Cinta Yang Kedua

Cinta Yang Kedua
2. Kehidupan ku Yang Bahagia 2


__ADS_3

Setiap pagi Dewi selalu sibuk dengan pekerjaannya sedangkan Arga harus ke toko pagi-pagi karena ada pembeli yang membeli dengan unit banyak.


Silvi yang habis jogging dan melihat kesibukan dewi di rumah membuat silvi menghampiri rumah mereka


" Assalamualaikum mba"


" Waalaikumsalam" teriak dewi dari kamar mandi kemudian ke depan membukakan pintu


" Mba lagi sibuk ya bisa aku bantu" kata Silvi


" Oia ke ganggu ya, maaf anak-anak memang suka berisik kalo pagi-pagi silahkan masuk"


" Aku bantu mba, aku ga ada kerjaan kalo pagi-pagi dari pada bengong" sambil masuk ke dalam rumah


" Ga usah aku dah biasa ngerepotin nanti, silahkan duduk!"


" Aku kesini bukan mau duduk mba, aku banruin aja biar kita makin akrab mba ga usah sungkan ke aku"


" Oh ia ga papa nich, aduhh maaf ya ngerepotin"


" Tenang aja mba, biar anak- anak aku yang dandanin" ujar Silvi


" aku mau mandi dulu, maaf ya ngerepotin" ujar Dewi sambil ke kamar mandi


Silvi membantu Rio dan Cila berpakaian di ruang keluarga, di sana berserakan mainan anak- anak.


Setelah selesai Rio dan cila pergi ke dapur untuk sarapan


Tiba- tiba Arga Sudah di depan pintu sambil bengong karena Silvi memakai pakaian setrit jadi tubuhnya seolah terlihat indah.


" Eh mas dah pulang, aku td habis jogging mendengar Rio yang berteriak jd saya mampir untuk bantu mba dewi" ujar Silvi


" Oia makasih dah repot bantuin" Ujar Arga yang baru tersadar dari lamunannya.


" Saya pamit dulu Mas" ujar Silvi sambil melangkah tiba-tiba kakinya menginjak bola hendak jatuh dengan sigap Arga menangkap tubuh Silvi.


Sekarang tubuh Silvi ada di pelukan Arga, dada Arga berdebar dengan kencang matanya mereka saling pandang..,


Tiba-tiba Cila keluar dari dapur


" Ayah cila ga bisa ambil makannya" kata Cila sedikit cadel


Mereka tersadar Arga melepaskan pelukan Silvi dan menjawab


" Ia ayah ambilkan, "


" aku permisi dulu mas,"


Silvi sambil berbisik di telinga Arga


" lanjut lewat chat ya Mas" kemudian Silvi keluar rumah


Arga menemani Rio dan Cila makan


Dewi yang sudah rapi mengenakan seragamnya wajah dewi bersih cantik alami meski tanpa make up terkejut melihat arga yang sudah pulang


" Lho Mas dah pulang, Silvi mana" ujar Dewi


" Dah pulang barusan, sarapan dulu sini sayang" ucapnya dengan lembut


" Aku bawa bekal ko, aku pamit dulu Mas ayo anak- anak" ujar Dewi sambil menyalami tangan arga dan kemudian berangkat kerja.


Di meja makan Arga memikirkan kata-kata Silvi td kemudian mengeluarkan hp miliknya

__ADS_1


chat pertama arga kepada Silvi


" hai"


Tp Silvi ga membalas trus arga menulis lagi


"Aku tetangga sebelah, ganggu ga"


Belum ada balasan sampai Arga beres makan dan rebahan di sopa. Ada chat masuk


" Maaf mas aku baru selesai mandi" chat Silvi


" Dah wangi dong seger kayanya " chat Arga


" Apanya yang seger Mas" chat Silvi


" Semuanya ..he.he (sambil kirim emoji yang tergoda)"


Arga terkejut karna silvi tiba- tiba memanggil dengan vidio


Arga terkejut melihat Silvi dengan rambut basah dan masih mengenakan handuk yang dililit


Silvi menggoda Arga dengan kata-katanya dan tingkahnya sehingga handuknya hampir merosot


Arga yang dari melihat tingkahnya sudah tidak tahan, Apalagi semenjak punya anak dua Dewi selalu sibuk mereka jarang melakukan hubungan suami istri.


Melihat gelagat Arga Silvi ber inisiatif


" Mau main kerumah Mas" mendengar ucapan Silvi, Arga langsung senang


" Ok mas,, Oia kesaninya lewat pintu belakang ya"


Arga bergegas pergi lewat pintu belakang rumah, kedua rumah itu pintu belakangnya berhadapan tidak membutuhkan waktu yang lama Arga sudah masuk ke rumah Silvi lewat pintu belakang.


Silvi masih mengenakan handuk dan Arga cuma mekai celana boxer.


