
...Mereka hanya berharap Zhu Que akan kembali secepatnya untuk menemui mereka . Berapa lama mereka akan menunggu , mereka tidak peduli . Mereka akan terus menunggu nya sampai kembali ....
...--------------------------------...
Hari terus berganti . Sudah 2 tahun berlalu sejak kejadian pemberontakan itu . Kini Kekaisaran Zhao semakin makmur . Kaisar Zhao Xu An sudah menyerahkan tahtanya kepada Zhao Yi Huai sejak satu tahun terakhir . Kini Kekaisaran Zhao dipimpin oleh Yi Huai sebagai Kaisar dan Youlian sebagai Permaisuri You . Yi Huai dan Youlian mengangkat putri dari mentri Fu , Fu Qiaotan sebagai Selir Agung .
Kini , Yi Huai dan Youlian sudah di karuniai seorang Putra Mahkota yang masih berusia 1 tahun . Dia di beri nama Zhao Tian Yu .
Kebahagiaan tidak hanya datang dari anggota kerajaan . Tapi juga kediaman Jendral Besar yang baru saja menyambut kehadiran anggota baru . tampak kebahagiaan yang kini menghiasi wajah Shen Zhi dan juga Yu Mei . Ya , Shen Zhi dan Yu Mei sudah resmi menikah sejak satu tahun yang lalu , dan kini mereka baru saja di karuniai seorang Putra yang begitu menggemaskan . Hubungan mereka sempat mendapat tentangan dari Mei Qi yang juga menyukai Shen Zhi , tapi itu tidak menggoyahkan niat mereka untuk menyatukan sebuah hubungan di ikatan benang merah . Mei Qi sendiri kini sudah menikah dengan Putra Mahkota kekaisaran sebrang .
Di sisi lain . Seorang Pria kini tengah terduduk di temani wanita cantik di samping nya . Dia adalah Chen yang satu minggu lalu telah resmi menjadi seorang suami dari wanita cantik bernama Huanran . Huanran sendiri adalah seorang murid jenius dari sekte yang paling terkenal di kekaisaran Zhao . Meskipun mereka baru menikah , tapi Chen akan tetap sibuk mengurus laporan bisnis organisasi underground . Huanran kini masih setia menemani suaminya yang bergelut bersama gulungan laporan - laporan itu . Sesekali dia akan menyeka keringat yang ada di pelipis suaminya .
" Jika lelah beristirahatlah dulu " ucap Huanran
" Tidak ran'er , sedikit lagi akan selesai " ucap Chen sembari mengelus puncak kepala Huanran .
" Apa kau masih merindukan Demon Queen " tanya Huanran
Mendengar nama ' Demon Queen ' , Chen langsung menghentikan kegiatannya dan menatap Huanran dengan senyuman tulusnya .
" Aku akan selalu merindukan Que'er . Bukan hanya aku , tapi anggota Underground lainnya sangat merindukan dia . Aku harap dia akan segera kembali dan memimpin Underground seperti dulu " Chen memejamkan matanya , terbayang sosok gadis cantik dengan senyuman hangatnya .
Huanran tahu bahwa suaminya merasa sangat sedih . Seharusnya dia tidak mengungkit luka yang hampir mengering . Huanran merasa tidak enak .
" Maaf " cicit Huanran menundukan kepalanya
Chen membuka matanya nya dan menarik Huanran kedekapan nya
" sttss .. kenapa minta maaf " ucap Chen lembut
" Seharusnya aku tidak menanyakan hal yang akan membuat mu sedih " ucap Huanran
" Aku tidak sedih . Aku hanya merindukan Que'er saja , sekarang ayo beristirahat " ucap Chen yang membawa istrinya menuju ruang peristirahatan mereka .
***
" Jiejie apa kau baik - baik saja sekarang ? apa kau masih mengingatku . Kapan kau akan kembali " gumam seorang anak laki-laki yang sudah hampir menginjak usia 12 tahun .
