


Arga membuka hpnya hang berbunyi.


Bos ada orang mencurigakan yang memasuki rumah sakit

__ADS_1


Bos terjadi kerusuhan di rumah sakit


Maaf bos kami bergerak karena keadaannya semakin mengkhawatirkan.


Bos kami sudah menanganinya , kemungkinan mereka tidak menemukan nyonya Dea


Arga membulatkan matanya,dia merutuki dirinya karena tak mengetahui kejadian yang amat penting.


Baru saja ingin menancapkan gas, Hpnya berbunyi lagi .


"Halo dok,gimana keadaan disana?" Tanta Arga langsung saat dokter menelfon.


"Sudah aman pak,namun ada hal yang harus saya beritahu" kata dokter dari seberang sana.


"Apa?Cepat katakan dok" Pikiran Arga hanya tertuju ke Dea ,dia takut Dea kenapa-kenapa.


"Sebaiknya bapak segera ke rumah sakit "Dokter sengaja tak memberitahu Arga karena takut Arga khawatir dan kehilangan konsentrasi.


Beberapa saat kemudian Arga tiba di rumah sakit,Arga berlari menyusuri lorong-lorong di rumah sakit hingga berpapasan dengan dokter yang merawat Dea.


"Dok,gimana keadaan istri saya?" Tanya Arga dengan nada ngos ngosan .


"Duduk dulu pak" Dokter itu membawa Arga duduk di kursi.


"Langsung aja dok,istri saya kenapa?"


"Ibu Dea baik-baik saja pak,cuma... baby Zeana ...." Dokter itu ragu memberitahukan kepada Arga.


"baby Zeana?anak saya kenapa dok? Jangan setengah-setengah dong" kata Arga yang khawatir.


Tanpa menjawab lagi,Arga langsung berlari ke ruangan NICU ,dia melihat baby Zeana yang tertidur.Dia menghampirinya, mengangkat tubuh mungilnya dan mendekapnya erat.


"Maafkan papa nak,papa nggak ada disini disaat kamu sakit" ucap Arga pelan dan meneteskan air matanya.


Dia membalut tubuh Baby Zeana dengan selimut tebal dan membawanya ke ruangan Dea.Dia masuk dan melihat Dea dengan keadaan yang masih sama.


"Sayang bangun dong,anak kita sakit sayang,kamu bangun dong hiks hiks" Tangis Arga sambil menggendong baby Zeana.


Arga membaringkan tubuh Baby Zeana di samping Dea.Dia mendatangi dokter ,dia ingin tau kejadian yang terjadi tadi.


"Permisi dok, boleh bicara sebentar?"


"Boleh pak silahkan"


"Tadi keadaannya gimana dok,kenapa bisa rusuh bgitu?"Tanya Arga.


"Tiba-tiba aja pak beberapa orang datang dan mengancam perawat lalu menggeledah seluruh ruangan,lalu muncul lagi beberapa orang dan langsung menembak orang yang sebelumnya" jelas dokter.


"Kalau kita pindahkan Dea pagi nanti gimana dok?" Arga khawatir Keisha bertingkah lebih jauh.


"Bisa pak,kami akan mengurus semuanya" Dokter itu langsung menyiapkan segala perlengkapan untuk perpindahan Dea ke rumah.


***


Keesokan harinya, orang-orang itu pergi lagi ke rumah sakit,mereka membuat keributan dan lebih sangar dan lebih banyak dari yang kemarin.

__ADS_1


Turunlah seorang lelaki tampan yang rapi ran wangi dari mobil mewah.


Tak Tak Tak


Bunyi sepatunya yang mengalihkan pandangan semua orang .


Semua orang yang melihatnya menatapnya kagum,karena ketampanannya.


Dia tersenyum manis ke arah perawat yang menatapnya penuh kekaguman.


"Hello" Dia melambaikan tangannya.


"Bos Riko kami sudah memeriksa Semua ruangan" Ya ,benar itu adalah Riko.


Riko diperintahkan oleh Keisha untuk mencari Dea Karena anak buahnya sangat bodoh.


"Dasar Bodoh,kau yakin sudah memeriksa semuanya?" tanya Riko santai.


"Eh itu bos..." anak buahnya menjadi gugup karena ada satu ruangan yang belum mereka periksa karena tidak mungkin Dea berada di sana.


"Permisi dok,mohon kerja samanya" ucap Riko saat melewati beberapa dokter yang berbaris ketakutan kecuali dokter yang merawat Dea,Dia sedang gelisah jika mereka menemukan Dea.


"Ruangan ini belum kalian periksa" ucap Riko.


"Tapi mana mungkin Nyonya Dea ada disana bos" ujar anak buahnya


"Bagaimana kita tahu jika kit tidak melihat,iya kan?",Riko membuka pintu ruangan itu.


Terdengar suara tangisan beberapa bayi yang mungkin kelaparan.


Riko memeriksa satu-satu ranjang bayi yang terdapat nama dan tanggal lahir mereka.


Namun Riko tak menemukan tanda-tanda keberadaan anak Dea.


Riko memanggil dokter dan menanyai tentang bayi yang lahir di hari yang sama dengan menghilangnya Dea .


Dokter mengatakan tak ada yang melahirkan di hari itu.


Riko meninggalkan tempat itu namun ia terpaku pada satu ruangan yang jauh dari ruangan lainnya.


Riko melangkahkan kakinya ke arah ruangan itu . Dokter yang melihatnya gemetaran karena takut jika dia menemukan Dea didalam sana.


Langkah demi langkah Riko lalui,dia mendekati ruangan itu dengan penuh keyakinan jika Dea ada disana.


Dokter itu berpikir keras untuk mencegahnya.


Riko memegang gagang pintu dan mendorongnya.


Riko mengernyitkan dahinya melihat isi ruangan itu. Dokter yang melihat Riko membuka pintu langsung berlari meninggalkan tempat itu, niatnya ingin memberitahu Arga.Dia juga bingung kenapa baby Zeana menghilang dari ruangan NICU,yang diingatnya semalam Arga menggendongnya.


.


Maaf guys


Author upnya selang 2 hari ya

__ADS_1


Author lagi sibuk guys.


__ADS_2