
Dewi dan Yudha saling memandang lama,
Tanpa sadar Dewi berdiri meraih buket mawar yang di berikan Yudha, Yudha meraih tangan Dewi dan memasukan cincin itu ke jari manisnya
Tiba- tiba Dewi kembali sadar dan mengalihkan pandangan dari Yudha
" Tunggu dulu, Anda siapa ? kenapa tiba-tiba anda menghampiri saya dan melawar saya?" Sambil menepiskan tangannya dari tangan Yudha
" Apa saya sedang di kerjain, ?" sambung Dewi Sambil celingak celinguk melihat siapa tau ada kamera
" Saya tidak sedang mempermainkan Anda, Saya serius ingin menikah dengan anda "
" Ingin menikah Anda kenal Saya juga tidak " " sembarangan saja ingin menikah" ujar Dewi dengan Sedikit Emosi
Sari merangkul tangan Dewi dan berbisik
" Kamu tau siapa Dia? "
Dewi menggelengkan kepalanya
" Dia Atasan kita yang Punya Perusahaan Sinar Wijaya Pa Yudha Prayoga Wijaya. Kenapa kamu marah "
" Aku kan tidak tau Siapa dia "
Rendi mengajak Dewi dan Sari untuk masuk ke mobil,
" Nona sebaiknya kita Ke hotel tempat Kita menginap dulu dan membicarakan maslaha ini "
Dewi mengangguk, kemudian mengikuti Langkah Rendi dan Yudha di susul oleh Sari
Mereka berempat sudah sampai d hotel Mewah di Bali, mereka di sambut oleh pelayan Hotel dan di antarkan ke kamar VVIP Sesampainya di kamar Dewi melongo melihat ke sekeliling Kamarnya Luas interiosnya mewah ada dapur, ruang tamu kamr tidur yang luas
" Silahkan duduk " pinta Rendi
Yudha yang dari tadi sudah duduk dengan santai di sofa, Kemudian Dewi dan Sari Duduk Berhadaan dengan Yudha
__ADS_1
"Maaf Saya anda siaap namanya" Ujar Rendi
" Dewi "
" Mba Dewi, Pa Yudha sudah memilih anda sebagai calon istrinya, Anda juga sudah memakai cincin dari pa Yudha, Besok Anda akan di perkenalkan sebagai Calon Istrinya Pa Yudha "
" Tunggu dulu saya kan belum setuju, bagai mana saya bisa menikah dengan orang yang tidak saya kenal. Saya menolak "
" Anda bekerja di Perusahaan kami dan bu Sari sebagai manager Anda. Jika Anda menolak Berarti Anda dan bu Sari.." " dan juga Suami bu Sari Pa Anton akan di berhentikan kontrak kerjanya"
" Kenapa begitu, Apa Hubungan nya Pernikhan Saya dengan Mereka "
" Karena Anda akan bekerja Sebagai Istri dari Pa Yudha selama Satu Tahun Setelah itu anda akan bebas jika Anda menolak sebagai atasan Anda mereka juga akan bertanggung jawab "
" Baiklah tapi Saya Punya syarat "
" Apa syarat anda "
" Saya ingin Tetap Bekerja dan Pa Yudha tidak boleh menyentuh saya "
" Baiklah anda bisa tetap bekerja dan Pa Yudha tidak akan menyentuh anda. Akan tetapi Perjanjian ini Bisa batal jika Pa Yudha menghendakinya "
Yudha dan Rendi meninggalkan ruang tamu
" Dew kamu baru saja bercerai dan sekarang kamu akan menikah dengan perjanjian kaya gini. Aku lebih baik berhenti dari pada liat kamu menderita " ujar sari dengan nada kecewa
" Tidak apa-apa ko bukankah aku sudah menerima Tuan Yudha tadi di bandara " sambil memperlihatkan cincinya
" Tapi aku. " ujar sari
Dewi menepuk punggung sari
" Aku baik- baik aja, kamu tidak usah khwatir "
