
sesuai janjinya sama elysha, alesya ikut mengantarkannya ke pondok, el tidak bisa lama lagi meninggalkan sekolahnya, karena sebentar lagi ujian kenaikan kelas, dan saat ini alesya mengikuti arland beristirahat di rumah kakek setelah mengantarkan adiknya.
"ada yang ingin meminang el kek" kata arland to the poin
"biasanya kamu selalu langsung tolak, kenapa sekarang malah curhat ke kakek? ".tanya kakek penasaran
"kalau yang ini, arland setuju aja, cuma arland harus tanya dulu sama kakek?" balas arland
"emang siapa yang mau lamar el? " tanya kakek
"temen arland kek" balas arland.
"iya siapa? " todong kakek
"muhammad faqih ar razzam anak pak kyai khusein, sekaligus ustadznya el di pondok" jelas arland
"kalo itu kakek setuju, terus masalah nya apa? " tanya kakek
"arland suruh tanya aja sama kakek, mungkin dalam waktu dekat mereka akan datang ke sini kek. " balas arland
"kenapa harus kakek, kamu abangnya seharusnya kamu yang nentukan. "
"kakek kan sebagai wali kami, selain itu sebelum el, aku juga ingin menikahi seseorang kek" balas arland
"siapa yang kamu ingin nikahi? " tanya kakek
"alesya kek" jawab cepat arland membuat alesya yang sedang duduk di samping nya terkejut
"hah" kejut alesya
__ADS_1
"maksud nya ini gimana sih, kok jadi saya? " bingung alesya
"saya pikir kamu sudah mengerti al" jawab arland
" aduh arland, kamu ingin nikah tapi calon nya gak tau soal ini, gimana sih? " heran nenek yang nimbrung obrolan mereka
"sebaiknya kalian selesaikan dahulu, obrolkan dulu land, menikah itu bukan cuma sekedar teman tidur doang" nasehat kakek
"si arland pinter di bidang bisnis tapi masalah perempuan, hadeuh" kata nenek geleng geleng
"kalian bicarakan dulu, nenek ke dalam dulu, kalo sudah selesai baru kita rundingkan baik nya gimana" jelas nenek
"iya nek" balas alesya sedangkan arland mengangguk saja
"kamu mau kan nikah sama aku? " tanya arland to the poin sama alesya
"maaf pak, saya dari tadi bingung, kok bapak mendadak ngajak nikah? " tanya alesya
"oke dengerin baik baik ya" pinta arland dengan menghadap alesya sambil memegang
tangan alesya yang di bales anggukan alesya
"aku bukan laki laki yang bisa berkata romantis al, bahkan aku belum pernah merasakan pacaran, tau sendiri pioritasku sekarang el, tapi saat el trauma seperti kemarin, el membutuhkan sosok pengganti mami, sosok yang selalu ada di rumah bukan seperti aku yang jarang sekali ada di rumah, tapi aku ingin menikahi kamu bukan karna el, aku sudah jatuh cinta sama kamu al, lebih tepatnya dari dulu saat kita sering main, saat masih ada orang tuaku,, aku kira rasa itu dulu hanya sebatas suka tapi ternyata salah, saat kamu mulai bekerja mengganti paman jo, justru rasa itu semakin besar, dan aku tidak mau di langkahi el, mangkanya aku ngajak kamu nikah bukan pacaran, aku seriu sama kamu, bahkan sebelum kamu tau, ayah kamu sudah lama tau" jelas arland
"hah"
"bagaimana bisa? " tanya arland
"aku langsung memintamu pada orang tuamu al, bahkan paman jo juga merestui nya" balas arland
__ADS_1
"tapi ini terlalu cepat" bantah alesya
"tidak al, aku tau kamu juga selalu tersipu saat aku perhatikan, selalu tersenyum ceria jika aku selalu dekatmu, tapi jika aku bersama dengan cewe lain kamu selalu terlihat kesal, apalagi kalu kamu gak cinta? jelas arland
"ak-ku" gugup alesya yang merona
"aku bingung" balas alesya dengan menunduk
"bingung kenapa?" tanya arland gemas sambil menyelinapkan rambut ke belakang telinga alesya membuat alesya mati kutu saja
"gak tau" spontan alesya yang bingung membiat arland menghela nafasnya panjang
"aku gak mau pacaran, aku pengen langsung nikah al, aku serius sama kamu, bahkan aku sering tanya sama paman jo, tapi paman jo memberikan hak nya sepenuhnya sama kamu, dia bilang akan sangat setuju bila kamu mau jadi istri aku, dia sangat mereatuinya tapi kalau kamu tak mau juga tidak apa" jelas arland lagi
"ya udah aku mau" cicit alesya
"beneran mau? " tanya arland senang
"iya" balas alesya yang langsung di peluk oleh arland
"kita nikah 1 minggu lagi" kata arland yang membuat alesya melotot
"1 minggu? " kejut alesya.
"apa tidak kecepetan? " tanya alesya
"tidak, semua akan di urus sekarang, kamu tinggal menyiapkan diri aja" balas arland sambil menyium tangan alesya
" terus el gimana? kan baru jiga sekolah" tanya alesya
__ADS_1
" itu mah gampang, kamu gak usah bingung" sambil mengelus kepala alesya
"kita langsung pulang ya, masih ada kerjaan di kantor" kata arland yang langsung di angguki oleh alesya dengan muka me merah