
..." sebenarnya apa maksud mereka ? ada apa di hutan iblis ? aku harus mencari tau " batin Zhu Que...
...--------------------------------...
Karna lelah Zhu Que memutuskan untuk keluar dari ruang dimensi tanpa memberi tau zeus dan Trotter karna mereka sedang berkultivasi .
Merasa kantuk sudah menyerang nya , Zhu Que memutuskan untuk tidur
****
" Nonaa bangun nonaa " ucap Jinxing
" engghh ,, 5 menit lagi Jinxing " ucap Zhu Que yang masih asik berbaring di ranjang nya
" Nona ayoo bangunn , Aku sudah menyiapkan air untuk nona mandi dan aku akan mempersiapkan sarapan untuk kita " Ucap Jinxing
" uhh kau ini "
Dengan sangat terpaksa Zhu Que bangun dan berjalan gontai ke kamar mandi .
Setelah ritual mandi nya selesai Zhu Que meminta Jinxing menata rambut nya .
" Wahh aku rasa semakin hari Nona semakin cantik " puji Jinxing
" Yaa aku tau aku cantik " timpal Zhu Que dengan pede nya
" Aishh Nona benar benar pede tingkat akut " ucap Jinxing datar
Zhu Que terkekeh melihat raut wajah Jinxing .
" Oiyaa , Jinxing apa kau tau hutan iblis ? " tanya Zhu Que
" Sebenarnya aku kurang tau tapi aku pernah mendengar kalau Hutan itu sangat menyeram kan , banyak spirit beast langka di sana " ucap Jinxing
" Apakah ada tempat untuk menjadi kuat di Hutan itu ? "
" Aku pernah mendengar kalau di hutan itu memang ada sebuah gua " ucap Jinxing
" Gua ? aku jadi penasaran ada apa di dalam nya " seringai Zhu Que
"Tapi kenapa nona menanyakan tentang Hutan Iblis ? jangan bilang Nona ingin pergi kesana ? " Selidik Jinxing
" Kau memang selalu tau apa yang ku inginkan "
" Tidak Nona , jangan kesana karna sangat sulit untuk bisa keluar hidup hidup dari sana . Aku tidak mau kehilangan mu " Ucap Jinxing
" Jinxing percayalah padaku , aku pasti bisa melakukan nya . Setelah aku mendatangi markas Chen aku akan segera pergi ke Hutan itu " ucap Zhu Que
" Tapi nona "
" Jinxing " yakin Zhu Que
" Baiklah , aku akan mendukung keputusan mu nona tapi lebih baik pergi setelah Ulang Tahun Kaisar saja " Saran Jinxing
" Kau benar sepertinya sekarang bukan waktu yang tepat , aku juga tidak bisa menjamin akan berapa lama aku di hutan itu " ucap Zhu Que
" Jiejieee " teriak A Li yang sudah berdiri di pintu kamar Zhu Que
Mendengar suara yang familiar Zhu Que dan Jinxing melihat keasal suara
" A Li kau darimana saja ? kenapa tidak kekamar ku dengan jiejie Jinxing hmm " ucap Zhu Que menghampiri A Li
" Maaf Jiejie , A Li sedang berlatih di halaman belakang , apa Jiejie marah ?" tanya nya
__ADS_1
" A Li kau boleh berlatih kapan pun tapi jangan lupa isi perut mu dulu agar kau memiliki tenaga yang banyak , ayoo kita sarapan bersama " ucap Zhu Que
" Jiejie kenapa banyak sekali orang di kediaman ini sekarang ?" tanya A Li
" Ah iya aku lupa menanyakan ini " timpal Jinxing
" Banyak orang ? "
Zhu Que keluar dari Kamar nya dan benar saja terdapat 10 orang pengawal menjaga kediaman nya
" Pasti karna ulah pria itu " batin Zhu Que
" Hormat hamba putri " ucap semua pengawal
" Bangunlah , siapa yang menyuruh mu berjaga disini ?" tanya Zhu Que
" Menjawab putri , Tuan Shen zhi yang memberikan kami perintah " ucap salah satu Pengawal
" Sudah kuduga , ahh bodo amat lah . Kalian lanjut kan saja bekerja " ucap Zhu Que datar dan kembali masuk kedalam kekamar nya .
" Jiejie kenapa kau terlihat kesal " tanya A Li
" Ah tidak Jiejie hanya sedang lapar saja , ayo kita makan "
Mereka pun makan dengan lahap .
******
" Jinxing aku lihat kultivasi mu sudah di Tingkat Bumi tahap Menengah " ucap Zhu Que
" hehe Iya nona , aku selalu berkultivasi saat tidak sibuk " ucap nya
" Kau salah satu jenius Jinxing , aku bangga pada mu . Tapi kau harus ingat untuk tetap rendah hati " ucap Zhu Que
" Nona terlalu memuji , tentu saja aku pasti mendengarkan semua saran mu nona " ucap Jinxing
Zhu Que menyodorkan sebuah botol porselan kepada Jinxing
" Ini apa nona ? "
" Itu pil untuk membantu mu meningkatkan kultivasi , didalam botol itu ada 4 biji pil . Kau boleh mengambil nya 2 dan yang 2 lagi berikan pada A Li . Aku mempercayakan mu untuk membantu A Li berkultivasi dan mengajarkan nya Bela diri " Ucap Zhu Que
" Nonaa tapi pil ini sangat berharga , ini Pil tingkat 5 dengan penyempurnaan 99,9% " Ucap Jinxing
" Kau lebih berharga dari pil pil itu " jawab Zhu Que
" Sekarang kau boleh pergi dan mulai melatih A Li . Oh iya jangan lupakan tentang bibit bunga yang harus kau beli " lanjutnya
Hati Jinxing menghangat mendengar penuturan yang Zhu Que katakan . Dia tidak menyangka nona nya begitu menghargai dan menyayangi nya .
