Consort Of The God Of Death

Consort Of The God Of Death
Terungkap


__ADS_3

...Zhu Que pun duduk di kursi yang agak jauh dari Selir Purou dan Fengjiu , dia sangat malas untuk berdekatan dengan kedua orang itu ....


...--------------------------------...


Tiba tiba pengawal mengumumkan kedatangan Kaisar .


" Yang Mulia Kaisar , Permaisuri Wu dan Putra Mahkota Zhao Yi Huai tiba "


Semua orang mulai berdiri dan memberi hormat . Begitupun Jendral Liu


" Sungguh Kehormatan bagi saya Yang Mulia berkenan hadir dalam acara Pesta ini "


" haha Jangan sungkan , kita masih keluarga dan sebentar lagi akan menjadi besan " ucap Kaisar


Semua tamu yang mendengar ucapan Kaisar merasa iri terhadap Jendral Liu , banyak para tamu yang akan segera menjilat pada Jendral Liu .


Fengjiu melihat Putra Mahkota dengan malu malu dengan pipi merona .


Sujin yang melihat raut wajah bahagia kakak nya merasa tidak senang akan hidup nya yang tidak seberuntung kakak nya itu , tapi meskipun begitu dia senang saat kakak nya bahagia .


" Yang Mulia , Permaisuri dan Putra Mahkota silahkan duduk " ucap Jendral Liu


Rombongan kaisar pun duduk di kursi yang sudah di persiapkan .


Acara pesta pun di mulai , kini Fengjiu meminta izin keluar dari aula dan beberapa menit kemudian dia memasuki aula dengan di ikuti beberapa wanita penari di belakang nya .


Fengjiu membungkuk memberi hormat .


" Hormat Yang Mulia Kaisar , Permaisuri Wu dan Putra Mahkota "


Fengjiu beralih menatap Jendral Liu


" Selamat Ulang Tahun Ayahanda semoga sehat selalu dan panjang umur , Jiu'er berencana untuk menampilkan sebuah tarian khusus untuk Ayahanda "


" Baiklah , silahkan " ucap Jendral Liu


Fengjiu memulai tarian nya , tubuh nya meliuk liuk mengikuti alunan musik , sesekali dia curi curi pandang ke arah Putra Mahkota .


Semua orang di aula menikmati tarian fengjiu yang menurut mereka sangat indah kecuali satu orang yang melihat nya sudah kebosanan


" rasa nya ingin sekali keluar dari sini dan tidur di atas ranjang sekarang " batin Zhu Que


Tarian Fengjiu pun berakhir dan di sambut dengan tepuk tangan menggemuruh juga berbagai pujian terlontar yang membuat Fengjiu tersenyum merona .


Pesta Ulang Tahun Jendral Liu terus berlangsung , hingga kini sampai pada acara pembagian hadiah .


Satu persatu tamu membagikan hadiah mereka , hingga tersisalah kini Zhu Que yang belum memberikan hadiah .


" Saya mengucapkan banyak Terimakasih kepada para tamu yang sudah berkenan datang ke Pesta Ulang Tahun Jendral ini , dan Suatu kehormatan kepada Kaisar , Permaisuri dan Putra Mahkota yang juga berkenan datang kemari " Ucap Jendral Liu


" Suatu kehormatan bagi kami karna bisa hadir di pesta ulang tahun Jendral Liu " ucap salah satu tamu undangan


" hahaha ,, Jangan terlalu sungkan Jendral " ucap Kaisar


Kaisar melirik sekilas kearah Putra nya yang terlihat memperhatikan Fengjiu .


" Ahh sepertinya kita harus segera memajukan tanggal pernikahan Putra Mahkota dan Putri Fengjiu " Ucap Kaisar


" Saya akan ikut keputusan Yang Mulia Kaisar " ucap Jendral Liu


Para gadis bangsawan yang juga hadir di pesta itu merasa patah hati saat mendengar pujaan hati mereka akan segera menikah , tapi mereka juga berharap akan terpilih menjadi salah satu selir dari Putra Mahkota .


