COLD CEO IS MY HUSBAND

COLD CEO IS MY HUSBAND
Pasar malam


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang sibuk bagi Rissa. Tapi.. Percuma dia kerja keras kalo akhirnya dia tidak akan mendapat gaji, karena dipotong Andi gara-gara cincin.


"Huh.. Jadi males gue kerja." Ucap Rissa.


"Eh Rissa, semalam lo kemana? Katanya ada urusan tapi kok gak balik ke kantor?" Tanya Cintya.


"Aduh.. Harus bilang apa ya gue." Batinnya.


"Eemm.. Gue semalam izin pulang.. Ha iya pulang." Jawabnya sambil cengengesan.


"Ohh.. Kirain lo dibawa kawin lari sama si bos." Ucap Cintya mengejek Rissa.


"Hah, Siapa yang kawin lari?" Ucap Fina tiba-tiba datang


"Ini si Rissa, semalam kan dia hilang mendadak." Ucap Cintya.


"Iya nih, Semalam lo kemana?" Tanya Fina.


"Katanya dia izin pulang karena ada urusan keluarga." Jawab Cintya.


"Ohh.. Pantesan tadi Cintya bilang lo kawin lari sama si bos." Ejek Fina.


"Ya enggak lah, yakali gue mau sama si muka tembok. Gak level kali, dia itu bukan tipe gue." Ucap Rissa.


"Wahh.. Sombong banget lo. Jodoh beneran baru tau rasa lo." Ucap Cintya.


"Bukan cuma jodoh lagi, tapi gue emang


mau nikah sama dia" Batinnya


"Hai, Rissa." Sapa Aldo yang baru datang.


"Hai Aldo." Balas Rissa.


Rissa sangat senang kalau ia sudah bertemu dengan Aldo. Bahkan kalau sudah bertemu dengan Aldo, ia tidak akan berhenti menatap Aldo sambil tersenyum manis. Begitu pula sebaliknya dengan Aldo.


"Ehmm, ehmm, serasa dunia milik berdua aja ya." Sindir Cintya yang melihat dua orang didepannya seperti dimabuk cinta.


"Ih.. Apaan sih lo." Rissa tersipu malu.


Aldo tersenyum melihat Rissa tersipu malu " Oh ya, hari ini kamu ada acara gak?" Tanyanya.


"Enggak, hari ini aku gak ada acara apa-apa kok. kenapa emangnya?" Tanya Rissa balik.


"Aku mau ngajakin kamu jalan-jalan, kamu mau kan" Ajak Aldo.

__ADS_1


Tentu Rissa sangat senang dengan ajakan Aldo tersebut karena ini merupakan kesempatan untuk mereka berduaan. Apalagi, jarang-jarang mereka bisa jalan-jalan bareng


"Iya, aku mau." Ucap Rissa semangat.


"Yaudah, nanti habis pulang kantor kita pergi ya." Ucap Aldo.


"Tapi.. Aku bawa mobil sendiri, trus nanti mobil aku gimana dong?" Tanya Rissa.


"GaPapa, kamu tinggalin aja mobil kamu di garasi kantor, aman kok. Besok kalau mau kerja aku jemput kamu. Mau kan." Jelas Aldo.


"Yaudah deh, aku mau." Ucap Rissa.


"Oke. Aku kerja dulu ya, kamu juga semangat ya kerjanya." Ucap Aldo sambil mengelus kepala Rissa. Rissa hanya mengangguk dan pasti pipinya sudah merah karena perlakuan Aldo.


"Oww... So sweet banget sih. Cie cie pipinya sampe merah gitu." Goda Cintya.


"Ihh.. Uda deh, gue mau kerja." Ucap Rissa yang menahan rasa malunya.


selama bekerja, Rissa tak bisa berhenti tersenyum sambil memikirkan Aldo. Padahal ia sudah punya calon suami. Tapi masa bodoh, toh dia dan Andi tidak saling mencintai.


Waktu terus berjalan dan akhirnya yang ditunggu-tunggu oleh Rissa dan Aldo pun tiba untuk pergi jalan-jalan. Aldo menghampiri meja Rissa untuk mengajak pergi ke parkiran mobil. Setelah sampai parkiran, Aldo membukakan pintu mobil untuk Rissa. Aldo memang selalu bersikap baik dan manis kepada Rissa. Tidak seperti Andi yang selalu membuat Rissa naik darah dan harus ekstra sabar menghadapi sikap Andi yang menyebalkan sedunia.


Selama diperjalanan, Rissa dan Aldo saling bercerita dan bercanda tawa bersama. Rissa sangat bahagia, tidak seperti saat bersama Andi. Kalau sama Andi, ia hanya diam tanpa berkata sedikitpun. Yang ada hanya sunyi senyap seperti kuburan.


