Couple J

Couple J
Berangkat


__ADS_3

Setelah menunggu 1 minggu lamanya, waktu yang ditunggu tunggu akhirnya telah tiba, setelah melewati berbagai tugas akhir dan ujian, besok mereka sudah mulai berangkat mendaki ke gunung bromo.


Julia benar benar antusias, karena bisa dibilang ini adalah kali pertamanya mendaki gunung, malam ini Julia membereskan baju dan peralatan yang akan dia dan Juna bawa, tak lupa ia juga membawa obat obatan, karena itu adalah suatu hal yang penting.


"Bawa baju yang bahannya menyerap keringat, trus jangan pake celana jeans karena kalo kena hujan pasti berat, bawa sendal juga" saran Juna saat Julia masih sibuk berkemas.


"Jangan lupa bawa sarung tangan juga, di ranu Kumbolo dingin banget, terus bajunya lapisin dulu sama kantong plastik biar kalo kena hujan ga basah" lanjutnya.


"Bawa skincare gapapa ya?" pinta Julia, ia harus tetap merawat wajahnya dimanapun dia berada.


"Iya gapapa"


"Kamu yang bawa tenda?" tanya Julia, sedikit khawatir.


"Iya, si Jinnar bawa tenda buat cewe cewenya, trus Junko juga bawa"


"kok banyak banget?"


"Iyalah, kan 1 tenda cukup cuma buat 4 orang aja"


"Tapi yang bawa jangan kamu terus, gantian lah sama yang lain Jun. Kan berat.."


"Iya Juliet"


"Kita gak belanja bahan makanan, jun?"


"Engga, kita belanjanya pas udah nyampe disana aja, kita cari pasar yang deket deket sana, biar gak berat bawa dari sini"

__ADS_1


"Oh yaudah"


"kamu udah selesai belum?" tanya Juna.


Julia menggeleng kecil, meskipun begitu Juna tau kalau sebenarnya Julia sudah mengantuk, karena sedari tadi Julia terus menguap dan matanya juga terlihat sayu.


"Aku udah ngantuk, Lia... tapi aku gak bisa tidur... kelon" rengek Juna, sengaja, agar Julia tidak kecapek an dan bisa tidur lebih awal.


"Manja banget sih jun" Julia pun meninggalkan beberapa barang barang yang belum dikemas, pikirnya ia akan melanjutkannya besok pagi.


"Bobo" rengek Juna, kemudian Julia pun naik ke atas kasur dan memeluk Juna.


10 menit kemudian, Julia telah tertidur pulas, Juna pun melepas pelukannya kemudian mencium hidung Julia pelan pelan agar cewe itu tidak terbangun, dan Juna pun beranjak bangun untuk melanjutkan mengemas beberapa barang yang belum dimasukkan kedalam tas.


****


Julia memperhatikan sekitarnya yang lumayan ramai, banyak anak sebaya mereka membawa ransel gunung, dari tampilannya mereka juga akan mendaki tapi entah tujuan mereka di gunung mana.


"Rame ya, yang mau muncak" celoteh Juna.


"Namanya juga lagi liburan" jawab Yoga.


"Ya, lo pernah hiking gak? kan elo gabung mapala" tanya Yoga.


"Pernah, tapi gak pernah bareng mereka. Gue ga suka aja sih sama anggotanya" jawab Yaya.


"Eh, mereka udah dateng tuh" saut Julia saat melihat rombongan Hayes dan yang lain tiba.

__ADS_1


"Wih! udah siap banget nih mau ke Bromo!!" ucap Jerome melihat teman temannya yang duduk berjejer.


"Na, lesu amat muka lo. Kenapa? Belum juga naik udah lesu aja, semangat yok!!" Jinnar mengernyit, saat terlihat Ryena bersender di bahu Julia.


"Bukan apa, tapi gue ngantuk" jawabnya.


"Kantung mata lo tuh, pasti semalaman gak tidur" timpal Jayden, kemudian duduk disebelah Yaya, Ryena hanya mengangguk Kecil.


"Btw, tiketnya di siapa?" tanya Hayes kebingungan, meraba saku celana dan jaketnya.


"Di gue" jawab Juna.


"Nyampe di Lumajang, jam berapa sih?" tanya Julia, menilik jam ditangannya.


"Sekitar jam 11 malam sih kayaknya" Yudis menjawab sembari ikut melirik ke arloji ditangannya.


"Lama ya"


"Iya lah, 15 jam an"


"Tapi, rasa capeknya pasti kebayar tuntas kok, Lia" timpal Jinnar, Julia mengangguk.


Juna hanya mengelus rambut Julia, karena apa yang mau ia ucapkan sudah diwakilkan oleh Jinnar.


Setelah cukup lama mereka berbincang, tak terasa sudah jam 8 pas, waktu keberangkatan kereta mereka telah tiba, dengan antusiasnya Julia berdiri lebih dulu dari yang lain saat kereta telah tiba menjemput mereka. Mereka, mengambil tas masing masing kemudian memasuki kereta dan mencari gerbong serta tempat duduk masing masing, untungnya mereka satu gerbong.


~•~

__ADS_1


__ADS_2