
...Zhu Que yang tau itu hanya alasan Jinxing karna rasa penasaran jinxing yang tingkat akut jadi dia akan membawa Jinxing berteleportasi Ke kediaman nya ....
...Zhu Que menggenggam tangan Jinxing dan memfokuskan pikiran nya . Dengan sesaat mereka kini sudah berada di kamar Zhu Que ....
...--------------------------------...
" Baiklah sekarang kau pergilah istirahat " ucap Zhu Que
" baik nona ehh Que'er "
Jinxing pun pamit undur diri dan meninggalkan Zhu Que yang kini duduk di tepi ranjang nya
" Huffttt ,,,, ternyata beban ku disini lebih berat , aku sangat merindukan Zaman ku , aku ingin kembali tapi aku sudah mati " Zhu Que melamun dengan berbagai macam pikiran , dia benar benar merindukan kehidupan nya yang dulu .
Tiba tiba Zeus dan Trotter berdiri di depan Zhu Que , sontak Zhu Que terkejut melihat kehadiran mereka
" Kalian mengagetkan ku " dengus Zhu Que
" Maaf " ucap mereka
" Ada apa ? " tanya Zhu Que
" Kita tau kau sedang berada di suasana hati yang buruk " ucap Zeus
" Apa kau menyesal ? " tanya Trotter
Zhu Que mengernyitkan dahi nya
" Menyesal ? aku menyesal kenapa ? " ucap Zhu Que
" Kau merindukan kehidupan lama mu kan " ucap Trotter
" Bagaimana gege tau ? "
" Kita terikat kontrak "
Zhu Que mendengus kesal , semakin hari Trotter semakin irit bicara . Tapi meskipun begitu dia sangat peduli pada Zhu Que .
" Aku tidak menyesal hanya saja aku sangat bingung , aku merasa hidup di dunia ini sangat rumit apalagi hampir setiap malam aku memimpikan pasangan suami istri yang tidak ku kenal " ucap Zhu Que
" Aku rasa itu bukan hanya sebuah mimpi " celetuk Zeus
" Bisa saja kepingan memori " ucap Trotter
" Mungkin saja tapi itu benar benar mengganggu " ucap Zhu Que yang acuh tak acuh
" Ahh iya , bagaimana dengan rencana mu untuk pergi ke hutan iblis ? " tanya Zeus
" Secepat nya aku akan pergi kesana tapi sebelum itu aku ingin mengungkap semua kejahatan Selir itu " ucap Zhu Que
" Baiklah kau istirahat , aku dan gudung es akan kembali keruang dimensi "
Zhu Que mengangguk
Zeus dan Trotter segera pergi keruang dimensi .
Merasakan kantuk yang mulai menyerang , Zhu Que memutuskan untuk memejamkan mata nya dan pergi ke alam mimpi .
******
Seminggu telah berlalu , setelah kesialan Sujin saat di pesta Ulang Tahun Kaisar kini Sujin sudah menjadi Selir Tuan Muda Kedua kediaman Mentri Wu .
Kenapa Selir ? awal nya memang Sujin akan di jadikan sebagai Istri sah Wu Lijing akan tetapi Wu Lijing menolak dengan alasan dia sudah memiliki tunangan yang akan dinikahi nya sebagai istri sah .
Hal itu membuat Selir Purou meradang , dia tidak habis pikir dengan adik nya itu yang tega membiarkan putri kedua nya menjadi Selir .
Selir Purou meminta Jendral Liu untuk mendesak Wu Lijing agar menjadikan Sujin Istri Sah dengan alasan menyelamatkan Wajah Jendral Liu , tapi Jendral Liu menutup telinga nya , Jendral Liu sudah kecewa akan kelakuan Sujin . Dia berpikir ini salah Sujin dan dia harus menerima konsekuensi nya .
Mau tidak mau akhirnya Sujin menjadi Selir Wu Lijing .
Zhu Que yang mengetahui Sujin hanya dijadikan Selir merasa senang , Sujin memang pantas menjadi selir pikir nya .
Anggap lah Zhu Que kini tertawa di atas penderitaan Sujin , tapi kembali lagi bagaimana Sujin memperlakukan Zhu Que dulu , penderitaan Sujin kini belum seberapa .
