Couple J

Couple J
Serius?


__ADS_3

Sepanjang mereka melewati cafe, ramai oleh sorakan yang didominasi oleh kaum cowok. Julia sengaja melangkahkan kakinya dengan cepat agar segera sampai di motor.


Entah kenapa, ia malu sendiri dengan ulahnya tadi, berbeda dengan Juna yang santai malah melambaikan tangan ke temen temen cowoknya yang heboh.


"Anjaiiii"


"Tonjok gue dong, pengen diobatin kayak gitu juga" ucap Jinnar sembari melirik ke arah Yura.


"Jadi sepupu bukan nih?" saut Jayden


"Sepupu tapi nananinu cihuy!" seru Juna dengan tawa yang diikuti teman temannya.


"Pokoknya tunggu klarifikasi dari gue aja ya kawan kawan" Juna melambaikan tangannya pada mereka semua sebelum benar benar keluar dari area cafe.


Julia menggeleng melihat tingkah Juna yang bener bener udah putus urat malunya, cewek itupun langsung menarik tangan Juna agar cepat keluar dari cafe.


****


Sesampainya dirumah, Julia menjatuhkan badannya di atas sofa sembari memejamkan mata, mencoba menenangkan diri dari rasa malu yang menyelimutinya.


Julia tidak tau apa yang telah merasukinya hingga ia berani bertindak seperti itu. Ini semua pasti karena kepancing omongan Cyra tadi yang Julia dengar dari Chantika. Kebetulan sekali tadi anaknya juga ada di cafe, jadi langsung di eksekusi saja oleh Julia.


Juna meletakkan tangannya di kepala Julia, "Saha?" tanya Juna dengan nada seperti menginterogasi orang kesurupan.


"Apa sih Jun!" Julia menepis tangan Juna dengan raut wajah juteknya.


"Yahh kok nggak jawab aing maung, sih? padahal aku udah nunggu kamu kesurupan lagi kayak tadi" Julia berdecak kesal, ia lagi malas menanggapi Juna.


'ini baru istri gue, yang tadi di cafe kayaknya lagi kemasukan setan centil' batin Juna tersenyum lega.


"Ini kenapa bisa gini?" tanya Julia mengapit pipi Juna, membalikkan wajah cowok itu ke kanan dan ke kiri.


"Aduh sakit tau! jangan digituin, masih bengep nih" pekik Juna melepaskan pegangan Julia dari pipinya.


"Ini kenapa? jawab jun!"


"Abis dipukul banci"


"Hah?"

__ADS_1


"Serius, kalo gak percaya tanya aja Yoga sama Jinnar" tangan Juna memencet tombol remot, untuk mencari siaran televisi yang bagus.


"Berantem sama Hansol ya?" tebak Julia, karena memang musuh Juna selama ini di kampus ya hanya Hansol.


"Kok tau? jadi kamu ngakuin kalo dia juga banci?"


"Eh engga, ya aku feeling aja soalnya kan kamu sering ribut sama dia"


"Emang masalah apa sih?"


"Mulut dia tuh kayak cewek! males ahh jangan dibahas"


Julia terdiam, kemudian ia masuk kedalam kamar mandi. Selesai dari kamar mandi, Julia langsung mencari sesuatu di lemari baju mereka. Juna mengerutkan dahinya melihat tingkah Julia.


"Nyari apaan sih, Lia?"


"Nah akhirnya ketemu" Julia menunjukkan dua buku kecil berwarna merah dan hijau itu pada Juna. Itu buku nikah mereka.


"Buat apaan?" Juna tetap mengerutkan keningnya.


"Liat aja ntar" Julia tersenyum smirk.


'kesurupan lagi nih' batin Juna terus mengamati gerak gerik Julia.


Senyum puas terukir di bibir Julia setelah selesai mendapat foto yang pas, entahlah apa yang akan dibuat Julia.


