Consort Of The God Of Death

Consort Of The God Of Death
Mengungkapkan Identitas


__ADS_3

Tidak , jiejie sangat lelah sekarang " ucap Zhu Que


..." Baiklah ayoo kita makan Jiejie Que Jiejie Jinxing " ucap A Li antusias...


...Zhu Que menggelengkan kepala nya melihat tingkah A Li dan mengikutinya masuk kedalam kamar Zhu Que...


...--------------------------------...


Setelah selesai makan bersama Zhu Que meminta Jinxing untuk di siapkan peralatan yang dia butuhkan untuk menggambar Desain pakaian .


Zhu Que terlihat sibuk membuat desain pakaian untuk anggota organisasi nya dan Juga Pakaian kebesaran Demon Queen . Desain nya cukup sederhana namun tampak elegan , Zhu Que sengaja membuat Desain pakaian nya seperti di Zaman Modern agar tampak berbeda dari yang lain dan dia juga membuat desain topeng senada dengan warna pakaian nya .


Setelah menyelesaikan desain pakaian Zhu Que merasa bosan dan dia memutuskan untuk pergi ke ruang dimensi menemui Zeus dan Trotter


" Kenapa wajah mu di tekuk seperti itu Que'er " ucap Trotter


" Aku bingung mau cerita dari mana tapi aku tidak ingin terus menerus membohongi kalian " ucap nya sendu


" Ceritakan saja dari mana pun kita akan mengerti " ucap Zeus


" Jika aku mengatakan nya apa kalian akan memaafkan ku " ucap Zhu Que


" Kita pasti akan memaafkan mu Que'er apapun itu " ucap Zeus meyakinkan


" Baiklah aku tidak peduli kalian akan memaafkanku atau membenci ku karna berbohong tapi aku harus mengatakan yang sebenar nya . Aku bukan Liu Zhu Que " ucap Zhu Que


" Kalau bukan Zhu Que terus siapa ? kau jangan bercanda Que'er hahaha " ucap Zeus dengan tawa nya


" Ishh aku serius . Aku berasal dari masa depan nama ku Vheeronica Hidden aku mati di bunuh lalu menempati tubuh Liu Zhu Que " ucap nya


" Jadi kau berasal dari masa depan ? " Zeus memandang lekat Zhu Que


" Ya begitulah , aku tidak tau kenapa bisa bertransmigrasi ke zaman ini "


" Kau Zhu Que atau Vheeronica aku tidak peduli , yang ku tau kau adalah adik kecil ku " ucap Trotter dengan wajah dingin


Hati Zhu Que menghangat mendengar penuturan Trotter , Pria dengan wajah kaku itu ternyata bisa melontarkan kata kata yang menghangatkan seperti itu .


" Ckckck ,, Jika kau ingin berubah menjadi romantis berhentilah menggunakan ekspresi seperti itu " ledek Zeus


Trotter memutar bola matanya jengah


" Kalian tidak membenci ku karna berbohong selama ini ? " tanya Zhu Que


" Tidak " ucap mereka serempak


" kalian yang terbaik " Zhu Que memeluk Trotter dan Zeus bergantian


" Baiklah sepertinya aku harus kembali byeee byee "


Zhu Que menghilang dalam sekejap dari pandangan Zeus dan Trotter


" Aishh anak itu benar benar padahal aku masih ingin bersama nya , hufftthh nasib ku sungguh sial sedari dulu harus hidup berdampingan dengan gunung Es " dengus Zeus


" Kau pikir aku suka hidup dengan burung payah seperti mu " Trotter meninggalkan Zeus yang membuang nafas nya kasar


" Lihatt ,, bahkan dia sangat tidak berperasaan huh " gumam Zeus


******


Setelah kembali dari Ruang dimensi Zhu Que merasa kantuk nya menyerang , dia berbaring dan perlahan mata nya terpejam .


" Xu'er apa kau bahagia " tanya seorang wanita cantik dengan perut yang membuncit .


" Apa maksud mu Que'er tentu saja aku bahagia , apalagi aku akan menjadi seorang ayah sekarang " Ucap seorang Pria yang kini sedang mengelus perut wanita tersebut


Zhu Que berdiri tepat di belakang pasangan yang bisa kita tau mereka adalah suami istri


" Siapa mereka ? kenapa aku tidak bisa melihat wajah nya dengan jelas " gumam Zhu Que yang terus memperhatikan mereka


Pandangan Zhu Que menggelap , tiba tiba seberkas cahaya muncul


Zhu Que terus mengikuti cahaya tersebut hingga sampailah dia di sebuah halaman luas


" Ibunda ayo tangkap akuuu " terlihat seorang anak laki laki yang berumur sekitar 3 tahun sedang berlarian kesana kamari


Zhu Que terus memperhatikan anak itu . Meskipun wajah nya tidak bisa Zhu Que lihat dengan jelas tapi dia yakin kalau anak itu pasti menggemaskan dengan tubuh yang sangat gembul .


