Consort Of The God Of Death

Consort Of The God Of Death
Pemberontakan


__ADS_3

Seketika mata Kaisar berkaca-kaca saat membayangkan wajah cantik dengan surai coklat terang itu . Jika saja Qu Xiangnong tidak membunuh ibu nya , mungkin saja sekarang Kaisar Zhao telah menjatuhkan hati pada nya . Tapi apakah yang dikatakan Hua Yun benar ? , apakah Qu Xiangnong tidak pernah membunuh ibu nya . Apakah kejadian di masalalu itu memang di rencanakan oleh Wu Yu Chan .


" Kenapa terdiam ? , apa sudah menyadari kebodohan mu itu " sarkas Hua Yun


Kaisar Zhao hanya menghela nafas berat nya . Dia tidak pernah berfikir jika putra nya akan menyimpan dendam atas kematian ibu kandung nya . Kaisar Zhao berpikir , cepat atau lambat Hua Yun akan mengerti kenapa ibu nya di hukum mati . Namun ternyata semua tidak sesederhana itu .


Kaisar Zhao akui jika dulu dia begitu emosi saat mengetahui ibu nya meninggal karena diracuni . Emosinya semakin meningkat saat tabib mengatakan jika terdapat racun di makanan yang di siapkan oleh Qu Xiangnong , apalagi mendengar fakta jika ibu nya telah mengkonsumsi racun sudah sejak lama . Tanpa berfikir jernih , dia menjatuhkan hukuman mati kepada Qu Xiangnong saat itu juga .


Jika bertanya apa Kaisar Zhao menyesal telah membuat keputusan saat sedang emosi . Jawaban nya 'Ya' dia menyesal . Namun nasi sudah menjadi bubur , semua kejadian masalalu itu sudah di kubur di lubang terdalam hati nya . Tapi ternyata hari ini , kenangan itu kembali di gali oleh putra nya sendiri .


" Jika zhen mati dan kau menduduki tahta , apakah kau akan bahagia " tanya Kaisar Zhao pada Hua Yun


" Aku tidak pernah merasa bahagia saat ibu ku meninggal . Tapi sekarang aku akan bahagia bersama wanita yang ku cintai " ucap Hua Yun


Semua orang melihat ke arah Zhu Que , sedangkan Fengjiu dan Jing Liao sama-sama merona saat mendengar perkataan Hua Yun .


Zhu Que merasa jengah saat menyadari banyak pasang mata yang kini melihat ke arahnya


" bukan aku yang di maksud hua yun bodoh itu " batin Zhu Que


Zhu Que melihat ke arah chen yang tepat di samping nya . Lalu bertelepti kepada Chen


" Ge , apa semua sudah siap " tanya Zhu Que


" *Sudah Que'er , Qi Fang mengatakan jika pasukan prajurit elit istana sudah ada di depan gerbang utama . Qi Fang juga mengatakan jika dia sedang menangani prajurit dari kekaisran Jing " ucap Chen


" baik ge* "


Zhu Que mengakhiri pembicaraan nya dengan Chen .


Dan benar saja , semua prajurit memasuki istana .


Kaisar Zhao yang melihat prajurit elit istana dan juga Anggota Underground merasa lega . Tapi kelegaan nya sirna saat melihat Hua Yun menunjukan Token Kemiliteran .


Sial


Kaisar Zhao melirik ke arah Jendral Liu . Bukan tidak mungkin kan , jika Jendral Liu ikut dalam pemberontakan , mengingat putri nya adalah istri dari Hua Yun . Kaisar Zhao merasa kecewa dengan fakta bahwa Jendral yang dia percayai kini bersekongkol untuk membunuh nya juga .