Fengjiu dan Selir Purou yang mendengar perkataan Kaisar sangat senang , akhirnya harapan mereka akan segera terwujud .


Fengjiu melirik ke arah Zhu Que , Fengjiu sangat berharap akan melihat raut wajah Zhu Que yang menahan sakit hati dan keputusasaan


Tetapi fengjiu menelan kekecewaan , dia melihat Zhu Que yang acuh tak acuh sambil menikmati kue bulan yang di sajikan oleh para pelayan .


" kenapa dia biasa biasa saja ? seharus nya dia memohon mohon agar menikah dengan putra mahkota , apa dia tidak mencintai putra mahkota lagi ? tapi itu tidak mungkin " batin fengjiu


" Meimei apa kau tidak akan memberikan hadiah kepada Ayahanda ? " ucap Fengjiu


Semua orang melihat kearah Zhu Que , mereka sadar bahwa Zhu Que tidak memberikan kado untuk Jendral Liu , bahkan ucapan selamat ulang tahun pun tidak .


" Apa itu perlu " ucap Zhu Que enteng


Semua tamu terkejut saat mendengar ucapan dari Zhu Que , mereka benar benar yakin bahwa hubungan Zhu Que dan Jendral Liu tidak baik .


" Tidak apa apa Jiu'er mungkin Que'er lupa membeli hadiah , tapi itu tidak masalah dengan hadir nya saja itu sudah cukup " ucap Jendral Liu


" Tapi ayahanda bagaimana bisa meimei melupakan nya " ucap Sujin berniat menyudutkan Zhu Que


" Siapa bilang aku tidak punya hadiah ? bahkan mungkin hadiah yang ku bawa akan sangat mengesankan " ucap Zhu Que


" Jadi kenapa tidak kau tunjukan " ucap Sujin tersenyum remeh


Zhu Que bangkit dari duduk nya dan berjalan kearah Kaisar


" Hormat Kaisar zhao , Permaisuri wu dan Putra Mahkota "


Zhu Que segera berpaling kearah Jendral Liu , dan berjalan mendekati nya


" Selamat Ulang Tahun Jendral "


Zhu Que mengeluarkan sebuah gulungan kertas yang di simpan sejak tadi di balik lengan hanfu nya .


Semua orang penasaran kira kira apa isi gulungan itu .


Jendral Liu menerima gulungan itu dan membaca nya , tiba tiba wajah nya menggelap , butiran keringat mulai keluar dari tubuh nya


" Bagaimana Jendral apakah anda terkejut dengan hadiah nya , ahh saya masih ada beberapa hadiah " Zhu Que mengkode Jinxing untuk membawa hadiah hadiah lain nya


Dan beberapa gulungan di serahkan kepada Jendral Liu


semua orang semakin penasaran apa yang tertulis di gulungan itu , dan kenapa Jendral Liu sangat terkejut


Jendral Liu menerima gulungan yang di bawakan Jinxing , tubuh nya melemas seketika


" WU PUROU BISAKAH KAU MENJELASKAN SEMUA INI " bentak Jendral Liu , dia tidak peduli lagi dengan kehadiran Kaisar yang dia inginkan sekarang adalah penjelasan dari Selir Purou


" Ampun tuan , saya tidak mengerti ? " ucap selir purou


" Ada apa ayahanda ? " tanya fengjiu


Jendral Liu melempar dua gulungan kertas ke arah Selir Purou .


Selir Purou yang melihat isi gulungan itu terkejut , wajah nya berubah menjadi pucat .


" SELIR APA KAU TAU KESALAHAN MU ITU ? SAYA SUNGGUH KECEWA KEPADA MU , KAU BERANI MERACUNI ZHI'ER , MERACUNI QUE'ER DAN MEMBAYAR ORANG UNTUK MEMBUNUH QUE'ER . DAN SAYA LEBIH TIDAK HABIS FIKIR DENGAN OTAK KOTOR MU ITU BESERTA PARA PUTRI MU YANG MENJEBAK QUE'ER BAHWA DIA MERACUNI FENGJIU . APAKAH KAU TIDAK MAU MENJELASKAN NYA " Jendral Liu benar benar sudah tidak bisa menahan emosi nya lagi , terlebih dia mengetahui bahwa ibu dari Shen Zhi dan Zhu Que sebenar nya di racuni oleh Selir Purou dengan racun yang perlahan lahan melemahkan tubuh nya hingga meninggal .


