Cinta Tulus Si Gadis Desa

Cinta Tulus Si Gadis Desa
bab 37 ~ Tunggu aku sayang ~


__ADS_3

Eva dan Marta menghabiskan cukup banyak uang untuk shoping hari ini,kebahagian sangat terpancar di wajah Eva,kali ini dia benar-benar merasakan menjadi istri seorang miliader,dimana dia di perlakukan sangat hormat oleh setiap orang yang mengenali nyonya Marta.


Keluarga Anderson adalah keluarga yang cukup berpengaruh di dunia bisnis tidak heran banyak orang yang kenal dengan keluarga itu karena sering terlihat mondar-mandir di televisi,apalagi saat Anderson bergabung dengan politisi-politisi hebat di negara ini.


"Sayang apa kamu masih membutuhkan sesuatu? mama akan membeli apa pun yang kamu inginkan,aku sangat bahagia bisa dekat seperti ini dengan menantuku,aku sangat berharap,kamu dan carles segera memiliki anak lagi,ya..mungkin yang kemarin belum rejeki saja,dan masalah Carles mama minta maaf ya,mungkin dia sangat terpukul setelah kehilangan calon bayi nya."


"Nga papa kok ma,aku tau dia sangat terluka,sebelum kecelakaan itu terjadi Carles memperlakukan aku dengan sangat baik kok ma,aku yakin dia akan segera kembali sadar ma." Jawab Eva dengan wajah yang pura-pura sedih menambah rasa simpati di hati Marta kepada menantu kesayangan nya itu.


Setelah puas belanja Marta dan Eva meninggalkan mall,security mengantar mereka sampai ke dalam mobil karena Marta memintanya agar orang-orang biasa yang kebetulan kenal dengannya tidak menganggu atau mengajaknya sekedar Poto bersama dia sangat tidak menyukai hal seperti itu.


Marta memberikan beberapa lembar uang ratusan kepada security yang sudah menjaganya selama belanja,hal itu membuat Eva semakin besar kepala,hari ini pertama kalinya dia merasakan menjadi menantu seorang miliader.


****


Sementara itu Rebecca,keluar dari dalam rumah kontrakannya,perutnya yang sudah lapar meminta untuk di isi,Mona dari tadi pagi sudah pergi bekerja,karena sudah seminggu ini dia bekerja di sebuah toko buku.Semenjak Rebecca,tau kalau dia sedang di cari setiap keluar dari dalam rumah dia selalu mengenakan masker,dia tau hidupnya sekarang sedang tidak di posisi yang tidak aman.


Setelah pemilik warung memberikan pesanannya Rebecca segera meninggalkan warung,saat dia melewati jalanan dia melihat Poto nya yang terpampang di brosur,dia langsung merobek brosur itu dan membawanya ke kontrakannya.


Setelah menghabiskan makanannya,Rebecca menatap kembali brosur itu,dia mencoba mengingat-ingat kalau dia tidak pernah memberikan Poto kepada keluarga Bram,apalagi Poto seperti yang ada di brosur.

__ADS_1


"Sebenarnya siapa yang menempelkan brosur ini? Carles,apa mungkin dia mencari ku,bukankah sudah ada Eva di sampingnya,tidak mungkin pria itu bisa membedakan antara aku dan Eva." Ucap Rebecca mencoba mengingat Poto itu.


"Aku tidak punya ponsel,kalau ada mungkin aku sudah menghubunginya,aku sangat merindukan suami ku,sudah lama aku tidak melihatnya,sayang apa kamu merindukan papa mu?" Rebecca mengelus perutnya yang masih rata.Entah kenapa tiba-tiba dia sangat merindukan suaminya.


****


Carles keluar dari rumah mewahnya,lalu dia pergi mengendari mobil mewahnya,setelah kejadian istri dan asistennya mengalami kecelakaan dia hannya memantau perusahannya dari setiap laporan yang dikirim oleh sekretarisnya.Padahal laporan sudah banyak yang harus di ACC olehnya tapi dia masih malas berangkat ke kantornya.


