Consort Of The God Of Death

Consort Of The God Of Death
Pesta Kemenangan


__ADS_3

..." Aduhh lama lama gila kali aku ini ya " Zhu Que terus bergumam dan berakhir merutuki pikiran bodoh nya ....


...--------------------------------...


" Que'er ayoo bangunn "


" Emhh "


" Que'er ayoo bangun Jendral Liu dan Tuan Muda akan segera berangkat "


Setelah mendengar nama Jendral Liu dan Shen Zhi , Zhu Que langsung membuka mata nya .


Dengan kesadaran yang belum pulih 100% Zhu Que beranjak dari tempat tidur menuju tempat pemandian


" Eh air nya sudah kau siapkan ? " tanya Zhu Que


" Sudah . Mau ku bantu ? " tawar Jinxing


" Tidak , tunggu saja disini "


Jinxing mengangguk dan memilih menyiapkan hanfu untuk Zhu Que pakai . Setelah melakukan ritual mandi Jinxing membantu Zhu Que memakaikan hanfu juga riasan yang sederhana namun tampak elegan .


" Sudah selesai Que'er "


" En , terimakasih "


Tanpa berlama lama lagi , Zhu Que bergegas menuju gerbang utama di ikuti oleh Jinxing .


Sesampainya di gerbang utama , terlihat Jendral Liu dan Shen Zhi yang sudah siap berangkat .


" Salam Ayah , Salam Gege " Zhu Que langsung berhambur kepelukan Jendral Liu


" Berjanjilah untuk pulang dengan keadaan sehat seperti sekarang " ucap Zhu Que


" Sejak kapan putri ayah menjadi manja seperti ini " goda Jendral Liu yang memeluk Zhu Que tak kalah erat


" Aishh berjanjilah dulu " ketus Zhu Que yang berhasil membuat Jendral Liu terkekeh


" Baik , Ayahanda berjanji tapi Ayahanda juga tidak yakin bisa menepati janji itu . Kau jaga dirimu baik baik disini . "


" Dan bisakah kau pindah ke Pavilliun di Kediaman Utama ? Ayahanda akan mempercayakan Kediaman ini padamu . Apa kau keberatan ? " ucap Jendral Liu


" Tentu saja tidak . Baiklah aku akan pindah dan Ayahanda tenang saja , aku akan mengatur kediaman ini dengan baik "


" Apa kau tidak ingin memeluk gege "


Zhu Que terkekeh " Apa perlu ? "


" Tidak " dengus Shen Zhi


Zhu Que segera memeluk Shen Zhi


" Aishh gege ku merajuk rupanya "


" Kau ini ... Ingat pesan gege yang kemarin , jika kau ingin keluar ajaklah beberapa pengawal . Gege dan Ayahanda akan segera kembali " Shen Zhi mengelus puncak kepala Zhu Que dengan sayang


" En , aku akan mendengarkan pesan mu ge "


" meskipun aku tidak yakin bisa menuruti nya " batin Zhu Que


" salam Ayahanda , salam Shen Gege " Fengjiu datang dengan senyuman khas nya


" Que'er " panggil nya


" Hi Jiejie " ucap Zhu Que


" Baiklah , Ayahanda akan segera berangkat bersama Gege kalian " Jendral Liu mengusap rambut Zhu Que dan Fengjiu bergantian


" Kalian hati hati disini " ucap Shen Zhi


" En , Ayahanda dan Shen gege harus kembali dengan selamat . Kita akan menunggu kalian dan berhati hati lah " ucap Fengjiu


" Jangan lupa jaga kesehatan disana " ucap Zhu Que


Jendral Liu dan Shen Zhi segera menaiki kereta kuda yang sudah di persiapkan .


Zhu Que dan Fengjiu melihat kepergian mereka sampai kereta itu tidak terlihat di pandangan mereka lagi .


" Jinxing ayoo pergi " ucap Zhu Que


" Apa kau tidak ingin berbicara dengan jiejie mu ini dulu "


Langkah Zhu Que terhenti saat mendengar perkataan yang di ucapkan oleh Fengjiu


" Oh Jiejie ingin berbicara padaku ? ada apa " tanya Zhu Que


" Tidakah kau ingin meminta maaf untuk semua kekacauan yang kau buat "


Zhu Que mengernyitkan dahi " Maksud mu ? "


" Jangan pura pura bodoh , kau adalah dalang di balik putus nya hubunganku dan Putra Mahkota kan "