" Kenapa , kaget ? " Hua Yun menyeringai ke arah Kaisar Zhao


" Anak pembangkang , beginikah cara mu membalas ku ? . Jika ibumu tidak salah , aku tidak akan menghukum nya " emosi Kaisar Zhao mulai tersulut


" hahaha ibu ku tidak pernah membunuh nenek tua itu , kau saja yang bodoh karena tidak bisa membedakan kebenaran " ucap Hua Yun dengan nada mengejek


" Brengse* , kau sungguh pengecut Hua Yun . Jika kau berani maka lepaskan kami dan kita mulai bertarung dengan jantan . Tidak seperti ini , kau benar benar menggunakan trik murahan hanya untuk ambisi mu . Dasar kekanakan " ucap Putra Mahkota yang berhasil menyulut emosi Hua Yun


Woshhhh


Bruukkk


" Uhukk " darah keluar dari mulut putra mahkota yang terlempar oleh kekuatan yang Hua Yun keluarkan .


" Siala* " umpat putra mahkota


" Kau berani melukai putra ku " marah Kaisar


" Seperti yang kau lihat " ucap Hua Yun


" Berhentilah melakukan ambisi bodoh mu itu " ucap Zhu Que yang mulai geram melihat tingkah Hua Yun . Zhu Que mengerti bagaimana rasa sakit yang Hua Yun alami tapi tindakan nya terlalu berlebihan . Jika dendam nya kepada Kaisar Zhao , maka mintalah keadilan pada nya . Tapi Hua Yun sangat merugikan semua orang , terlebih menyeret orang orang yang tidak bersalah hanya untuk tercapai nya ambisi gila itu .


Hua Yun melihat ke arah Zhu Que lalu menyeringai .


" Kau pikir aku tidak tahu bahwa kau bukan Liu Zhu Que yang sebenar nya " ucapan itu terlontar dari Hua Yun yang sontak membuat semua orang terkejut .


Zhu Que menegang , bagaimana pria ini tahu identitas yang telah dia simpan rapat-rapat itu . Bahkan Jendral Liu saja tidak mengetahui nya .


" Apa yang kau bicarakan " ucap Shen Zhi


" Hahaha , ketahuilah jika adik kandung mu sudah meninggal karena Wu Purou dan kedua putri nya . Dan jiwa yang ada di tubuh adik mu bukan lah jiwa adik mu yang sebenar nya " ucap Hua Yun


Runtuh sudah pertahanan Zhu Que , bagaimana mungkin identitas nya akan terbongkar di hadapan umum seperti ini . Meskipun dia akan mengungkapkan nya tapi ini bukan waktu yang tepat .


Jendral Liu dan Shen Zhi menatap kearah Zhu Que seakan meminta penjelasan .


" Kenapa ? apa kau terkejut " ucap Hua Yun


" Berhentilah berpura - pura , aku tahu mantra ku tidak mempan untuk mu dan juga anggota Underground yang ada di bawah kepemimpinan mu " ucap Hua Yun yang kembali membuat semua orang terkejut .


Jika Underground di bawah kepemimpinan Zhu Que , berarti Demon Queen adalah Zhu Que , pikir mereka .


" Berapa banyak rahasia yang kau sembunyikan dari kami Que'er " ucap Shen Zhi


Zhu Que kelabakan , bukan ini yang dia inginkan . Ini diluar dugaan nya , bagaimana pria brengse* yang sial nya adalah suami nya kini tahu identitas nya . Zhu Que mengalihkan pandangan nya kepada Chen , terlihat Chen yang begitu mengkhawatirkan Zhu Que .


" Jawab Que'er , apa yang dikatakan nya itu omong kosong " ucap Shen Zhi


Zhu Que tertunduk .