Juna pun akhirnya mengalihkan pandangannya ke layar tv di depan yang sedang menampilkan scene Upin Ipin yang sedang bermain dengan Fizi dan Ikhsan.


Dering di handphone Juna mengalihkan perhatiannya membuat cowok itu menaikkan satu alisnya saat melihat notifikasi dari Instagram miliknya. Ternyata Julia mention akun Instagram miliknya.


"Apaan nih? kamu lagi story in aku lagi nonton Upin Ipin ya? malu Juliaaaa dikira aku masih bocah" kesalnya.


"Geer, coba liat dulu" Julia merampas ponsel Juna yang tengah dipegang oleh pemiliknya tapi belum sempat melihat isi story Julia.


Julia terlihat sangat sibuk dengan ponsel milik Juna, "kamu tuh sebenernya ngapain aja sih daritadi?" tanya Juna menyelidik karena daritadi tingkah Julia sangat aneh.


"Liat aja sendiri" Julia pun mengembalikan ponsel itu kepada sang pemilik.


Jantung Juna seketika dag dig dug saat setelah melihat isi story Julia. Foto buku nikah mereka dengan muka mereka yang terpampang disana ditambah caption Julia.

__ADS_1


I have known you for a long time and I love you @arjunajoo


Sebenarnya bukan masalah story Julia tetapi yang membuatnya panik adalah isi repostan story dia yang jadi masalah, pasti kerjaan si Julia tadi, saat cewek itu merebut ponselnya.


I am lucky you to be my wife. my love is definitely bigger than your love for me, i love you so much, forever 🌷😘


"Juliaaaaa kenapa caption ku kayak gitu sih? geli banget! kek jablay tau" protes Juna.


"Kenapa? emang kamu gak beruntung punya aku?"


"Gak gitu, tapi ya masa gini sih? arghhh serah deh!" Juna mengacak rambutnya frustasi. Bisa bisa dia menjadi bahan candaan teman temannya besok waktu dikampus.


Setelah beberapa menit, tiba tiba handphone mereka jadi seperti saling saut notif, ramai sekali, karena kebanyakan mereka pada kaget dan tidak percaya dengan story Juna dan Julia, sebagian membalas instastory keduanya.


SERIUSAN NIH?


banyak sekali yang memberikan pesan seperti itu, lagi lagi Julia merampas handphone Juna, tapi Juna membiarkan Julia mengotak atik handphone nya, sudah capek Juna menghadapi tingkah Julia hari ini.


"Yeay!! udah dilihat sama Cyra, tapi gak dibales... andai dibales kan pasti seru, aku lagi pengen berantem sama dia"


Juna mengerutkan dahinya menatap Julia yang duduk di sebelahnya, serius ini cuma buat manas manasin Cyra? apa Julia tidak sadar apa dampak dari yang telah dia lakukan. Bisa bisa satu kampus tau status mereka.


"Tujuan kamu apa sih, Julia?"


"Biar Cyra malu" jawabnya polos.


"Terus, kamu tau kan dampak dari apa yang kamu lakuin sekarang?" Julia menganggukkan kepalanya.


"Iya lah, terus emang kenapa? daripada kejebak kayak gini terus, aku pusing.... jadi yaudahlah, udah waktunya kali kita ngasih tau mereka tentang hubungan kita"


"Serius gapapa?" tanya Juna lagi memastikan keputusan Julia.


Senyum Juna mengembang saat melihat Julia menganggukkan kepalanya, Juna pun reflex langsung memeluk Julia dengan erat.


"Besok aku mau kayang depan Hansol!" teriaknya antusias.


Julia terbahak bahak, "ngapain?"


"Merayakan kemenangan, pasti dia kesel banget... happy aku tuh liat muka kesel dia, pasti dia juga malu banget!!" Julia semakin tertawa.

__ADS_1


Ternyata memang sama saja sih mereka berdua.


~•~


__ADS_2