" Sayang jangan lari lari nanti kau terjatuh " ucap wanita yang di panggil ibunda tersebut

__ADS_1


Sedang asik bermain , datanglah seorang pelayan mengantar kan makanan untuk anak tersebut .


" Hormat Permaisuri , Hormat Putra Mahkota . Nubi mengantarkan makanan kesukaan Putra mahkota " ucap pelayan tersebut


" Ibundaa akuu mau makann " ucap anak itu antusias


" baiklah ,, ibunda ada urusan sebentar kau tinggal disini dulu tidak apa kan ? nanti ibunda kembali lagi kesini " ucap wanita itu


" tidakk apa ibunda "


" Jangan nakal ya sayang ,, Cup " Wanita tersebut mencium pipi tembem anak itu


Kemudian pergi meninggalkan nya dan pelayan kepercayaan nya . Tanpa siapapun sadari pelayan itu membawa belati yang sudah di beri racun mematikan .


" Jangann ,, ohh sialll kenapa ibunya begitu bodoh meninggalkan anak itu " Ucap Zhu Que frustasi . Dia ingin sekali membantu dan menghentikan pelayan itu tapi dia bahkan tidak dapat menyentuh dan dilihat oleh mereka


Saat pengawal sedang lengah . Pelayan tersebut menancap kan belatii tepat di dada anak itu .


" Jangaaannnn ,, akhh kumohon anak kecil tidak berdosa , dasar pelayan k******t jika aku bisa menyentuh mu akan ku cincang kau " Teriak Zhu Que berlari kearah anak itu , tapi dia tidak bisa melakukan apapun .


Air mata nya menetes saat melihat tubuh mungil itu bersimbah darah


" Kenapa dadaku sangat sakitt "


******


" Nonaaa , nonaa bangunn "


Perlahan mata Zhu Que terbuka dan melihat sekitar


" Mana anak itu " ucap nya


Jinxing mengernyitkan dahi nya


" Anak ? anak apa nona ? " tanya nya bingung


" Jinxingg ,,, hikss dia mati di bunuh oleh pelayan sialan itu hiks,, Ak,,aku tidak tau ke,kenapa sangat sedih hiks hatiku sangat sakit " ucap Zhu Que dengan tangisan yang semakin menjadi


" Nona ada apa ? kenapa nona menangis ? dia siapa ? tadi nona tidur sambil menangis " Jinxing kelabakan . Dia sangat sedih melihat nona nya menangis pilu tapi dia tidak tau apa yang menyebabkan nya menangis


" sebenar nya siapa sepasang suami istri dan juga anak yang di bunuh itu , kenapa aku merasa familiar dengan mereka . Kenapa aku harus bermimpi itu lagi " batin Zhu Que


" Aku hanya bermimpi buruk saja tidak ada apa apa " ucap nya


" nona pasti menyembunyikan sesuatu , sebenar nya nona kenapa ? " batin Jinxing


" Jinxing tolong siapkan aku air untuk mandi , badan ku sangat tidak enak " ucap Zhu Que


" Baik nona , aku akan menyiapkan nya " Jinxing pergi untuk menyiapkan air mandi .


Zhu Que masih sibuk dengan pikiran nya hingga Jinxing yang memanggil nya pun dia abaikan


" Nonaa " panggil Jinxing


" eehh iya " ucap nya


" aishh kenpa nona melamun ? apa nona tidak enak badan ? ah aku sampai lupa air nya sudah siap " ucap Jinxing


" aku baik baik saja , terimakasih kau siapkan saja sarapan untuk kita " ucap Zhu Que yang diangguki Jinxing


Zhu Que memulai ritual mandi nya . setelah selesai dia di bantu Jinxing menata rambut dan dilanjut dengan acara sarapan bersama A Li dan Jinxing .


Entah kenapa dia terus terpikir akan mimpi semalam , karna begitu penat dia duduk di gazebo untuk meminum teh yang disiapkan Jinxing .


" Hahh ,, sebenar nya rahasia apa di balik mimpi itu jika itu hanya bunga tidur bagaimana mungkin aku terus menerus memimpikan dua pasutri itu , jangan jangan itu kepingan ingatan pemilik tubuh ini ? tapi pemilik tubuh ini kan belum menikah . Aku ingat pria itu memanggil wanitanya Que'er , sebenarnya teka teki apa ini arghhh " gumam Zhu Que frustasi


" Nona apa anda membutuhkan sesuatu " tanya Jinxing yang kini berada di hadapan nya


" Tidak , duduk lah " ucap Zhu Que


Jinxing pun duduk dia berhadapan dengan Zhu Que , sebenar nya dia ingin menolak tapi mengingat nona nya tidak suka di bantah dia pun menyerah .