" Diam mu adalah jawaban " ucap Shen Zhi dengan nada dingin


" Apa kau senang membohongi kami " ucap Jendral Liu


" Maaf " cicit Zhu Que yang masih menunduk


" Aihhh sudah sudah , ini bukan tujuan utama nya . Aku hanya sekedar membagi informasi tentang istriku . Ah tidak , mungkin akan jadi mantan istri " ucap Hua Yun


" Bajinga* , kau mempermainkan nya " tetiak Shen Zhi


" Kenapa kau marah , dia bukan adik mu " ucap Hua Yun


" Aku tidak peduli siapa dia , yang ku tahu dia adalah adik ku " ucap Shen Zhi


Kehangatan menjalar ke hati Zhu Que , dia merasa bersalah kepada keluarga nya itu . Seharusnya dia memang jujur sedari awal . Tanpa fikir panjang Zhu Que membuat formasi untuk menghancurkan mantra yang di buat Hua Yun . Hua Yun sedikit terkejut saat melihat Zhu Que yang dapat menghancurkan mantra nya .


" Wah wah , kau semakin menarik sayang " ucap Hua Yun dengan senyum khas nya


Zhu Que bergidik saat melihat tatapan Hua Yun , tidak pernah terpikir oleh Zhu Que jika Hua Yun akan berubah segila ini .


" Menjijikan " ucap Zhu Que


Senyuman Hua Yun seketika luntur saat mendengar kata yang terlontar dari bibir tipis Zhu Que . Entah kenapa hati nya merasa sakit .


" Prajurit " teriak Hua Yun lantang sembari mengangkat Token Militer nya . Semua orang langsung waspada dan bersiap untuk menyerang .


" Serang " Teriak Hua Yun


" Tunggu " Jendral Liu mengangkat Token Militer yang sama seperti Hua Yun . Dan itu membuat prajurit elit tampak bingung . Pasalnya , mereka akan bergerak di bawah kendali seseorang yang mempunyai token militer . Tapi sekarang ada dua token , jadi yang mana kah yang palsu , pikir mereka .


Hua Yun sempat terkejut , lalu menatap tajam Fengjiu yang juga memasang wajah keterkejutan nya .


Begitu juga dengan kaisar dan semua orang .


" Jangan anda kira saya tidak tahu apa yang anda rencanakan , anda memanfaat kan fengjiu demi mendapatkan token militer ini , tapi saya tidak sebodoh itu " ucap Jendral Liu


( masih ingat saat fengjiu keluar sehabis mengambil token itu ? ada seseorang yang melihat nya dan mengatakan Fengjiu bodoh , ya itu adalah Jendral Liu )


Kaisar Zhao mengubah pandangan buruk nya terhadap Jendral Liu , dia berpikir jika jendral liu akan mengkhianati nya . Kaisar Zhao merasa malu karena sudah berpikir yang tidak-tidak kepada Jendral Liu .


" hahaha , kalian pikir setelah ini aku akan mundur " Hua Yun memejamkan matanya


Tiba-tiba awan menjadi gelap , angin menerpa begitu kencang .


" Gawat , ini mantra terlarang untuk memanggil iblis " ucap Putra Mahkota


" Mantra iblis ? " tanya Youlian yang berada di sampingnya


" Ya , aku pernah membaca tentang mantra terlarang ini " ucap Putra Mahkota


" Hentikan kegilaan mu Hua Yun " marah Kaisar Zhao


Permaisuri Yun berusaha menenangkan Kaisar zhao agar tetap waspada dan tidak hilang kendali .


" TANGKAP PANGERAN KETIGA " marah Kaisar Zhao


Semua prajurit mendekati Hua Yun yang fokus membacakan mantra terlarang nya itu , tapi para prajurit itu di hadang oleh pasukan yang memihak Hua Yun termasuk Jing Liao dan Fengjiu yang ikut serta menghadang siapa pun yang akan mengganggu Hua Yun .


" APA , jadi kau berkhianat " geram Putra Mahkota


" Seperti tebakan mu " ucap Jing Liao menyeringai


" FENGJIU " teriak Shen Zhi

__ADS_1


Fengjiu hanya tersenyum miring tanpa memperdulikan teriakan Shen Zhi .


Zhu Que mengkode Chen dan Anggota Underground untuk maju menangkap Hua Yun . Setelah itu Zhu Que maju menghadapi Jing Liao .


