
'dasar oma tak ada ahlak, mengganggu tidur ku saja.'
'tidak bisa kah memerintah saat matahari sudah terbit.'
'ish menyebalkan.' gerutu arka.
Sampai akhirnya arka mengingat gadis kecil yang dia bantu tadi.
......................
Gadis itu masih megang pergelangan kakinya sambil merintih kesakitan karena sakitnya tak kunjung reda.
Gadis itu duduk menunggu matahari terbit karena pada saat itu pasti akan ada orang yang akan lewat.
Sampai pada akhirnya tiba tiba ada orang yang mengoleskan minyak ke kakinya membuat gadis itu memekik kaget.
"aku membantu mu karena tidak akan ada orang yang lewat, ini masih terlalu pagi."
"biasanya orang lewat sini sebelum jam 6 dan itu masih lama." jelas arka panjang lebar.
"terima kasih banyak." ucap gadis itu sembari tersenyum manis kearah arka
"sedang apa kau lewat sini saat masih gelap apa kau kabur dari rumah cih dasar remaja labil punya sedikit masalah dengan orang tuanya langsung pergi dari rumah." ucap arka terus memijat kaki gadis itu untuk mengalihkan rasa sakit nya
"aku akan ke rum..."
"aakkhhhh." gadis itu memekik kaget lalu meneteskan air matanya karena merasa sangat sakit seperti tulang kakinya di balikan seperti semula.
"berhentilah menangis kakimu sudah baik baik saja hanya perlu di kompres dengan es batu." kata arka.
Gadis itu mulai mengusap air matanya dan terdiam untuk merasakan sakit di pergelangan kakinya yang mulai berkurang.
"sebenarnya kau mau kemana hah?’’ tanya arka sambil berdiri.
‘’aku ingin kerumah bibiku, memotong jalan agar cepat sampai." kata gadis itu.
"sebaiknya jika berjalan sendirian lebih baik jangan memotong jalan carilah jalan yang terang setidaknya sering dilalui orang agar tidak terjadi hal yang buruk, tidak baik untuk anak di bawah umur berkeliaran. Apa kau mengerti gadis kecil." omel arka panjang lebar untuk memperingati gadis itu.
"ini ****** yang lebih cepat." gadis itu membela dirinya.
"anak kecil seharusnya masih di beri pengawasan oleh orang tuanya."
tina hanya diam mengingat orang tuanya.
"apa kau mengerti? anak dibawah umur dilarang berkeliaran sendirian saat masih gelap." arka menatap gadis itu yang memang bertubuh kecil.
"aku bukan anak di bawah umur, umur ku sudah 18 tahun." kata gadis itu mengerucutkan bibirnya
'Menggemaskan' ucap arka dalam hati
"apa kau cucunya oma dian." tanya gadis itu
"ya."singkat arka
__ADS_1
Gadis itu tersenyum sambil menjulurkan tangannnya "namaku tina, siapa nama mu om dan terima kasih banyak" tanya tina dengan ramah dan menyodorkan tangannya.
Arka menghela nafasnya "ku bilang berhenti memanggil om apa kau tak mengerti juga, arka..panggil saja arka." menjabat tangan tina lalu melepaskannya.
tina tersenyum melihat wajah tampan arka.
"aku memang tampan tak usah menatapku seperti itu."
tina tersenyum kikuk
"apa kau sedang liburan ke sini? "
"berapa lama kau akan tinggal disini."
arka hanya diam
karena memang dirinya pun tidak punya jawabannya.
"oiya arka, aku banyak mendengar terntangmu dari oma dian."
"apa yang oma katakan." tanya arka
"oma menceritakan banyak hal tentang mu."
"katakan garis besarnya saja."
"kata oma kau sangat tampan tinggi dan putih."
"kau bule swiss yang manja."
"what." membuat arka melototkan matanya
"menyebalkan."
"menjengkelkan."
"pemarah."
"pemalas."
"dan tua."
Mendengar itu rasanya arka ingin pingsan. oma nya benar benar
"tapi ku rasa kau tidak setua itu saat oma membicarakanmu."
"bahkan kau sangat tampan."
"diamlah kau membuatku ingin menelan mu hidup hidup." kata arka kesal.
"kenapa kau marah, oma bahkan menceritakanmu ke semua orang di desa, wahh arka oma sangat menyayangi mu dia selalu membicarakan mu jika ada kesempatan ." lanjut tina dan terus mengoceh pada arka
"kau tau oma bahkan sering kali menceritakan masa kecil mu yang suka kentut sembarangan bahkan sering merengek untuk tidur bersama dengan ibu nya."
__ADS_1
"ho ho arka aku tak menyangka sisi lain cucu oma seperti ini."
"astaga omaa." sekarang arka memejamkan matanya untuk mengontrol emosinya karena cerita yang oma sebarkan tentang dirinya ke desa ini.
'hancur sudah reputasi ku'
'oma ga punya ahlak😭'
......................
Tina Evania di kampung orang orang biasa memanggilnya ina tapi teman teman nya memanggilnya tina dan menurut otor bagusnya juga Tini hehe...
gadis berusia 18 tahun yang baru lulus sekolah. yatim piatu dan tinggal bersama dengan paman dan bibinya.
paman dan bibinya sangat menyayangi tina karena tina perempuan satu satunya selain bibinya di rumahnya.
anak paman nya ada tiga orang laki laki semua, dan ketiganya jarang berada dirumah kalau bukan hari libur dan mereka semua baik
menyayangi tina seperti adik mereka sendiri.
paman dan bibinya juga sering membujuk tina agar lanjut kuliah tetapi tina menolak karena tidak mau merepotkan mereka terus.
namun mereka tidak menyerah membujuk tina bahkan setiap hari tina diberi pengertian meskipun tina masih dalam pendiriannya yang tidak mau berkuliah.
Tina tumbuh menjadi gadis yang baik, ceria, ramah, dan semua sifat sifat baik di miliki tina.
bahkan tak jarang banyak pemuda di desanya yang berniat melamarnya.
namun paman nya selalu menolak karena alasannya tina masih kecil dan masa depan nya masih panjang.
paman nya berharap tina menjadi wanita yang sukses dan memiliki kehidupan yang baik di masa depan.
......................
"kenapa lama sekali ke rumah bibi asih."
"tadi kaki ina tadi terkirir di jalan bibi tapi untung ada cucu oma dian yang membantu."
"ya ampun. apakah sudah lebih baik saja ina?." ucap bibi khawatir "tunggu sini bibi akan bawa es batu. "
tina tersenyum melihat kekhawatiran bibinya. tina selalu bersyukur karena masih ada orang yang menyayanginya.
tina bahkan tak merasa kalau dirinya bukan anak dari bibi dan paman nya karna kasih sayang yang bibi dan pamannya berikan sama rata padanya dengan ketiga anak nya.
namun tina sering kali merasa kesepian karena merindukan kedua orang tua nya yang meninggal saat usianya masih 6 tahun.
tina juga masih ingin merasakan kasih sayang ke dua orang tuanya, terkadang iri pada teman teman nya yang masih punya kedua orang tua. tapi tina juga tidak bisa menyalahkan siapa pun karena inilah yang tuhan gariskan menjadi takdir hidupnya.
mungkin tuhan ingin agar tina selalu bersyukur dengan apa yang dia punya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
to be continue...
__ADS_1