
" Jinxing kapan aku kembali ke kediaman Jendral Liu " ucap Zhu Que yang sedang menikmati cemilan
" Besok akan ada utusan dari kediaman Jendral menjemput kita " ucap Jinxing .
...--------------------------------...
Sedang asik bersantai tiba tiba Zhu Que di kepung sekelompok orang berbaju hitam .
" Apakah kalian mengantarkan nyawa untuk ku "
ucap Zhu Que yang masih asik dengan cemilan nya
" Hahaha bukan aku yang mengirimkan nyawa tapi aku akan mengambil nyawamu " ucap ketua kelompok
" Tangkap dan penggal gadis itu dan pelayan nya " lanjutnya
Sekelompok orang pun memulai aksinya
Tiikkk
Zhu Que menjentikan jarinya dan sekelompok orang tersebut hangus terbakar dan menjadi abu .
Ketua kelompok yang tadi tersenyum remeh memandang Zhu Que menelan saliva nya kasar .
" Sial wanita itu membohongi ku . Apa nya yang seorang sampah " batin ketua kelompok itu
Zhu Que menatap remeh ketua kelompok tersebut . Menekan nya dengan 5% aura yang dia keluarkan .
" Ampuni saya nona tolong jangan bunuh saya " ucap ketua kelompok tersebut
" Cihh ,, mana sifat arogan mu yang tadi ku lihat ? " tanya Zhu Que dengan seringai khas nya
" Ampunn nona saya akan mengabdi kepadamu jangan bunuh saya adik saya sedang sakit saya terpaksa melakukan ini semua " sendu ketua kelompok .
" Baiklah karna mood ku sedang bagus aku akan memberi mu satu sekempatan tapi katakan siapa nama mu dan siapa yang menyuruh mu " ucap Zhu Que
" Nama saya Chen saya di utus selir Purou untuk membunuh anda "
" Sialan nenek lampir itu " ucap Zhu Que menggertakan gigi nya
" Nona selir jahat itu sangat keterlaluan . Aku ingin sekali membunuh nya dan menggantung mayat nya di gerbang perbatasan " ucap Jinxing mengeluarkan aura membunuh nya
" Pelayan ini sangat menarik " batin chen
" Tenanglah Jinxing kematian terlalu mudah untuk mereka kita akan bersenang senang dengan mereka terlebih dahulu " seringai Zhu Que membuat Chen bergidik ngeri
" Chen kau harus tau aku tidak pernah menyukai penghianatan , jika kau bersungguh ingin mengabdi padaku kumpulkan anak buah mu lusa dan aku akan pergi ke markas mu " Ucap Zhu Que
" Terimakasih nona atas kemurahan hati mu , saya akan melaksanakan perintah nona " ucap Chen berkowtow
__ADS_1
" Bangun lah aku tidak suka kau melakukan nya . Mulai sekarang panggil aku meimei atau Que'er dan aku tidak suka di bantah " tegas Zhu Que
Kehangatan menjalar ke hati chen . Dia merasakan penyesalan karna sudah berniat membunuh gadis kecil yang berhati baik seperti ini .
" aku akan selalu menjagamu dan menebus kesalahan ku padamu Que'er " batin chen
" Kenapa kau melamun ? " tanya Zhu Que
" ahh ee,ehh iya maaf Que'er sepertinya aku harus segera menyelesaikan urusan dengan selir itu dan segera kemarkas untuk memberitau anak buah ku lusa akan ada perkumpulan " ucap Chen
" Bilang saja aku di tolong oleh seorang master agar dia tidak curiga kalau aku bukan sampah sesungguhnya . Dan ini kemarin aku mencoba membuat pil penyembuh semoga saja bisa membantu adik mu " ucap Zhu Que menyodorkan botol porselan yang berisi 5 biji pil .
" ii,,iinii pil penyembuh Tingkat 5 dengan penyempurnaan 100% apakah kamu yakin akan memberikan pil langka ini ? Alkemist paling terkenal di benua ini hanya mampu membuat Pil penyembuh tingkat 3 dan 4 dengan penyempurnaan 80% saja . Kamu sungguh hebat Que'er aku tidak menyangka kamu seorang Alkemist juga " ucap Chen yang terkagum kagum .
