Consort Of The God Of Death

Consort Of The God Of Death
Organisasi Underground


__ADS_3

...Zhu Que tersenyum hangat di balik cadar . Dia mengusap lembut puncak Kepala A Li...


..." Anak baik , sepertinya Jiejie Jinxing sudah selesai berkultivasi ayo temui dia . Setelah ini Jiejie masih ada urusan " ucap Zhu Que...


...--------------------------------...


Mereka pun pergi menemui Jinxing


" Nona kau sudah kembali " ucap Jinxing


" aku sudah lama kembali , Jinxing apa kau sudah membeli bibit bunga itu ? " tanya Zhu Que


" Sudah nona , tadi aku sudah menanam nya di halaman yang kosong " ucap Jinxing


" Baiklah , aku harus pergi menemui Chen kau tolong jaga A Li jika ada yang ingin menemui ku bilang saja aku tidak ingin di ganggu " ucap Zhu Que


" Apa nona tidak apa apa sendiri ? " tanya Jinxing


" Tenanglah aku akan berusaha untuk tidak mati di jalan "


" Baiklah hati hati nona " ucap Jinxing


" Jiejie harus kembali dengan selamat " ucap A Li menggenggam tangan Zhu Que


" Tenang saja "


Zhu keluar lewat jendela , dia mengamati sekitar takut nya penjaga di kediaman mengetahui dia pergi .


Seperti biasa dia akan keluar lewat lembok belakang paviliun .


" Aku harus pergi kemana , kenapa aku jadi bodoh bahkan aku lupa menanyakan Markas Chen dimana " gumam Zhu Que


Bruukkkk


" yaaa kau ini jalan tidak lihat lihat sampai menabrak ku " dengus Zhu Que


" Que'er "


Terdengar suara familiar di telinga Zhu Que , dia pun mendongak melihat ke asal suara


" Chen ? Aisshhh keberuntungan sedang berpihak pada ku , baru saja aku mencari mu " ucap Zhu Que antusias


Chen membantu Zhu Que berdiri


" Benarkah ? " tanya Chen


" Aku lupa menanyakan markas mu , jadi apakah kau sudah mengumpulkan semua anggota mu " ucap Zhu Que


" Sudah , ku kira kau lupa ikutlah dengan ku " ucap Chen


Zhu Que mengangguk dan mengikuti Chen menuju markas nya


Sesampainya di markas Chen mempersilahkan Zhu Que masuk dan di sambut oleh orang orang yang ada di sana dengan baik .


" Hormat kami nona " ucap mereka serempak


Semua orang yang ada di markas berjumlah 200 orang .


" Berdirilah , jangan terlalu formal padaku " ucap Zhu Que


" Sebelum nya perkenalkan nama ku Liu Zhu Que putri ketiga kediaman Jendral Liu . Aku meminta kalian berkumul untuk membuat sebuah organisasi baru dengan ku " ucap Zhu Que sontak membuat mereka saling pandang .


Mereka tidak menyangka bahwa rumor Putri ketiga Jendral Liu yang lemah dan penakut hanya rumor belaka .


" Aku tau kalian terkejut , jika yang kalian pikirkan aku si sampah yang di rumorkan ya itu benar . Aku tidak memaksa kalian mau atau tidak , jika ada yang keberatan kalian boleh keluar dari sini " lanjut nya


" Sekarang Nona Zhu Que adalah pemimpin kalian " ucap Chen


" Tapi ketua apa kau rela memberikan gelar pemimpin kepada orang yang di cap sebagai sampah ? " ucap salah seorang anggota


" Kauuu " geram Chen


" Jika kau keberatan silahkan keluar , aku tidak membutuhkan anggota yang payah seperti mu " Ucap Zhu Que datar


" Kau sangat sombong , kau hanya sampah bisa apa kau . berkultivasi saja tidak bisa " ucap anggota itu yang diangguki beberapa anggota


" Jadi apa mau mu ? " tanya Zhu Que


" lawan aku " ucap nya . tanpa aba aba anggota itu menyerang Zhu Que


Tiikkkk


Dengan sekali jentikan jari Zhu Que membakar hangus anggota tersebut . Sontak semua yang melihat kejadian itu bergidik ngeri

__ADS_1


" Aku tanya sekali lagi , jika ada yang keberatan silahkan pergi dari sini " ucap Zhu Que datar


" Kami akan mengabdi pada mu nona " ucap mereka serempak


" Mulai sekarang Organisasi kita bernama 'UNDERGROUND' aku akan membagi kalian menjadi beberapa kelompok tapi sebelum itu aku akan minta beberapa orang dari kalian untuk pergi kepasar gelap membeli budak dan kalian bisa membawa juga pengemis atau siapapun yang sedang kesusahan dan secara sukarela bergabung dengan kita tentunya kalian pasti bisa menilai seseorang kan ? " ucap Zhu Que


" Mengerti Nona "


" Dan kalian harus tau aku tidak suka pengkhianatan apapun alasan nya , jika kalian kesusahan maka ceritakan saja pada ku . Mulai sekarang panggil aku 'Demon Queen' dan jika salah satu dari kalian membocorkan identitas ku yang asli jangan harap untuk bisa terus hidup . Untuk membedakan kalian dari organisasi yang lain aku membuat tato Api Hitam di pergelangan tangan kalian . Jika tato itu kalian dekatkan dengan teman seorganisasi maka tato itu akan menyala " ucap Zhu Que panjang lebar


Mereka pun langsung melihat pergelangan tangan nya , benar saja terdapat tato api hitam di tangan sebelah kanan mereka .


