
Seketika mata Kaisar berkaca-kaca saat membayangkan wajah cantik dengan surai coklat terang itu . Jika saja Qu Xiangnong tidak membunuh ibu nya , mungkin saja sekarang Kaisar Zhao telah menjatuhkan hati pada nya . Tapi apakah yang dikatakan Hua Yun benar ? , apakah Qu Xiangnong tidak pernah membunuh ibu nya . Apakah kejadian di masalalu itu memang di rencanakan oleh Wu Yu Chan .
" Kenapa terdiam ? , apa sudah menyadari kebodohan mu itu " sarkas Hua Yun
Kaisar Zhao hanya menghela nafas berat nya . Dia tidak pernah berfikir jika putra nya akan menyimpan dendam atas kematian ibu kandung nya . Kaisar Zhao berpikir , cepat atau lambat Hua Yun akan mengerti kenapa ibu nya di hukum mati . Namun ternyata semua tidak sesederhana itu .
Kaisar Zhao akui jika dulu dia begitu emosi saat mengetahui ibu nya meninggal karena diracuni . Emosinya semakin meningkat saat tabib mengatakan jika terdapat racun di makanan yang di siapkan oleh Qu Xiangnong , apalagi mendengar fakta jika ibu nya telah mengkonsumsi racun sudah sejak lama . Tanpa berfikir jernih , dia menjatuhkan hukuman mati kepada Qu Xiangnong saat itu juga .
Jika bertanya apa Kaisar Zhao menyesal telah membuat keputusan saat sedang emosi . Jawaban nya 'Ya' dia menyesal . Namun nasi sudah menjadi bubur , semua kejadian masalalu itu sudah di kubur di lubang terdalam hati nya . Tapi ternyata hari ini , kenangan itu kembali di gali oleh putra nya sendiri .
" Jika zhen mati dan kau menduduki tahta , apakah kau akan bahagia " tanya Kaisar Zhao pada Hua Yun
" Aku tidak pernah merasa bahagia saat ibu ku meninggal . Tapi sekarang aku akan bahagia bersama wanita yang ku cintai " ucap Hua Yun
Semua orang melihat ke arah Zhu Que , sedangkan Fengjiu dan Jing Liao sama-sama merona saat mendengar perkataan Hua Yun .
Zhu Que merasa jengah saat menyadari banyak pasang mata yang kini melihat ke arahnya
" bukan aku yang di maksud hua yun bodoh itu " batin Zhu Que
Zhu Que melihat ke arah chen yang tepat di samping nya . Lalu bertelepti kepada Chen
" Ge , apa semua sudah siap " tanya Zhu Que
" *Sudah Que'er , Qi Fang mengatakan jika pasukan prajurit elit istana sudah ada di depan gerbang utama . Qi Fang juga mengatakan jika dia sedang menangani prajurit dari kekaisran Jing " ucap Chen
" baik ge* "
Zhu Que mengakhiri pembicaraan nya dengan Chen .
Dan benar saja , semua prajurit memasuki istana .
Kaisar Zhao yang melihat prajurit elit istana dan juga Anggota Underground merasa lega . Tapi kelegaan nya sirna saat melihat Hua Yun menunjukan Token Kemiliteran .
Sial
Kaisar Zhao melirik ke arah Jendral Liu . Bukan tidak mungkin kan , jika Jendral Liu ikut dalam pemberontakan , mengingat putri nya adalah istri dari Hua Yun . Kaisar Zhao merasa kecewa dengan fakta bahwa Jendral yang dia percayai kini bersekongkol untuk membunuh nya juga .