Woshhh


sretttt brukkk


Jing Liao terpental kebelakang karena serangan Zhu Que .


" Hallo gundik suami ku " ucap Zhu Que yang menyunggingkan senyuman nya


" Cih , ternyata aku di bodohi oleh mu . Demon Queen ? hahaha perseta* dengan siapa dirimu " Jing Liao bangkit dan mulai menyerang Zhu Que membabi buta .


Tidak lama Hua Yun membuka matanya , bertepatan dengan mata yang terbuka , makhluk - makhluk aneh bermunculan dari setiap sisi .


" Nikmatilah hadiah dari ku Zhao Xu An " ucap Hua Yun yang segera menerjang Kaisar Zhao .


Dengan cekatan Kaisar Zhao bisa menghindar .


Dan kini terjadilah perang yang melibatkan makhluk-makhluk dari dunia bawah yang menjijikan .


Hua Yun melawan Kaisar Zhao dan Putra mahkota Yi Huai , Jing Liao melawan Zhu Que , FengJiu melawan Yu Mei , sedangkan yang lain nya melawan iblis-iblis yang di datangkan oleh Hua Yun .


Kaisar Zhao dan Yi Huai kewalahan oleh serangan Hua Yun . Mereka tidak menyangka jika kekuatan Hua Yun akan berlipat ganda seperti ini .


" sial , kekuatan nya sungguh meningkat pesat " batin Yi Huai


Begitupun juga mereka yang melawan makhluk dari dunia bawah yang sulit di bunuh , meskipun sudah hancur tapi tetap akan kembali ke wujud semula dan bahkan kekuatan nya meningkat .


Zhu Que melihat anggota Underground dan yang lain nya kewalahan menghadapi iblis-iblis itu .


Bahkan kini anggota Underground sudah banyak yang terluka .


" Kelemahan mereka tepat di dahinya " teriak Zhu Que


Shen Zhi yang mendengar perkataan Zhu Que mencoba menusuk dahi makhluk iblis yang ada di hadapan nya . Benar saja , seketika makhluk itu musnah menjadi abu .


" Que'er benar , kelemahan nya berada di dahi " teriak Shen Zhi .


Hua Yun yang mendengar jika mereka telah menemukan kelemahan pasukan nya menjadi geram . Hua Yun mengeluarkan Spirit Beast yang berhasil membuat semua orang membelalakan mata mereka . Bagaimana tidak , Spirit beast yang dimiliki Hua Yun adalah seekor Harimau Putih yang merupakan salah satu hewan legenda terkuat yang sudah hilang seribu tahun yang lalu .


Kaisar Zhao dan Yi Huai (kita panggil putra mahkota jadi Yi Huai aja ya) segera mengeluarkan Spirit Beast mereka . Begitupun yang lain nya , hingga terjadilah perang antar Spirit Beast .


Zhu Que sedikit terkejut saat melihat hewan legenda level 5 yang menjalin kontrak darah bersama Hua Yun .


" sekuat apa sebenarnya Hua Yun ini " batin Zhu Que


Jing Liao yang melihat Zhu Que lengah segera menerjang nya , akan tetapi Zhu Que dengan gesit menghindar .


Bruukkkk


" uhukk " darah keluar dari mulut Jing Liao akibat serangan dari Zhu Que yang mengenai titik vital nya .


Jing Liao terkapar lemah sembari memegang dada nya yang terasa panas .


" Akkkhhh " jerit Jing Liao


Zhu Que tidak hanya menyerang titik vital nya , tapi memberikan kesakitan lain nya kepada Jing Liao . Salah satu kemampuan yang tidak di ketahui orang lain tentang Zhu Que adalah . Dia bisa mengendalikan darah orang lain hanya dengan mengulurkan tangan nya .