" Hahaha..apa kau bilang aku dalang nya , untuk apa aku mengurusi hubungan mu dengan putra mahkota . Bukankah seharus nya kau sadar bahwa yang terjadi padamu adalah karma atas ulah mu sendiri "


Fengjiu menggertakan gigi nya


" Liu Zhu Que kau adalah Rubah . Jika bukan karena kau , aku pasti sudah menikah dengan Putra Mahkota " ucap Fengjiu


" Ckck jika aku rubah lalu kau apa , ulat bulu atau sejenis ular . Salahkan saja kekasih mu eh maksud ku mantan kekasih mu itu karna telah membuang mu "


Tanpa menunggu jawaban dari Fengjiu , Zhu Que segera pergi di ikuti oleh Jinxing


" Jelas jelas itu karna ulah mu , aku yakin dia bekerja sama dengan Youlian untuk merebut Putra Mahkota . Putra Mahkota adalah milik ku , aku harus merebutnya kembali " gumam Fengjiu dengan tangan yang mengepal .


*


" Bagaimana Putri apakah anda menyukai Paviliun nya " ucap kepala pelayan


" Panggil aku Nona saja bibi , aku akan tinggal di sini sekarang " ucap Zhu Que


" Baiklah Nona , sekarang Paviliun Mawar ini menjadi kediaman anda "


" Bibi aku ingin mengganti nama Paviliun Mawar ini menjadi Pavilliun Teratai seperti Paviliun ku yang dahulu "


" Baik Nona , kalau begitu saya pamit undur diri " Kepala pelayan itu pergi meninggalkan Zhu Que .


Zhu Que memasuki kamar utama Paviliun Mawar yang kini menjadi Paviliun Teratai itu .


" Paviliun ini lebih mewah dari paviliun ku yang lama " gumam Zhu Que


" Que'er " terlihat Jinxing yang kini masuk membawa nampan berisi teh dan cemilan .

__ADS_1


" Aku akan pergi sebentar , kau jagalah Paviliun ini " ucap Zhu Que


" En , tapi kau minum lah dulu teh nya "


" Duduklah temani aku " ucap Zhu Que


Jinxing menuangkan teh untuk Zhu Que .


" Kau akan pergi kemana Que'er " tanya Jinxing


" Aku akan pergi menemui Chen'ge "


Jinxing mengangguk tanda mengerti .


Setelah Zhu Que menikmati sajian yang di siapkan Jinxing . Zhu Que berteleportasi agar cepat sampai ke markas Underground .


" Que'er kau mengagetkan ku saja "


" Ehehe maaf Ge , kau masih sibuk dengan gulungan gulungan itu ? " Zhu Que duduk di salah satu kursi yang berada di sebrang Chen


" Ya , ini semua laporan tentang bisnis kita "


" Istirahatlah ge , biar aku ambil alih semua nya " ucap Zhu Que


" Aku tidak keberatan , nanti kau lelah Que'er " ucap Chen


" Istirahatlah Chen'ge . Aku yang akan mengurus nya , lagipula semua itu adalah tugasku " dengan berat hati Chen menuruti keinginan Zhu Que yang sudah Mutlak tanpa bantahan


Kini Zhu Que sedang berkutat dengan gulungan gulungan yang ada di hadapan nya . Zhu Que menghela nafas berat nya . Terkadang dia merasa menjadi orang jahat yang membebankan pekerjaan ini kepada Chen setiap hari , meskipun terkadang Zhu Que juga ikut andil dalam menyelesaikan pekerjaan yang berhasil membuat kepala nya sakit .


*******


Pagi berganti siang , begitupun hari berganti hari .


Kini tepat Dua bulan setelah Jendral Liu dan Shen Zhi pergi keperbatasan .


Satu minggu yang lalu , Zhu Que mengirimkan anggota Underground untuk membantu Jendral Liu dan Shen Zhi di perbatasan . Saat itu Zhu Que mendengar jika Ayah nya terluka , dan dia langsung mengerahkan Anggota Underground untuk membantu Prajurit Kekaisaran Zhao menyerang Prajurit Kekaisaran Jing . Hingga akhirnya kemenangan di raih oleh Kekaisaran Zhao .


Setelah kemenangan sudah di raih oleh pasukan Jendral Liu beserta bantuan dari Organisasi Underground . Akhirnya Jendral Liu dan yang lain nya memutuskan untuk kembali ke Istana .


Akan tetapi Kekaisaran Jing masih belum menerima kekalahan mereka . Kaisar Jing mengutus seorang kepercayaan nya untuk menyampaikan titah darinya jika Kekaisaran Jing akan berdamai dan tunduk dengan Kekaisaran Zhao tapi sebagai syarat Putri Pertama mereka harus menikah sebagai Istri Sah dari Putra Mahkota .


