Consort Of The God Of Death

Consort Of The God Of Death
Kesialan Sujin


__ADS_3

...Jinxing mengangguk dan tersenyum penuh arti setelah itu Jinxing memulai rencana nya ....


...Zhu Que membawa A Li berkeliling untuk melihat lihat istana ....


...--------------------------------...


Sementara di aula , Youlian terlihat khawatir saat Zhu Que tidak kembali . Shen Zhi yang melihat Youlian kebingungan dan tidak mendapati Zhu Que dan A Li disamping nya memutuskan untuk menghampiri Youlian


" Putri , apakah anda melihat adik adik ku ? " tanya Shen Zhi


" Ahh , Tuan muda Shen Zhi saya pun tidak tau tadi A Li meminta izin pergi ke kamar mandi dan Zhu Que menyusul nya tapi sampai saat ini mereka belum kembali " ucap Youlian


Shen Zhi yang mendengar itu panik


Selir Purou yang melihat raut cemas di wajah Shen Zhi tersenyum penuh arti


" Jiu'er mana adik mu ? " tanya selir purou


" Aku tidak tau ibunda , mungkin dia masih mengurus Pelayan dan Anak pungut itu " ucap Fengjiu


Selir Purou hanya mengangguk , dia menghampiri Shen Zhi diikuti Fengjiu di belakang nya


" Shen'er dimana Que'er ? sedari tadi ibunda tidak melihat nya " tanya Selir Purou meninggikan suara nya


" Aku tidak tau , menurut Putri Youlian Que'er pergi mencari A Li yang izin ke kamar mandi " ucap Shen Zhi


" Apa ada masalah ? " tanya Jendral Liu yang tiba tiba menghampiri mereka


" Que'er belum kembali sedari tadi " ucap Shen Zhi


" Bagaimana ini , kalau Meimei di culik bagaimana ? " Ucap Fengjiu


" Bagaimana jika kita mencari Putri Zhu Que " saran Mentri An yang diangguki semua nya


Kaisar yang melihat kepanikan di wajah Jendral Liu memutuskan untuk mencari Zhu Que dan A Li bersama sama , mereka melupakan satu anggota keluarga Liu yang juga tidak ada di Halaman Utama .


Saat mereka sedang mencari tiba tiba pelayan suruhan Selir Purou datang


" Hormat hamba kaisar "


" Ada apa " ucap Kaisar Zhao


" Saya mendengar kaisar sedang mencari Putri Zhu Que "


" Kau tau dimana Que'er ? " tanya Pangeran Hua Yun dan Putra Mahkota Zhe Yan bersamaan .


Semua orang yang mendengar ucapan Pangeran Ketiga dan Putra Mahkota Han tersebut seketika terkejut , bagaimana mungkin dua orang yang terkenal Dingin dan selalu menjaga jarak dengan perempuan bisa memanggil Zhu Que dengan se intim itu ?


" Saya tidak sengaja melihat Putri Zhu Que kesalah satu Paviliun yang kosong " ucap Pelayan tersebut yang berhasil menyadarkan semua orang dari keterkejutan nya


" Antar Zhen kesana " ucap Kaisar Zhao


" tamatlah riwayat mu gadis j****g " batin Selir Purou


" Nama Liu Zhu Que akan segera menjadi cemoohan " batin Fengjiu*


Youlian yang melihat gerak gerik Selir Purou dan Fengjiu merasa curiga


" sepertinya ada yang tidak beres dengan kepergian Zhu Que dan A Li " batin nya


Sesampai nya di depan Paviliun yang di tunjukan pelayan tadi , semua orang berjalan menuju salah satu kamar .


Seketika Rona Merah terlihat di wajah semua orang , Suasana menjadi begitu canggung .


*Ah


Ah*


Terdengar suara erotis yang berasal dari kamar tersebut


" Suara apa itu " celetuk Youlian dengan wajah polos nya


Semua orang tambah memerah saat pertanyaan keluar dari bibir cantik Youlian , mereka tidak menyangka kalau Putri Qin begitu Polos .


" Kenapa wajah kalian memerah ? padahal cuaca sangat sejuk hari ini " ucap Youlian


Semua orang yang mendengar pertanyaan Youlian ingin tertawa dan menangis secara bersamaan . Bagaimana bisa gadis sepolos ini mendengar hal hal yang begitu vulgar .