Selir Purou menangis dan langsung bersujud

__ADS_1


" Ampun Tuan itu tidak benar , saya di fitnah " bela selir purou


" Saya dan Zhi'er adalah sahabat dan saya menyayangi Que'er seperti anak saya sendiri . saya tidak mungkin melakukan hal hal kotor seperti itu . " Selir Purou beralih menatap Zhu Que


" Que'er saya tau kamu tidak pernah menyukai saya , tapi kenapa harus memfitnah saya seperti ini " Selir Purou menangis tersendu sendu


" Ayahanda Jiu'er mohon ampuni Ibunda , ibunda di fitnah oleh meimei dan waktu jiu'er di racuni itu benar ulah meimei , jiu'er tidak mungkin mau membahayakan diri sendiri dengan mengambil resiko " Fengjiu kini bersujud mengikuti Selir Purou


" Ayahanda harus percaya kepada ibunda , ayahanda jangan termakan hasutan meimei . Meimei memang tidak pernah menyukai kami " Sujin yang juga ikut bersujud


Jendral Liu semakin di buat pusing , dengan tingkah Selir dan kedua putrinya itu .


" heh , kalian pandai bersilat lidah " Zhu Que menyeringai


" Jendral Liu anda jangan terbawa emosi , anda harus memutuskan dengan kepala dingin . Bisa saja itu memang jebakan , mengingat hubungan antara mendiang Xue Yun Zhi dan Wu Purou , mereka adalah sahabat yang sangat dekat , semua orang di kekaisaran bahkan tau itu " ucap Permaisuri Wu yang menembakan tatapan nya kepada Zhu Que


Zhu Que membalas siluet tajam Permaisuri Wu . Zhu Que begitu muak dengan satu Rubah itu .


" Terkadang orang orang terdekat lah yang lebih harus di waspadai , kita tidak tau kapan anjing akan mengigit " ucap Zhu Que


semua orang terdiam termasuk Kaisar dan Putra Mahkota , mereka tidak ingin ikut campur dalam perkara Rumah Tangga orang lain .


" Ayahanda bisa saja bukti itu di palsukan " ucap Sujin


" benar benar sangat naif " batin Zhu Que


" Tuan tolong percaya , saya tidak melakukan itu hiks " ucap Selir Purou


" Jelas jelas bukti sudah di tangan ku , kau terus saja membantah selir " ucap Jendral Liu


Tiba Tiba dua orang berpakaian hitam menyeret seseorang masuk ke Aula


" Tabib Li ? " ucap Jendral


Tabib Li adalah tabib di kediaman Jendral Liu , tapi semenjak Nyonya di kediaman Jendral Meninggal Tabib Li memutuskan untuk kembali ke kampung halaman nya .


" Kalian boleh pergi " ucap Zhu Que kepada dua orang itu .


" Sekarang katakan lah yang sebenar nya " Zhu Que memberikan tatapan mengintimidasi kepada Tabib Li


Selir Purou yang melihat Tabib Li semakin bergetar dan memucat .


" Apa yang kau ketahui tabib ? " Kaisar yang sedari tadi diam kini membuka suara nya


Tabib Li sudah pucat pasi , butiran keringat keluar dari tubuh nya


" Katakan " ucap Zhu Que


" Ampun Yang Mulia Kaisar , Ampun Jendral Liu s,,saya mengaku salah , tolong ampuni s,saya " ucap Tabib Li tergagap


" Saya yang telah meracuni Ny,,nyonya Xue Yun Zhi dengan racun yang perlahan menggerogoti tubuh nya hing,,hingga melemah . Semua terpaksa saya lakukan karna Selir Purou mengancam akan membunuh keluarga saya " lanjut Tabib Li


Semua yang berada di Aula sangat terkejut dengan fakta bahwa Selir Purou begitu jahat .