" Andai saja aku kembali lebih cepat " ucapnya yang masih setia memandangi danau di hadapan nya .
" A Li "
Terlihat Pria paruh baya yang kini menghampirinya .
" Salam Ayahanda "
" Bangunlah , jangan terlalu formal jika kita sedang berdua " ucap Jendral Liu
" Baik ayahanda " ucap A Li
" Jiejie mu akan segera kembali . Bersabarlah " ucap Jendral Liu
A Li menghembuskan nafas nya kasar . Dia sudah lulus belajar di academy lima bulan yang lalu . Saat A Li kembali ke Kediaman Jendral Besar , orang yang pertama di carinya adalah Zhu Que . Namun ternyata Jiejie nya itu pergi entah kemana . Jendral Liu menceritakan semua kejadian yang menimpa Kekaisaran Zhao sampai pengkhianatan Jinxing . A Li terkejut saat mengetahui jika Jinxing bukan orang yang sebaik di pikiran nya . Setiap hari A Li habiskan dengan berkultivasi , berpedang , memanah , membaca dan membantu Jendral Liu saat Shen Zhi tidak bisa membantu . A Li kini sudah tumbuh menjadi sosok yang sangat Jenius .
" A Li tahu Jiejie akan segera kembali " ucap A Li sembari mendongakan wajahnya menatap langit yang kini begitu cerah .
Jendral Liu menatap sekitar , kini mereka sedang berada di Paviliun Teratai tepat nya kediaman Zhu Que .
" sudah dua tahun , apakah kau tidak merindukan kita Que'er . Banyak sekali hal - hal yang sudah kau lewatkan " batin Jendral Liu
****
Di tempat lain . Seorang Pria kini masih setia memandangi tubuh seorang wanita pujaan nya yang kini masih terbaring lemah di atas ranjang tempat tidur . Sesekali Pria itu menghembuskan nafasnya kasar . Meskipun wanita nya itu sudah melewati ambang kematian , akan tetapi sejauh ini tidak ada tanda - tanda wanita nya akan terbangun .
tok tok tok
Fokus pria yang kini masih menatap lekat sosok yang di cintainya itu harus teralihkan karena suara ketukan pintu .
" Ada apa " tanya nya dengan nada tidak suka
" Ampun Yang Mulia , semua orang kini sudah berkumpul di Aula untuk menunggu Yang Mulia " ucap seseorang dari balik pintu
" Saya akan datang segera "
" Baik Yang Mulia "
Pandangan pria itu kembali ke ranjang dimana wanita nya masih terbaring .
" Aku harus pergi sebentar " ucapnya lalu mengecup kening wanita nya itu .
*
Di Aula , semua orang kini tengah berdiri tanpa sepatah kata pun . Sebelumnya , suasana tidak setegang ini . Akan tetapi saat pemimpin mereka datang , tidak ada yang berani mengeluarkan suara sepatah katapun sebelum pemimpin nya itu berbicara terlebih dahulu .
" Ada apa ? " ucap suara bariton yang kini memecahkan keheningan
" Menjawab Lord . Dia kini sudah mulai bergerak . Dia sedang mengumpulkan pasukannya yang berasal dari dunia bawah . " ucap salah satu penjabat . ( jadi , kalau sama orang lain panggilan nya Lord ya , kalau Yang Mulia itu panggilan orang - orang istana nya aja ) .
" Dewa pengkhianat itu ya , ah tidak kata Dewa kini tidak cocok untuknya , mengingat dia telah memilih untuk bersekutu dengan para iblis menjijikan itu "
__ADS_1
" Lord benar , tapi sekarang apa yang akan kita lakukan . Apa kita akan langsung menyerang mereka " ucap penjabat yang satunya lagi
" Tunggu sampai dia benar - benar mengibarkan bendera perang . Tapi kalian harus tetap waspada dan siap kapanpun saat dunia bawah mengibarkan bendera perang "
" Mengerti Lord " ucap mereka serempak
" Jika tidak ada yang lain saya akan kembali " ucap nya lalu menghilang .