" Ampun Demon Queen apakah tato ini tidak ada makna lain ? " tanya salah satu anggota


" Tentu saja ada , tato itu akan menyelamatkan kalian dan mempermudah mencari anggota organisasi bila mana dia butuh pertolongan , hilang atau mati di tangan orang . Tapi tato itu bisa menghanguskan kalian jika kalian berkhianat pada ku " ucap Zhu Que


Mereka semua yang mendengar penuturan Zhu Que tentu saja bergidik ngeri


" Chen gege apa kau keberatan aku mengambil alih semua anggota mu " tanya Zhu Que


Chen terdiam sejenak saar Zhu Que memanggil nya 'Gege' untuk pertama kali . Dia bersorak bahagia dalam hati


" Ge ? " panggil Zhu Que


" Eeehh i,,iyaa Tentu saja tidak Demon Queen , aku sama sekali tidak mempermasalahkan nya aku percaya padamu " ucap Chen


" Aishhh panggil saja aku Que'er seperti biasa . Chen gege aku mempercayaimu menjadi wakil ku , jadi kau akan mengatur segalanya nanti karna sebelum urusan ku selesai aku akan jarang datang kesini " Ucap Zhu Que


" dan ini ambilah untuk membuat seragam baru nanti aku akan kirimkan desain nya dan untuk membeli beberapa budak di pasar gelap " Zhu Que memberikan sekantung koin emas kepada Chen


" Ini terlalu banyak Que'er "


" Simpan lah , aku harus pergi sekarang . Besok aku akan kembali lagi kesini "


" Aku akan antar kau pulang "


" Tidak usah aku akan pulang sendiri , aku mempercayakan semuanya pada Chen gege , kuharap aku tidak akan kecewa " ucap Zhu Que datar


" Aku tidak akan mengecewakan mu Que'er " ucap Chen tegas


Zhu Que tersenyum manis di balik cadar


" Aku tau , Semua nya aku harus pergi besok aku akan datang lagi kesini "


" Aku akan mengantar mu pulang Que'er aku khawatir pada mu " ucap Chen sekali lagi


" Tidak perlu gege aku akan pulang sendiri " tegas Zhu Que


woosshhhhh


Zhu Que pergi menggunakan Qinggong nya secepat kilat . Semua yang ada di ruangan itu sempat terkejut melihat kecepatan Zhu Que yang seperti hilang terbawa angin .


" Baiklah lanjutkan urusan kalian lagi " ucap Chen dingin


*****


Kini Zhu Que sudah sampai di Paviliun Teratai , dia langsung masuk kekamar nya lewat jendela tanpa ada yang mengetahui . Terlihat Jinxing dan A Li yang sedang menunggu nya


" Nona " " Jiejie " ucap Jinxing dan A Li bersamaan


" wahh kalian makin kompak ya , aaaa iya apa ada yang mencari ku ? " tanya Zhu Que


" Menjawab nona tadi Tuan muda Shen Zhi sempat berkunjung sebentar menanyakan nona untung nya dia tidak curiga saat aku bilang nona tidak ingin di ganggu dan " ucap Jinxing tergantung


" Dan apa ? " tanya Zhu Que


" Setelah nona pergi Jendral Liu datang ingin bertemu nona , hampir saja aku ketahuan berbohong tapi akhir nya dia kembali lagi ke kediaman nya " ucap Jinxing


" Jendral liu kemari ? ada angin apa sampai dia kemari " ucap Zhu Que acuh tak acuh


*****


Flashback On


Setelah meninggalkan aula Jendral Liu pergi ke kediaman nya , entah kenapa hatinya benar benar sakit saat melihat isakan putri kecil nya


Dia ingin sekali memeluk Zhu Que saat itu tapi entah kenapa dia seakan lumpuh tidak bisa bergerak saat melihat tatapan benci yang terpancar dari matanya , dia ingin mengatakan 'jangan menangis lagi' tapi seakan dia bisu . Dia frustasi karna tidak bisa mengembalikan waktu .


Dia ingin memulai nya dari awal tapi dia tidak yakin akankah Zhu Que memaafkan nya . Menyesal sekarang tidak ada gunanya lagi tapi meskipun begitu Jendral Liu benar benar menyesal . Dia benar benar tidak pantas di panggil Ayah oleh Zhu Que meskipun dalam hati kecil nya dia berharap suatu hari nanti Zhu Que bisa memanggil nya Ayah seperti 1 tahun sebelum dia di asing kan .