" Kenapa , kaget ? " Hua Yun menyeringai ke arah Kaisar Zhao
" Anak pembangkang , beginikah cara mu membalas ku ? . Jika ibumu tidak salah , aku tidak akan menghukum nya " emosi Kaisar Zhao mulai tersulut
" hahaha ibu ku tidak pernah membunuh nenek tua itu , kau saja yang bodoh karena tidak bisa membedakan kebenaran " ucap Hua Yun dengan nada mengejek
" Brengse* , kau sungguh pengecut Hua Yun . Jika kau berani maka lepaskan kami dan kita mulai bertarung dengan jantan . Tidak seperti ini , kau benar benar menggunakan trik murahan hanya untuk ambisi mu . Dasar kekanakan " ucap Putra Mahkota yang berhasil menyulut emosi Hua Yun
Woshhhh
Bruukkk
" Uhukk " darah keluar dari mulut putra mahkota yang terlempar oleh kekuatan yang Hua Yun keluarkan .
" Siala* " umpat putra mahkota
" Kau berani melukai putra ku " marah Kaisar
" Seperti yang kau lihat " ucap Hua Yun
" Berhentilah melakukan ambisi bodoh mu itu " ucap Zhu Que yang mulai geram melihat tingkah Hua Yun . Zhu Que mengerti bagaimana rasa sakit yang Hua Yun alami tapi tindakan nya terlalu berlebihan . Jika dendam nya kepada Kaisar Zhao , maka mintalah keadilan pada nya . Tapi Hua Yun sangat merugikan semua orang , terlebih menyeret orang orang yang tidak bersalah hanya untuk tercapai nya ambisi gila itu .
Hua Yun melihat ke arah Zhu Que lalu menyeringai .
" Kau pikir aku tidak tahu bahwa kau bukan Liu Zhu Que yang sebenar nya " ucapan itu terlontar dari Hua Yun yang sontak membuat semua orang terkejut .
Zhu Que menegang , bagaimana pria ini tahu identitas yang telah dia simpan rapat-rapat itu . Bahkan Jendral Liu saja tidak mengetahui nya .
" Apa yang kau bicarakan " ucap Shen Zhi
" Hahaha , ketahuilah jika adik kandung mu sudah meninggal karena Wu Purou dan kedua putri nya . Dan jiwa yang ada di tubuh adik mu bukan lah jiwa adik mu yang sebenar nya " ucap Hua Yun
Runtuh sudah pertahanan Zhu Que , bagaimana mungkin identitas nya akan terbongkar di hadapan umum seperti ini . Meskipun dia akan mengungkapkan nya tapi ini bukan waktu yang tepat .
Jendral Liu dan Shen Zhi menatap kearah Zhu Que seakan meminta penjelasan .
" Kenapa ? apa kau terkejut " ucap Hua Yun
" Berhentilah berpura - pura , aku tahu mantra ku tidak mempan untuk mu dan juga anggota Underground yang ada di bawah kepemimpinan mu " ucap Hua Yun yang kembali membuat semua orang terkejut .
Jika Underground di bawah kepemimpinan Zhu Que , berarti Demon Queen adalah Zhu Que , pikir mereka .
" Berapa banyak rahasia yang kau sembunyikan dari kami Que'er " ucap Shen Zhi
Zhu Que kelabakan , bukan ini yang dia inginkan . Ini diluar dugaan nya , bagaimana pria brengse* yang sial nya adalah suami nya kini tahu identitas nya . Zhu Que mengalihkan pandangan nya kepada Chen , terlihat Chen yang begitu mengkhawatirkan Zhu Que .
" Jawab Que'er , apa yang dikatakan nya itu omong kosong " ucap Shen Zhi
Zhu Que tertunduk .