Hua Yun yang mendengar jeritan dari Jing Liao segera menyerang Kaisar Zhao dan Yi Huai .


uhukk uhukk


Kaisar Zhao dan Yi Huai mengeluarkan seteguk darah dari mulutnya akibat serangan Hua Yun .


" Akhhhh " Jeritan kembali terdengar


Zhu Que dengan santai melihat kesakitan yang Jing Liao rasakan . Tangan nya yang lain mengarah ke sebelah kanan dimana Fengjiu sedang bertarung dengan Yu Mei .


" Akhhhh " Jerit Fengjiu yang tiba tiba merasakan panas yang luar biasa . Lehernya seperti terbakar dan dada nya merasa sesak .


Hua Yun segera menerjang Zhu Que , tapi tubuhnya terpental saat Zhu Que menatap tajam ke arah nya .


Pasukan Hua Yun kini mulai melemah , Chen melaporkan kepada Zhu Que bahwa pasukan di perbatasan telah mengalahkan prajurit kekaisaran Jing .


" MARI KITA AKHIRI PERMAINAN MEMBOSANKAN INI " ucap Zhu Que lantang .


Zeus menghentikan pertarungan antara Spirit Beast dan bertarung mengalahkan Hewan kontrak dari Hua Yun .


Hua Yun yang tidak terima akan kekalahan pasukan nya langsung menerjang Zhu Que .


Hua Yun mengeluarkan semua Elemen nya dan menyerang Zhu Que . Dengan cepat Zhu Que menghindar . Orang - orang kini terdiam dan memperhatikan pertarungan Zhu Que dan Hua Yun . Tidak ada tanda - tanda dari mereka yang akan membantu Zhu Que ataupun Hua Yun . ada apa dengan mereka ? .


Jeritan kesakitan Jing Liao dan Fengjiu pun sudah berhenti , dan kini mereka terkapar lemas di bawah pengawasan pengawal istana .


Wushhhh srettt


Hua Yun seperti kesetanan menyerang Zhu Que . Hua Yun mengeluarkan Pedang Roh Iblis , begitupun Zhu Que yang tidak ingin kalah langsung mengeluarkan Pedang Es Jiwa . Sebenar nya bisa saja Zhu Que mengeluarkan Pedang Surgawi Ilahi , hanya saja dia tidak ingin terlalu mencolok .


Trangg trangg


woshhh


" Hentikan Hua Yun , pasukan mu sudah kalah . Menyerahlah , kau benar - benar bukan seorang pria . Bagaimana mungkin kau menyerang istri mu sendiri " ucap Yi Huai


Hua Yun tidak mengindahkan perkataan Yi Huai . Dia terus menyerang Zhu Que meskipun tubuh nya kini penuh luka sayatan pedang yang di sebabkan oleh Zhu Que .


" Hua Yun BERHENTI " marah Kaisar Zhao


" NAK BERHENTILAH " teriak Permaisuri Yun yang sedari tadi menangis melihat Hua Yun yang tidak terkendali . Bagaimana pun Hua Yun sudah dianggap seperti anak nya . Dia yang membesarkan Hua Yun setelah sahabat baik nya yang merupakan ibu kandung Hua Yun meninggal .


Hua Yun menghentikan serangan nya dan menatap Permaisuri Yun .


" Maaf " ucap nya dan kembali menyerang Zhu Que


Brukkkk


Tubuh Hua Yun terpental saat Zhu Que menendang perut nya . Seteguk darah kini keluar dari mulut Hua Yun .


Secepat mungkin para pengawal istana mengepung Hua Yun dan mengarahkan pedang mereka ke arah leher nya .


" Menyerahlah , semua pasukan mu sudah di taklukan . Hentikan ambisi mu itu dan hidup bahagia bersama Jing Liao " ucap Zhu Que


Semua orang kembali terkejut saat mendengar ucapan Zhu Que , termasuk Fengjiu yang tidak terima akan ucapan Zhu Que .