" Terimakasih nona , jangan khawatir nanti sore aku akan pergi kepasar membeli nya . Kalau begitu Jinxing pamit undur diri "
" Nona aku pasti akan selalu mengabdi pada mu " batin jinxing
Setelah kepergian Jinxing . Zhu Que memutuskan untuk menemui Zeus dan Trotter .
Dia segera pergi keruangan dimensi untuk pemperjelas semua rasa penasaran nya .
" Aku harus menanyakan yang sejelas jelas nya tentang hutan iblis itu " gumam nya
Zhu Que memasuki mansion tapi tidak menemukan keberadaan Zeus dan Trotter di manapun . tinggal satu ruangan yang belum dia periksa dan dia pun segera bergegas menuju ruang persenjataan milik nya
" Akhir nya hah aku menemukan kalian juga hah hah " ucap Zhu Que dengan nafas yang tidak teratur
__ADS_1
" Kau ini kenapa seperti sedang di kejar orang saja Que'er ?" ucap Zeus
" Aku ingin bicara dengan kalian , tapi apa yang kalian lakukan di ruang persenjataan ? " ucap Zhu Que
" Kami baru saja berlatih pedang . sudah lama aku tidak pernah mengayunkan pedang lagi " ucap Zeus
" Memang nya apa yang ingin kau bicarakan Que'er ? sepertinya terlihat penting " ucap Trotter
" Sangat penting " singkat Zhu Que
" kalau begitu kita bicarakan di perpustakaan saja " ucap Trotter yang diangguki Zhu Que
****
" Jadi apa yang ingin kau bicarakan ? " tanya Trotter
" Aishh kau ini sangat tidak sabaran sekali gege , baru saja kita sampai di perpustakaan dan aku bahkan belum duduk " ucap Zhu Que
" hahaha Kau kan tau kalau Trotter pria Es jadi dia sedikit tidak berperasaan " ucap Zeus yang langsung di beri tatapan tajam oleh Trotter
" Lihat dia bahkan mengancamku melalui sorot mata nya " rajuk Zeus
" Kau bisa diam tidak " ucap Trotter datar
" Sudah sudah , Aku mau tanya tentang Hutan Iblis " ucap Zhu Que
" oh hutan iblis , ehh apa Hutan Iblis ? kau mau apa tanya tanya ?" ucap Zeus
" Aku akan pergi kesana " jawab Zhu Que
" Tidak " Timpal Trotter dingin
" Trotter benar , itu terlalu berbahaya " ucap Zeus
" Aku tau tapi aku akan mencoba masuk ke Gua yang ada di hutan itu " ucap Zhu Que
" Tidak " ucap Trotter
" Aishh Trotter gege kau ini kenapa jadi possesif sekali sih " dengus Zhu Que
" Que'er dengarkan aku . Aku dan Trotter percaya bahwa kau mampu melakukan penyucian di sana tapi konsekuensi nya saat besar jika kau kehilangan fokus dan tidak sadarkan diri saat proses penyucian berlangsung " ucap Zeus
" Penyucian ? maksud nya bagaimana ? " tanya Zhu Que
" Jadi kau tidak tau ? kau bilang ingin memasuki gua itu , aku pikir kau akan melakukan penyucian disana " ucap Zeus
" Bodoh " timpal Trotter
" hey kauu .." protes zeus tak terima
" Penyucian itu seperti apa ? " tanya Zhu Que
" Hufffhh , Biarkan aku bercerita . Hutan Iblis dulunya adalah milik Dewa Kematian " ucap Zeus memulai cerita
" Bukan dulu , sekarang juga masih milik nya " sela Trotter
" Diam kau " timpal zeus
" Dewa Kematian ? apakah dia kekasih Dewi kehidupan ?" tanya Zhu Que
" Ya kau benar , tapi Dewi Kehidupan sudah lama menghilang . dan itu membuat Dewa kematian menjadi orang yang sangat kejam , dingin , dan tidak tersentuh . Sampai sekarang Dewa Kematian masih mencari nya . Tunggu kenapa aku membahas nya ? " ucap Zeus kebingungan sendiri
" Kau ini bagaimana , seharus nya membahas Hutan Iblis bukan pemilik nya " ucap Trotter
__ADS_1
" Hehe , maaf aku tidak bisa menahan diri . Ini juga karna Que'er bertanya " ucap Zeus membela diri
" Baiklah sekarang kita lanjutkan cerita tentang Hutan Iblis " Lanjutnya