"Hari ini aku akan membuat kamu bahagia dan kamu gak akan pernah ngelupain masa ini." Ucap Aldo sambil mengenggam tangan Rissa.


Aldo benar-benar membuat Rissa bahagia karena hari ini Rissa dimanjakan dengan bermain semua permainan yang ada dipasar malam. Apapun yang Rissa inginkan, Aldo pasti akan mengabulkannya.


"Aldo, aku mau boneka yg itu." Ucap Rissa menunjuk ke arah permainan yang terdapat berbagai macam boneka di dalamnya.


"Oke, apapun akan aku lakukan demi tuan putri." Ucap Aldo tersenyum.


Aldo memasukkan koin ke mesin mainan yang berisi boneka boneka lucu "Ayo Aldo.. Dikit lagi tuh, kamu pasti bisa." Ucap Rissa menyemangati Aldo. Akhirnya Aldo berhasil mendapatkan boneka yang diinginkan Rissa.


"Lucu banget bonekanya, makasih ya Aldo. Aku suka banget sama boneka ini." Ucap Rissa senang.


"Iya sama-sama. Kita main permainan lain yuk." Ajak Aldo dan dibalas anggukan oleh Rissa.


Mereka benar-benar menikmati indahnya malam bersama. Seperti yang dikatakan Aldo sebelumnya, kalau ia akan membuat Rissa bahagia dan tidak akan pernah melupakan masa-masa ini. Hingga hampir larut malam, Aldo pun mengantarkan Rissa pulang.


"Makasih ya Aldo udah ajakin aku jalan jalan. Aku seneng banget." Ucap Rissa.


"Iya, lain kali aku bakalan ajak kamu jalan-jalan lagi. Yaudah aku pulang dulu ya, kamu masuk sana. Angin malam kan gak bagus loh buat kamu" Ucap Aldo lembut.


"Iya, kamu hati-hati dijalan ya. Bye."

__ADS_1


Rissa masuk kedalam rumahnya dengan perasaan senang dan bahagia. Sampai didalam rumah, ia langsung pergi ke kamarnya untuk beristirahat. Rissa menghempaskan badannya di kasur empuk miliknya.


"Seandainya yang nikah sama aku itu kamu Aldo. Aku pasti bakal bahagia" Ucapnya pada diri sendiri sambil menatap boneka yang Aldo berikan tadi.


Malam semakin larut, Rissa sudah tertidur karena merasa lelah setelah pergi jalan-jalan dan menikmati indahnya malam tadi. Yaa.. Walaupun ia lelah, tapi ia juga bahagia.


Pagi pun tiba, Rissa sudah bangun lalu beranjak dari tidurnya dan bersiap untuk mandi. Hari ini ia sangat bersemangat karena nanti ia akan berangkat ke kantor bersama Aldo. Setelah selesai bersiap-siap, Rissa langsung turun ke bawah untuk sarapan bersama keluarga tercinta.


"Pagi semuanya." Sapa Rissa.


"Pagi." Balas mereka.


Saat di meja makan pun, Rissa terus saja tersenyum sambil memikirkan Aldo. Sementara, Mamanya merasa bingung dan heran melihat Rissa senyum-senyum sendiri.


"Kamu kenapa sih dari tadi senyum-senyum. Kayaknya lagi bahagia banget ya?" tanya Mamanya.


"Rissa Gapapa kok ma." Jawab Rissa.


Dari pada terus memikirkan Aldo, lebih baik sekarang Rissa sarapan saja sambil menunggu Aldo datang menjemputnya. Setelah selesai sarapan, kebetulan Aldo sudah datang untuk menjemput Rissa.


"Pagi Rissa." Sapa Aldo.


"Pagi juga Aldo." Balas Rissa.


"Eh.. Ada Aldo ternyata." Ucap Mamanya yang datang dari belakang Rissa. Aldo yang melihat Mama Rissa datang, langsung menyapa dan menyalami Mama Rissa.


"Ma, kita berangkat dulu ya." Ucap Rissa.


"Loh, mobil kamu mana?" Tanya Mamanya.


"Mobil Rissa ada di kantor tante, karena semalam saya ngajakin Rissa jalan-jalan" Jawab Aldo.


"Oh.gitu, yaudah kalian hati-hati dijalan ya." Ucap Mamanya.


"Iya ma.. Assalamu'alaikum"


"Waalaikumsalam"


Mama Rissa memang sudah kenal dengan Aldo, karena Aldo adalah teman masa kecil Rissa. Jadi jangan heran kenapa Mama Rissa sangat senang dan percaya pada Aldo.


To be continued...


Silahkan memberikan kritik dan saran. Jangan sungkan untuk komen di setiap selesai membaca.


Like dan voment ya!

__ADS_1


__ADS_2