" Diam mu adalah jawaban " ucap Shen Zhi dengan nada dingin
" Apa kau senang membohongi kami " ucap Jendral Liu
" Maaf " cicit Zhu Que yang masih menunduk
" Aihhh sudah sudah , ini bukan tujuan utama nya . Aku hanya sekedar membagi informasi tentang istriku . Ah tidak , mungkin akan jadi mantan istri " ucap Hua Yun
" Bajinga* , kau mempermainkan nya " tetiak Shen Zhi
" Kenapa kau marah , dia bukan adik mu " ucap Hua Yun
" Aku tidak peduli siapa dia , yang ku tahu dia adalah adik ku " ucap Shen Zhi
Kehangatan menjalar ke hati Zhu Que , dia merasa bersalah kepada keluarga nya itu . Seharusnya dia memang jujur sedari awal . Tanpa fikir panjang Zhu Que membuat formasi untuk menghancurkan mantra yang di buat Hua Yun . Hua Yun sedikit terkejut saat melihat Zhu Que yang dapat menghancurkan mantra nya .
" Wah wah , kau semakin menarik sayang " ucap Hua Yun dengan senyum khas nya
Zhu Que bergidik saat melihat tatapan Hua Yun , tidak pernah terpikir oleh Zhu Que jika Hua Yun akan berubah segila ini .
" Menjijikan " ucap Zhu Que
Senyuman Hua Yun seketika luntur saat mendengar kata yang terlontar dari bibir tipis Zhu Que . Entah kenapa hati nya merasa sakit .
" Prajurit " teriak Hua Yun lantang sembari mengangkat Token Militer nya . Semua orang langsung waspada dan bersiap untuk menyerang .
" Serang " Teriak Hua Yun
" Tunggu " Jendral Liu mengangkat Token Militer yang sama seperti Hua Yun . Dan itu membuat prajurit elit tampak bingung . Pasalnya , mereka akan bergerak di bawah kendali seseorang yang mempunyai token militer . Tapi sekarang ada dua token , jadi yang mana kah yang palsu , pikir mereka .
Hua Yun sempat terkejut , lalu menatap tajam Fengjiu yang juga memasang wajah keterkejutan nya .
Begitu juga dengan kaisar dan semua orang .
" Jangan anda kira saya tidak tahu apa yang anda rencanakan , anda memanfaat kan fengjiu demi mendapatkan token militer ini , tapi saya tidak sebodoh itu " ucap Jendral Liu
( masih ingat saat fengjiu keluar sehabis mengambil token itu ? ada seseorang yang melihat nya dan mengatakan Fengjiu bodoh , ya itu adalah Jendral Liu )
Kaisar Zhao mengubah pandangan buruk nya terhadap Jendral Liu , dia berpikir jika jendral liu akan mengkhianati nya . Kaisar Zhao merasa malu karena sudah berpikir yang tidak-tidak kepada Jendral Liu .
" hahaha , kalian pikir setelah ini aku akan mundur " Hua Yun memejamkan matanya
Tiba-tiba awan menjadi gelap , angin menerpa begitu kencang .
" Gawat , ini mantra terlarang untuk memanggil iblis " ucap Putra Mahkota
" Mantra iblis ? " tanya Youlian yang berada di sampingnya
" Ya , aku pernah membaca tentang mantra terlarang ini " ucap Putra Mahkota
" Hentikan kegilaan mu Hua Yun " marah Kaisar Zhao
Permaisuri Yun berusaha menenangkan Kaisar zhao agar tetap waspada dan tidak hilang kendali .
" TANGKAP PANGERAN KETIGA " marah Kaisar Zhao
Semua prajurit mendekati Hua Yun yang fokus membacakan mantra terlarang nya itu , tapi para prajurit itu di hadang oleh pasukan yang memihak Hua Yun termasuk Jing Liao dan Fengjiu yang ikut serta menghadang siapa pun yang akan mengganggu Hua Yun .
" APA , jadi kau berkhianat " geram Putra Mahkota
" Seperti tebakan mu " ucap Jing Liao menyeringai
" FENGJIU " teriak Shen Zhi
__ADS_1
Fengjiu hanya tersenyum miring tanpa memperdulikan teriakan Shen Zhi .
Zhu Que mengkode Chen dan Anggota Underground untuk maju menangkap Hua Yun . Setelah itu Zhu Que maju menghadapi Jing Liao .