Shen Zhi yang tidak tahan dengan kepolosan Youlian membawa nya menjauh dari sana


" Kenapa ? " tanya Youlian


" Kau tidak boleh melihat dan mendengal hal hal semacam itu " ucap Shen Zhi


" tapi kenapa ? "


" sudahlah putri , anda menurut saja "


Youlian mendengus dan dengan patuh dia menuruti Shen Zhi


Sedangkan di depan Pintu kamar itu , Kaisar memerintahkan para Pengawal mendobrak pintu kamar tersebut


" Pengawal dobrak pintu kamar nya , siapa yang berani melakukan perbuatan yang tidak senonoh di acara Ulang Tahun Zhen " ucap Kaisar


" Siapa orang yang tidak tau malu melakukan hubungan intim disini " Geram Permaisuri


Pintu berhasil di dobrak oleh para pengawal


Selir Purou dan Fengjiu semakin bersemangat untuk melihat kehancuran Zhu Que


" LIU SUJIIINNNNNN " teriakan Jendral Liu menggema


Deg


Selir Purou mematung saat mendengar nama yang disebut bukan Zhu Que melainkan Putri nya Sujin . Dengan raut wajah jelek dia memasuki kamar itu


Alangkah terkejut nya dia saat melihat Putri nya kini sedang menangis dan menutupi tubuh nya dengan selimut

__ADS_1


dia juga melihat sosok Wu Lijing di samping nya , pandangan Selir Purou berpindah kelantai dan dia melihat pakaian yang berserakan


Selir Purou terduduk lemas dengan butiran bening yang kini membasahi pipi nya . Betapa kecewa nya dia saat melihat salah satu Putri Kesayangan nya yang kini telanjang dengan Paman nya sendiri di atas ranjang dan hanya ditutupi oleh selimut . Dia berharap bahwa orang itu Zhu Que tapi dia tidak habis pikir bagaimana bisa itu adalah anak nya .


Plakkkkk


Tamparan terdengar begitu nyaring . Jendral Liu menampar Sujin yang telah membuat nya malu sekaligus kecewa


" Ayahanda aku bisa jelaskan , aku aku di jebak aku tidak tau maaf kan aku ayahanda hikss " bela Sujin


" Aku tidak pernah mengajari mu menjadi j****g Sujin , kau sungguh mengecewakan ku " bentak Jendral Liu


" Wu Lijing apa yang kau lakukan bersama keponakan mu sendiri " ucap Permaisuri Wu


" Jiejie aku tidak tau Sujin menggoda ku , dia menyuruh pelayan memanggil ku kekamar dan memberiku afrodisak " bela Wu Lijing


" Putri Sujin sangat tidak tau malu "


" kau benar , paman nya sendiri pun dia goda "


" aku sungguh tidak menyangka , putri sujin terlihat lemah lembut dan polos tapi ternyata dia benar benar seorang j****g "


" aku kasian terhadap Jendral Liu , dia benar benar mempunyai anak yang bermasalah "


" kau tau , Selir Purou juga merangkak keranjang suami sahabat nya sendiri dan dia rela di jadikan selir , tapi sampai sekarang jendral liu tidak mengangkat nya menjadi nyonya utama kediaman jendral "


" anak dan ibu sama saja "


Bisik bisik dari para tamu terdengar .


" Bawa Tuan Muda Wu Lijing dan Putri Sujin kehadapan Zhen " ucap Kaisar Zhao lalu pergi menuju Aula Istana dengan rasa malu . Dia benar benar tidak habis pikir bahwa sujin yang merupakan anak dari adik ipar nya melakukan hal yang menjijikan saat pesta ulang tahun nya . Apalagi kejadian ini di saksikan oleh Putra Mahkota Han dan Putri Qin dari kekaisaran sebrang .


Sujin yang masih menangis menahan marah bercampur malu , bagaimana bisa dia sesial ini


" Ibunda Ayahanda aku tidak menjebak Tuan Muda Lijing , Permaisuri mohon percaya , aku tidak menjebak nya , Jiejie kau mempercayai ku kan " ucap Sujin dengan isakan nya


" Jin'er ayo pakai baju mu , kita harus menghadap Yang Mulia Kaisar " ucap Selir Purou yang kini memberikan hanfu yang tadi berserakan di lantai


" Tuan aku rasa ini jebakan , tolong bantu anak mu " ucap selir purou pada Jendral Liu


" Anak itu sungguh membuat ku jijik dan kau memohon agar aku membantu nya ? aku tidak setuju , dia harus menanggung kesalahan nya " Jendral Liu keluar dari kamar itu


" Lebih baik sekarang kau segera menghadap Kaisar " ucap Permaisuri Wu lalu pergi


Semua orang sudah pergi dari kamar itu , tinggalah kini Selir Purou dan Sujin , Fengjiu ? dia sudah pergi , dia bahkan merasa jijik saat melihat saudari nya melakukan kegiatan panas dengan paman nya sendiri .