Jendral Liu dan Shen Zhi yang mendengar itu sangat marah mereka hendak memukul Tabib Li


Brugghhhhh


Darah mengalir dari sudut bibir Tabib Li karna sebuah pukulan yang di layangkan kepadanya . bukan , bukan Jendral Liu atau pun shen zhi yang memukul tabib Li tapi kaisar ? ya kaisar lah yang memukul tabib itu .


Semua Orang di aula sangat terkejut dengan tindakan Kaisar , Permaisuri Wu yang melihat kaisar memukul tabib itu mengepalkan tangan nya di balik hanfu .


" kau masih saja belum melupakan nya " batin permaisuri wu


" Kenapa kaisar yang memukul tabib Li ? seharusnya kan jendral liu " batin Zhu Que


Kaisar yang sadar akan tindakan nya langsung mengubah ekspresi wajah nya seperti semula . Kaisar melihat kearah Jendral Liu


" Ahh Zhen terbawa emosi , Zhen masih ada kerjaan yang harus di urus , sepertinya Zhen tidak bisa berlama lama lagi disini " ucap Kaisar Zhao


" Jendral ini mengerti , terimakasih atas kehadiran kaisar di acara ulang tahun jendral ini . Maaf karna Yang Mulia Kaisar harus melihat hal hal yang tidak seharus nya terjadi " ucap Jendral Liu


" Tidak apa apa " Kaisar melirik ke arah Zhu Que dan Tersenyum


Kaisar pun kembali ke istana di ikuti Permaisuri Wu dan Putra Mahkota .


Para tamu undangan sudah kembali ke kediaman mereka masing masing termasuk Sujin yang kembali bersama Wu lijing .


Jendral Liu sudah memutuskan kalau Selir Purou di cabut gelar nya sebagai Selir dan akan di hukum mati besok pagi bersama Tabib Li . Sedangkan Fengjiu di kirim ke pengasingan selama 1 tahun untuk merenungkan kesalahan nya . Sujin ? sujin dilarang menginjakan kaki lagi ke kediaman Jendral Liu , mengingat Sujin sudah menjadi Selir Wu Lijing , Jendral Liu tidak menghukum nya seperti Fengjiu .


Kini Selir Purou sedang menangis tersendu sendu di penjara bawah tanah meratapi nasib buruk nya . Dia tidak pernah menyangka kejahatan yang selama ini telah dia lakukan dengar rapi akan terbongkar hari ini . Dia semakin membenci Xue Yun Zhi dan anak nya Liu Zhu Que


" Kenapa ? kau bahkan sudah mati tapi kenapa kau masih membuat ku sial xue yun zhi , kau benar benar j****g , kau menggoda kekasih kakak ku dan merebut Liu Yi Kang (jendral Liu) dari ku " lirih selir Purou


*******


Di Istana Kekaisaran Zhao , tepat nya di Kediaman Naga Dua pria berbeda usia sedang duduk saling berhadapan


" Ayahanda apa anda baik baik saja ? " tanya Putra Mahkota yang merasa aneh dengan tingkah Ayah nya setelah pulang dari Kediaman Jendral liu


" Ayahanda baik baik saja , bagaimana dengan mu ? pernikahan mu dan Elder miss kediaman Jendral harus di undur mengingat dia sedang menjalani hukuman dari Jendral Liu " ucap Kaisar


" Kenapa tidak dibatalkan saja ? "


Kaisar terkejut mendengar perkataan putra nya


" Kau sudah membatalkan tunangan untuk kedua kali nya ? dan mereka semua adalah Putri dari Jendral Liu " ucap Kaisar


" Aku memang menyukai Fengjiu tapi mengingat bagaimana licik nya dia , itu akan mempengaruhi reputasi putra ini , bagaimana pun istri saya harus bisa memberikan contoh yang baik kepada para wanita lain nya karna dia adalah calon ibu negara ini " ucap Putra Mahkota


Kaisar Zhao yang mendengar ucapan Putra Mahkota mengangguk setuju . Terpikir oleh nya alangkah lebih baik jika Putra nya dulu tidak keras kepala dan membatalkan pertunangan nya dengan Zhu Que .