" Zhi'er apakah kau akan memaaf kan ku karna telah mengabaikan putri kita ? apa kau sangat membenciku ? Aku sangat merindukan mu " gumam Jendral Liu dengan butiran bening yang lolos di pipi


" Que'er apa kau akan memaafkan ayah nak ? apa tidak ada kesempatan lagi ? " lirih nya

__ADS_1


Pengawal yang sedari tadi mengikuti jendral liu merasa iba pada atasan nya itu


" Anda harus sabar Jendral , Hamba percaya Putri Zhu Que akan memaafkan anda suatu hari nanti " hibur pengawal tersebut


" Apa aku masih pantas di maafkan " sendu nya


" Kenapa tidak sebaik nya Jendral coba berbicara dengan Putri Zhu Que perlahan lahan , bagaimana pun Jendral adalah Ayah nya saya yakin masih ada kesempatan " yakin pengawal tersebut


" Ya kau benar setidak nya aku akan mencoba berbicara dengan nya . Aku akan pergi ke paviliun teratai kau berjaga saja disini " Ucap Jendral Liu


" Baik Jendral "


Tanpa ba bi bu lagi Jendral Liu langsung bergegas menuju Paviliun Teratai . Jarak antara kediaman utama dan kediaman Zhu Que cukup jauh .


" Hormat Jendral " ucap para pengawal


Jendral Liu mengingat ucapan Zhu Que saat di aula jika dia tidak pernah di beri pengawal satu pun . Jendral Liu mengernyit melihat para pengawal pasal nya mereka semua bukan pengawal² utusan nya . Jadi kemana para pengawal yang dia tugas kan untuk menjaga kediaman Zhu Que ?


" Kalian di tugaskan oleh siapa ? " tanya Jendral Liu


" Menjawab jendral , Kita di tugaskan oleh Tuan Muda Shen Zhi "


" Sebelum kalian di tugaskan disini apa ada pengawal lain nya yang berjaga disini ? "


" Menjawab Jendral , tidak ada pengawal lain saat kita ke sini , dan kita tidak melihat ada pengawal lain yang berjaga atau berkeliling di sekitar paviliun teratai " ucap salah satu pengawal


" Jadi benar , kemana pergi nya semua pengawal yang ku perintah kan itu . aku harus mencari tau " batin Jendral Liu menahan amarah


" Aku ingin bertemu Putri Zhu Que " ucap Jendral Liu


Tiba tiba Jinxing keluar dari kamar Zhu Que dan terlihat raut wajah terkejut nya saat melihat Jendral Liu berada di Paviliun teratai


" Hormat Jendral " ucap Jinxing


" Jie jie " panggil A Li yang keluar dari kamar Zhu Que


" Hormat Jendral " lanjut A Li


" Siapa nama anak kecil ini ? " tanya Jendral Liu kepada Jinxing


" Menjawab jendral , nama dia A Li dia adalah adik yang di angkat Putri Zhu Que " ucap Jinxing


" Adik ? kenapa dia tidak bilang . Dimana Zhu Que ? " tanya jendral lagi


" Ampun Jendral Putri Zhu Que berpesan kepada saya , bahwa Putri sedang tidak ingin di ganggu oleh siapapun " ucap Jinxing


" Kenapa apa dia sakit ? biar saya melihat nya "


" Ampun Jendral tapi... " ucap jinxing dengan wajah yang mulai pucat


" Kau menentang ku ? jika dia sakit kau mau bertanggung jawab " nada suara jendral liu meninggi


" Ampun Jendral hamba tidak berani tapi hamba.... " jinxing berkowtow


" huuufftthh " jendral liu membuang nafas nya kasar


" Bangun lah " ucap nya


" Paman Jendral jika keadaan Jiejie Zhu Que sudah membaik A Li akan bilang kalau paman Jendral ingin bertemu " ucap A Li polos


" Baiklah Aku akan pergi tolong jaga Que'er dan sampaikan salam ku pada nya " ucap Jendral Liu dan berlalu pergi dari kediaman Zhu Que


Flashback Off


****


" Jiejie ayo kita makan " ucap A Li


" Adik imut ku sudah lapar rupa nya " ucap Zhu Que


" Jiejie tadi paman Jendral menitipkan salam untuk mu apa kau akan pergi mengunjungi nya " tanya A Li


Zhu Que tersenyum hambar


" Tidak , jiejie sangat lelah sekarang " ucap Zhu Que


" Baiklah ayoo kita makan Jiejie Que Jiejie Jinxing " ucap A Li antusias


Zhu Que menggelengkan kepala nya melihat tingkah A Li dan mengikutinya masuk kedalam kamar Zhu Que


.


.

__ADS_1


__ADS_2