Tentu saja permintaan itu di tolak mentah mentah oleh Putra Mahkota Zhao Yi Huai . Dia sudah mempunyai Istri Sah yang juga berasal dari Kekaisaran sebrang . Begitu juga Kaisar Zhao yang keberatan dengan permintaan Kaisar Jing .


Akhirnya Kaisar Zhao menawarkan agar Putri Pertama Kekaisaran Jing akan menjadi Selir . Yang nantinya akan menjadi Selir Agung saat Putra Mahkota diangkat menjadi Kaisar . dan mau tak mau Kaisar Jing pun menyetujui nya .


Berita pengangkatan Putri Pertama dari Kekaisaran Jing sebagai Selir Putra Mahkota Zhao Yi Huai pun sudah tersebar di seluruh Kekaisaran Zhao .


Zhu Que yang mendengar Putra Mahkota mengangkat Selir merasa geram . Dia khawatir akan Youlian , tapi mau bagaimana lagi itu sudah menjadi resiko menikahi suami yang akan mempunyai banyak istri di masa depan .


" Que'er ayo bersiap " Zhu Que melihat Jinxing yang berjalan mendekati nya


" Ada apa ? "


" Apa kau lupa , hari ini adalah hari perayaan kemenangan yang diraih oleh Kekaisaran Zhao . Dan hari ini juga menjadi hari perayaan dimana Putri dari Kekaisaran Jing menjadi Selir "


" Kapan pesta nya di adakan ? "


" Nanti malam "


" Baiklah aku akan segera bersiap , kau tunggu lah di luar terlebih dahulu " ucap Zhu Que


Jinxing mengernyitkan dahi , pasalnya dia selalu menunggu di dalam kamar selama Zhu Que mandi tapi untuk pertama kali nya Zhu Que menyuruh nya keluar kamar . Tanpa banyak bertanya Jinxing bergegas keluar dari kamar itu .


" Rupanya kau sudah menyadari akan keberadaan ku gadis kecil "


" Cih , mau apa kau kesini ? dasar cabu* " dengus Zhu Que


Pria itu terkekeh " sudah hampir satu minggu saat aku kembali kau mengabaikan ku gadis kecil "


" Biasanya seperti itu " Zhu Que memutar bola mata nya malas "


" keluarlah pangeran , aku ingin bersiap untuk menghadiri pesta "


" Baiklah aku akan pergi , sampai bertemu di pesta "


Zhu Que mendengus lalu berjalan ke pemandian .


Zhu Que mulai melepas helai demi helaian kain yang menutupi tubuh nya . Setelah itu dia masuk ke Bak pemandian .


Setelah menyelesaikan ritual mandi nya . Zhu Que di bantu Jinxing merias diri .


**


Terlihat langit sudah mulai gelap . Rombongan Jendral Liu kini sedang berada di perjalanan menuju Istana . Zhu Que duduk di Kereta Kedua bersama Fengjiu . Sesekali Fengjiu menatap Zhu Que seakan akan ingin membunuh nya , dengan santai Zhu Que membalas pandangan Fengjiu dengan seringaian nya . Hari ini Zhu Que memutuskan untuk tidak lagi menggunakan Cadar .


Setelah menempuh perjalanan yang menurut Zhu Que membosankan . Akhir nya rombongan Jendral Liu sampai di depan gerbang utama Istana . Semua orang menyambut antusias kedatangan Jendral Liu dan keluarga nya .


Rombongan Jendral Liu kini di persilahkan untuk masuk ke Aula Utama .


" Jendral Liu dan Keluarga memasuki Aula " Teriakan kasim menggema di depan pintu masuk Aula . Zhu Que sempat menatap tajam kasim itu karna membuat telinga nya sakit , seketika Kasim itu langsung tertunduk .


Saat memasuki Aula , semua orang terfokus kepada Zhu Que


" apakah itu putri ketiga kediaman Jendral Liu ? dia semakin cantik dari terakhir aku melihat nya saat cadar nya itu terlepas "


" Putri Zhu Que tidak menggunakan cadar , sungguh keberuntungan ku "


" Dia sangat cantik "


" Tuan muda Shen Zhi semakin tampan "


" Tuan Muda Shen Zhi belum menikah , aku rasa aku masih ada kesempatan "


" Putri Fengjiu tidak kalah cantik juga malam ini . Mungkin dia adalah yang ke 2 setelah putri Zhu Que "


" hey aku rasa dia yang ke 3 setelah Putri Zhu Que dan Putri Youlian "


Bisikan bisikan terus terdengar di telinga Zhu Que .