" Baiklah , tapi kau harus mengunjungi Jendral Liu untuk meminta maaf karna bagaimana pun kau telah memberikan harapan palsu kepada kedua putri nya "


" Putra ini mengerti , Ayahanda beristirahat lah Saya akan kembali ke kediaman "


" En , kembalilah " ucap Kaisar


"Kalau begitu Putra ini pamit undur diri "


Putra Mahkota meninggalkan Kaisar Zhao yang kini masih sibuk dalam pikiran nya sendiri


" Seharus nya dulu aku lebih berani untuk memperjuangkan mu " Terbayang wajah seorang wanita cantik di pikiran Kaisar


~Flashback On~


" Zhi'er jangan berlarian nanti kau terjatuh " ucap seorang pria yang kini mengejar seorang gadis cantik memakai hanfu berwarna biru berpadu dengan warna putih , membuat empunya terlihat sangat anggun .


" Ayolah tangkap aku An'er jika kau bisa " ucap gadis itu


" Sudahlah aku menyerah , ayo duduk di sini " Pria itu duduk di atas rumput sambil menikmati keindahan danau di hadapan nya

__ADS_1


gadis itu ikut terduduk di samping pria tersebut


" An'er apa kau akan menikahi ku ? " tanya gadis itu


Pria tampan itu melihat kearah pujaan hatinya , tangan nya terangkat untuk mengelus puncak rambut gadis tersebut


" Tentu saja , setelah aku menjadi kaisar nanti kau akan menjadi permaisuri ku . Aku bahkan sudah memerintahkan orang untuk membuat Paviliun bintang khusus untuk mu "


" Tapi aku tidak cukup layak menjadi wanita mu , aku hanya sebatang kara jika saja mentri Xue tidak menyelamatkan ku dan mengangkat ku menjadi putri nya mungkin aku sudah menjadi budak atau bahkan meninggal dan sekarang Mentri Xue sudah tidak ada aku sudah tidak punya tempat di kediaman mentri Xue karna ibu angkat ku sangat membenciku , aku bukan seorang gadis bangsawan seperti yang lain nya " tersirat kesedihan di mata gadis itu


" Heyy kau tidak sebatang kara kau memiliki ku . Aku akan selalu melindungi mu zhi'er "


Mereka pun terhanyut dengan pembicaraan , senyum kebahagiaan terpancar di wajah mereka berdua .


Hingga suatu hari Kaisar mengeluarkan Dekrit nya jika Putra Mahkota akan Menikahi Putri Pertama dari Kediaman Mentri Wu yang saat itu menjadi Mentri Paling kuat diantara yang lain .


Putra Mahkota Zhao Yi Kang atau saat ini Kaisar Zhao menentang keputusan Kaisar terdahulu . Dia mengatakan jika sudah memiliki kekasih tapi kaisar terdahulu menentang . Dan setelah perdebatan yang panjang Kaisar terdahulu mengancam akan membunuh Xue Yun Zhi yang merupakan kekasih Putra Mahkota Zhao Yi Kang . Mau tidak mau Putra Mahkota menikahi Putri Pertama dari Kediaman Mentri Wu , Wu Yu Chan yang menjadi Permaisuri saat ini .


Kabar Pernikahan Putra Mahkota pun terdengar oleh Xue Yun Zhi , dia benar benar tidak mengira kalau janji yang selama ini di ucapkan Putra Mahkota hanya bualan .


Hari ini tepat pernikahan Putra Mahkota , semua mentri dan keluarga nya di undang termasuk keluarga mentri Xue .


Xue Yun Zhi tersenyum getir saat melihat pujaan hatinya menikahi wanita lain , dia mencoba untuk menahan sesak didadanya dan menahan agar tidak menangis .