*
" Demon Queen saya sudah menemukan tabib yang bekerja sama untuk meracuni Ibu anda "
Terlihat kini Seorang Pria dengan pakaian serba hitam sedang berdiri di hadapan Zhu Que
" Bagus , waktu nya memulai permainan " Seringai Zhu Que
" Kalau begitu saya undur diri Demon Queen "
Pria itu pun pergi dari kediaman Zhu Que dan kembali ke markas Underground , Ya pria tadi memang salah satu Anggota Underground .
Setelah Pria itu pergi , datang lagi seseorang berpakaian hitam
" Salam Demon Queen "
" Jei ? ada apa " tanya Zhu Que
" Wakil Chen memerintahkan saya untuk memberikan ini kepada Anda " Jei memberikan gulungan kertas kepada Zhu Que
Zhu Que menerima gulungan itu dan membaca nya . Isi gulungan itu adalah laporan setiap kegiatan Organisasi Underground . Setiap hari Chen melaporkan setiap kegiatan yang ada di organisasi .
" Baiklah terimakasih Jei , Kau boleh pergi " Ucap Zhu Que
" Kalau begitu saya pamit undur diri "
Selepas Jei pergi Zhu Que duduk di kursi baca nya , dia sangat puas dengan hasil laporan dari Chen . Sebentar lagi Zhu Que akan segera berangkat ke Hutan Iblis tapi sebelum itu Zhu Que akan membongkar kedok Selir Purou .
*
Keesokan harinya orang orang di Kekaisaran Zhao digemparkan dengan dekrit Kaisar , Bahwa Putra Mahkota Zhao Yi Huai bertunangan dengan Putri Pertama Kediaman Jendral Liu , Liu Feng Jiu .
Semua orang membicarakan tentang bagaimana perasaan Liu Zhu Que saat mengetahui mantan tunangan nya kini bertunangan dengan kakak nya terlebih semua orang tau kalau Zhu Que sangat Mencintai Putra Mahkota . Banyak pihak yang tidak setuju dengan keputusan kaisar karna Fengjiu hanyalah putri seorang Selir meskipun dia keponakan pemaisuri sendiri .
Selir Purou dan Fengjiu kini bersorak dalam hati nya . Sebentar lagi Fengjiu akan menjadi Putri Mahkota dan tidak lama lagi menjadi Permaisuri .
Jendral Liu dan Shen Zhi terkejut saat mendengar dekrit itu , mereka mengkhawatirkan Zhu Que karna mereka tau Zhu Que mencintai Putra Mahkota .
berbeda dengan Zhu Que yang mendengar itu tidak bereaksi apapun , dia tidak peduli dengan Putra Mahkota yang akan bertunangan dengan siapa . Yang dia pikirkan hanyalah rencana yang sudah di susun rapi .
Zhu Que hanya tertawa dalam hati saat melihat raut wajah kebahagiaan Selir Purou dan Fengjiu . Dia sudah membayangkan bagaimana perasaan mereka saat kedok nya terbongkar , mungkin mereka hanya akan bersujud sujud memohon ampun .
Saat ini Zhu Que sedang menikmati pemandangan danau buatan yang ada di Pavilliun nya .
" Que'er " Terdengar suara berat memanggil Zhu Que .
Zhu Que yang merasa terpanggil menoleh ke asal suara
" Suatu kehormatan Jendral Liu sudi mengunjungi Kediaman saya yang Kumuh ini " ucap Zhu Que dengan nada dingin
Jendral Liu tersenyum getir
" Bagaimana kabar mu ? " tanya Jendral Liu
" Seperti yang Jendral lihat " ucap Zhu Que
" Maaf , Ayahanda tidak bisa mempertahan kan tunangan kalian " lirih Jendral Liu
" Saya baik baik saja , jendral tidak perlu khawatir "
" Que'er , apakah tidak ada kesempatan untuk Ayahanda ? " ucap Jendral Liu Sendu
Zhu Que memalingkan pandangan nya menuju arah danau
" Tidakah Jendral pikir bahwa sebuah luka hati tidak mudah di sembuhkan ? anggap saja saya pendendam . Saya bukan orang yang mudah melupakan sebuah luka terlebih itu sangat menggores hati saya . Saya pernah menaruh harapan yang besar kepada anda tapi yang saya dapat hanya kekecewaan . saya lelah , maaf tidak bisa menemani Jendral Lebih lama , saya pamit undur diri "
Zhu Que pergi meninggalkan Jendral Liu .
