Couple J

Couple J
Yoga marah


__ADS_3

Sesampainya dirumah sakit, mereka bertiga langsung menuju ke ruangan tempat Julia dirawat, mereka tak tau penyebab Julia sampai masuk rumah sakit, tapi yang jelas, ucap Yura dan Chantika, bukanlah kecelakaan penyebabnya, kedua cewek itu hanya menyuruh Juna cepat cepat datang ke rumah sakit.


Sesampainya didepan ruangan Julia berada, mereka bertiga lebih terkejut saat mendapati Yoga duduk dikursi sebelah Julia, Juna langsung memasuki ruangan tersebut dengan tergesa gesa.


Yoga yang menyadari keberadaan Juna, ia mendekat lalu melayangkan satu pukulan di pipi Juna begitu cowok itu muncul didepannya.


"Bangs*t lo Jun!!" lagi lagi Yoga terus menghajar wajah Juna, hingga darah mulai muncul dari hidung Juna.


Juna tak tau apa penyebab kemarahan Yoga, "Apa salah gue?!"


"Stop!! Apa apaan sih kalian, kok malah berantem didalam ruangan!" teriak Chantika melerai keduanya.


"Yoga! lo kenapa anj*ng, apa salah Juna?! dia temen lo, kenapa lo tiba tiba mukul Juna!!" bentak Hayes, menyeret Juna dan Yoga keluar ruangan.

__ADS_1


"Gila ya lo pada! ini di rumah sakit bego! malah bikin kerusuhan" Jinnar menepuk dahi Yoga.


Lagi lagi, amarah Yoga masih belum mereda, cowok itu mendekat ke arah Juna yang hanya diam, ia menarik kerah baju Juna. "Gue udah pernah ingetin elo, kalo Julia itu sodara lo Jun! gue udah curiga sama tingkah lo ke Julia! harusnya gue jauhin Julia dari elo saat gue liat tanda itu di paha Julia! kenapa lo tega sama dia Jun?!!" bentaknya.


"Dia itu sodara lo!! kenapa lo tega hamilin dia?!! masih banyak cewek lain diluar sana Jun!!" suara Yoga berubah menjadi serak, tangisnya tak kuat lagi tertahan, entah mengapa tiba tiba ia merasa begitu sakit saat mengetahui Juna menghamili Julia.


Dada Juna merasa begitu sesak, setiap tarikan nafas Juna terasa begitu sakit, mata Juna pun memerah. Sedangkan Hayes dan Jinnar begitu terkejut saat mengetahui akibat kemarahan Yoga, mereka begitu tak habis pikir, kaki mereka terasa begitu lemas.


Sedangkan, Yura dan Chantika yang sudah tau, mereka hanya diam, tak tau langkah apa yang harus dilakukan selanjutnya.


"Anj*ng, Bangs*t gue suaminya Julia!!" Juna terus mendorong tubuh Yoga, berusaha masuk kedalam ruangan.


Ia tak bisa lagi menahan emosinya, dia berhak atas Julia dan sekarang ia ingin bertemu dengan istrinya sendiri malah ditahan.

__ADS_1


"Inget! lo itu cuma sepupunya Julia Jun!" bentak Chantika. Tetapi akhirnya Juna berhasil masuk kedalam ruangan.


Hayes dan Jinnar masih terus tercengang, mencoba mencerna dengan baik ucapan Yoga.


****


Juna menutup pintu teramat pelan, dadanya sesak saat melihat Julia berbaring meringkuk membelakanginya. Juna menggigit bibir bawahnya begitu berjalan mendekati ranjang Julia, Juna pun mengusap rambut Julia pelan.


Julia yang merasa sentuhan dikepalanya, membalikan badannya, wajahnya pucat dengan mata yang sembab, karena sedari tadi menangis, hidungnya pun memerah.


"Juna, maafin aku" suaranya serak saat melihat wajah Juna yang penuh lebam, membuat Juna menitihkan air matanya, lalu tak ada lagi suara yang terdengar selain Isak tangis mereka berdua, sembari saling menggenggam tangan.


Ternyata, semalam bukanlah kali pertama mereka melakukan hubungan suami istri, 3 bulan lalu, ternyata Juna pernah melakukannya pada Julia dalam keadaan mabuk.

__ADS_1


~•~


__ADS_2