Saat matanya bertemu dengan Putra Mahkota dia memaksakan untuk tersenyum , tapi yang dia dapat hanya tatapan dingin yang membuat hati nya semakin sesak


" kenapa kamu berubah secepat ini " batin Xue Yun Zhi


Hari hari berlalu , Xue Yun Zhi kini berniat untuk berjalan jalan menghilangkan rasa strees di pikiran nya . Saat melewati sebuah gang yang cukup sepi , dia di hadang oleh lima orang perampok yang sudah menatap lapar pada nya


" Sungguh keberuntungan bisa bertemu gadis yang sangat cantik hari ini " ucap salah satu perampok


" Pergiiii , Tolooonnggggggg " teriak xue yun zhi


" Hahaha berteriak lah tidak akan ada yang menolong mu " kelima orang itu semakin mendekat


Saat ingin menyentuh tangan Xue Yun Zhi tiba tiba datang sosok pria tampan menyerang mereka hingga ke lima orang itu tidak bernyawa lagi


Xue Yun Zhi masih diam dengan tubuh yang bergetar .


" Terimakasih tuan " ucap nya


Pria tampan itu mendekat kearah Xue Yun Zhi dan menggendong nya ala bridal style .


" Tuan turunkan saya " ucap Xue yun zhi


Pria tampan itu tidak mengindahkan ucapan Xue yun zhi dan terus membawa nya kesebuah danau dengan hamparan bunga teratai yang sangat banyak


" wahh indah sekali " xue yun zhi berdecak kagum


" Tuan siapa nama anda ? " tanya nya


" Apa itu penting "


" Tentu saja , tuan telah menolongku " Xue yun zhi tersenyum manis


" berhenti memanggil ku tuan , namaku Liu Yi Kang "


" ahh , Tuan Muda dari kediaman Jendral Besar ? "


" kenapa kau tau ? "


" tentu saja , kalian sangat terkenal di kekaisaran ini "


" begitu ya "


Xue yun zhi mengangguk dan kembali menikmati keindahan danau tersebut .


Semakin hari Xue yun zhi dan Liu Yi Kang semakin dekat , xue yun zhi sudah mulai melupakan putra mahkota dan mulai membuka hatinya untuk Liu Yi Kang .


Suatu hari Liu Yi Kang mempersunting nya menjadi istri , semua gadis muda bangsawan sangat iri kepada xue yun zhi , bagaimana tidak banyak gadis gadis muda yang jatuh cinta kepada pria tampan dan sangat mahir berperang itu termasuk Putri Kedua kediaman mentri Wu , Wu Purou .


Putra Mahkota yang mendengar kekasih nya menikahi Putra dari Jendral Besar merasa marah , Putra Mahkota berniat mengangkat Xue yun zhi menjadi selir agung nya tapi harapan nya pupus seketika .


Kabar bahagia terdengar bahwa Putri Mahkota Hamil anak pertama . Beberapa hari setelah pengumuman kehamilan Putri Mahkota , Kaisar terdahulu mengumumkan Pengangkatan Putra Mahkota menjadi Kaisar . Pesta pengangkatan berlangsung sangat meriah .


Tapi salah satu prajurit perbatasan mengatakan bahwa kekaisaran timur menyerang , Kaisar yang mendengar itu bersiap siap untuk pergi keperbatasan .


Satu bulan berlalu kemenangan di raih kekaisaran Zhao , tapi Jendral Besar Gugur saat perang dan Liu Yi kang terluka cukup parah .


Setelah peperangan itu Kondisi mulai membaik dan Liu Yi kang menggantikan Posisi mendiang Ayah nya menjadi Jendral Besar . Satu minggu kemudian Kebahagiaan datang dari Nyonya kediaman Jendral , Xue Yun Zhi telah hamil anak pertama dan itu membuat Jendral Liu sangat bahagia .


Saat sedang mengandung , Xue Yun Zhi mendapatkan teman baru yaitu Wu Purou , dia sangat dekat dan mempercayai Wu Purou tapi Xue Yun Zhi ternyata begitu naif . Saat terdengar desas desus Wu Purou mencintai Jendral Liu , xue yun zhi menanggapi nya hanya angin lalu .


Hingga suatu hari Kediaman jendral besar mengadakan pesta untuk merayakan kehamilan xue yun zhi .


