Consort Of The God Of Death

Consort Of The God Of Death
Malam Panjang Zhu Que dan Hua Yun ?


__ADS_3

...Setelah berpamitan , Zhu Que dan Hua Yun meninggalkan Kediaman Jendral Besar dan Kembali Ke Istana ....


...--------------------------------...


Setelah sampai di istana , Zhu Que kembali ke Paviliun nya . Sedangkan Hua Yun pergi menemui Kaisar .


Sebelum Hua Yun pergi , dia sempat berpesan kepada Zhu Que jika dia akan bermalam di kediaman Zhu Que . Dan itu membuat Zhu Que kini bergelut dengan pikiran nya . bagaimana cara agar menghindari sesuatu yang akan terjadi jika sepasang suami istri berada di satu kamar ? pikir Zhu Que .


" Arghh .. ngapain juga si bodoh itu janji kesini , kenapa gak sama gundik nya aja " gerutu Zhu Que


Sedang asik dengan pikiran nya , tiba tiba pintu di ketuk seseorang .


tok tok tok


" siapa tuh , jangan jangan pangeran bodoh itu lagi " batin Zhu Que


Cklekk


Bertepatan dengan pintu terbuka , Zhu Que bisa melihat sosok yang saat ini sedang tersenyum manis pada nya .


" huhh ternyata benar dia " batin Zhu Que


" Apa aku lama " tanya Hua Yun


" Tidak " ucap Zhu Que dengan senyum paksaan yang di buat semanis mungkin


Hua Yun mendekati Zhu Que dan duduk di samping nya .


" Apa Kaisar ada masalah ? " tanya Zhu Que


" Tidak . Kaisar hanya membicarakan rencana untuk pengangkatan Permaisuri baru " ucap Hua Yun


" Oh "


Hua Yun terus memandang Zhu Que dengan tatapan aneh , dan itu membuat Zhu Que sangat risih


" ingin sekali ku keluarkan dua bola mata nya itu agar tidak menatap ku dengan tatapan menjijikan penuh nafsu seperti itu " batin Zhu Que


Hua Yun mendekatkan wajah nya ke arah Zhu Que , hembusan nafas Hua Yun bisa Zhu Que rasakan . Semakin dekat dan__


" uhuk " Zhu Que memalingkan wajah nya


" ada apa Que'er " tanya Hua Yun


" Hah .. emm t..tidak ak.aku hanya tidak biasa " cicit Zhu Que


Hua Yun tersenyum saat mengetahui betapa polos nya gadis yang kini berada di hadapan nya . gak tahu aja kalau Zhu Que gak sepolos yang dia kira:v


Ada ketertarikan di lubuk hati Hua Yun saat melihat Zhu Que , namun segera dia tepis perasaan itu , Hua Yun berpikir mungkin karena Zhu Que sangat cantik jadi dia tertarik . Tapi hatinya akan tetap untuk wanita dari Kekaisaran Jing yang sudah dia cintai sejak 6 tahun lama nya .


Zhu Que merasa gelisah bagaimana cara dia menolak Hua Yun . Akhirnya Zhu Que memiliki sebuah ide .


" Pangeran , saya sudah menyiapkan sebuah arak untuk kita malam ini " ucap Zhu Que


" benarkah ? " kata Hua Yun


" Tentu saja , saya menyiapkan nya khusus untuk pangeran . Jadi tunggulah sebentar , saya akan membawakan nya " ucap Zhu Que


" kenapa tidak suruh pelayan saja " ucap Hua Yun


" tidak , ini sangat special . Jadi saya yang akan mengambil nya sendiri " ucap Zhu Que


" Baiklah , tapi jangan terlalu lama "


Zhu Que bangkit dari tempat tidur dan bergegas mencari Jinxing .


Hua Yun menghela nafas nya berat , entah apa yang sekarang dia pikirkan , hati nya merasa bersalah terhadap Zhu Que . Sebenar nya dia memang menyukai Zhu Que hanya saja tidak sampai tahap jatuh cinta , hatinya sudah sepenuh nya dia berikan untung Jing Liao .


Cklek


Terlihat Zhu Que yang kini tersenyum manis ke arah Hua Yun .


" Apa aku lama " tanya Zhu Que sembari meletakan nampan yang dia bawa .


" Tidak " ucap Hua Yun


Zhu Que menuangkan arak tersebut kedalam dua cangkir kecil . Setelah nya dia mengajak Hua Yun untuk bersulang


" bagaimana ? " tanya Zhu Que


" arak nya luar biasa " ucap Hua Yun


" syukurlah jika kau menyukai nya sayang " ucap Zhu Que


Hua Yun mengernyit , sejak kapan Zhu Que mau memanggil nya sayang ? .