" Apa maksud mu itu ? Pangeran ketiga adalah kekasihku " ucap Fengjiu


" Ck , kekasih mu ? apa kau sedang bermimpi di siang bolong " ejek Jing Liao


" Apa yang kau katakan selir , pangeran ketiga memang kekasih ku kita sudah melakuakan__ "


" DIAM " bentak Hua Yun yang memotong ucapan Fengjiu


" Pangeran , katakan kepada mereka semua jika kita adalah sepasang kekasih " ucap Fengjiu tak tahu malu


" Melakukan apa " ucap Jing Liao


" Tidak ada " ucap Hua Yun


" Kaisar Zhao , semua keputusan ada di tangan mu " ucap Zhu Que


Kaisar Zhao menghembuskan nafas nya Kasar . Dia benar - benar bingung , apa yang harus dia lakukan sekarang kepada Hua Yun . Hua Yun begini karena memang kesalahan nya tapi ambisi Hua Yun sangat merugikan banyak orang .


" Bawa Pangeran ketiga beserta sekutunya kepenjara , zhen akan memutuskan hukuman apa yang cocok " ucap Kaisar Zhao


" Mari obati luka - luka kalian " ucap Kaisar


Kaisar Zhao berbalik dan melenggang pergi bersama permaisuri yun . Tetapi baru sampai tiga langkah , sebuah panah melesat ke arah nya .


Syuuttt


" Yang Mulia " teriak semua orang


Untung saja Yi Huai dengan sigap menyadari panah itu . Jika tidak , mungkin panah itu akan mengenai Kaisar Zhao atau Permaisuri Yun .


Tidak sampai satu menit , ratusan anak panah bermunculan dari setiap sudut . Semua orang mengeluarkan pedangnya dan mulai bertarung dengan anak panah itu .


" Sial apa yang terjadi " batin Zhu Que


Fokus semua orang kini beralih ke ratusan anak panah itu .

__ADS_1


" *Chen'ge apa kau mendengar ku " tanya Zhu Que bertelepati


" Ya Que'er "


" ada apa ini sebenarnya "


" aku juga tidak tahu Que'er* "


Zhu Que menghentikan pembicaraan dengan Chen . Zhu Que mendekati Shen Zhi dan berkata padanya , " ge , tolong lindungi aku terlebih dahulu " ucap nya


" Baiklah Que'er " ucap Shen Zhi


Zhu Que membuat Formasi untuk melindungi semua orang dari serangan anak panah itu . Saat dirinya sedang fokus , tiba - tiba Fengjiu mendekati nya dan hampir menusuk Zhu Que yang sedang Fokus membuat Formasi . Untung saja Shen Zhi menghadang nya .


" APA KAU SUDAH GILA " bentak Shen Zhi yang berhasil membuat Fengjiu bergetar ketakutan


Plakkkkk


Tamparan kesar membuyarkan fokus semua orang , sedetik kemudian mereka fokus kembali untuk bertarung dengan anak panah yang sedari tadi terus bermunculan .


" ANAK TIDAK TAHU DIRI " marah Jendral Liu


Sedaritadi Jendral Liu memperhatikan Zhu Que , takut jika putrinya itu terluka , dan saat Fengjiu mendekat untuk melukai Zhu Que , amarah nya langsung tersulut .


" Ayah menampar ku " ucap Fengjiu berkaca - kaca


Zhu Que menyelesaikan Formasi nya , dan terbentuk sebuah fortal pelindung bewarna merah yang melingkari semua orang di sekitar Zhu Que . Bisa di lihat orang - orang yang lega karena sedari tadi tubuh mereka kian melemas akibat perang sebelum nya . Semua orang sangat kagum akan kepandaian Zhu Que , mereka tidak menyangka seorang yang dulu di cap sampah kini berubah menjadi kultivator hebat . Bahkan bisa mendirikan sebuah organisasi yang sangat di segani oleh semua orang .


" Que'er " panggil Shen Zhi


" Ge " Zhu Que tersenyum dan langsung berhambur kepelukan gege nya .


