Cintaku Tumbuh Di Pesantren

Cintaku Tumbuh Di Pesantren
episode 16


__ADS_3

hosh... hosh.. hosh


teman teman el langsung menutupi seluruh badannya dengan selimut dalam satu ranjang , merasa ada yang janggal fitri pun lantas tanya sama teman temannya


"eh tunggu tunggu" kata fitri


"kenapa sih fit? " aku takut nih" kata intan


"bentar, emang tadi kita liat hantu gak sih? " tanya fitri


"gak tau sih, tadi aku udah sangat takut" kata intan


"betar ada yang kurang" kata raya


"ELYSHAAA" teriak raya sama fitri.


"kita susul yuk, kasian dia" kata fitri


"tapi kalau ketemu hantu gimana? " tanya intan


"ehh sebenernya kan hantu gak ada, yang ada hanya jin "celetuk raya, menyadari kebodohannya


"terus ngapai kita lari tadi? "tanya fitri


"takutlah" kata intan


"udah yok, lebih baik kita susul el, kasian dia sendirian" kata fitri


"ayo"


"Assalamualaikum " salam el


"waalaikumsalam"jawab serwmpak


"el, kamu gak papakan" kqta fitri


"enggak tuh" ketus el


"el maafin kita lah, kita tadi reflek lari karna sangat takut" kata raya


"iya el aku takut liat muka tuh hantu" kata intan

__ADS_1


"emang ada hantu? " tanya el yang di bales gelengan serempak


"hantu itu gak ada ya, terus yang harus nya kita takut tuh hanya sama Alloh" kata el


"iya kita baru sadar tadi, padahal yang udah mondok lama kita loh, harus nya kita kasih sedikit pengertian sama el" kata fitri


"iya yah, tapi kamu hebat el tenang tenang aja, padahal kita lari" kata intan


"ada yang nolongin, kalo gak ada mungkin sudah pingsan" jawab el


"siapa el? " tanya raya


"ustadz faqih, untung saja ada beliau, dan ternyata kerudungku hanya ke kunci pintu, pantes susah, nih sampe bolong" kata el sambil melihatkan kerudungnya


"ekhem ustadz faqih ya? " tanya lembut raya


"iya, dia juga anterin aku sampai ke sini, sama jelasin sedikit tentang hantu, biar kelanjutannya gak gini lagi" jawab el


"udah kaya pahlawan aja ustadz faqih" kata intan sambil tersenyum


"apaan sih" kata el merona


"udah udah, yang penting el sudah kesini" kata fitri


"ini masih bisa di perbaiki kok, " kata fitri


"tapi besok aja, sekarang sudah malam senaiknya kita tidur" kata raya


"iya ayo, tidur" kata intan


"selamat malam semuanya" kata el


"malam el" jawab mereka


"semuanya sudah selesai sayang, nanti sore kita ke jakarta bareng el, kamu kuat kan? " tanya kakek


"insyaalloh kuat kek, " kata nenek


"kalau gak kuat, kita liat aja nanti lewat vc atau saluran tv" kata nenek


ya pernikahan arland di liput oleh media, meski ya menurut mereka sederhana, tapi arland merupakan salah satu pengusaha hebat di negeri ini

__ADS_1


"elysha, apa aku bisa meyakitinya? "monog romi


"aku harus bisa, kata papa kalau papa bisa kabur, akan bantu aku buat bawa el jadi milik aku, ya aku harus bisa bantu papa dulu terus bawa kabur el ke luar negeri, aku bisa milikin el seutuhnya hanya diriku sendiri" senyum gila romi


"kita akan bahagia sayang" monolog romi sambil memeluk foto el


"ayo kita tidur sayang, akan aku bawa kamu suatu hari nanti" lirih romi


pagi hari el dan teman temannya bangun kesiangan, menyebabkan mereka di hukum di jemur di tengah lapangan, karna telat mengikuti sholat subuh


"pegel ikh, " keluh el


"sabar el" kata fitri


"panas fit" keluh el lagi


"kalian ngantuk gak sih?, hoam" kata intan sambil menguap


"biasa lah" kata raya


" pengen minuman dingin nih" celetuk el


"dari tadi kamu ngeluh terus el" kata fitri


"kan bener panas, pegel fit" ngeluh lagi el


"itu mulut si el, di lakban dulu deh, ngomel mulu dari tadi" sewot raya


"aku mau pura pura pingsan deh biar bisa istirahat" celetuk el


"gak usah pura pura pingsan, sebentar lagi juga istirahat el" kata fitri


"iya el sabar aja dulu" kata intan


" iya, lebih baik kamu diem deh el dari tadi ngomel aja terus, gak cape apa tuh mulut? " celetuk raya


"udah mending diem deh kalian" kata fitri


tringgg... tringgg


"tuh el kan istirahat" kata raya

__ADS_1


"kantin guys, panas nih" kata el


__ADS_2