Woshhh
sretttt brukkk
Jing Liao terpental kebelakang karena serangan Zhu Que .
" Hallo gundik suami ku " ucap Zhu Que yang menyunggingkan senyuman nya
" Cih , ternyata aku di bodohi oleh mu . Demon Queen ? hahaha perseta* dengan siapa dirimu " Jing Liao bangkit dan mulai menyerang Zhu Que membabi buta .
Tidak lama Hua Yun membuka matanya , bertepatan dengan mata yang terbuka , makhluk - makhluk aneh bermunculan dari setiap sisi .
" Nikmatilah hadiah dari ku Zhao Xu An " ucap Hua Yun yang segera menerjang Kaisar Zhao .
Dengan cekatan Kaisar Zhao bisa menghindar .
Dan kini terjadilah perang yang melibatkan makhluk-makhluk dari dunia bawah yang menjijikan .
Hua Yun melawan Kaisar Zhao dan Putra mahkota Yi Huai , Jing Liao melawan Zhu Que , FengJiu melawan Yu Mei , sedangkan yang lain nya melawan iblis-iblis yang di datangkan oleh Hua Yun .
Kaisar Zhao dan Yi Huai kewalahan oleh serangan Hua Yun . Mereka tidak menyangka jika kekuatan Hua Yun akan berlipat ganda seperti ini .
" sial , kekuatan nya sungguh meningkat pesat " batin Yi Huai
Begitupun juga mereka yang melawan makhluk dari dunia bawah yang sulit di bunuh , meskipun sudah hancur tapi tetap akan kembali ke wujud semula dan bahkan kekuatan nya meningkat .
Zhu Que melihat anggota Underground dan yang lain nya kewalahan menghadapi iblis-iblis itu .
Bahkan kini anggota Underground sudah banyak yang terluka .
" Kelemahan mereka tepat di dahinya " teriak Zhu Que
Shen Zhi yang mendengar perkataan Zhu Que mencoba menusuk dahi makhluk iblis yang ada di hadapan nya . Benar saja , seketika makhluk itu musnah menjadi abu .
" Que'er benar , kelemahan nya berada di dahi " teriak Shen Zhi .
Hua Yun yang mendengar jika mereka telah menemukan kelemahan pasukan nya menjadi geram . Hua Yun mengeluarkan Spirit Beast yang berhasil membuat semua orang membelalakan mata mereka . Bagaimana tidak , Spirit beast yang dimiliki Hua Yun adalah seekor Harimau Putih yang merupakan salah satu hewan legenda terkuat yang sudah hilang seribu tahun yang lalu .
Kaisar Zhao dan Yi Huai (kita panggil putra mahkota jadi Yi Huai aja ya) segera mengeluarkan Spirit Beast mereka . Begitupun yang lain nya , hingga terjadilah perang antar Spirit Beast .
Zhu Que sedikit terkejut saat melihat hewan legenda level 5 yang menjalin kontrak darah bersama Hua Yun .
" sekuat apa sebenarnya Hua Yun ini " batin Zhu Que
Jing Liao yang melihat Zhu Que lengah segera menerjang nya , akan tetapi Zhu Que dengan gesit menghindar .
Bruukkkk
" uhukk " darah keluar dari mulut Jing Liao akibat serangan dari Zhu Que yang mengenai titik vital nya .
Jing Liao terkapar lemah sembari memegang dada nya yang terasa panas .
" Akkkhhh " jerit Jing Liao
Zhu Que tidak hanya menyerang titik vital nya , tapi memberikan kesakitan lain nya kepada Jing Liao . Salah satu kemampuan yang tidak di ketahui orang lain tentang Zhu Que adalah . Dia bisa mengendalikan darah orang lain hanya dengan mengulurkan tangan nya .
Hua Yun yang mendengar jeritan dari Jing Liao segera menyerang Kaisar Zhao dan Yi Huai .
uhukk uhukk
Kaisar Zhao dan Yi Huai mengeluarkan seteguk darah dari mulutnya akibat serangan Hua Yun .