" Ayahanda "
Jendral Liu menoleh ke asal suara
__ADS_1
" Shen'er "
" Ayahanda jangan bersedih , aku yakin suatu saat Zhu Que akan memaafkan ayahanda " ucap Shen Zhi
Dari pertama Jendral Liu menyapa Zhu Que , Shen Zhi sudah berada di kediaman Zhu Que , dia khawatir dengan suasana hati Zhu Que karna Putra Mahkota kini bertunangan dengan Fengjiu , saat bergegas menemui Zhu Que di kamar nya , pengawal mengatakan Zhu Que sedang berada di dekat Danau , Shen Zhi pun bergegas pergi ke danau menemui Zhu Que tapi langkah nya terhenti saat mendengar percakapan Jendral Liu dan Zhu Que .
Jendral Liu menghela nafas nya berat
" Sepertinya tidak ada kesempatan untuk Ayahanda , dulu Ayahanda sudah membuat nya banyak menderita dan mempersulit hidup nya , Ayahanda bahkan menutup mata saat Que'er di cemooh para pelayan . Ini kesalahan Ayahanda , mungkin ini karma untuk ayahanda "
Jendral Liu berkaca kaca saat sepintas bayangan Zhu Que yang menangis di hadapan nya memohon agar dia percaya saat Zhu Que di tuduh meracuni Fengjiu , namun hanya bahu dingin yang Jendral Liu berikan .
" Ayahanda jangan banyak berpikir , Que'er butuh waktu untuk berdamai dengan masa lalu , lebih baik Ayahanda kembali untuk ber istirahat " ucap Shen Zhi
" Baiklah " Jendral Liu pergi meninggalkan Paviliun teratai dengan di ikuti Shen Zhi
Tanpa mereka sadari Zhu Que melihat dan mendengar pembicaraan mereka . Saat Zhu Que meninggalkan Jendral Liu dengan alasan ingin beristirahat Zhu Que sebenar nya tidak benar benar pergi , Zhu Que pun sedari tadi menyadari kehadiran Shen Zhi yang bersembunyi di balik pohon hanya saja dia pura pura tidak melihat .
^^^" apakah aku harus memaafkan nya ? tapi aku benar benar membenci sifat dia terhadap Zhu Que di masa lalu , padahal dia bukan ayah ku tapi entah kenapa aku merasa kesal " batin Zhu Que^^^
Zhu Que pun pergi untuk mengunjungi A Li .
Saat sampai di kamar A Li , Zhu Que melihat A Li sedang berkemas di bantu oleh Jinxing
" Jiejie " A Li menghampiri Zhu Que dan memeluk nya
" Aihh , Adik Jiejie kenapa jadi manja seperti ini " goda Zhu Que
" Que'er " sapa Jinxing
Zhu Que hanya tersenyum kearah Jinxing , lalu kembali melihat A Li
" Jiejie besok A Li pergi bersekolah " Tersirat kesedihan di mata A Li
" Ya , kau harus belajar yang rajin . Sebagai Tuan Muda Kedua Jendral Liu kau harus belajar yang giat " ucap Zhu Que
" A Li dengar Ayahanda Jendral akan mengantarkan A Li " ucap A Li
" Benarkah ? "
" Iya , Jiejie tunggu A Li lulus sekolah A Li pasti akan melindungi Jiejie "
" Kau belum masuk sekolah sudah membicarakan lulus " Zhu Que mencubit pelan hidung A Li
" Sekarang istirahat lah , Jiejie akan kembali " Zhu Que mengacak acak rambut A Li pelan
" Baik Jiejie "
Zhu Que pun pergi ke kamar nya dan bersandar di salah satu kursi untuk menghilangkan rasa penat di kepala nya .
Saat sedang asik dengan pikiranya sendiri tiba tiba pintu kamar Zhu Que di ketuk seseorang dari luar .