" Ibunda , kenapa jadi seperti ini hiks " lirih sujin


" ini pasti ulah j****g itu , kau tenang saja jin'er ibunda akan membalaskan dendam mu "


" ibunda harus berjanji "


" ibunda berjanji padamu "


Zhu Que yang sedari tadi melihat kejadian itu menyeringai . Kini dia sedang berada di salah satu pohon besar dan menatap kearah kamar itu


" Nona bagaimana kemampuan ku ? " ucap Jinxing yang kini sudah berada di samping Zhu Que


" Jinxing ? kau melihat semua drama nya ? "


" tentu saja nona , aku tidak akan melewatkan kesempatan ini "


" dimana A Li ? "


" Ah , tadi sebelum aku kesini aku bertemu Tuan Muda Shen Zhi dan Putri Youlian , jadi aku menitipkan A Li dengan alasan nona menyuruh ku meminta Tuan Muda menjaga A Li sebentar hehehe "


takkk


Zhu Que menyentil dahi Jinxing


" Kau mulai pandai berbohong sekarang hm "


" hehe maaf nona tapi aku sungguh ingin melihat kesialan sujin hari ini "


" Baiklah baiklah , kemampuan mu semakin meningkat . Tapi bagaimana kau bertemu Sujin ? kau tidak mungkin menculik dia saat di Halaman Utama kan ? " ucap Zhu Que


" Tentu saja tidak , jadi seperti ini ,,,,, "


~Flashback On~


Setelah berbicara dengan Zhu Que , Jinxing memutuskan pergi mencari Fengjiu .


Tapi langkah kaki nya terhenti saat melihat Sujin yang berjalan cepat sesekali melihat kanan kiri memastikan tidak ada yang melihat nya


Jinxing tersenyum penuh arti


" Dewa sedang memberkatiku , sepertinya tidak harus fengjiu untuk rencana ini " batin nya


Jinxing terus mengikuti Sujin , dan langkah nya berhenti saat Sujin berdiri di sebuah Paviliun dan terlihat cemas


" Jadi kau yang telah mengurung ku tadi bersama A Li , menjijikan " batin Jinxing


Sujin terlihat begitu khawatir dan bingung saat melihat orang orang yang dia suruh menjaga Jinxing dan A Li sudah tidak bernyawa


Saat dia lengah tiba tiba seseorang memukul nya .


Bughhh


Sujin merasa nyeri di tengkuk nya , dia berusaha membuka mata nya namun nihil , tengkuk nya sangat sakit


Tiba tiba seseorang memapah nya menuju tempat yang dia tidak tau , setengah kesadaran nya belum hilang .


" Sial berat sekali " batin Jinxing


Jinxing membawa Sujin Ke Paviliun tempat Selir Purou akan menjebak Zhu Que


" k,,kau ma,,u memba,,awa k,ku kemana " ucap sujin terbata bata dan setengah sadar

__ADS_1


Samar samar sujin melihat sebuah pintu didepan nya , dia ingin sekali membuka mata nya dengan sempurna tapi tengkuk nya sangat sakit , seperti tertimpa suatu barang yang sangat berat


Jinxing membuka pintu kamar dan melemparkan Sujin kedalam lalu mengunci kamar tersebut . Jinxing naik ke atap lalu membuat celah supaya dia bisa melihat keadaan di dalam kamar


Terlihat Wu Lijing yang kini terduduk di lantai dengan wajah yang memerah menahan hasrat nya , saat pandangan nya melihat Sujin , dia benar benar seperti binatang buas yang sedang kelaparan .


Di bawa nya Sujin keatas ranjang , Sujin yang perlahan bisa membuka mata nya merasakan panas di seluruh tubuh nya .


Saat Sujin berhasil memulihkan kesadaran nya dia terkejut melihat Wu Lijing menatap lapar padanya


Sujin berontak saat Wu Lijing mendekap nya erat dan mulai m*****m bibir nya kasar


Tenaga sujin sedikit demi sedikit hilang akibat afrodisak dengan dosis yang tinggi .


Sujin yang mulai kepanasan dan terlena dengan sentuhan Wu Lijing akhirnya mulai membalas perlakuan Wu Lijing .


Jinxing yang melihat semua itu tersenyum puas , dia menghentikan kegiatan mengintip nya lalu pergi menemui Zhu Que dan A Li


Saat Jinxing mulai menjauh , tidak sengaja dia mendengar langkah kaki menuju kearah kamar yang kini jadi saksi kegiatan panas Sujin dan Wu Lijing .