" Maaf " lirih Zhu Que


" Sudahlah , kau tetap meimei nakal ku . Siapapun dirimu itu tidak penting tapi kau tetap meimei ku " ucap Shen Zhi


" Ekhmm "


Zhu Que melirik ke arah Jendral Liu dan segera melepaskan dirinya dari pelukan Shen Zhi , lalu berhambur ke dalam pelukan Jendral Liu .


" Maafkan aku " lirih Zhu Que


" Untuk kedepannya , ayah harap kau selalu jujur kepada kami . Terlepas dari siapa dirimu , ayah tidak peduli . Kau adalah Liu Zhu Que putri kecil ayah "


Semua orang yang melihat drama live keluarga Jendral besar merasa terharu akan rasa sayang Jendral Liu dan Tuan Muda Shen Zhi kepada Zhu Que . Sementara Fengjiu menggertakan giginya . Kesan baik semua orang telah hilang terhadap Fengjiu saat Fengjiu lebih memilih bersekutu dengan Hua Yun .


Zhu Que melepaskan pelukan nya . Tidak sengaja pandangan nya terkunci dengan pandangan Hua Yun . Pria yang pernah membuat Zhu Que merasakan kerinduan , pria yang hampir membuat Zhu Que terjatuh kepelukannya . Tapi Zhu Que harus menelan pil pahit saat mengetahui tidak ada cinta dari pria itu untuk dirinya . Zhu Que menghela nafas nya kasar .


Semua orang menyadari akan tatapan Zhu Que dan Hua Yun , mereka pernah berpikir jika pasangan suami istri itu sangat cocok dan mengungkapkan jika mereka adalah pasangan yang di turunkan dari langit .


" Aku tidak menyesal " ucap Hua Yun menatap Zhu Que intens


" Aku tidak pernah mencintai mu dan itu adalah kenyataan " lanjutnya


" dan aku hampir terjatuh oleh pesona mu " batin hua yun


" Aku tahu , kau sangat mencintai Jing Liao bukan " ucap Zhu Que yang berhasil membuat semua orang mulai bertanya tanya akan hubungan Hua Yun dan Jing Liao


" Tapi pangeran mencintaiku " ucap Fengjiu yang mulai bangkit sembari memegang pipinya yang kini membengkak akibat tamparan Jendral Liu


" Ya , aku sangat mencintai Liao'er " ucap Hua Yun


" APA " ucap Fengjiu dengan nada tinggi . Kaki Fengjiu terasa seperti jelly , hingga akhirnya dia terduduk dengan keterkejutan . Bagaimana tidak , dia sudah memberikan hal terpenting yang seharusnya dia jaga kepada Hua Yun , Fengjiu pikir jika Hua Yun benar mencintainya tapi ternyata dia terlalu naif .


Jing Liao memandang Fengjiu dengan tatapan mencemooh .


aaakkkkkhhhh


Teriakan nyaring terdengar di luar portal . Semua orang langsung melihat ke asal suara .


" Jinxinggg " teriak Zhu Que saat melihat seorang berpakaian hitam dengan tubuh tinggi dan juga cadar yang menutupi wajahnya sedang mencengkram kuat rahang Jinxing .


Zhu Que hendak keluar dari dalam fortal tapi tangan nya segera di cekal oleh Shen Zhi .


" Lepaskan " ucap Zhu Que


" Jangan keluar Que'er , pirasatku tidak enak " ucap Shen Zhi


Zhu Que menghempas kasar tangan milik Shen Zhi dan bergegas keluar dari fortal . Shen Zhi segera menyusul Zhu Que namun dia tidak bisa keluar dari fortal .


" Que'er , biarkan aku keluar dari sini " teriak Shen Zhi


Tak hanya Shen Zhi , Jendral Liu dan Chen pun berusaha keluar dari fortal .