" Masuk saja " ucap Zhu Que
" Que'er Aku membawakan teh dan cemilan untuk mu , apa kau baik baik saja ? " Jinxing datang membawa sebuah nampan dan meletakan nya di meja
" Aku baik baik saja " ucap Zhu Que
" Que'er , masalah putra mahkota ,,, " Jinxing menggantung pertanyaan nya , dia terlihat khawatir dengan Zhu Que
" Aku tidak apa apa , aku tidak mencintai nya "
" Huffthh , syukurlah " ucap Jinxing
" Aku dengar satu minggu lagi Jendral Liu berulang tahun ? " tanya Zhu Que
" Benar , apa ada yang kau butuhkan Que'er ? " tanya Jinxing
" Tidak "
" Yasudah kau istirahat lah Que'er , jika ada perlu panggil saja aku " ucap Jinxing
Zhu Que mengangguk , setelah itu Jinxing keluar dari kamar Zhu Que
" aku harus memberikan hadiah yang besar untuk Jendral Liu " batin Zhu Que
******
" Sudah selesai Que'er " ucap Jinxing
" Baiklah , dimana A Li ? " tanya Zhu Que
" A Li mungkin sudah menunggu di gerbang utama , tadi pagi Jendral Liu memanggil nya " ucap Jinxing
" Oh , yasudah ayo pergi "
Zhu Que yang di ikuti Jinxing pun menuju ke gerbang utama . Sesampai nya disana terlihat dua kereta kuda yang sudah di siapkan .
" Jiejie " sapa A Li yang kini berada di gendongan Jendral Liu
Zhu Que tersenyum di balik cadar nya , lalu mengalihkan tatapan nya ke arah Jendral Liu dan Shen Zhi
" Salam Jendral , Salam Gege " Zhu Que melirik Selir Purou dan Fengjiu yang berdiri di samping Jendral Liu
" Ayo kita berangkat " ucap Jendral liu
" Hati hati dijalan Tuan " ucap Selir Purou
" En "
Jendral Liu , Shen Zhi dan A Li duduk di kereta pertama sedang kan Zhu Que di kereta kedua dengan Jinxing . Zhu Que tidak mungkin mau satu kereta dengan Jendral Liu .
5 jam berlalu , kini mereka sampai di Academy Jianlu . Kini rombongan Jendral Liu turun dari Kereta dan di sambut antusias oleh semua penghuni Academy .
" Salam kepada Jendral Liu " ucap salah satu guru
" Jangan terlalu formal , saya kesini hanya untuk mengantarkan Putra Kedua saya bersekolah disini "
ucap Jendral Liu
" Suatu Kehormatan bagi kami Tuan Muda Kedua bersekolah disini "
" A Li kau harus patuh terhadap guru guru dan peraturan di sekolah ini " ucap Jendral Liu
" baik Ayahanda "
" A Li ingat pesan Jiejie , jangan pernah besar kepala dan menindas orang , jika jiejie tidak sibuk jiejie akan mengunjungi mu kesini " ucap Zhu Que
" A Li akan selalu mengingat pesan Jiejie "
" Kau harus giat belajar , agar kelak kau tidak mudah untuk di tindas " ucap Shen Zhi
" Baik gege "
Semua yang melihat interaksi mereka sangat kagum dengan keharmonisan keluarga Jendral Liu . Mereka tidak tau saja kalau sebenar nya terdapat perang dingin antara Jendral Liu dan Zhu Que :v terlebih masalah Zhu Que dan Selir Purou , apakah itu bisa di katakan harmonis ? sungguh ingin sekali ku menangis :v .
" Baiklah Ayahanda , gege dan Jiejie mu akan kembali . Kau jaga dirimu baik baik disini , kita pasti akan mengunjungi mu lagi " ucap Jendral Liu
" Ayahanda seminggu lagi anda Ulang Tahun , A Li tidak bisa menghadiri acara nya tapi A Li sudah menyiapkan hadiah untuk Ayahanda , A Li sudah menitipkan nya kepada Jiejie "
Jendral Liu tersenyum hangat , dan mengelus puncak kepalan A Li
" Kau seharusnya tidak usah memikirkan hadiah untuk ayahanda , kau cukup belajar dengan baik tapi Ayahanda juga berterimakasih untuk hadiah nya "
Setelah berbincang bincang dan berpamitan dengan para guru di akademi Jianlu , rombongan Jendral Liu pun kembali menuju Kediaman Jendral .
