Dari Bunga Turun Ke Hati

Dari Bunga Turun Ke Hati
Lembur


__ADS_3

"Maaf pak Ali ini sudah jam 9 malam, apa bapak tidak mau pulang dan menyelesaikannya besok ? tidak biasanya bapak lembur sampai semalam ini pak?" tanya Mira pada Ali yang sedang duduk pada kursi kebanggaannya dengan mata yang terus tertuju pada benda pipih didepannya.


"Sebentar lagi ya Mir, ini masih nangung kurang sedikit. Saya mau selesaikan dulu, Kalau kamu mau pulang duluan silahkan saya berani kok disini sendiri"ucap Ali dengan pandangan yang masih sama, tanpa menoleh sedikit pun pada Mira yang berada didepannya. Walaupun Ali selalu menyuruh Mira untuk pulang terlebih dahulu jika Ali lembur sampai malam, namun Mira selalu menolak hal itu. Mira merasa tak enak hati jika harus pulang terlebih dahulu sedangkan atasannya masih harus lembur bekerja. Walaupun tak pernah ada pembicaraan yang serius ataupun sekedar basa-basi diantara mereka berdua, Mira tetap betah menunggui Ali sampai larut malam. Duduk memandang Ali , itulah yang Mira lakukan sekarang dan kemarin-kemarin.


"Saya temenin bapak aja ya pak, boleh ? masa saya pulang bosnya masih kerja, kan gak enak sama yang lainnya pak, dikira saya gak tahu diri pak. Tapi kok tumben banget pak Ali, kenapa pak Ali mau lembur sampai malam gini ? biasanya diselesaikan hari esok atau minta tolong lainnya ? padahal pak Ali gak pernah lembur sampai semalam ini, mentok paling jam 9 sudah pulang pak ?"tanya Mira dengan nada suara sedikit centilnya. Bukannya menggoda, Mira memang memiliki gaya bicara yang sangat centil, jadi tak heran jika orang yang baru mengenalnya akan beranggapan bahwa dirinya memang centil.


Ali menghentikan sebentar pekerjaannya, melepas kaca mata yang bertengger dihidung mancungnya kemudian meraih secangkir teh yang dibuatkan petugas OB tadi dan menyesapnya sedikit demi sedikit,"Mending saya lembur sampai malam asal pekerjaan selesai, daripada saya harus pulang awal tapi pekerjaan menumpuk. Toh kalau bisa selesai sekarang besok saya punya banyak waktu untuk bermain dengan anak saya. Saya lembur juga tidak tiap hari. Makasih ya Mir sudah menemani saya, seharusnya kamu pulang dengan jam kerja yang sudah ditentukan, bukan malah menunggui saya."jelas Ali meletakkan cangkir itu ketempat semula.


"Iya juga sih pak, enggak papa kok pak, ini sudah kewajiban saya sebagai bawahan bapak."jawab Mira singkat lalu dilanjutkan oleh keheningan. Tak ada lagi suara yang keluar dari mulut Ali maupun Mira, hanya suara tombol keyboardlah yang terdengar sekarang. Malam semakin larut, satu persatu orang yang berada di kantor mulai pergi untuk pulang ke rumah, ditambah suasana yang sepi membuat Ali maupun Mira sesekali menguap.


Malam semakin larut, jari-jari Ali semakin lihai dan cepat memencet tombol-tombol kesybord pada laptop canggihnya, satu persatu pekerjaanpun sudah mulai terselesaikan.

__ADS_1


"Alhamdulillah."ucap Ali sambil mematikan laptopnya. Mira yang melihat atasannya sudah selesai , tanpa suruhan membantu Ali membereskan berkas-berkas yang berserakan diatas meja.


Diliriknya jam tangan mahalnya, jam tangan itu menunjukkan angka 22.57 wib, "Hampir jam 11 malam rupanya, lama juga saya menyelesaikan peekerjaan ini."guman Ali pelan.


Ali menghampiri Mira yang sedang memberesi barang-barangnya,"Sudah beres semua Mir ?kalau sudah ayo Mir kita pulang, malah semakin larut."ucap Ali.


"Iya pak."Mira mengambil tasnnya dan menentengnya.


"Selamat malam pak Ali bu Mira."sapa satpam itu ramah.


"Malam juga pak."balas Ali lalu melangkahkan kakinya keluar kantor, sedangkan Mira hanya membalas senyum satpam itu dan berlalu membuntuti Ali. Mobil mewahnya kini sudah terparkir rapi didepan pintu utama kantor. Sebelum masuk, Ali menawari Mira untuk pulang bersama karena Ali merasa tak enak juga tak tega jika Mira pulang sendirian tengah malam.

__ADS_1


"Mira dijemput ? atau mau bareng saya ?"tanya Ali sambil menggulung lengan bajunya.


Dengan senyum manisnya Mira berkata, "Makasih pak atas tawarannya, tapi saya sudah dijemput. Itu..."ucap Mira sopan dengan jari telunjuk yang menunjuk kearah mobil yang terparkir rapi didepan mobil Ali.


"Oh gitu, yasudah saya pulang duluan ya. Oiya besok datang kantor agak siangan aja gak apa-apa."Ali memasuki mobil mewahnya, namun sebelum melajukan mobilnya Ali terlebih dahulu menurunkan kaca mobilnya dan sedikit mengeluarkan kepalanya."Mir karna sekarang pekerjaan saya sudah beres saya besok mau libur, kamu besok bisa berangkat siang ya. Makasih sudah nemenin saya lembur."


"Baik pak, sama-sama."


"Yasudah saya permisi."Ali kembali menurunkan kaca mobilnya dan melajukan mobil mewahnya meninggalkan area kantor.


Malam semakin larut, jalanan mulai sepi. Tak banyak kendaraan yang masih berlalu-lalang saat ini, Membuat Ali sedikit melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi membuatnya tak butuh waktu lama untuk sampai ke rumahnya.

__ADS_1


__ADS_2