Wu Purou yang di undang pun sangat senang , dia sudah memiliki rencana yang sudah disiap kan nya secara matang


Wu Purou menjebak Jendral Liu dengan Afrodisak , dia dengan tega naik keranjang suami orang yang sudah menganggap nya sebagai adik sendiri


Xue Yun Zhi terkejut saat mengetahui suami nya telah tidur dengan sahabat nya . Dengan berat hati dia meminta Jendral Liu menikahi nya , setelah perdebatan panjang Jendral liu pun setuju untuk menikahi Wu Purou sebagai selir


tiga minggu setelah kejadian itu , wu purou dinyatakan hamil . Dan itu semakin membuat dada xue yun zhi sesak meskipun perhatian jendral liu selalu untuk nya tapi dia masih belum bisa membagi suami dengan wanita lain .


Beberapa tahun kemudian


Xue Yun Zhi memiliki anak laki laki yang tampan , Jendral Liu memberinya nama Liu Shen Zhi . Begitupun Selir Purou yang sudah melahirkan anak perempuan pertaman nya yang dia beri nama Liu Feng Jiu


Wu Purou kembali mengambil kesempatan untuk menaiki ranjang jendral Iiu saat jendral liu lengah dan tidak sadar kalau teh yang dikirim salah satu pelayan mengandung afrodisak .


Setelah melakukan malam yang panjang dengan selir nya , jendral liu merasa bersalah kepada istri nya . Wu Purou kembali di kabarkan hamil dan melahirkan putri kedua nya yang di beri nama Liu Su Jin . Tapi tetap saja Jendral Liu masih sangat dingin pada nya


Semakin hari Selir Purou semakin cemburu melihat Jendral Liu yang sangat memanjakan Xue yun zhi berbeda dengan nya yang hanya mendapatkan bahu dingin . Dia pun meminta seorang tabib membuatkan nya racun yang sulit terdeteksi dan membuat seseorang akan meninggal secara perlahan , awal nya tabib itu menolak tapi selir purou mengancam nya hingga tabib itu setuju .


Setiap hari pelayan suruhan selir purou mengantarkan makanan untuk xue yun zhi yang sudah di berikan racun .


Xue Yun Zhi kini mengandung kembali yang membuat Jendral Liu semakin memanjakan nya dan itu membuat selir Purou semakin cemburu .


namun semakin hari tubuh xue yun zhi semakin melemah .


Hingga saat Xue Yun Zhi melahirkan anak kedua nya , Xue yun zhi kehabisan tenaga karna racun yang semakin menggerogoti tubuh nya sampai akhir nya dia menghembuskan nafas terakhir nya setelah dia melakukan persalinan .


Jendral Liu benar benar sangat terpukul saat mengetahui istri tercinta nya meninggal . Begitupun Kaisar yang mendengar Pujaan hatinya telah tiada


Permaisuri Wu yang melihat kaisar meminum banyak arak sangat kesal . Permaisuri Wu tidak habis pikir apa kehebatan Xue yun zhi hingga membuat kaisar sangat tergila gila padanya .


Hari hari berlalu dengan kesedihan hingga Jendral Liu lupa memberi nama putri kecil nya yang baru saja terlahir sampai akhirnya


Jendral Liu memberikan nama untuk Putri Kecil nya Liu Zhu Que .


Jendral Liu menghabiskan waktunya dengan bekerja dan bekerja untuk mengalihkan pikiran nya , Wu Purou kesal dengan Jendral Liu yang selalu menolak nya , Wu Purou melihat Jendral Liu sangat perhatian kepada Liu Zhu Que Kecil dan itu membuat nya marah

__ADS_1


Wu Purou menghasut Jendral Liu dan menyalahkan Liu Zhu Que kecil sebagai pembunuh ibunya , Jendral Liu yang kalut termakan hasutan dan akhirnya menelantarkan Liu Zhu Que kecil . Jendral Liu bahkan menutup telinga nya saat mendengar kedua putri Wu purou membully Liu Zhu Que kecil .


~Flashback Off~


__ADS_2