" Akhhhh " Jeritan kembali terdengar
Zhu Que dengan santai melihat kesakitan yang Jing Liao rasakan . Tangan nya yang lain mengarah ke sebelah kanan dimana Fengjiu sedang bertarung dengan Yu Mei .
" Akhhhh " Jerit Fengjiu yang tiba tiba merasakan panas yang luar biasa . Lehernya seperti terbakar dan dada nya merasa sesak .
Hua Yun segera menerjang Zhu Que , tapi tubuhnya terpental saat Zhu Que menatap tajam ke arah nya .
Pasukan Hua Yun kini mulai melemah , Chen melaporkan kepada Zhu Que bahwa pasukan di perbatasan telah mengalahkan prajurit kekaisaran Jing .
" MARI KITA AKHIRI PERMAINAN MEMBOSANKAN INI " ucap Zhu Que lantang .
Zeus menghentikan pertarungan antara Spirit Beast dan bertarung mengalahkan Hewan kontrak dari Hua Yun .
Hua Yun yang tidak terima akan kekalahan pasukan nya langsung menerjang Zhu Que .
Hua Yun mengeluarkan semua Elemen nya dan menyerang Zhu Que . Dengan cepat Zhu Que menghindar . Orang - orang kini terdiam dan memperhatikan pertarungan Zhu Que dan Hua Yun . Tidak ada tanda - tanda dari mereka yang akan membantu Zhu Que ataupun Hua Yun . ada apa dengan mereka ? .
Jeritan kesakitan Jing Liao dan Fengjiu pun sudah berhenti , dan kini mereka terkapar lemas di bawah pengawasan pengawal istana .
Wushhhh srettt
Hua Yun seperti kesetanan menyerang Zhu Que . Hua Yun mengeluarkan Pedang Roh Iblis , begitupun Zhu Que yang tidak ingin kalah langsung mengeluarkan Pedang Es Jiwa . Sebenar nya bisa saja Zhu Que mengeluarkan Pedang Surgawi Ilahi , hanya saja dia tidak ingin terlalu mencolok .
Trangg trangg
woshhh
" Hentikan Hua Yun , pasukan mu sudah kalah . Menyerahlah , kau benar - benar bukan seorang pria . Bagaimana mungkin kau menyerang istri mu sendiri " ucap Yi Huai
Hua Yun tidak mengindahkan perkataan Yi Huai . Dia terus menyerang Zhu Que meskipun tubuh nya kini penuh luka sayatan pedang yang di sebabkan oleh Zhu Que .
" Hua Yun BERHENTI " marah Kaisar Zhao
" NAK BERHENTILAH " teriak Permaisuri Yun yang sedari tadi menangis melihat Hua Yun yang tidak terkendali . Bagaimana pun Hua Yun sudah dianggap seperti anak nya . Dia yang membesarkan Hua Yun setelah sahabat baik nya yang merupakan ibu kandung Hua Yun meninggal .
Hua Yun menghentikan serangan nya dan menatap Permaisuri Yun .
" Maaf " ucap nya dan kembali menyerang Zhu Que
Brukkkk
Tubuh Hua Yun terpental saat Zhu Que menendang perut nya . Seteguk darah kini keluar dari mulut Hua Yun .
Secepat mungkin para pengawal istana mengepung Hua Yun dan mengarahkan pedang mereka ke arah leher nya .
" Menyerahlah , semua pasukan mu sudah di taklukan . Hentikan ambisi mu itu dan hidup bahagia bersama Jing Liao " ucap Zhu Que
Semua orang kembali terkejut saat mendengar ucapan Zhu Que , termasuk Fengjiu yang tidak terima akan ucapan Zhu Que .
