
Sudah lebih dari 10 menit, Frans yang duduk di kursinya mulai merasa cemas lantaran istrinya belum juga kembali. Pria itu pun segera bangkit dari duduknya dan pergi menyusul ke toilet.
"Kok gak balik-balik, jangan-jangan dia jatuh?" Frans melangkah lebar menuju toilet untuk mencari keberadaan istrinya.
Frans menjadi begitu panik, sudah mencari ke seluruh toilet. Tapi istrinya tidak di temukan.
"Kalian lihat istri saya?" tanya Frans pada pelayan restoran. Tapi pelayan restoran itu hanya menggeleng. "Kamu lihat istri saya?" Frans beralih pada petugas bersih-bersih, tetapi petugas itu juga menggeleng.
"Mbak yang hamil kan?" tanya seorang Ibu-ibu yang mendiamkan anaknya yang sedang menangis di samping toilet Restoran itu.
"Iya, hamil besar," jawab Frans dengan cepat. "Ibu lihat dimana? Kemana dia, Bu?" tanya Frans kemudian.
"Tadi di bawa sama tiga laki-laki, Mbaknya tadi pingsan waktu di bawa. Saya lihat di depan sana!" tunjuk Ibu itu pada koridor samping Restoran itu yang menuju ke arah luar.
"Daily," guman Frans. "Kemanan.. Petugas kemanan!" teriak Frans dengan panik.
Pria itu berlari menuju ke dalam Restoran dan memanggil-manggil pemilik Restoran serta petugas keamanan Restoran itu dengan suara kerasnya.
"Petugas kemanan, cek bagian kemanan CCTV. Istriku hilang!" pekik Frans hingga membuat suasana Restoran itu menjadi kacau. "Jika terjadi sesuatu pada istriku, maka aku akan menutup restoran!" ancam pria itu.
Setelah lama mengotak-atik rekaman CCTV bagian belakang Restoran itu, Daily dan beberapa orang yang membawanya pun terlihat.
"Benar, Tuan. Istri Anda di bawa oleh sekelompok orang," kata petugas kemanan. "Kita langsung laporkan saja ke polisi, agar pihak kepolisian bisa cepat bertindak." tambah petugas keamanan itu pada Frans.
__ADS_1
Dengan panik, Frans menelepon Pras dan memberi kabar bahwa Daily di culik oleh sekelompok orang yang tidak di kenal.
"[Bang, tolong aku. Daily hilang, istriku di culik,]" ucap Frans pada Pras yang berada di seberang panggilan.
"[Di culik bagaimana? Kenapa bisa di culik?]" Pras yang mendapat kabar menjadi ikut panik.
"[Gak tahu, Bang. Bisa jadi orang yang menculik Istriku karena mengira bahwa dia adalah Daisy, seperti yang aku dan Joe lakukan dulu,]" Frans menduga bahwa yang ingin di culik oleh orang-orang itu adalah Daisy bukan Daily.
"[Kalau gitu, aku lapor polisi sekarang dan juga mengabari Daisy. Barangkali dia bisa menduga-duga siapa dalang di balik penculikan Daily.]"
Pras segera mematikan sambungan telpon dan segera menghubungi Daisy. Ia begitu berharap bahwa Daisy memiliki tembusan dengan kasus penculikan Daily.
Frans yang berada di Restoran tidak tinggal diam, pria itu segera menghubungi teman-temannya yang berpengaruh dengan dunia hitam. Tak terkecuali Jonathan sendiri.
"[Daily di culik? Bagaimana bisa?]" heran Jonathan.
"[Mungkin yang di incar bukan Daily tapi Daisy,]" jawab Frans dengan gusar.
"[Ckk.. Malang sekali hidup menjadi Daily, dua kali di culik karena salah target,]" Jonathan berdecak. "[Aku akan mengabari orang-orang itu, aku pastikan mereka akan langsung bergerak.]"
"[Cepatlah!]" setelah memberi perintah, Frans langsung menutup sambungan telpon itu dan pergi dari Restoran itu untuk mencari keberadaan istrinya.
.
__ADS_1
.
.
Daisy yang mendapatkan kabar hilangnya Daily menjadi begitu panik.
"Ya Tuhan, apa lagi ini? Kenapa Daily harus menderita karena aku?" Daisy memukul-mukul kepalanya. "Kalau memang ingin menghukum, hukum saja aku. Jangan hukum adikku, dia tidak bersalah. Aku lah yang bersalah dan berdosa."
Air mata gadis bolong itu berderai, semua penderitaan adiknya terjadi karena dirinya. Dirinya lah penyebab semuanya terjadi.
"Jhony, pasti Jhony pelakunya!" terka Daisy, gadis itu mengetikan nomer di ponselnya dan langsung mencoba menghubungi nomer itu.
"Ayolah.. Angkat!" dengan tidak sabaran, Daisy menepuk-nepuk layar ponselnya. "Ayolah, Jhony!" kesal Daisy.
Air mata gadis itu terus berderai, ia begitu takut jika terjadi sesuatu pada adiknya dan juga bayi yang ada di dalam kandungan adiknya itu. Bayi yang hanya menghitung hari akan di lahirkan.
.
.
.
Sembari nunggu update, mampir yuk di karya Kakak Online Neng Yang ada di bawah ini!
__ADS_1