Melihat perubahan raut wajah Hua Yun , Zhu Que langsung berkata


" emm maaf apa kau tidak suka aku memanggil mu sayang " tanya Zhu Que dengan menundukan kepala nya


" ah tidak Que'er , hanya saja aku tidak menyangka kau akan memanggil ku sangat intim seperti itu dan aku menyukai nya " ucap Hua Yun


Zhu Que tersipu dan itu semakin membuat Hua Yun gemas . Perlahan Hua Yun menarik Zhu Que agar duduk di pangkuan nya . Wajah Hua Yun semakin mendekat ke arah Zhu Que .


Kilatan nafsu terlihat di kedua bola mata Hua Yun , hingga akhirnya benda kenyal itu saling berpagutan . Hua Yun melum** bibir manis itu dengan lembut , hingga akhirnya Ciu*an itu menjadi penuh nafsu .

__ADS_1


Dan terjadilah malam yang begitu menggairahkan dengan suara erotis yang di keluarkan oleh dua sejoli yang saling melampiaskan kenikmatan itu .


***


Matahari kian nampak dengan malu malu , burung burung berkicauan diantara pohon pohon . Kini seorang pria tengah tidur tanpa adanya tanda tanda ingin bangun dari kasur empuk nya . Mungkin akibat dari permainan menggairahkan yang semalam dia lakukan .


" Pangeran " suara merdu itu mengalun di pendengaran nya


" Pangeran ayo bangun , pengawal mu sudah menunggu di depan "


" Iya sayang sebentar " ucap nya dengan suara khas bangun tidur


" Ayo bangun "


Hua Yun terpaksa membuka mata nya , pemandangan pertama yang dia lihat adalah seorang wanita cantik yang juga ikut menghabiskan malam yang panjang dengan nya .


" Aku masih ingin disini bersama mu " ucap Hua Yun


" Ayo bangun pangeran " ucap Zhu Que


" Iya iya aku akan bangun . Tapi apa kau baik baik saja Que'er ? apa aku terlalu kasar semalam ? " tanya Hua Yun


" emmhh itu ten..tentu saj..a " ucap Zhu Que


Hua Yun tersenyum dan bangkit dari tempat tidur nya dengan bergulung selimut lalu mendekati Zhu Que dan mengelus puncak kepala nya . Setelah itu Hua Yun pergi ke pemandian .


" dasar bodoh " batin Zhu Que


Hua Yun menyelesaikan mandi nya dengan para pelayan yang membantu nya untuk berpakaian . Seharus nya Zhu Que yang membantu nya , tapi dia tidak pernah sudi membantu Hua Yun berpakaian . Jika saja Hua Yun bukan orang yang Licik seperti sekarang , mungkin Zhu Que akan dengan senang hati mengurus nya . Hua Yun pun tidak keberatan saat Zhu Que memberitahunya jika dia belum belajar bagaimana membantu seseorang berpakaian . Untung saja alasan konyol itu Hua Yun masih saja percaya pada nya .


" Apa sudah selesai " tanya Zhu Que


" Sudah " ucap Hua Yun


" Aku akan kembali ke ruang kerja , kau beristirahatlah disini . Kau pasti kelelahan karna semalam " ucap Hua Yun


" baiklah , aku akan mengantarkan mu sampai depan " ucap Zhu Que


" Tidak usah , beristirahatlah disini "


" Baiklah " ucap Zhu Que


**


Selepas kepergian Hua Yun , Zhu Que meminta para pengawal untuk berjaga di depan kamar nya agar tidak ada satu orang pun yang masuk dan mengganggu nya .


Tanpa menunggu lama , Zhu Que berteleportasi untuk pergi berkunjung ke markas Underground .


" hufthh .. selamat sampai tujuan " gumam Zhu Que


" Hormat Queen " ucap anggota underground yang melihat Zhu Que berdiri di depan gerbang masuk ke markas .


" Wakil Chen sedang berada di dalam , kebetulan ada seorang tamu yang bertamu dengan nya . Tadi dia membuat keributan disini " ucap salah satu Anggota Underground


" Siapa yang berani membuat onar di markas ini " ucap Zhu Que dingin


" menjawab Queen , hamba dengar bahwa dia adalah selir baru dari Putra Mahkota Zhao "


Setelah mendengar siapa yang datang , Zhu Que langsung melesat kedalam untuk menemui Chen . Dan benar saja , saat ini Zhu Que melihat Chen sedang berbicara dengan Jing Liao di ruangan khusus tempat tamu yang akan menyewa Anggota Underground .