Setelah pertemuan singkatnya di aula . Pria bersurai perak itu kembali ke ruangan dimana wanitanya kini terbaring .
Saat pandangan nya mulai kembali melihat wajah cantik yang kini masih pucat , sudut bibir pria itu mulai terangkat .
" Kapan kau akan bangun sayang . Apa kau masih betah dalam tidurmu " Kini pria itu duduk di pinggir ranjang sembari mengusap puncak kepala wanitanya .
Mata yang kini terpejam itu mengerjap . Perlahan mata cantik itu terbuka .
" Sayang , apa kau bangun " ucap Pria itu dengan binar bahagia . Akhirnya setelah menunggu lama , wanitanya kini bangun .
" Siapa "
" Aku suami mu "
" Suami ku ? " terlihat wanita itu sedang berpikir
" Aku siapa ? " lanjutnya
Pria itu terkesiap saat mendengar pertanyaan yang di lontarkan untuk nya .
" Apa kau tidak mengingat siapa dirimu ? "
Wanita yang kini terbaring itu menggeleng
" Nama mu Liu Zhu Que "
" Liu Zhu Que ? . Lalu nama mu siapa ? "
" Nama ku Yuan ZhouXu " ucap pria yang bernama 'Yuan Zhouxu ' tersebut .
" Yuan ? "
Yuan ZhouXu pun mengangguk dan tersenyum hangat kepada Zhu Que . Dia bertanya - tanya kenapa Zhu Que tidak mengingat identitas nya ? , bukankah kepalanya tidak terluka ? apa mungkin karena pengaruh Lotus perak itu ? . Kini Yuan Zhouxu sedang bergelut dengan pikiran nya .
" Yuan aku haus " lirih Zhu Que
Suara lembut itu membuyarkan Yuan ZhouXu dari lamunan nya . Segera dia mengambil air yang sudah di siapkan oleh pelayan di atas meja yang tidak jauh dari nya .
Zhu Que menggelengkan kepala setelah meneguk air untuk membasahi kerongkongan nya .
" Beristirahat lah , aku akan keluar sebentar "
" Aku takut " ucap Zhu Que sembari menggenggam tangan kekar milik Yuan ZhouXu
" Baiklah aku akan menemani mu , sekarang tidurlah " Yuan ZhouXu mengelus puncak kepala Zhu Que .
Senyuman tersungging di bibir Yuan ZhouXu saat mendengar dengkuran halus dari wanita tercinta nya .
" Quon " panggil Yuan ZhouXu
Quon adalah pengawal bayangan sekaligus kaki tangan Yuan ZhouXu .
Seorang Pria dengan pakaian hitam berpaduan dengan warna silver berdiri di hadapan Yuan ZhouXu
" Hormat Yang Mulia " ucap nya membungkukan badan
" Apakah Lotus Perak berdampak terhadap ingatan seseorang ? " tanya Yuan ZhouXu to the point
" Hamba tidak terlalu mengetahui tentang tumbuhan tersebut . Tapi hamba pernah mendengar jika seseorang mengkonsumsi Lotus itu maka dia akan mengalami hilang ingatan untuk sementara " ucap Quon ( ini author ngarang aja ya )
" Benarkah ? tapi hanya sementara kan "
" menurut yang hamba dengar memang hanya sementara . Setelah kondisi tubuh nya benar - benar pulih seperti biasa , ingatan nya sedikit demi sedikit akan segera pulih "
" Baiklah , kau boleh pergi "
Quon pun pergi setelah berpamitan kepada Tuan nya .
Setelah Pengawal bayangan nya itu pergi , Yuan ZhouXu memilih berbaring di samping Zhu Que dan memeluk nya erat , seakan menyalurkan kerinduan yang sudah lama tersimpan .
