
Vhee menyeringai menatap acha sinis
"kenapa ?" tanya vhee
" kenapa ? masih tanya kenapa ? gue benci sama Lo vhee , semua yang Lo mau mudah Lo dapetin bahkan pria yang gue cintai sejak 5 tahun malah cinta sama Lo , saat gue berhasil membuat robby perlahan cinta sama gue , gue bertekad buat renggut semua kebahagiaan yang Lo punya " teriak acha dengan emosi yang menggebu gebu
"Achaaaa s****n cukupp" bentak robby
Vhee hanya menatap remeh acha , tanpa acha dan robby sadari vhee mengeluarkan pistol yang sedari tadi dia sembunyikan di belakang baju nya
"m..iris g..gue lihat lo ch..cha" ucap vhee terbata bata menahan sakit
"sayang tolong bertahan sebentar lagi , ambulance menuju kesini" ucap robby sambil memeluk tubuh pujaan hatinya yang dilumuri banyak darah
"ucapkan kata² terakhir" seringai acha menodongkan pistol ke arah vhee
Dooorrrrr .. Dooorrrrrr
Acha dan Vhee saling menembakk
uhukkkkk
seteguk darah keluar dari mulut kedua nya
"Sayanggggg" teriak robby
"Acha dasar j****g apa yang Lo lakuin" teriak robby penuh emosi
"Acha say..ang , k.kalau gue mati Lo ju..uga harus ikut ke ner..aka" ucap vhee terbata lalu terkekeh
"Si..all" ucap acha lalu menghembuskan nafas terakhir nya
"Sayang kamu harus kuatt,, aku mohonn bertahan lah Maafin aku , tolong bertahan kamu boleh hukum aku tapi kamu harus bertahan" ucap robby berkaca kaca
"By a..ak.u udah ma..afin k..kam.u , hi.dup lah ba..ha.agia" ucap vhee sebelum nafas nya benar benar berhenti berhembus
"Enggakkkk .. sayangggg jangann tinggalin akuu , aku mohon bangunnn " teriak roby tak kuasa menahan air matanya
Dan pada akhirnya hanya penyesalan yang tersisa
__ADS_1
*****
"uugghhh"
vhee membuka matanya , pandangan nya kabur dan perlahan lahan menjadi jelas.
"Dimana ini" batin nya
vhee mengedarkan pandangan nya , melihat kesekitar yang terasa sangat kuno
"dimana ini ? kenapa semuanya terlihat kuno bukan nya tadi aku di apartemen robby ? apa robby menjual ku ? aishhh.. " gerutuu Vhee
"aaarrrggghhhhhhhhh akuuu diimanaaaaa" teriak Vhee
tiba tiba terdergar suara langkah kaki
"Tuan putrii anda sudah siuman ,, syukurlahh nubi kiraa .. hikss.. tuan putrii akan meninggalkan nubii hikss" ucap seorang gadis muda dengan pakaian aneh berdiri disamping nya sambil menangis
Vhee hanya melihat gadis muda itu mengamatinya dari atas sampai bawah
"apa aku di jual ke china ?" tanya vhee
"ampun tuan putri , maksud anda apa nubi tidak mengeri , ampuni nubi ini yang bodoh" ucap gadis itu sambil bersujud
"eeehhh bangunn ngapain sih sujud sujud dikira aku tuhan , bangun" ucap vhee dingin
gadis itu mendongakan kepala nya , hawa dingin menerpa tubuh nya
"apa ini sungguh putri , kenapa aura nya sangat berbeda" batin gadis tersebut
"ckk ,, ayo bangun aku mau tanya sekarang ini tahun berapa ? " tanya vhee
melihat raut wajah bingung gadis itu vhee menjadi kesal
"Sekarang dinasti apa ?" tanya vhee asal
"Ampun tuan putri sekarang Dinasti Han" ucapnya
jeeedarrrr
__ADS_1
bak disambar petir di siang bolong Vhee tak bisa menutupi keterkejutan nya
"jadi aku bertransmigrasi , bukan nya itu hanya cerita di novel novel saja , ternyata tuhan memberikan ku kesempatan untuk hidup kedua kalinya" batin vhee
"Tuan putri" panggil gadis muda yang kebingungan melihat tuan nya melamun
"eehh iya ada apa ?" tanya vhee
"apa tuan putri mengingat hamba ?" tanya nya
"Kamu siapa ?" ucap vhee
sontakk gadis itu terkejut
apa tuan nya benar benar hilang ingatan
"tuan putri nama hamba jinxing , hamba adalah pelayan pribadi tuan putri" ucap gadis bernama jinxing tersebut
"ampun tuan putri jika hamba lancang tapi apakah tuan putri mengalami hilang ingatan" tambah nya
"Sepertinya ingatan ku hilang , bisakah kamu menceritakan segalanya ?" ucap vhee
melihat keraguan di wajah jinxing vhee pun menghela nafas nya
"jinxing apapun yang terjadi di masa lalu ceritakan saja semuanya , jangan ragu aku tidak apa apa" yakin vhee
"baik putri , hamba akan menceritakan segalanya " ucap jinxing
.
.
.
.
yoooo next chapter selanjutnya yaa
.
__ADS_1