
...Zhu Que semakin jengan dan muak dengan orang orang yang berada di Aula sekarang . Ingin rasanya dia meratakan kediaman Jendral Liu ini . Tapi niat nya dia urung kan karena bagaimana pun disini adalah keluarga pemilik tubuh yang dia tempati sekarang ....
...--------------------------------...
" Ada perumpamaan tentang Singa jinak saat tertidur dan dia akan menerkam musuh nya saat merasa terancam " ucap Zhu Que yang sukses membuat semua orang mengernyitkan dahi nya
" Aku memang menampar nya tapi apakah anda tidak penasaran kenapa aku menamparnya Jendral Liu " ucap Zhu Que
" Que'er aku tau kau tidak menyukai jin'er tapi kenapa kau harus berbohong dan mengelak seperti ini " ucap Selir Purou selembut mungkin
" Siapa yang bohong siapa ? apakah kau sedang mengatai dirimu sendiri Selir Purou ? dan bisakah kau berhenti memanggil ku Que'er kita tidak seakrab itu " ucap Zhu Que yang kini menuju kursi kosong di Samping Shen Zhi dan menjatuhkan tubuh nya di kursi tersebut
Semua orang yang berada di sana terkejut akan tingkah Zhu Que . Pasal nya dia tidak di persilahkan duduk tapi dia berinisiatif sendiri .
Selir Purou mengepalkan tangan nya di balik hanfu menahan amarah yang kini sedang memuncak
" berani sekali dia mempermalukan ku" batin nya
" Que'er apa yang kau bicarakan ibunda mengerti kau tidak menyukai ibunda tapi sepertinya kau harus kembali belajar tentang etika sebagai seorang perempuan " ucap Selir Purou
" Jangan mengurusi ku urus saja putri putri mu yang penuh dengan drama " ucap Zhu Que
" Que'er kau sangat kelewatan , meskipun dia bukan ibu kandungmu tapi dia juga ibu mu kenapa kau bersikap tidak hormat " ucap Jendral Liu
" Aku bertanya sekali lagi apa alasan mu menampar kakak mu sendiri ? dia hanya ingin mengunjungi mu kenapa kau malah menamparnya " Lanjut nya
Selir Purou bersorak dalam hati begitupun kedua putri nya yang sedari tadi sudah menahan amarah ingin menghajar Zhu Que .
" Que'er katakan lah yang sebenar nya , kau tidak perlu takut aku akan menjaga mu " ucap Shen Zhi
Seketika hati Zhu Que luluh tapi segera dia tepis perasaan itu
" Sepertinya Jendral Liu sangat percaya pada nya , ahh benar dia adalah putri kesayangan mu tentu saja kau sangat mempercayai nya " ucap Zhu Que
" Berhentilah mengalihkan pembicaraan " ucap Jendral liu
" Baiklah aku juga sudah muak dengan drama ini . Asal kau tau saja Jendral Liu putri kesayangan mu yang membuat ulah di kediaman ku , dia selalu saja menggertak ku , dia mengunjungi ku hanya untuk memprovokasi ku , terserah kau mau percaya atau tidak aku juga tidak membutuhkan kepercayaan mu . Jika dia terus mengunjungi kediaman ku apalagi mengatai mendiang Ibundaku J****g maka jangan salah kan aku jika Putri kesayangan mu itu kehilangan kaki dan tangan nya " ucap Zhu Que yang mulai tak terkendali
Shen Zhi yang mendengar penuturan Zhu Que menggeram marah
Brakkk
" Berani nya kau Liu Sujin menghina Ibu ku , apa kau tidak menginginkan nyawa mu lagi " teriak Shen Zhi menggema
" Tidakkk dia memfitnah ku , Ayahanda aku tidak melakukan nya , ibunda aku tidak hikss " ucap Sujin terisak
" Fitnah ? hahahaha hapus air mata buaya mu itu , kau tau selama ini aku diam , aku selalu mengalah pada mu dan kakak mu fengjiu . bukankah selama ini kau yang selalu memfitnah ku ? Aku sangat muak dengan semua ini , aku bingung dan selalu bertanya tanya sebenar nya aku Anak siapa " ucap Zhu Que
" Hentikan omong kosong mu itu Liu Zhu Que kau tentu saja anak ku " ucap Jendral Liu
Zhu Que bangkit dari duduk nya dan berdiri di tengah aula