" Apa maksud mu itu ? Pangeran ketiga adalah kekasihku " ucap Fengjiu
" Ck , kekasih mu ? apa kau sedang bermimpi di siang bolong " ejek Jing Liao
" Apa yang kau katakan selir , pangeran ketiga memang kekasih ku kita sudah melakuakan__ "
" DIAM " bentak Hua Yun yang memotong ucapan Fengjiu
" Pangeran , katakan kepada mereka semua jika kita adalah sepasang kekasih " ucap Fengjiu tak tahu malu
" Melakukan apa " ucap Jing Liao
" Tidak ada " ucap Hua Yun
" Kaisar Zhao , semua keputusan ada di tangan mu " ucap Zhu Que
Kaisar Zhao menghembuskan nafas nya Kasar . Dia benar - benar bingung , apa yang harus dia lakukan sekarang kepada Hua Yun . Hua Yun begini karena memang kesalahan nya tapi ambisi Hua Yun sangat merugikan banyak orang .
" Bawa Pangeran ketiga beserta sekutunya kepenjara , zhen akan memutuskan hukuman apa yang cocok " ucap Kaisar Zhao
" Mari obati luka - luka kalian " ucap Kaisar
Kaisar Zhao berbalik dan melenggang pergi bersama permaisuri yun . Tetapi baru sampai tiga langkah , sebuah panah melesat ke arah nya .
Syuuttt
" Yang Mulia " teriak semua orang
Untung saja Yi Huai dengan sigap menyadari panah itu . Jika tidak , mungkin panah itu akan mengenai Kaisar Zhao atau Permaisuri Yun .
Tidak sampai satu menit , ratusan anak panah bermunculan dari setiap sudut . Semua orang mengeluarkan pedangnya dan mulai bertarung dengan anak panah itu .
" Sial apa yang terjadi " batin Zhu Que
Fokus semua orang kini beralih ke ratusan anak panah itu .
__ADS_1
" *Chen'ge apa kau mendengar ku " tanya Zhu Que bertelepati
" Ya Que'er "
" ada apa ini sebenarnya "
" aku juga tidak tahu Que'er* "
Zhu Que menghentikan pembicaraan dengan Chen . Zhu Que mendekati Shen Zhi dan berkata padanya , " ge , tolong lindungi aku terlebih dahulu " ucap nya
" Baiklah Que'er " ucap Shen Zhi
Zhu Que membuat Formasi untuk melindungi semua orang dari serangan anak panah itu . Saat dirinya sedang fokus , tiba - tiba Fengjiu mendekati nya dan hampir menusuk Zhu Que yang sedang Fokus membuat Formasi . Untung saja Shen Zhi menghadang nya .
" APA KAU SUDAH GILA " bentak Shen Zhi yang berhasil membuat Fengjiu bergetar ketakutan
Plakkkkk
Tamparan kesar membuyarkan fokus semua orang , sedetik kemudian mereka fokus kembali untuk bertarung dengan anak panah yang sedari tadi terus bermunculan .
" ANAK TIDAK TAHU DIRI " marah Jendral Liu
Sedaritadi Jendral Liu memperhatikan Zhu Que , takut jika putrinya itu terluka , dan saat Fengjiu mendekat untuk melukai Zhu Que , amarah nya langsung tersulut .
" Ayah menampar ku " ucap Fengjiu berkaca - kaca
Zhu Que menyelesaikan Formasi nya , dan terbentuk sebuah fortal pelindung bewarna merah yang melingkari semua orang di sekitar Zhu Que . Bisa di lihat orang - orang yang lega karena sedari tadi tubuh mereka kian melemas akibat perang sebelum nya . Semua orang sangat kagum akan kepandaian Zhu Que , mereka tidak menyangka seorang yang dulu di cap sampah kini berubah menjadi kultivator hebat . Bahkan bisa mendirikan sebuah organisasi yang sangat di segani oleh semua orang .
" Que'er " panggil Shen Zhi
" Ge " Zhu Que tersenyum dan langsung berhambur kepelukan gege nya .