" Kita harus menghancurkan Fortal ini " ucap Yi Huai


" Fortal ini tidak mudah di hancurkan , dia menggunakan Formasi level 9 " ucap Hua Yun yang kini sedang tergeletak lemah di pangkuan Jing Liao .


" Sial " umpat Shen Zhi


" Ayo gabungkan kekuatan kita " ucap Yu Mei


" benar , mari kita mencobanya " timpal Permaisuri Yun


Semua orang kini menggabungkan kekuatan nya untuk menghancurkan fortal yang Zhu Que buat . Sementara Zhu Que sedang melawan seseorang berpakaian hitam dengan ratusan panah yang kembali menargetkan nya .


" sial , siapa pria ini ? kekuatan nya cukup besar " batin Zhu Que


Zhu Que mencoba mengambil Jinxing dari tangan pria itu . Jinxing semakin merintih kesakitan dan itu membuat Zhu Que hilang kendali .


Zhu Que menajamkan fokus nya , dia hampir kewalahan karena menyerang pria itu dan juga harus menghadang ratusan anak panah .


Tiba - tiba saja anggota Underground datang membantu Zhu Que . Setelah melawan kekaisaran Jing , mereka berteleportasi untuk kembali ke istana . Dan mereka sedikit terkejut melihat semua orang berada di sebuah portal , sementara Queen mereka melawan ratusan panah dan juga seorang pria dengan seorang wanita di dekapan nya .


Tanpa menunggu lagi , mereka membantu Queen nya untuk menangani ratusan anak panah itu , sebagian dari mereka mencari siapa dalang dari ratusan panah itu .


Di dalam fortal , semua orang masih fokus untuk menghancurkan fortal itu .


krekkkk


mereka melihat fortal itu sedikit demi sedikit memiliki retakan .


Zhu Que mengeluarkan kekuatan nya dan segera mengarahkan ke sosok pria misterius itu


Brugghh


Tubuh pria itu terpental dan membentur sebuah tembok . Seteguk darah keluar dari mulut nya . Zhu Que melihat Jinxing yang terduduk lemas setelah pria itu melepaskannya .


" Apa kau tidak apa - apa ? kenapa kau bisa berada di sini . Aku pikir kau ikut kedalam Fortal " ucap Zhu Que sembari membantu Jinxing berdiri


" Maafkan aku Que'er , aku ceroboh " lirih Jinxing


" Aku juga minta maaf karena tidak memperhatikan mu " ucap Zhu Que


" Tidak apa Que'er , aku juga salah "


Zhu Que tersenyum hangat kepada Jinxing , setelah itu Zhu Que mendekati pria misterius itu yang masih tergeletak lemah di ikuti oleh Jinxing . Di bukanya cadar pria itu oleh Zhu Que .


Zhu Que membelalakan matanya saat melihat seseorang yang sangat familiar .


" Wu Qilin " ucap Zhu Que sembari membelalakan matanya


Tiba - tiba tubuh Zhu Que menegang , seteguk darah keluar dari mulut nya . Zhu Que melihat Wu Qilin yang menyeringai kepadanya .


" Que'err " Teriak Jendral Liu dan Shen Zhi bersama


" QUEENNN " Teriak anggota underground


" Que'er " Youlian membelalakan matanya


Semua yang berada di fortal tersentak kaget saat melihat Zhu Que dengan sebuah pedang yang tertancap tepat di arah jantung nya .


Mereka mengerahkan semua kekuatan mereka hingga akhirnya fortal itu hancur .


" Segera hentikan panah - panah ini cepat " teriak kaisar zhao


Sedangkan Zhu Que tertunduk lemas den berusaha meraih pedang yang menancap dari arah belakang .


" Hahaha , bagaimana rasanya di tikam oleh orang tersayang " ucap Wu Qilin


Zhu Que membalikan tubuhnya kebelakang dan melihat Jinxing menatapnya dengan wajah datar .

__ADS_1


__ADS_2