" Anak ? Anak yang terbuang maksud nya ? aku ragu apa kau benar benar mencintai ibu ku ? aku tidak tau kenapa kau tidak menginginkan ku ? atau karna ibu ku meninggal setelah melahirkan ku ? jika itu yang membuat mu mengabaikan ku selama ini kau sangat kejam Jendral Liu , apa kau pernah mengkhawatirkan ku ? apa kau pernah memikirkan perasaan ibu ku jika saja dia masih hidup dan kau mengabaikan anak yang sudah susah payah dia kandung dan dia lahirkan kira kira bagaimana perasaan nya ? Kau bahkan membuat ku tinggal dengan seorang pelayan tanpa pengawal . Kau mengasingkan ku tanpa mencari tau bukti dan kebenaran nya . Saat aku berada diambang kematian aku selalu berharap kau datang melindungi ku tapi semua hanya hayalan semata , kau tau betapa menderita nya aku ? betapa sulit nya aku ? kenapa ? kenapa kau tidak membunuh ku saja sejak dulu . Aku sangat lelah hikss.. Kau tidak pantas di sebut sebagai seorang AYAH . hikss,, hikss,,
dan berhentilah memanggil ku Que'er telinga ku sangat panas saat kau memanggil ku seperti itu "
Ucap Zhu Que mengeluarkan semua keluh kesah yang dia pendam selama ini
Dada nya sangat sakit dia tidak kuasa menahan tangis nya yang begitu putus asa
Shen Zhi yang melihat itu langsung mendekap adik nya dan membawa nya pergi menuju Paviliun Teratai
__ADS_1
Semua orang di aula tidak ada yang berani berbicara , semua pelayan dan pengawal yang mendengar tangisan Zhu Que merasa iba . mereka mengerti betapa menderitanya selama ini hidup Zhu Que
Jendral Liu tidak bisa berkata apa apa hatinya begitu sakit mendengar semua keluhan Zhu Que . Saat melihat Zhu Que menangis dia benar benar merasa menjadi orang yang sangat kejam
" Zhi'er maafkan aku , selama ini aku bodoh karna mengabaikan putri kita , aku memang tidak pantas di sebut sebagai ayah . Dia sangat membenci ku sekarang , aku tidak tau harus bagaimana menghadapi nya , Zhi'er tolong maafkan aku " batin jendral liu
Tidak terasa butiran bening menetes dari sudut mata nya . Selir Purou yang melihat nya menggertakan gigi
" Sial , kenapa dia menangisi j***g kecil itu " batin nya
" Liu Zhu Que kau memang tidak bisa dianggap remeh " batin Fengjiu
" Sampah kau akan benar benar mati di tangan ku " batin sujin*
Tanpa sepatah kata pun Jendral Liu bangkit dan meninggalkan aula dengan perasaan yang campur aduk
*****
Di sebuah Gazebo Paviliun Teratai terlihat Zhu Que yang masih terisak dengan emosi yang perlahan surut . Shen Zhi yang saat ini terus mendekap adik nya erat benar benar merasa hatinya di sayat sayat , dia merasa gagal menjadi seorang kakak . tak henti henti dia terus berucap
" Maafkan gege Que'er "
" Hiks.. berhentilah mengulang kata kata itu , sungguh menjengkel kan hiks " ucap Zhu Que dengan isakan nya . Entah kenapa dia tidak bisa berhenti menangis , dadanya benar benar sesak mungkin ini perasaan sang pemilik tubuh yang asli .
Entah harus tertawa atau menangis , Shen zhi benar benar di buat gemas oleh tingkah Zhu Que yang seperti ini
" Kau banyak berubah adik kecil , maafkan gege karna gege kau menjadi dingin seperti ini " Lirih Shen Zhi
" Tapi kau tetap saja cengeng " lanjutnya
" yaaaaa kau mengataiku " teriak Zhu Que
" heyyy diam lah kenapa berteriak , aku memang benar kan . Berhenti menangis sifat arogan mu bertolak belakang dengan keadaan mu yang sekarang " goda Shen Zhi
" Aku hanya bercanda " ucap Shen zhi mengacak acak rambut Zhu Que dengan perasaan sayang
" Jadi begini rasanya memiliki kakak " batin Zhu Que
Dengan kasar dia menghapus air mata nya dan berhenti menangis .