" Maaf " lirih Zhu Que
" Sudahlah , kau tetap meimei nakal ku . Siapapun dirimu itu tidak penting tapi kau tetap meimei ku " ucap Shen Zhi
" Ekhmm "
Zhu Que melirik ke arah Jendral Liu dan segera melepaskan dirinya dari pelukan Shen Zhi , lalu berhambur ke dalam pelukan Jendral Liu .
" Maafkan aku " lirih Zhu Que
" Untuk kedepannya , ayah harap kau selalu jujur kepada kami . Terlepas dari siapa dirimu , ayah tidak peduli . Kau adalah Liu Zhu Que putri kecil ayah "
Semua orang yang melihat drama live keluarga Jendral besar merasa terharu akan rasa sayang Jendral Liu dan Tuan Muda Shen Zhi kepada Zhu Que . Sementara Fengjiu menggertakan giginya . Kesan baik semua orang telah hilang terhadap Fengjiu saat Fengjiu lebih memilih bersekutu dengan Hua Yun .
Zhu Que melepaskan pelukan nya . Tidak sengaja pandangan nya terkunci dengan pandangan Hua Yun . Pria yang pernah membuat Zhu Que merasakan kerinduan , pria yang hampir membuat Zhu Que terjatuh kepelukannya . Tapi Zhu Que harus menelan pil pahit saat mengetahui tidak ada cinta dari pria itu untuk dirinya . Zhu Que menghela nafas nya kasar .
Semua orang menyadari akan tatapan Zhu Que dan Hua Yun , mereka pernah berpikir jika pasangan suami istri itu sangat cocok dan mengungkapkan jika mereka adalah pasangan yang di turunkan dari langit .
" Aku tidak menyesal " ucap Hua Yun menatap Zhu Que intens
" Aku tidak pernah mencintai mu dan itu adalah kenyataan " lanjutnya
" dan aku hampir terjatuh oleh pesona mu " batin hua yun
" Aku tahu , kau sangat mencintai Jing Liao bukan " ucap Zhu Que yang berhasil membuat semua orang mulai bertanya tanya akan hubungan Hua Yun dan Jing Liao
" Tapi pangeran mencintaiku " ucap Fengjiu yang mulai bangkit sembari memegang pipinya yang kini membengkak akibat tamparan Jendral Liu
" Ya , aku sangat mencintai Liao'er " ucap Hua Yun
" APA " ucap Fengjiu dengan nada tinggi . Kaki Fengjiu terasa seperti jelly , hingga akhirnya dia terduduk dengan keterkejutan . Bagaimana tidak , dia sudah memberikan hal terpenting yang seharusnya dia jaga kepada Hua Yun , Fengjiu pikir jika Hua Yun benar mencintainya tapi ternyata dia terlalu naif .
Jing Liao memandang Fengjiu dengan tatapan mencemooh .
aaakkkkkhhhh
Teriakan nyaring terdengar di luar portal . Semua orang langsung melihat ke asal suara .
" Jinxinggg " teriak Zhu Que saat melihat seorang berpakaian hitam dengan tubuh tinggi dan juga cadar yang menutupi wajahnya sedang mencengkram kuat rahang Jinxing .
Zhu Que hendak keluar dari dalam fortal tapi tangan nya segera di cekal oleh Shen Zhi .
" Lepaskan " ucap Zhu Que
" Jangan keluar Que'er , pirasatku tidak enak " ucap Shen Zhi
Zhu Que menghempas kasar tangan milik Shen Zhi dan bergegas keluar dari fortal . Shen Zhi segera menyusul Zhu Que namun dia tidak bisa keluar dari fortal .
" Que'er , biarkan aku keluar dari sini " teriak Shen Zhi
Tak hanya Shen Zhi , Jendral Liu dan Chen pun berusaha keluar dari fortal .