Dewi mencoba menenangkan Sari padahal hatinya sendiri tidak Kacau balau Pikirnya ini pilihan yang terbaik karena Keluarga Sari Sudah baik padanya selama ini Bahkan Dewi sekarang tinggal bersama Sari dan Anton
__ADS_1
Tidak lama keluarlah Rendi dengan Dua lembar kerta yang sudah di tandatangi Yudha
" Saya harap Anda dan Bu sari merahasikan perjanjian ini, Jika ada Pihak lain yang membocorkan anda harus memberi ganti Rugi kepada kami sejumlah yang tertera di dalam surat perjanjian. Jika sudah setuju harap tandatang di sini "
Dewi dan Sari membaca surat perjanjian dengan teliti dilihat denda Perjanjian yang di ajukan pun tidak sedikit. Dewi menandatangi surat perjanjian itu
" Oia uang satu triliun sebagai denda nantinya akan menjadi bayaran pekerjaan anda nona "
Dewi dan Sari meninggalkan Kamar Yudha dan masuk ke kamar mereka. Kamar Yang di tempari mereka tidak sebesar kamar Yudha tapi di kamar ini ada dua tempat tidur lumayan nyaman.
Setelah mandi Dewi Rebahan dan hendak tidur, sambil melihat ke arah Sari dan berkata
" Sar kamu lihat tadi Pa Yudha itu sobang sekali bahkan dia tidak berkata Apa sampai kita pulang pun dia tidak keluar lagi kan "
" Tapi dia ganteng dan keren sekali lho Dew, di bandingkan dengan Arga jauh sekali apalgi tadi saat melamar kamu tersenyum sampai lengsung pipinya keliatan. ah.. lucunya " kata Sari sambil memeluk guling
" Lucu, dan ganteng dilihat dari monas kali. Lucu apanya" kata Dewi sambil memalingkan badannya dari Sari
" Alah ngaku aja dia ganteng kalo ga kenapa kamu terima bunga dan cincin dari dia " ujar Sari sambil melempar guling pada Dewi
Dewi mencoba memejamkan matanya namun dia teringat kejadian tadi di bandara
( Dia memang ganteng dan keren apalagi tadi saat memberikan bunga aku kira malaikat, he.he)
Tapi Dewi juga masih mengingat kejadian waktu Arga menghianati dia. Dia berniat untuk tidak menyukai Yudha apalagi Jatuh Cinta padanya dia berniata menyelesaikan Pekerjaannya dengan Yudha selama satu tahun kemudian bercerai dengan uang yang di berikan Yudha ia berniat melanjutkan hidup dengan Kedua anaknya di kampung
Sementara di kamar Yudha, dia sedang memandangi Laut bali ketika malam hari sambil minum segelas air putih tiba - tiba dia teringat saat di bandara ketika dia melihat Dewi di hadapannya dia juga melihat sosok shopi yang tersenyum kepadanya.
( Ah.. sial aku jadi ga bisa tidur jika ingat shopi ) Gumam Yudha sambil mengucek- ngucek kepalanya
Kalo saja waktu itu dia menikahi shopi semuanya tidak akan begini mungkin aku sudah memiliki anak dengan dia yang lucu pikirnya.
Kemudian Yudha naik ke kasur dan mulai mematikan lampu di samping kasurnya.
Pagi harinya Dewi dan Sari iuga Karyawan lain sudah bersiap di depan pantai. Hari ini akan di adakan beberapa lomba yang menang akan ada beberapa hadiah menarik.
__ADS_1
Dan malam harinya akan di adakan pesta Puncak Ulang tahun Perusahan dimana Yudha akan mengumumkan pesta pernikahan nya dengan Dewi
Tapi di sisi lain Dewi dan Sari bersemangat ingin mengikuti lomba dan memenangkan hadiannya. Dewi berniat harus memenangkan Grand Prize berupa mobil keluaran terbaru