DENDAM CINTA SANG CASANOVA

DENDAM CINTA SANG CASANOVA
AMPUN, BU!


__ADS_3

Bu Aida mendekati ranjang pasien Daily yang di atasnya juga ada Frans.


"Ngapain di sini?" tanya Bu Aida pada Frans.


"Enggak ngapa-ngapain, orang cuman main sama Boy," jawab Frans pada Ibunya.


"Dia ngapain di sini, Ly? Gangguin kamu?" tanya Bu Aida pada Daily.


"Dia ingin menyusu, Bu. Katanya ini punya dia bukan untuk anaknya," jawab Daily. "Katanya ini Bayi udah rebut haknya." tambah Daily lagi, dia tidak bisa bertindak tapi setidaknya Ibu mertuanya bisa memberi pelajaran pada suaminya. Begitu pikir Daily.


"Frans!" mata Bu Aida melotot lebar pada Frans, hingga membuat Frans bersiap untuk melompat dari atas ranjang pasien tempatnya duduk.


Belum sempat pria itu melompat, Bu Aida sudah menarik serta menjewer telinga Frans dengan begitu keras.


"Ini susu!" geram Bu Aida pada putranya.


"Auuh.. Ampun, Bu!" pekik tertahan Frans. "Frans cuman bercanda doang tadi."


"Bohong, Bu. Tadi baju Ai di tarik-tarik sama Bang Frans," kata Daily sembari tersenyum licik. "Bahkan tadi dia meminta Ai untuk memindahkan bayi ini!"


Rupanya sekarang Daily menjadi wanita yang licik, kelakuan mesum suaminya membuat Daily harus pintar-pintar membuat suaminya itu tidak berkutik.


"Kayaknya sekarang kamu harus di jauhkan dari Daily, bisa bahaya kalau terus di tinggalkan berdua saja. Bisa-bisa hamil lagi sebelum waktunya pas!"


"Ampun, Bu. Jangan jewer lagi," ucap Frans dengan wajah memelas. "Frans kapok menganggu Daily!" pekik pria itu yang telinganya masih terus di jewer oleh Bu Aida.

__ADS_1


"Selama sebulan setengah, Ibu yang akan tidur dengan Lily dan kamu bisa tidur bersama Pras," kata Bu Aida. "Sekarang keluar, jangan dekat-dekat sama Lily!" usir Bu Aida hingga membuat Frans mencebikkan bibirnya tanpa bisa membantah.


Kejam sekali Bu Aida pada putra tengahnya. Sudah membuat putranya berpuasa lama dan kini malah mengusirnya dari ruangan rawat istrinya sendiri.


"Kenapa Frans?" tanya Pras yang berdiri di depan pintu ruangan rawat itu dengan mulut yang menahan tawa.


"Kamu NANYAK?" kesal Frans pada Pras sembari berjalan gontai. Pria itu mendudukkan bokongnya di kursi tunggu rumah sakit itu. "Uhh.. Nunggu 40 hari kayak nunggu panen padi!" pekik Frans pada Pras hingga membuat Pras terperanjat kaget.


"Apaan sih?" kesal Pras sembari menggosok telinganya yang terasa peka karena Frans. "9 bulan tahan, kenapa tinggal 40 hari gak sanggup?" Pras tersenyum mengejek pada adiknya.


"Pedas pucuknya, Bang. Mandi sabun terus setiap malam!" celetuk Frans pada Pras.


"Astagfirullah Frans, kalau ngomong coba di pikir dulu. Banyak orang di sini," bisik Pras pada adiknya. Adiknya yang aneh, tapi Pras yang malu dengan orang-orang di sekitarnya.


.


.


.


Dua hari kemudian, Daily dan Bayinya sudah di perbolehkan untuk pulang.


"Pelan-pelan, Yank. Biar Ayah bantu," ucap Frans pada istrinya yang turun dari ranjang pasiennya.


"Kalau mau bantu, tangannya tolong di kondisikan, Frans!" tegur Bu Aida pada putranya. "Tempatnya di bahu Lily bukan di bokong dan pinggulnya!"

__ADS_1


"Ya Allah, Bu. Ini tangan Frans di pinggul karena bantuin dia turun dari ranjang ini," ucap Frans dengan wajah jengkelnya. "Kenapa sih curigaan mulu sama Frans?"


"Bukan curiga, tapi lebih tepatnya bejaga-jaga dari kemesuman kamu!" cetus Bu Aida.


Sebenarnya yang anak Bu Aida itu Frans atau Daily, kenapa Frans terus yang di sudutkan dan di marahi.


Bu Aida pun menggendong putra dari Daily dan Frans yang di beri nama Georgino Nicolas Saputra itu keluar dari ruang rawat. Sedangkan Frans menuntun Daily, untuk barang bawaan sudah di kemasi oleh Pras lebih dulu.


"Sini biar aku yang gendong Gino, Bu," pinta Daisy pada Bu Aida.


Rupanya Daisy dan Nek Lai sudah menunggu di luar rungan rawat itu. Menunggu Daily di bawa pulang.


Bu Aida pun memberikan Baby Boy Frans dan Daily pada Daisy. Wanita separuh baya itu membiarkan Daisy yang membawa cucunya pulang.


Dengan perasaan yang begitu bahagia, semua keluarga meninggalkan rumah sakit I&A Kota itu.


.


.


.


Sembari nunggu update, mampir yuk ke karya Kakak Online Neng yang ada di bawah ini!


__ADS_1


__ADS_2