" Kita harus menghancurkan Fortal ini " ucap Yi Huai
" Fortal ini tidak mudah di hancurkan , dia menggunakan Formasi level 9 " ucap Hua Yun yang kini sedang tergeletak lemah di pangkuan Jing Liao .
" Sial " umpat Shen Zhi
" Ayo gabungkan kekuatan kita " ucap Yu Mei
" benar , mari kita mencobanya " timpal Permaisuri Yun
Semua orang kini menggabungkan kekuatan nya untuk menghancurkan fortal yang Zhu Que buat . Sementara Zhu Que sedang melawan seseorang berpakaian hitam dengan ratusan panah yang kembali menargetkan nya .
" sial , siapa pria ini ? kekuatan nya cukup besar " batin Zhu Que
Zhu Que mencoba mengambil Jinxing dari tangan pria itu . Jinxing semakin merintih kesakitan dan itu membuat Zhu Que hilang kendali .
Zhu Que menajamkan fokus nya , dia hampir kewalahan karena menyerang pria itu dan juga harus menghadang ratusan anak panah .
Tiba - tiba saja anggota Underground datang membantu Zhu Que . Setelah melawan kekaisaran Jing , mereka berteleportasi untuk kembali ke istana . Dan mereka sedikit terkejut melihat semua orang berada di sebuah portal , sementara Queen mereka melawan ratusan panah dan juga seorang pria dengan seorang wanita di dekapan nya .
Tanpa menunggu lagi , mereka membantu Queen nya untuk menangani ratusan anak panah itu , sebagian dari mereka mencari siapa dalang dari ratusan panah itu .
Di dalam fortal , semua orang masih fokus untuk menghancurkan fortal itu .
krekkkk
mereka melihat fortal itu sedikit demi sedikit memiliki retakan .
Zhu Que mengeluarkan kekuatan nya dan segera mengarahkan ke sosok pria misterius itu
Brugghh
Tubuh pria itu terpental dan membentur sebuah tembok . Seteguk darah keluar dari mulut nya . Zhu Que melihat Jinxing yang terduduk lemas setelah pria itu melepaskannya .
" Apa kau tidak apa - apa ? kenapa kau bisa berada di sini . Aku pikir kau ikut kedalam Fortal " ucap Zhu Que sembari membantu Jinxing berdiri
" Maafkan aku Que'er , aku ceroboh " lirih Jinxing
" Aku juga minta maaf karena tidak memperhatikan mu " ucap Zhu Que
" Tidak apa Que'er , aku juga salah "
Zhu Que tersenyum hangat kepada Jinxing , setelah itu Zhu Que mendekati pria misterius itu yang masih tergeletak lemah di ikuti oleh Jinxing . Di bukanya cadar pria itu oleh Zhu Que .
Zhu Que membelalakan matanya saat melihat seseorang yang sangat familiar .
" Wu Qilin " ucap Zhu Que sembari membelalakan matanya
Tiba - tiba tubuh Zhu Que menegang , seteguk darah keluar dari mulut nya . Zhu Que melihat Wu Qilin yang menyeringai kepadanya .
" Que'err " Teriak Jendral Liu dan Shen Zhi bersama
" QUEENNN " Teriak anggota underground
" Que'er " Youlian membelalakan matanya
Semua yang berada di fortal tersentak kaget saat melihat Zhu Que dengan sebuah pedang yang tertancap tepat di arah jantung nya .
Mereka mengerahkan semua kekuatan mereka hingga akhirnya fortal itu hancur .
" Segera hentikan panah - panah ini cepat " teriak kaisar zhao
Sedangkan Zhu Que tertunduk lemas den berusaha meraih pedang yang menancap dari arah belakang .
" Hahaha , bagaimana rasanya di tikam oleh orang tersayang " ucap Wu Qilin
Zhu Que membalikan tubuhnya kebelakang dan melihat Jinxing menatapnya dengan wajah datar .
__ADS_1