Dia hanya berjalan tanpa memperdulikan perkataan semua orang


Rombongan Jendral Liu segera menuju kursi yang sudah di siapkan untuk mereka .


" Kaisar Zhao , Permaisuri Wu , Selir Agung dan para selir lain nya memasuki aula "


" Putra Mahkota , Putri Mahkota dan Selir Jing memasuki aula "


" Para Pangeran dan Putri memasuki Aula "


Semua orang di Aula berdiri dan membungkuk memberi hormat kepada keluarga kerajaan itu .

__ADS_1


" Terimakasih kepada semua tamu yang berkenan hadir di perayaan ini " ucap kaisar Zhao yang kini sudah duduk di kursi kebesaran nya


" Terimakasih kepada Pangeran Kedua , Jendral Besar dan Tuan Muda Shen Zhi yang berperan penting dalam kemenangan ini "


" dan Zhen juga turut berterimakasih kepada Organisasi Underground yang ikut membantu dalam memenangkan peperangan ini " lanjut Kaisar


" Anggota Underground memasuki aula " suara kasim kembali menggema


Zhu Que melihat ke arah Chen yang berjalan paling depan . Sebelum berangkat Zhu Que di beri tahu oleh Chen kalau Demon Queen serta Anggota Underground di beri undangan oleh Kaisar .Dan Zhu Que menyuruh Chen untuk mewakili nya .


Chen dan Lima Anggota Underground lain nya memberi hormat kepada Kaisar dan berjalan menuju kursi khusus yang telah di sediakan setelah Kaisar mempersilahkan mereka duduk .


" Apakah Demon Queen sedang berhalangan " Kaisar bertanya kepada Chen


" Menjawab Kaisar , Demon Queen mempunyai urusan yang tidak bisa di tunda . Jadi saya datang mewakili nya " ucap Chen


" Baiklah . Demon Queen pasti sangat sibuk , Zhen sangat berterimakasih kepada para Anggota Underground terutama Demon Queen yang sudah membantu prajurit kekaisaran Zhao "


" Suatu kewajiban bagi kami untuk membantu kekaisaran dimana kami tinggal " ucap Chen


Zhu Que yang mendengar perkataan Chen merasa puas .


Kaisar Zhao merasa bersyukur karna di kekaisaran nya terdapat organisasi yang begitu kuat seperti Underground .


Pesta pun di mulai . Semua orang sibuk menikmati pesta , beda hal nya dengan Zhu Que yang kini sudah mulai kebosanan


" Kau bosan Que'er " Shen Zhi mengusap kepala Zhu Que


" Kau memang yang paling tahu aku " jawab Zhu Que yang di tanggapi kekehan oleh Shen Zhi


Zhu Que melirik Fengjiu yang berada di samping nya . Dia memperhatikan raut wajah kesal Fengjiu yang terus melihat ke arah Youlian .


" Apakah ini bisa dinamakan 'ketika kekasih ku bersanding dengan wanita lain' ralat mantan kekasih " batin Zhu Que yang menahan tawa nya .


Sedari tadi Zhu Que merasa di perhatikan . Entah itu oleh Mentri Wu , Permaisuri Wu , Pangeran Ketiga , Pangeran Mahkota , Youlian dan bahkan Selir baru Putra Mahkota . Bisa Zhu Que lihat raut wajah kerinduan yang Youlian pancarkan untuk nya , tatapan menggoda dari Pangeran Ketiga . Setelah itu berbagai raut wajah yang sulit di artikan sedang memandang nya . Oh ingin sekali Zhu Que tenggelam di dasar laut saat ini . Dia paling benci di perhatikan seperti itu .


" Yang Mulia , bagaimana jika kita melihat tarian Selir Liao . Permaisuri ini pernah mendengar jika tarian Putri Pertama dari Kaisar Jing sangat pandai menari " ucap Permaisuri


" Permaisuri terlalu memuji , hamba tidak sepandai itu " ucap Selir yang mempunyai nama lengkap 'Jing Liao' itu .


" Zhen setuju . Tapi pakah Selir Liao keberatan ? " tanya Kaisar


" Hamba tidak merasa keberatan " ucap Liao


Jing Liao segera bangkit dari duduk nya dan berjalan ketengah kumpulan tamu yang hadir .


