Dendam Gadis Gigi Kelinci

Dendam Gadis Gigi Kelinci
10. Pertemuan Raka dan Karina


__ADS_3

Pertemuan kedua insan telah menjadi sebuah suratan ilahi dan takdir yang sudah terlukiskan pada setiap insan yang bernafas


Sebuah bazar besar sedang di laksanakan dalam usaha meningkatkan suatu produk penjualan apa lagi sekarang lagi bulan puasa, baju muslim sangat di sukai oleh sejumlah kaum hawa pecinta kerudung


"Karina, Kamu bantu jaga stand bazar ya." Ucap Bu Farida


"Oke, siap Bu." Ucap Karina


"Kamu juga bisa bergilir untuk istirahat dengan teman kerja kamu. Biar Ibu panggil dulu," ucap Farida dengan memanggil anak tersebut." Ucap Farida.


Tok


Tok


Tok


"Masuk." Panggil Bu Farida.


"Perkenalkan Karina, ini Raka yang akan membantu kamu untuk bergiliran menjaga stand dua." Ucap Bu Farida


Karina pun menyodorkan tangan kanannya untuk berkenalan sebagai partner kerjanya.

__ADS_1


"Kenalkan Aku Raka Sanjaya," ucap Raka dengan menyodorkan tangan kanannya


"Aku Karina," ucap Karina dengan tersenyum smirk


"Hmmmm, jadi pria ini yang mengganti posisiku di keluarga Sanjaya! akan aku buat perhitungan karena dendam gadis gigi kelinci semasa kecil sampai sekarang tidak akan larut! akan aku buat kamu jatuh cinta hingga kamu akan terbuai, lalu aku akan membuat kamu patah hati dan merasakan pedihnya kehilangan." Gumam Karina


"Kalian berdua akur-akur ya, jangan sampai memberi kesan negatif juga pada para pelanggan di sini." Titah Farida sang manager


"Oke, Bu...," ucap serentak kedua pekerja tersebut.


Karina yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas hanya bisa bekerja paruh waktu di salah satu perusahaan garmen milik orang tua angkatnya. Namun tidak ada yang mengetahui bahwa Karina adalah anak angkat dari Adinata Group.


******


Karina merasa dirinya sangat kewalahan melayani satu persatu pembeli yang meminta nota pembelian untuk segara di tuliskan, dan pada akhirnya waktu bergilir pun di lakukan tepat sesuai waktu prosedur yang di janjikan oleh sang manager. Kini Raka siap menggantikan posisi Karian di stand dua.


"Karina, giliran aku yang jaga stand kamu bisa beristirahat." Ucap Raka


"Oke, Aku ke kantin dulu." Ucap Karina


"Nggak usah ke kantin, Aku bawain kamu makanan. Kebetulan tadi pas aku istirahat aku membeli dua kotak makanan ini. Apa kamu mau?" tanya Raka

__ADS_1


"Oh, oke. Aku mau. Kebetulan aku males antri ke kantin sebelah sana." Ungkap Karina.


"Iya, aku memang sengaja untuk membelikan kotak makanan ini agar kamu tidak perlu capek dan pegal mengantri panjang seperti yang lain." Ucap Raka


"Makasih ya, Kamu sangat perhatian sekali sama aku. Padahal kita ini baru saja saling mengenal satu sama lain." Ucap Karina


"Tentu saja, Aku perhatian sama kamu, sekarang ini kamu teman kerja aku." Ucap Raka


"Makasih ya, Aku beruntung sekali memiliki partner kerja sebaik kamu."Ucap Karina


"Iya, Kamu benar! aku ini memang dewa keberuntungan," ucap Raka sambil terkekeh


"Dewa keberuntungan?!"Kaget Karina


"Iya! karena giok tua ini aku selalu beruntung dan tanda bulan sabit di sebelah kanan sebagai lambang kelahiran aku juga membawa aku dalam keberuntungan." Ucap Raka


"Dewa keberuntungan seperti kamu ini, kenapa bisa bekerja paruh waktu seperti ini?!" Ledek Karina


"Karena aku suka bekerja, Ini pekerjaan hanya sampingan saja untuk membantu kolega." Ucap Raka


Bersambung ...

__ADS_1


...Jangan lupa untuk memberikan dukugan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...


__ADS_2