Jinxing segera pergi menjauh untuk mencari Zhu Que dan akhirnya dia menemukan Zhu Que dan A Li sedang duduk di bawah pohon persik .


" Nona "


" kau sudah selesai menjalan kan misi mu ? " tanya Zhu Que


" En , lebih baik nona sekarang melihat pertunjukan nya , sebelum kesini aku mendengar banyak langkah kaki menuju tempat sujin memadu kasih " ucap Jinxing


Zhu Que terkekeh


" sepertinya Jinxing ku sangat puas "


" tentu saja nona , ini adalah misi pertama yang mengesankan untuk ku "


" baik baik , tolong jaga lah A Li aku akan melihat nya "


Zhu Que pergi meninggalkan A Li dan Jinxing


" Jiejie Jinxing A Li bosan di sini " rengek A Li


" Ayoo kita pergi "


Jinxing membawa A Li untuk melihat pertunjukan , meskipun dari jarak jauh karna tidak mungkin Jinxing membawa A Li mendekati kamar itu dengan suara suara yang akan mencemari telinga A Li


Saat Jinxing hampir sampai dia melihat Shen Zhi dan Youlian sedang berdiri tidak jauh dari nya


" ahh aku titipkan saja A Li kepada Tuan Muda " batin jinxing


Jinxing membawa A Li menghampiri Shen Zhi dan Youlian


" Salam Tuan Muda dan Putri Youlian "


" Jinxing ? A Li ? dimana Zhu Que ? " tanya Shen Zhi


" Nona pergi melihat keributan di sana ( sambil nunjuk kearah orang orang yang sedang berkumpul ) " ucap Jinxing


" Gege kenapa semua orang berkumpul " tanya A Li


" Tadi ada suara aneh berasal dari kamar itu " ucap Youlian tiba tiba


" suara aneh seperti Aa,,,, " Shen Zhi segera menutup rapat bibir Youlian dengan tangan nya agar Youlian tidak melanjutkan ucapan nya , semburan merah terlihat di pipi Youlian saat Shen Zhi memperlakukan nya seperti itu


" Tidak ada apa apa di sana " ucap Shen Zhi lalu melepaskan tangan nya yang membungkam Youlian


Ekhmm Shen Zhi menormalkan rasa gugup nya , selain Ibu nya dan Zhu Que dia tidak pernah menyentuh perempuan lain dan hari ini bertambah lagi satu orang .


" Tuam Muda bisakah saya meminta tolong " ucap Jinxing


" Ada apa ? " tanya Shen Zhi


" Putri Zhu Que meminta saya untuk menitipkan A Li sebentar kepada anda , saya akan pergi menyusul Putri Zhu Que "


" Pergilah , A Li adalah adik ku juga Kau tidak perlu khawatir "


Jinxing memberi hormat lalu pergi melihat pertunjukan yang akan terjadi , dia mendekati rombongan kaisar dan melihat kaisar pergi menahan amarah . Jinxing segera melihat apa yang terjadi dari arah pintu , dan dia melihat jendral Liu yang kini menggelap , dia yakin bahwa saat ini Jendral Liu sedang Emosi tingkat tinggi . Mata Jinxing tidak sengaja melihat ke arah langit langit kamar , Dahi nya mengernyit memperhatikan sesuatu yang aneh di sana


" Ah itu pasti nona , ternyata nona melihat dari atap "


Jinxing mendengar semua cemoohan orang orang pada Sujin , untung saja saat ini fokus orang orang hanya kepada sujin jadi tidak ada yang menyadari dia berada di dekat pintu saat ini


Jinxing melihat nona nya yang kini sudah berpindah


di salah satu pohon yang jarak nya tidak jauh dari tempat jinxing berdiri .


" sepertinya nona tidak menyadari ku disini " batin Jinxing


Saat melihat Jendral Liu akan keluar , Jinxing segera pergi menghampiri nona nya yang masih tidak menyadari keberadaan nya itu


~Flashback Off~


" Hmm aku cukup kagum padamu Jinxing " ucap Zhu Que


" hehe Terimakasih Nona tapi aku akan terus berusaha menyelesaikan misi yang nona berikan " ucap Jinxing


Zhu Que tersenyum hangat di balik cadar nya


*****


Semua tamu kini sudah berada di Aula , terlihat Sujin dan Wu Lijing sedang berlutut dihadapan kaisar .


.


.


.


Holaa guyss .. jangan lupa bantu Vote ya !!! supaya Author makin semangat buat lanjutin ceritanya :)

__ADS_1


XoXo :*


__ADS_2