***
Hari - hari dilalui Zhu Que di Istana Yuan ZhouXu . Semakin hari hubungan mereka pun semakin dekat . Kepingan ingatan Zhu Que kian kembali . Meskipun dia sudah mengetahui siapa dirinya dan apa yang terjadi sebelumnya . Zhu Que masih enggan menemui keluarganya di dunia fana .
Zhu Que pun kini mengetahui siapa Yuan ZhouXu dan dimana dia .
Yuan ZhouXu adalah Pemimpin dari semua Dewa dan Dewi . Dia adalah Dewa Kematian yang sangat di hormati oleh Dewa - Dewi lain nya . Awal nya Zhu Que sangat terkejut ketika dia di beritahu bahwa kini dirinya ada di dunia para Dewa , yaitu Dunia atas .
Note :
~Dunia atas : di tempati oleh para Dewa dan Dewi . Dunia ini tidak mudah di masuki oleh manusia biasa terkecuali manusia itu sudah mencapai tingkat kultivasi abadi .
__ADS_1
~Dunia tengah : disebut juga dunia fana atau dunia manusia
~Dunia bawah : dunia yang di tempati oleh para iblis dan makhluk menjijikan lain nya .
( ya pokonya gitulah kira -kira . Ngarang aja author :v)
Zhu Que juga menanyakan perihal Yuan ZhouXu yang mengaku sebagai suaminya . Yuan ZhouXu pun mengatakan jika sesuatu telah terjadi di masalalu dan mengakibatkan dirinya dan Yuan ZhouXu harus berpisah untuk sementara waktu . Zhu Que merasa bahwa ucapan Yuan ZhouXu hanya mengada-ngada saja . Tapi jauh di lubuk hati Zhu Que mengakui jika Yuan ZhouXu benar suaminya .
Kini Zhu Que masih termenung di bawah pohon dekat danau . Dia terus memikirkan apa yang sebenarnya terjadi ? kenapa saat dia hidup untuk yang kedua kalinya banyak sekali konspirasi .
Zhu Que terus menghembuskan nafas nya kasar . Tanpa dia sadari , seseorang sedang tersenyum memperhatikan nya sedari tadi .
" Que'er "
Zhu Que memutar badan nya untuk melihat ke asal suara bariton yang selalu memanjakan telinga nya .
" Yuan " ucap Zhu Que tersenyum lembut .
Yuan ZhouXu duduk di sebelah Zhu Que , lalu membawa Zhu Que untuk bersandar di dada bidang nya .
" Kenapa hm " tanya nya
" Aku hanya bingung dengan kehidupan ini , kau bilang kita terpisah di masalalu kan " Zhu Que mendongakan kepalanya agar bisa melihat wajah tampan Yuan ZhouXu .
" Ya "
" Tapi kenapa aku tidak mengingat sedikitpun tentang kita " ucap Zhu Que
" Jangan terlalu di pikirkan . Jika waktunya tiba , kau akan mengingat semua nya " ucap Yuan ZhouXu sembari mengecup puncak kepala Zhu Que .
" Aku ingat , dulu aku sering bermimpi tentang sepasang kekasih . Saat dimana wanita itu hamil lalu ada sekelompok orang yang membunuh nya . Kemudian aku juga pernah bermimpi yang sama tapi wanita itu mempunyai putra yang menggemaskan , tapi putra nya di racuni " ucap Zhu Que berkaca - kaca saat kepingan ingatan nya mengingatkan dia akan mimpi yang dulu sering dia alami . Entah kenapa dirinya merasa sangat sedih secara tiba - tiba .
Zhu Que kembali melihat Yuan ZhouXu . Dilihat nya pria itu yang kini memandangi danau dengan tatapan yang sulit di artikan . Zhu Que juga bisa melihat kilatan kesedihan di kedua bola matanya .
ada apa dengan nya ? pikir Zhu Que .