" Jiejie " teriak A Li yang baru selesai latihan bersama Jinxing
Shen Zhi mengernyitkan dahi pasalnya dia tidak mengenal anak laki laki yang baru saja memanggil adik nya dengan sebutan Jiejie
" Jie jie kenapa terlihat seperti barusaja menangis " ucap A Li memegang tangan nya Zhu Que
" Tidak apa apa , Mata jiejie kemasukan debu saat di Aula " ucap Zhu Que . A Li mengetahui Jiejie nya berbohong dia tidak menanyakan lebih lanjut karna dia pikir itu akan membuat jiejie nya sedih lagi .
" Siapa dia ? " tanya Shen zhi
" Salam tuan nama saya A Li " ucap A Li
" Dia adik angkat ku " jawab Zhu Que
" Kenapa kau tidak mengatakan nya pada ku " ucap Shen Zhi
" Apa peduli mu " jawab Zhu Que
" Maafkan aku " sendu Shen Zhi
" Berhenti meminta maaf , aku sudah memaafkan mu " ucap Zhu Que .
__ADS_1
Shen zhi yang mendengar itu langsung memeluk Zhu Que erat
" yaaa aku kehabisan nafas " keluh Zhu Que
Shen Zhi terkekeh dan melepaskan pelukan nya
" Gege kau sangat tampan kalau tersenyum , jika kau terus memasang wajah kaku seperti biasanya aku takut tidak ada yang ingin menikahimu " Ledek Zhu Que
Shen Zhi yang mendengar Zhu Que memanggilnya Gege hatinya menghangat .
" sudah lama aku tidak mendengar mu memanggil ku gege Que'er" batin nya
" Bagaimana dengan mu ? kau bahkan sangat menyeramkan di banding gadis gadis lain nya " timpal Shen zhi
" kauuu ... ahh sudah lah aku tak ingin berdebat " dengus Zhu Que
" Jiejie " panggil A Li
" Ahh adik ku tampan , maaf jiejie mengabaikan mu . A Li perkenalkan dia Tuan Muda Shen Zhi dia Gege ku dan sekarang dia juga Gege mu " ucap Zhu Que
A Li hanya mengangguk , dia memang sudah tau mengenai Shen Zhi , reputasi nya cukup baik di masyarakat . Banyak gadis gadis muda yang mengidola kan nya selain tampan dia juga sangat berjasa dalam hal menghadang musuh , dia telah mengikuti Jendral Liu berperang saat usia nya masih 10 tahun .
" Mulai sekarang aku adalah Gege mu juga , jadi panggil aku gege " ucap Shen Zhi
" En baik gege " ucap A Li antusias
" Que'er Li'er gege harus kembali kekediaman kalian baik baik lah disini " ucap Shen Zhi
" Kembalilah , aku tau kau sibuk " ucap Zhu Que
" Gege akan berkunjung lagi kan " tanya A Li
" Tentu saja "
Shen Zhi pun pergi dari Paviliun Teratai
Kini tinggalah Zhu Que dan A Li
" A Li kemana jiejie jinxing ?" tanya Zhu Que
" Jiejie Jinxing sedang berkultivasi , A Li tidak mau mengganggu jadi pergi jalan jalan keluar " jawab nya
" Jiejie lihat kultivasi mu berada di Tingkat Rendah menengah , kau pasti berusaha sangat keras " ucap Zhu Que
" Aku harus menjadi kuat untuk melindungi Jiejie " ucap nya antusias
" A Li Jiejie harap kau tidak memaksa kan diri , Jiejie memang senang kau menjadi kuat tapi jangan menyiksa diri mu paham " Ucap Zhu Que .
Sebenar nya dia kagum dengan A Li biasa nya anak seusia A Li akan berada di Tingkat Pemula Awal dan Menengah . Dia juga tau A Li bekerja keras dan setiap saat Latihan bersama Jinxing , jika Jinxing sibuk dia akan latihan sendiri . Zhu Que cukup terkesan dengan kegigihan nya .
" Baik Jiejie Maafkan A Li , Jiejie jangan khawatir A Li tidak akan menyulitkan Jiejie dan Jiejie Jinxing " ucap nya
Zhu Que tersenyum hangat di balik cadar . Dia mengusap lembut puncak Kepala A Li
" Anak baik , sepertinya Jiejie Jinxing sudah selesai berkultivasi ayo temui dia . Setelah ini Jiejie masih ada urusan " ucap Zhu Que
.
.
.
__ADS_1
Hola guys .. Maaf ya Up nya agak telat