" Jinxing apakah aku sudah pernah menikah dan punya anak " tanya Zhu Que


" Apa maksud nona ? nona belum menikah . Seharusnya nona sudah menikah dengan putra mahkota Yi Huai tapii ,," Jinxing tertunduk


" Aishh sudah lah jangan di bahas lagi " Ucap Zhu Que


" Bagaimana keadaan di kediaman utama ? " lanjut Zhu Que

__ADS_1


" Semua nya baik . Tapi aku mendengar putri kedua di hukum untuk menyalin pelajaran tentang tatakrama oleh Jendral Liu dan dia tidak boleh keluar dari kediaman selama 3 hari " ucap Jinxing


" Cihh , Hukuman macam apa itu " dengus Zhu Que


" ah aku hampir lupa , Jinxing nanti kau jaga kediaman aku akan menemui Chen gege "


" Bukan kah nona sudah pergi kemarin ? "


" Aku masih ada urusan di sana kau jaga A Li , tapi kemana dia sekarang ? " tanya Zhu Que


" A Li sangat rajin nona , dia sedang membaca di kediaman nya "


" Dia memang tidak mengecewakan . Nanti aku akan memasukan nya ke sekolah agar dia bisa belajar lebih banyak disana " ucap Zhu Que


" nona sangat baik " ucap Jinxing


" kau ini terlalu memuji "


Mereka pun terhanyut dalam pembicaraan .


****


Waktu terus berjalan terlihat siang yang sudah berganti malam .


Kini Zhu Que sudah berada di markas Underground dengan 1000 orang dihadapan nya berbaris rapi .


Zhu Que mengeluarkan sebuah Bola Kristal , dia meminta mereka semua untuk menguji apa saja elemen yang mereka miliki . Satu persatu maju kedepan .


Zhu Que sangat puas dengan mereka 70% dari mereka mempunyai 2 elemen . Zhu Que memberi mereka semua Pil Peningkat Kultivasi .


" Kalian tingkatkan lah Kultivasi dan seni bela diri kalian , kalian juga harus belajar ilmu alkemist dan juga formasi . Nanti aku akan membagi kalian menjadi beberapa kelompok sesuai kemampuan masing masing . Aku harap kalian tidak mengecewakan ku " Ucap Zhu Que


" Baik Demon Queen " ucap mereka


" Istirahat lah , kalian pasti lelah " ucap Zhu Que


Mereka semua meninggalkan aula kecuali Zhu Que dan Chen


" Chen Gege terimakasih sudah bekerja keras " ucap Zhu Que


" Itu adalah tugas ku Que'er " ucap nya


" Apakah 801 orang itu semua budak budak yang Chen gege beli ? " tanya Zhu Que


" Tidak , ada juga yang dari kalangan pengemis dan orang orang yang hidup sebatangkara dengan kemiskinan . Sebenar nya aku berhasil mengumpul kan 1600 orang tapi semua orang itu aku pilih terlebih dahulu dan hanya menyisakan 801 orang yang masuk kriteria cocok untuk anggota , sisa nya aku berikan beberapa koin emas untuk mereka agar mereka bisa hidup dengan layak . Jadi Anggota kita sekarang ada 1000 orang jika di gabungkan dengan anggota yang dulu " Ucap Chen panjang lebar


" Kau memang tidak mengecewakan Chen Gege . oh iya aku membawa desain pakaian yang ku buat dan ini aku membawa beberapa koin emas untuk tambahan jika ada beberapa yang kurang " ucap Zhu Que


" Que'er kenapa kau terus memberikan koin emas , aku tidak bisa terus mengambil nya , koin emas yang kau berikan kemarin masih cukup banyak " ucap Chen


" Ayolah gege tidak apa apa , anggap saja ini untuk menghidupi Anggota anggota Underground untuk beberapa waktu kedepan "


" Baiklah " pasrah Chen


" Aku harus pulang , aku akan berkunjung lagi setelah acara ulang tahun kaisar nanti . Aku akan mengandalkan Chen Gege lagi " Ucap Zhu Que


" Kau tenang saja , aku akan melatih mereka semua "


" Yasudah aku pergi dulu byee " Zhu Que pergi meninggalkan Chen yang masih di aula


" Bey by byee itu apa " gumam Chen kebingungan sendiri


" Ah sudahlah " Chen meninggalkan aula dan pergi untuk beristirahat .


*****


Zhu Que berjalan menggunakan Qinggong nya melewati atap demi atap rumah orang hingga sampai di kediaman nya . Dia segera mengganti pakaian agar tidak ada yang curiga kalau dia pergi keluar


" huuhhh lelah nya " Zhu Que sedang asik merebahkan dirinya di tempat tidur


" Persediaan Pil ku sudah hampir habis Aku harus membuat Pil Pil lagi bersama Zeus gege dan Trotter gege nanti "


Sedang asik dengan pikiran nya tiba tiba terdengar suara derap kaki yang berasal dari atap kamar Zhu Que . Seringai muncul di sudut bibir cantik Zhu Que , dia langsung memakai cadar dan pura pura tertidur . Dia menerawang dan melihat sekitar 5 orang berpakaian hitam yang sedang mendekat ke arah nya .


" Rupanya permainan akan segera di mulai " batin Zhu Que


.


.

__ADS_1


__ADS_2