Jing Liao sempat melirik ke arah Zhu Que dengan menampakan senyuman manis nya .


Alunan musik mengalun di iringi Jing Liao yang mulai melenggok lenggokan tubuh nya .


Banyak pasang mata yang menatap takjub melihat tarian indah dari Jing Liao , ditampah kecantikan nya menjadi poin tambahan .


Jing Liao menghentikan tarian nya di sertai alunan musik yang berhenti . Tepukan tangan kini menggema di Aula .


" Tarian Selir Liao sangat indah . Kirim satu set perhiasan emas , kain sutra dan 100 koin emas untuk Selir Liao dan kirimkan semua nya ke Kediaman Putra Mahkota " ucap Kaisar


" Terimakasih banyak untuk kemurahan hati Kaisar " ucap Jing Liao


Jing Liao melirik Zhu Que sekilas lalu berjalan menuju tempat duduk nya .


Zhu Que yang melihat kejanggalan dari setiap gerak gerik Jing Liao merasa ada yang tidak beres . Tidak sengaja pandangan Zhu Que bertemu dengan Youlian yang menatap hangat pada nya . Ingin sekali Zhu Que memeluk sahabat nya itu jika bukan dalam suasana formal seperti ini .


Acara terus berlanjut dengan tenang .


Tiba tiba masuklah Empat belas orang wanita dengan baju yang seragam dan masuk lagi Satu orang yang paling dominan diantara mereka . Mereka memamerkan senyuman indah yang di buat semanis mungkin . Berharap salah satu pangeran atau Tuan Muda tertarik pada nya .


Dentuman musik mulai mengalun memasuki indra pendengaran , ke lima belas orang itu mulai menari seperti bunga yang sedang bermekaran .


Satu orang yang paling dominan itu melirik Permaisuri Wu sekilas , lalu menyunggingkan senyuman nya .


Tarian terus berlangsung , tanpa semua orang sadari salah satu penari itu mengeluarkan sesuatu dari balik hanfu nya


Woshhhh


Semua orang terkejut melihat Zhu Que dengan posisi santai nya menangkap belati tajam dengan jepitan jari telunjuk dan jari tengah nya .


Seringaian muncul di bibir Zhu Que .


Brakkk


" Kurangajar , pengawal seret para penari itu . Berani berani nya mereka merencanakan pembunuhan di acara Zhen " Bentak Kaisar


Para penari itu memucat seketika , apalagi sang pelaku yang mengeluarkan belati untuk mencelakai Zhu Que .


Sebenar nya Zhu Que sudah mencurigai gerak gerik dari salah satu penari itu , hingga saat penari itu melakukan kontak mata dengan Permaisuri . Bisa Zhu Que tebak sesuatu telah mereka rencanakan .


" Ampun Yang Mulia ampuni hamba , hamba terpaksa " ucap salah satu penari itu


" Siapa yang menyuruh mu " ucap Shen Zhi yang kini sudah tidak bisa menahan emosi melihat adik nya akan di celakai


Penari itu melirik permaisuri sekilas lalu tubuh nya semakin bergetar


" Katakan siapa " bentak Kaisar


" Ittuu i..tuu Per.."


Syuttttt


Panah melesat hampir mengenai penari itu , jika saja Zhu Que tidak menangkap panah itu mungkin penari itu sudah meninggal .


Semua orang kembali terkejut melihat tindakan Zhu Que .


" Aishh untung saja aku tepat waktu , jika tidak mungkin aku akan melewatkan pertunjukan mengesankan "


Zhu Que bertelepati kepada Anggota Underground untuk mengejar orang yang melesatkan panah barusan . Tanpa menunggu lagi Anggota Underground keluar dari Aula dan hanya menyisakan Chen , karna Zhu Que menyuruh Chen untuk tetap di Aula .


" Ahh permainan murahan seperti ini siapa kira kira yang melakukan nya . ckckck " ucap Zhu Que enteng lalu kembali duduk di kursi nya


Bisa Zhu Que lihat wajah wajah yang kini menahan amarah nya . Melihat itu Zhu Que ingin sekali tertawa .


" Pengawal hukum mati seluruh keluarga penari penari ini jika mereka tidak ingin berbicara juga " ucap Kaisar


" Yang Mulia tolong jangan sakiti keluarga hamba . Hamba akan katakan semua nya . Ituu hamba.. it.tuu Permaisuri Wu "


Brakkk


" LANCANG " Marah Permaisuri Wu


.


.

__ADS_1


Maaf ya aku Up nya agak telat ....


__ADS_2