" Mas juga gagah sekali apalagi itunya " sambil menunjuk sesuatu milik Arga.


Tidak lama terjadilah sesuatu yang tidak boleh terjadi.


Arga di rumah Silvi sampai jam 12 siang kemudian pergi ke toko


Sejak hari ini Agra dan Silvi sering melakukannya kalo ada kesempatan, bahkan Silvi pun semakin dekat dengan Dewi


" Mba lagi ngapain " Silvi yang datang dari dapur sambil matanya mencari seseorang


" Eh kamu, lagi iseng aja mumpung libur sekolah dan anak- anak lg tidur" ujar Dewi


" Wah.. Mba pintar membuat kue, ini japanes cake kan" ujar Silvi


" Ia ini kue kesukaan Mas Arga," sambil memberikan potongan kue ke Silvi


" Wah enak Mba... aku jg kalo punya suami pengen bikin ini, nanti bagi resepnya ya?" ujar Silvi sambil menghabiskan kuenya


" Siap , memangnya udah ada calon ya?" kata Dewi


" Ada si mba" ujar Silvi malu


" Mudah-mudahan di segerakan ya dan awet sampe Kake Nene" ujar Dewi sambil tersenyum


" Amiiin Mba. Tapi Pacar yang sekarang punya istri Mba" kata Silvi sambil melihat dewi


" Apa istrinya tau," ujar Dewi

__ADS_1


" Belum Mba, tapi aku mencintai dia Mba.. dan dia juga mencintai aku " ujar Silvi


Dewi menghela napas dan menepuk pundak Silvi, terdengar suara kelakson mobil.


" Itu Mas Arga dah pulang" ujar Dewi sambil ke depan membukakan pintu.


" Assalmualaikum sayang,.. aku gerah mau mandi dulu " ujar Arga


" Waalaikumsalam ga istirat dulu sambil makan kue Mas" ujar Dewi


" Kamu bikin kue, pantesan di daster mu ada sisa tepung gitu" kata Arga


" Ia maaf mas aku belum mandi, aku siapin baju dulu ya mas" sambil masuk ke kamar


" Lho kamu lagi ngapain sayang" ujar Arga sambil memeluk dan mencium Silvi


" Awas keliatan Mba Dewi lho mas." ujar Silvi


" Nanti malam aku kerumah" ujar arga di telinga silvi.


Silvi yang saat itu memakai jeans pendek dan kaos ketat mencetak bhnya membuat Arga selalu bergairah


" Mba Dewi aku pamit pulang maksih lho kuenya" ujar Silvi sambil berteriak


" Lho kenapa pulang, bawa seklian kuenya Vi " kata Dewi


" Aku dah kenyang Mba makasih" ujar Silvi


Malam nya Dewi memakai daster seperti biasa bersiap siap tidur, Arga memerhatikan sambil pura- pura nonton tivi saat di lihatnya Dewi sudah terkelap.


Dia pergi lewat pintu belakang ke rumah Silvi sampe jam 1 lewat.


" Astagfirulloh hal adzim Mas Arga" Dewi terbangun dari tidur.


Dia bermimpi suaminya terjaruh ke dalam jurang, di lihatnya ke samping bantal Arga masih rapi


( Mas arga kemana malam-malam begini, mungkin kumpul lg bareng teman- temanya, sebaiknya aku sholat dulu ) gumam dewi dalam hati sambil menuju kamar mandi.


Pintu kamar mandi berhadapan dengan pintu belakang rumah Dewi, Dewi terkejut melihat pintu terbuka


" Astagfiruloh apa ada orang masuk atau aku lupa kunci pintu" ujar dewi sambil mau menutup pintu belakang


Tapi tidak jadi karena melihat sendal Arga yang ga ada


" Lho mas Aga keluar lewat belakang "


Di buka kembali pintu belakang, di lihatnya ada Sendal Arga di depan pintu belakang rumah Silvi.


Dada dewi berdetak tidak karuan, Apalagi teringat kata- kata Silvi tadi siang.


Dia semakin bergetar namun, langkahnya tetap di lanjutkan sampai di depan pintu belakang rumah Silvi, Yang ternyata tidak di kunci.


Dewi masuk ke ruang tamu, di depan terlihat baju milik Mas Arga dan baju perempuan berserakan,..


Tiba-tiba langkahnya terhenti, air matanya mulai jatuh sambil menutup mulut Dewi ga percaya apa yang dilihatnya.


Mereka melakukan sesuatu di sopa depan yang gelap.


Dewi hampir pingsan, namun kemarahan membuat dia bisa menahan nya.


" Mas apa yang mas lakukan di sini " Tanya Dewi


Sontak keduanya menoleh ke Dewi mereka terkejut

__ADS_1


" Mah kamu kenapa disini" sambil menutupi badanya


Dewi berlari kerumah sambil mencoba untuk menghapus air matanya, Tapi Arga tetapdi rumah Silvi


__ADS_2