Carles menepikan mobilnya di pinggir sebuah danau,dia memandang danau yang indah dari dalam mobilnya karena dia enggan keluar dari dalam mobilnya.Setelah bosan memandangi danau dia kembali meninggalkan tempat itu,dia menghabiskan waktu sampai sore hari untuk melakukan hal-hal yang tidak berguna,setelah sore berganti malam dia kembali kerumah sakit untuk melihat keadaan Leon,dia tidak bisa berjalan sendirian tanpa di dampingi pria yang sudah lama mengabdi untuknya,apalagi di saat keadaan terpuruk seperti sekarang ini.


"Dokter bagaimana keadaannya,kapan kira-kira dia bisa kembali pulang?"


"Hmm,sepertinya lima hari lagi dia sudah bisa keluar dari rumah sakit ini,tapi dia tetap melakukan rawat jalan karena untuk menyembuhkan lukanya butuh waktu cukup lama,apalagi dia meminta supaya kulitnya kembali seperti sedia kala." Ucap dokter,carles terlihat mengangguk,sementara Leon hannya diam karena dia merasa kulitnya cukup sakit kalau dia bergerak sedikit saja.


Sesampainya di dalam rumahnya,dia melihat mobil mewah terparkir di halaman rumahnya,karena dia penasaran dengan pemilik mobil mewah itu dia berjalan masuk kedalam rumah dan melihat kedua orang tua Eva sudah di sana bersama orang tuanya.


"Carles kamu sudah pulang,kamu dari mana saja?mertuamu datang mengunjungimu,kenapa berdiri disana sini kamu gabung dengan kami." Ucap Marta,dia langsung bangkit dari tempat duduknya lalu mendekati Carles yang masih berdiri di tempatnya.


Saat Carles sudah berada di antara keluarganya dia melihat seorang pria asing duduk di antara mereka,

__ADS_1


"Wajahmu terlihat frustasi nak Carles ada apa dengan mu?" Bram pura-pura perhatian,Carles mengabaikan pertanyaan mertuanya dia hannya memandang kedua mertuanya bergantian dan juga pria asing itu.


"Kamu menatap Dito,dia sepupu kami,dia baru saja lulus dari kuliah,kami berniat untuk menyuruhnya kerja di perusahaan mu! Kamu sekalian mengajari dia,karena dia belum punya pengalaman sama sekali_


"Maaf aku tidak bisa menerimanya,perusahan ku belum memiliki lowongan apa pun sekarang ini,bukankah dia pria yang pernah papa tawarkan kepadaku beberapa bulan yang lalu,saat itu aku masih butuh untuk sekarang tidak lagi." Jawab Carles ucapannya penuh tekanan untuk sekarang sedikit pun dia tidak menyukai keluarga Bram.


" Carles,jika lowongan sudah penuh bukan kah kamu bisa memecat orang lain,agar dia punya kerjaan,kamu itu kenapa sih_


"Mama,jika kalian ikut campur masalah perusahaan ku,lebih baik aku mundur,kalian sendiri yang mengelolanya,tolong hargai keputusanku,jika kalian masih menganggap aku anak kalian." Ucap Carles,dia segera beranjak dari tempat duduknya lalu meninggalkan semua orang yang sedang duduk di sopa.


"Maaf yang jeng,mungkin dia ada masalah di kantor nanti aku akan menegurnya,untuk sementara kita tidak usah memaksanya dulu." Ucap Marta dengan wajah yang sudah sangat malu,dia malu di hadapan besannya.


Karena melihat reaksi Carles yang kurang menerima kehadiran mereka akhirnya Bram,Rini dan sepupunya pamit pulang,mereka merasa harga diri mereka sangat di injak-injak oleh Carles.


Sesampainya didalam kamar Carles membuka ponselnya,dia melihat ada beberapa pesan masuk,karena nomor ini adalah nomor yang ada di brosur dia segera membuka pesannya dia berharap itu nomor orang yang akan memberikan informasi penting tentang istrinya.


[ Ini siapa?]


[ Apa kamu mencari seseorang yang bernama Rebecca?]

__ADS_1


[Ada perlu apa kamu mencarinya,bukan kah kamu sudah bahagia ]


*** Bersambung***


__ADS_2