*
Setelah kembali dari Akademi Jianlu , Zhu Que memutuskan untuk beristirahat di kamar nya .
Kini Zhu Que di sibukan dengan membaca buku , saat sedang asik membaca Zeus dan Trotter keluar dari ruang dimensi .
" Que'er apa kau tidak lelah terus membaca " tanya Zeus
" Tidak , aku sedang mempelajari Ilmu Formasi " ucao Zhu Que
__ADS_1
" Ilmu Formasi mu sudah berada di Level 9 " ucap Zeus
" Aku tau "
" Lalu ? " tanya Zeus
" Aku hanya bosan " jawab Zhu Que enteng
" Kenapa tidak mengunjungi kita di mansion ? " tanya Zeus
" Sedang tidak ingin "
" Lihat , inilah dampak kau terlalu bergaul bersama Trotter bicara mu jadi irit sepertinya " dengus Zeus
Trotter yang sedari tadi menyimak hanya diam
" Aishh , apa mau mu ge ? " tanya Zhu Que
" Tidak ada , kita hanya ingin menemui mu saja " ucap Zeus
" Trotter gege apa kau tidak ada niat berbicara dengan ku ? " tanya Zhu Que yang melihat Trotter sedaritadi hanya diam
" Ada " ucap Trotter
Zhu Que memutar bola mata nya malas , semakin hari Trotter semakin menyebalkan dengan sikap dingin nya .
" ftttftt hahaha " Zeus tertawa
Zhu Que dan Trotter mengernyitkan dahi nya .
" Kau kenapa ? " tanya Trotter
" Mungkinkah Zeus gege kemasukan arwah penasaran ? " ucap Zhu Que
" Tidak , dia gila " ucap Trotter
Zeus yang mendengar ucapan trotter mengubah ekspresinya menjadi datar
" Kau yang gila keluarga mu gila " sarkas Zeus
" hanya satu orang di keluarga ku yang gila " ucap Trotter
" dan itu kau " lanjut nya
" fttftttt hahahaha" kini giliran Zhu Que yang tertawa
Zeus yang mendengar itu merasa senang dan kesal . Dia senang ternyata Trotter menganggap nya keluarga tapi dia kesal Trotter terus menyebutnya gila .
" Kau mau ikut gila Que'er ? " tanya Trotter
" Aishh , Trotter gege kau benar benar tidak punya selera humor . Aku jadi penasaran apakah istri mu nanti akan bersabar dengan sikap es mu itu " ledek Zhu Que
" Aku tidak akan menikah " ucap Trotter
" Que'er kau jangan memaksa Trotter , dia tidak menyukai Perempuan " ucap Zeus
Zhu Que membelalakan mata nya , Trotter yang tau isi pikiran Zhu Que menembakan tatapan tajam kearah Zeus . Zeus yang merasakan ada atmosfer berbeda perlahan melirik kearah Trotter dengan senyum yang memperlihatkan deretan gigi rapih nya
" Maksud Zeus gege kalau Trotter gege itu ,,,, emmm penyuka se,,sama jenis ? " ucap Zhu Que
" Ehh inii,,, bukann " ucap Zeus
" Perempuan itu merepotkan tapi Kau tidak " ucap Trotter
" hufftthh syukurlah gege masih pria sejati " ucap Zhu Que
" Kau jangan terpengaruh omong kosong Zeus , istirahatlah kita akan kembali keruang dimensi "
Setelah mengucapkan kata kata itu Trotter menyeret Zeus kembali keruang dimensi , entah akan seperti apa Zeus di buat Trotter . hanya merekalah yang tau .
Zhu Que menggeleng gelengkan kepala saat melihat kelakuan kedua gege nya yang tidak pernah akur .
Zhu Que kembali dengan kegiatan membaca nya , setelah selesai dia membaringkan tubuh nya dan pergi ke alam mimpi .