" hehe ,, itu bukan masalah besar aku masih memiliki banyak pil seperti itu " ucap Zhu Que
" Terimakasih Que'er kalau begitu aku harus pergi . Jaga dirimu baik baik " ucap Chen
Chen pun pergi meninggalkan Zhu Que dan Jinxing yang sedari tadi menatap Zhu Que dengan memuja
" Nona kenapa tidak pernah cerita kalau nona seorang Alkemist juga " ucap Jinxing
" Kau tak bertanya " timpal Zhu Que
Jinxing merajuk dengan mengembungkan pipi nya Zhu Que yang melihat itu pun menahan tawa nya
" Aiihh Jinxing ku imut sekali " Goda Zhu Que
" Hahahaha " Zhu Que tak sanggup menahan tawa nya lagi
" Hahaha Aihh sudahlahh lebih baik kau tingkat kan lagi kultivasi mu agar bisa melindungi diri sendiri " ucap Zhu Que
" Baiklah nona aku harus menjadi kuat agar bisa melindungi mu " ucap Jinxing yang langsung pergi meninggalkan nona nya itu
Zhu Que hanya menggelengkan kepala nya melihat kelakuan Jinxing . Bagi nya Jinxing sudah seperti sahabat yang selalu setia di sisi nya . Mereka sudah tidak terbatasi dengan formalitas .
" Aku pasti akan membalaskan dendam mu itu Liu Zhu Que , aku pasti akan menuntut keadilan untuk mu " Batin Zhu Que (Vhee)
...****...
Hari pun sudah berganti kini Zhu Que dan Jinxing sedang membereskan barang barang mereka dan menunggu utusan dari kediaman Jendral datang
15 menit kemudian pengawal kediaman Jendral sudah tiba . Zhu Que sudah siap dengan hanfu berwarna peach dan cadar yang menutupi kecantikan nya meskipun begitu aura kecantikan nya masih terlihat jelas .
" Hormat hamba Putri , hamba di utus Jendral untuk menjemput putri dari pengasingan " ucap pengawal A
" Jinxing apa semua sudah selesai " tanya Zhu Que tanpa membalas ucapan pengawal tersebut
" Sudah nona "
__ADS_1
" Ayo " Ajak Zhu Que menaiki kereta kuda yang sudah di siap kan
" cihh putri sampah ini begitu besar kepala " batin pengawal A
" Apakah kamu akan terus berdiri disitu dan menyumpah serapahi ku pengawal A ? " ucap Zhu Que datar
Degg
" apakah dia tau " batin pengawal A
" Aku tak suka mengulang kata kata ku cepatlahh " ucap Zhu Que
" B,,ba,baik putri tolong ampuni kebodohan hamba " ucap pengawal A
Zhu Que tidak menanggapi perkataan nya . Dia hanya asik dengan cemilan yang sudah Jinxing siapkan .
1 jam berlalu kini Zhu Que sudah sampai di depan gerbang kediaman Jendral . Zhu Que dan Jinxing pun turun dari kereta kuda yang di tunggangi nya .
" Lihat putri sampah itu kembali "
" Cih , apa bagus nya dia "
" benar kultivasi pun dia tidak bisa ditambah wajah nya yang buruk rupa , lihat lah dia memakai cadar pasti sangat malu memperlihatkan wajah nya yang menjijikan itu "
" Aku dengar dia mencoba meracuni putri fengjiu dan pertunangan nya dengan putra mahkota batal "
" mungkin dia iri dengan kecantikan kakak nya , aku rasa putra mahkota lebih cocok dengan putri fengjiu atau putri sujin "
Bisik bisik terdengar di telinga Zhu Que yang hanya di anggap angin lalu oleh empunya
Jinxing yang mendengar ini pun emosi nya memuncak
" Kaa.."
" Jinxing " sela Zhu Que menatap Jinxing intens seakan berkata 'biarkan saja mereka'
" Maaf " ucap Jinxing menundukan kepala
Zhu Que memasuki kediaman Jendral dan bisa dilihat beberapa pasang mata memperhatikan nya .
" Jinxing siapa mereka " bisik Zhu Que
" Menjawab nona , mereka adalah Selir Purou , Putri Fengjiu , Putri Sujin , dan Jendral Yi Kang ayah anda " jawab Jinxing
" Que'er selamat datang kembali " ucap Fengjiu tersenyum manis
" cih pencitraan " batin zhu Que
" Que'er apakah kamu baik baik saja saat berada di pengasingan hikss,,, ibu sangat sedih saat kamu harus di asingkan nak " ucap Selir Purou dengan air mata buaya nya
__ADS_1
Zhu Que dengan wajah datar nya hanya memperhatikan tingkah anak dan ibu yang membuat nya sangat muak .