" untuk apa dia kemari " batin Zhu Que


" Salam Queen " ucap Chen yang kini menyadari kedatangan Zhu Que .


" Salam Demon Queen , suatu kehormatan bisa bertemu dengan anda " ucap Jing Liao


Zhu Que tersenyum miring . Sesungguhnya dia geram dengan Jing Liao , tapi dia tidak boleh ceroboh agar identitas nya tidak terungkap .


Zhu Que memilih duduk di salah satu kursi yang ada di sana , sembari mendengarkan apa tujuan wanita itu datang kemari .


" Jadi ada apa Selir Liao kemari , aku dengar kau bahkan membuat keributan di sini " ucap Zhu Que yang kini menyamarkan suara nya


" emm.. itu saya minta maaf . s..saya datang kemari ingin meminta bantuan " ucap Jing Liao


" Jadi ? " tanya Zhu Que sembari mengambil salah satu buku yang ada di meja tepat di depan nya .


" Saya mempunyai dua permintaan , saya harap Demon Queen tidak keberatan dengan apa yang saya inginkan nanti nya " ucap Jing Liao


" Lanjutkan " ucap Zhu Que dingin yang kini fokus membaca tanpa mengalihkan pandangan nya .


Jing Liao menelan saliva nya kasar , dia merasa kesulitan hanya untuk sekedar berbicara dengan Demon Queen .


" S..saya ingin membeli Pil Pelemah Kandungan agar seseorang tidak bisa mengandung "


Mendengar ucapan Jing Liao , Zhu Que menghentikan kegiatan membaca nya dan menatap Jing Liao tajam .


" Untuk apa pil itu " tanya Zhu Que


" apa untuk putri mahkota " lanjut nya


Jing Liao gelagapan


" it..itu bu..bukan , bukan untuk dia tapi ada lagi " ucap Jing Liao


" Untuk Putri Ketiga Jendral Besar ? Liu Zhu Que " ucap Zhu Que menekan kan kata terakhir

__ADS_1


Chen yang mendengar Zhu Que menyebutkan nama nya sendiri merasa bingung .


" Bagai..bagaimana Demon Queen tahu " ucap Jing Liao tergagap


Chen membelalakan mata nya , rahang nya kini mengeras dengan wajah yang sudah memerah menahan amarah . Bagaimana bisa wanita ini berniat mencelakai Zhu Que . Dengan konyol nya bahkan dia mengaku sendiri di depan orang nya . Ya anggap saja itu kesialan dia karna tidak tahu jika DemonQueen adalah orang yang ingin dia celakai .


Melihat Chen yang kini di selimuti kabut amarah , Zhu Que mencoba bertelepati dengan nya agar menahan amarah nya itu . Chen memejamkan mata untuk menahan agar tidak membunuh Jing Liao sekarang juga .


" Aku tahu hubungan gelap mu dengan Pangeran Ketiga , dan aku tahu tujuan mu kemari untuk menyewa anggota ku agar membantu nya untuk melakukan pemberontakan . Apakah tebakan ku benar " ucap Zhu Que menyeringai


Jing Liao memucat , dia tidak pernah berpikir jika Demon Queen akan sangat hebat seperti yang dirumorkan . Dan sekarang dia mendapatkan fakta yang memang benar jika Demon Queen dan Anggota Underground sangat luar biasa dengan semua rahasia yang mereka ketahui .


" Apakah Demon Queen akan merahasiakan ini semua " tanya Jing Liao


" tentu saja , privasi pelanggan kami akan selalu aman " ucap Zhu Que


" huhh syukurlah .. Jadi apakah Demon Queen bisa membantu saya mengabulkan keinginan saya " tanya Jing Liao


" Aku rasa kau sangat menyukai pangeran ketiga , sampai kau berbuat sejauh ini , bahkan berniat mencelakai istri sah nya " ucap Zhu Que


" Demon Queen benar . Tapi saya berharap Demon Queen tidak akan ikut campur dalam masalah asmara saya " ucap Jing Liao


" hahaha Kau pikir aku peduli ? kau tenang saja " ucap Zhu Que


" Aku akan membantu mu " final Zhu Que yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Chen


Jing Liao bersorak dalam hati saat Zhu Que menyetujui keinginan nya .


" Baiklah saya akan membayar mahal jika semua sudah berhasil . Dan ini untuk bayaran Pil juga uang muka untuk penyewaan 100 anggota Underground " ucap Jing Liao sembari menyerahkan beberapa koin emas .