*******
Hari hari berlalu dengan tenang .
Kini bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun Jendral Liu .
Semua orang di kediaman Jendral Liu sibuk menyiapkan keperluan untuk pesta nanti malam .
Jendral Liu dan Shen Zhi sedang duduk di sebuah gazebo dan membahas tentang masalah di perbatasan yang muncul akhir akhir ini .
Di kediaman Selir Purou , terlihat Fengjiu yang kini sedang meminta pendapat ibu nya untuk memakai pakaian apa yang bagus untuk acara nanti malam karna mereka mendengar bahwa Kaisar , Permaisuri dan Putra Mahkota akan hadir ke ulang tahun Jendral Liu sekalian membahas tentang rencana Pernikahan Putra Mahkota dan Fengjiu .
Saat semua orang tengah sibuk , beda hal nya dengan Zhu Que yang kini sedang membaca buku dengan santai di kamar nya .
Tok tok tok
" Siapa ? " tanya Zhu Que yang mendengar seseorang mengetuk pintu
" Jinxing " saut nya
" Masuk saja "
Jinxing pun masuk dan menghampiri Zhu Que
" Que'er tadi utusan Jendral Liu membawakan pakaian dan set perhiasan untuk nanti malam " ucap Jinxing yang membawa sebuah kotak
" Simpan saja di dekat meja rias"
Jinxing pun meletakan kotak itu dan kembali berjalan menghampiri Zhu Que
" Que'er kau harus bersiap siap " ucap Jinxing
" Ini masih siang " ucap Zhu Que yang masih fokus membaca
" tapi akan membutuhkan waktu yang lama untuk bersiap siap "
Zhu Que menutup buku nya .
" Baiklah , kau siapkan air nya aku akan mandi " ucap Zhu Que
Jinxing segera pergi menyiapkan air untuk Zhu Que mandi .
Setelah selesai dia menghampiri Zhu Que
" Air nya sudah siap Que'er "
" en , kau tunggu saja di sini " Zhu Que segera melangkah ke pemandian
Setelah menyelesaikan ritual mandi nya , Zhu Que di bantu oleh Jinxing memakaikan Hanfu .
Zhu Que tidak memakai Hanfu yang di berikan oleh Jendral Liu , dia sangat malas memakai nya . Zhu Que memakai hanfu berwarna Peach dengan hiasan kepala yang sangat sederhana tapi terlihat elegan . Zhu Que tidak menyukai hiasan yang berlebihan menurut nya itu terlalu norak .
Tidak terasa hari sudah gelap . Semua tamu yang di undang mulai berdatangan ke Kediaman Jendral Liu . Kini Jendral Liu , Shen Zhi , Selir Purou dan Fengjiu sibuk menyambut para tamu yang datang .
Zhu Que ? dia masih di jalan menuju Aula Utama , Zhu Que sengaja datang agak terlambat karna dia sangat malas untuk ikut menyambut para tamau .
Sesampai nya di Aula Utama pengawal yang melihat Zhu Que datang segera mengumumkan nya
" Putri Liu Zhu Que memasuki aula "
Semua sorot mata tertuju ke arah pintu masuk . Terlihat Zhu Que berjalan masuk dengan memasang wajah dingin nya . Zhu Que mengedarkan pandangan nya ke arah semua tamu dan melihat Sujin yang kini duduk di samping Wu Lijing .
Jendral Liu senang saat melihat Zhu Que hadir di pesta tapi Jendral liu terlihat sendu saat melihat Zhu Que tidak memakai Pakaian dan Perhiasan yang sengaja dia kirim .
" Salam Jendral Liu dan Gege Shen Zhi , Maaf saya terlambat " ucap Zhu Que
Semua tamu yang mendengar ucapan Formal Zhu Que kepada Jendral Liu terkejut . Mereka berpikir bahwa hubungan Zhu Que dan Jendral Liu tidak baik .
" Duduk lah Que'er , tidak apa apa " ucap Jendral Liu
Zhu Que pun duduk di kursi yang agak jauh dari Selir Purou dan Fengjiu , dia sangat malas untuk berdekatan dengan kedua orang itu .
__ADS_1
.
.