" Yuan "
" Yuan "
Zhu Que mengulurkan tangan nya untuk membelai wajah pria yang kini sedang mendekap nya .
Lamunan Yuan ZhouXu kini membuyar saat tangan mungil kini membelai wajah nya . Pandangan nya kini beralih menatap wanita yang juga menatap nya dengan tatapan keheranan . Yuan ZhouXu menggenggam tangan Zhu Que yang membelai wajah nya .
" Ada apa ? kenapa melamun " tanya Zhu Que dengan ekspresi keheranan dan bibir yang sedikit di majukan
" Tidak apa - apa " jawab Yuan ZhouXu
" Bohong " Zhu Que mendengus sembari terus memajukan bibir nya .
Karena tidak tahan dengan godaan bibir mungil dan tipis itu . Yuan ZhouXu mendekatkan wajah nya ke wajah Zhu Que . Bisa pria itu rasakan tubuh Zhu Que yang kini menegang dan semburan merah di kedua pipinya . Semua itu semakin membuatnya gemas . Dengan gerakan perlahan , akhirnya Yuan ZhouXu mendarat di benda kenyal itu .
Cup
Zhu Que membelalakan matanya saat merasakan bibir Yuan ZhouXu menempel di bibirnya . Perlahan Yuan ZhouXu meluma* bibir mungil itu . Karena tidak ada balasan , Yuan ZhouXu menggig** bibir bawah Zhu Que agar terbuka dan dengan leluasa dia menjelajahi rongga nya . Semakin lama ciu*an itu semakin dalam . Tanpa sadar Zhu Que mengalungkan kedua tangan nya di leher Yuan ZhouXu , begitupun Yuan ZhouXu yang semakin menipiskan jarak diantara mereka . Pagutan mereka pun terlepas saat keduanya mulai kehabisan nafas . Zhu Que yang menyadari apa yang telah dia lakukan merasa malu . Sedangkan Yuan ZhouXu terkekeh melihat pipi Zhu Que yang semakin merah .
" Apa kau sakit Que'er . Pipi mu sangat merah " goda Yuan ZhouXu
" Apa . t..tidak " ucap Zhu Que sembari menutup kedua pipinya
" Benarkah , tapi pipi mu semakin merah "
" Berhentilah menggoda ku Yuan " dengus Zhu Que
Yuan ZhouXu menarik Zhu Que kembali kedekapan nya dan mengecup puncak rambut Zhu Que terus menerus .
***
Dua bulan kini berlalu ..
Zhu Que sudah mulai terbiasa berada di istana Yuan ZhouXu . Hari ini Zhu Que meminta izin kepada Yuan ZhouXu untuk kembali ke dunia fana . Mau tidak mau Yuan ZhouXu mengizinkan nya dengan syarat tidak boleh berdekatan dengan pria lain kecuali dirinya . Anggap lah Yuan ZhouXu terlalu possesif , tapi dia sangat membenci jika miliknya di sentuh orang lain . Yuan ZhouXu takut jika Zhu Que menikah dengan pria lain seperti waktu itu bersama Hua Yun .
" Apa kamu yakin untuk pergi sendiri ? , atau aku temani saja ya ! " ucap Yuan ZhouXu
" Tidak usah Yuan , aku tidak apa sendiri " Bukan tanpa alasan Zhu Que menolak Yuan ZhouXu mengantarkan nya . Pria itu kini tengah sibuk dengan urusan kerajaan nya .
" Baiklah , aku pasti akan menemuimu setelah urusan ku selesai " ucap nya
" En . Kalau begitu aku akan pergi sekarang "
" Biar aku antar sampai portal "
Yuan ZhouXu mengantarkan Zhu Que sampai ke depan portal menuju dunia fana . Sebelum Zhu Que pergi Yuan ZhouXu memeluk nya sangat erat seakan tidak rela membiarkan Zhu Que pergi .
Setelah berpamitan , Zhu Que pun kembali ke dunia fana .
.
.
__ADS_1