Cintaku Tumbuh Di Pesantren

Cintaku Tumbuh Di Pesantren
episode 2


__ADS_3

di lain tempat, tepatnya kantor arland mendapati tamu tak terduga,


" apa kabar bro? " sudah lama tak jumpa" kata bang arland sambil berpelukan ala laki-laki.


"Alhamdulillah baik land, kamu gimana kabarnya, masih suka jenguk kakek nenek di kampung?


" alhamdulillah masih, tepatnya sih mereka yang selalu mengunjungi kami, kakek sangat tau, gue masih menyelidi kasus kecelakaan anaknya" dengan raut wajah murung


"terus hasilnya gimana? jawab faqih


ya yang datang teman masa kuliahnya di mesir, arland pernah kuliah di mesir selama 1tahun, sejak kabar kecelakaan orang tuanya hingga meninggal arland memutuskan kuliah di indo karna tak tega meninggalkan adiknya dan perusahaan papinya, meski saat itu nenek nya menginginkan membawa el ke desa dengan mendidiknya, tapi arland tidak mau merepotkan masa tua kakek nenek nya, meski tinggal berdua di kota yang keras tapi kakek nya masih memantau pergerakan cucu cucu kesayangannya apalagi el si gadis cantik satu"nya keluarga wijaya,


"hufft " membuang nafas besae


" kejahatan mereka sangat rapi, dan gue yakin polisi di sogok sama tuh orang buat tutup kasus nya, " kata bang arland menggebu


"sabar land, suatu saat kebenaran pasti terungkap, seperti bangkai serapat apapun menutupnya pasti tercium juga. " ucap faqih menenangkan sahabatnya


"ouh ya ada apa lo kesini? tanya arland mengalihkan pembicaraan, hatinya begitu tersayat saat memikirkan pelaku kejahatan orang tuanya yang belum di ketahui


" abi, nyuruh aku cari istri, padahal aku sudah menerima tawarannya menjadi guru di pondok, katanya aku harus cepat-cepat cari pasangan biar nanti pimpinan pondok bisa aku yang ngurus. " curhat faqih


" terus cafe lo gimana? tanya arland


" ya masih berjalan, kan ngajar sehari cuma beberapa jam, terus di cafe tinggal terima laporan," jawab faqih


"ya tinggal cari pasangan lah, masa ga ada cewe yang mau sama lo? percuma dong lo ganteng" kekeh arland mencairkan suasana


"kamu ya, menunjuk arland


"cari istri gak segampang cari tempe di warung" jawab faqih membuat aeland tertawa terbahak bahak


" tinggal comot satu di pondok abi lo aja, jawab arland masih terkekeh


"comat comot, emang gampang cari cewe yang baik buat di jadiin istri apalagi di jaman ini," jawab faqih

__ADS_1


"kan anak pondok udah pasti baik qih" jawab arland


" tidak begitu konsepnya dodol, gini nih yang belajar agama gak sampe setengahnya juga" jawab faqih agak kesal


" kamu juga masih jomblo kan, belum punya istri, padahal kan tuh karyawan kamu banyak yang cewe land" balas faqih


" pioritas gue saat ini adik gue qih, adik gue masih SMA, gue takut jadi abang yang gagal buat dia, gue sebagai abang satu-satunya harus bisa mendidik dia, memilih cowo buat dia ntar kalo udah siap di nikahkan, tanggung jawab gue sekarang bertambah, harus bisa jadi papi sama abang yang baik buat dia" curhat arland


" emang selama ini kamu kurang baik? kenapa gak biarin nenek kamu yang ngurus adik kamu, kan kamu bisa tenang mikirin perusahaan dan pelaku kecelakaan orang tua kamu" jawab faqih


" selama ini gue terlalu sibuk dengan urusan gue, ego gue, hingga lupa pertumbuhan adik gue, gue takut dia salah pergaulan qih, tingkah dia bikin gue emosi, di sekolah bikin keributan, bolos lah, ribut sama temannya lah, di tambah kalo di luar balapan liar, pusing gue qih" kata arland


"mungkin dia seperti itu ada alesannya land, kamu yang sabar land, jika kamu tak sanggup mending biarkan dia sama beneknya, " jawab faqih menenangkan arland


"dia udah janji bakalan merubah tingkahnya jika gue banyak waktu buat dia, tapi gue gak janji iitu, gue harus ngurus perusahaan


" sabar bro, kamu pasti kuat, kamu pasti bisa jalani ini semua, karna Alloh telah percaya sama kamu buat jalani masalah ini, jawab faqih menenangkan arland


"iya bro, doain aja yah, mudah"an masalah gue bisa kelar" jawab arland


"udah siang nih, aku harus balik nih ke pondok, kamu mau nitip gak buat kqkek nenek kamu? tanya faqih


"ya udah, aku pamit land, sehat" kamu dan perbanyaklah sholat malam land adukan semua masalah mu sama Alloh, hanya Alloh yang bisa mengatasinya" nasehat faqih


"insyaAlloh bro" jawab arland sambil mengangguk


"ya sudah, Assalamualaikum " pamit faqih


"waalaikum salam" jawab arland


"thank's bro udah mampir" teriak arlan hanya di jawab ancungan jempol dan telunjuk sambil berlalu


di lain tempat tepat nya di kantin sekolah, elysha sedang menikmati baksonya bersama sahabatnya rexsa


"widihhh kemana lo tadi gak ada ke tongkrongan, gue kira lo gak sekolah? ga ada motor lo di parkiran" tanya bastian yang baru gabung sama reno dan ilham.

__ADS_1


"insaf dia bas" balas rexsa menunjuk elsysha


" bagus tuh" sambil menyomot bakso milik rexsa


"beli sana ih.. balas reksa sambil merebut garfu yang di pake bastian


" ham pesen ham, nih uang nya" sambil menyodorkan uang berwarna merah


" ntar malem ada balapan di tempat biasa, lo ikut gak el? tanya reno


"balap apa? tanya el


"mobil" gue tau lo kurang mahir di motor tapi udah pro di mobil, jawab reno


" mobil gue di sita abang" jawab el


" pake mobil gue aja" jawab bastian


"gimana? tanya reno


"tenang mobil gue udah d cek kemarin, udah gue servis bisa lah buat lo balap mah, lumayan ntar bagi 2 yah cuan nya, " jawab bastian


"el tuh gak butuh duit, dan kalian kan gak kere" amat buat jajan sehari hari" jawab rexsa


" ya emang sih, tapi seneng aja sih kita saat liat balapan si el, udah kaya internasional aja dia balapan nya, jawab bastian


perdepatan mereka terhenti saat ilham datang membawa nampan,


"makan dulu nih, kenapa sih kaya pada serius gitu? tanya ilham


"lagi bujuk el buat balapan" jawab reno


"gimana ikut el? gue dukung paling depan deh, jawab ilham


"ikut ya el? " bujuk reno

__ADS_1


"ayo" kata el


bastian, reno dan ilham pun bersorak senang saat sahabat nya mau ikut dalam balapan nanti malam, reno dan bastian sangat ingin memamerkan keahlian sahabatnya, sedangkan ilham senang karna bisa cati perhatian para cewe di arena balap, rexsa hanya gelang-gelang dengan tingkah mereka, sedangkan elysha hanya ikut karna hobinya dulu saat masih ada papinya.


__ADS_2