Jing Liao ingin sekali menyewa anggota Underground lebih dari 100 orang . Namun mengingat harga yang harus di keluarkan cukup fantastis jadi dia hanya akan menyewa 100 saja . Meskipun hanya 100 orang tapi anggota Underground akan mampu melawan 3000 prajurit biasa .


Zhu Que memberi kode kepada Chen agar mengambilkan Pil yang Jing Liao minta . Chen dengan kesal nya mengambil satu botol porselan dan memberikan nya kepada Jing Liao .


Jing Liao tampak antusias saat melihat Pil Pelemah Kandungan dengan Penyempurnaan 100% itu .


Setelah menyelesaikan kesepakatan . Jing Liao kembali ke istana sebelum ada orang yang tahu jika dia tidak ada di Kediaman .


Kini tinggalah Chen dan Zhu Que di ruangan itu . Chen yang sudah menatap Zhu Que horror meminta penjelasan .


" Ayolah ge , jangan menatap ku seperti itu " ucap Zhu Que


" Baiklah . Katakan yang sejujur nya " ucap Chen


" Dia memang kekasih dari pria bajinga* itu . Ah sial nya sekarang dia adalah suami ku " dengus Zhu Que


" kau membiarkan mereka ? " marah Chen


" aku akan membunuh mereka segera " Chen beranjak dari duduk nya dengan mengepalkan kedua tangan nya .


" Geee dengarkan dulu " Zhu Que menahan Chen dan menyuruh nya untuk duduk kembali


" Dengar kan aku ge , aku juga baru tahu jika mereka pasangan . cih , waktu itu aku tidak sengaja melihat mereka sedang bermesraan di kamar Hua Yun . Dan aku juga mendengar rencana mereka yang ingin menguasai tahta "


" kenapa bisa wanita itu masuk kesana dan kau tidak mengetahui nya . Brengse* beraninya pangeran sialan itu mengkhianati mu " geram Chen


" waktu itu aku sengaja berpura pura datang bulan agar " Zhu Que menggantung perkataan nya


Chen tertawa saat mengetahui apa yang dimaksud oleh Zhu Que


" Kau takut akan malam pertama ? " tanya Chen sembari terkekeh


" berhentilah tertawa " dengus Zhu Que


" yayaya terserah lah . Jadi mereka ingin memanfaatkan mu bukan begitu ? kau adalah putri dari jendral yang menguasai kemiliteran terkuat di kekaisaran ini . Jadi aku rasa Pangeran itu ingin mengambil alih kekuatan militer milik ayah mu " ucap Chen


" Ya tebakan mu benar ge " ucap Zhu Que


" tapi apa kau benar benar belum di sentuh oleh bajinga* itu kan " tanya Chen


" Kau tahu ge , semalam aku hampir di sentuh oleh tubuh kotor nya itu . Untung saja aku cerdik " Zhu Que menyeringai saat dia mengingat kejadian semalam


" Benarkah ? bagaimana bisa , bukankah sangat sulit menghindari hal semacam itu " tanya Chen


" Ahh kau ini , bukan Liu Zhu Que namanya kalau tidak memiliki seribu ide cemerlang " ucap Zhu Que berbangga diri


" ckckck percaya diri mu semakin meningkat saja " ucap chen


Zhu Que pun menceritakan tentang kejadian semalam kepada Chen . Chen yang fokus mendengarkan cerita Zhu Que tiba tiba tersentak dengan ucapan Zhu Que


" Jadi yang semalam melakukan itu bersama dia adalah pelayan kediaman mu ? " tanya Chen dengan raut wajah tercengang


" Ya , kau pikir aku sudi di sentuh bajinga* itu . Tidak sia sia aku belajar cara memanipulasi orang " ucap Zhu Que enteng


" lalu pelayan itu ? apa kau yakin dia tidak akan memberitahu kan kepada Pangeran itu " tanya Chen


" tentu saja aku yakin . Setelah pelayan itu merasakan kegagahan Hua Yun , aku langsung membunuh nya " ucap Zhu Que


" Kau sangat luar biasa Que'er . Julukan Demon Queen benar-benar sangat cocok untuk mu " Chen terkekeh


" Ya terserah lah "


" Jadi , apa yang selanjutnya akan kau lakukan kepada kedua pasangan kekasih itu " ucap Chen


" Tunggu mereka bergerak . Dan aku akan segera memberi hadiah yang cukup besar untuk kedua nya " ucap Zhu Que menyeringai

__ADS_1


.


.


__ADS_2