
Masih dalam mode galau, seorang pria menghisap rokok untuk pertama kalinya di sebuh balkon hotel yang dia pesan beberapa jam lalu untuk healing
Healing ini bertujuan untuk menyegarkan jiwanya yang di landa oleh kecemburuannya atas apa yang terjadi beberapa waktu lalu.
Uhuk.. uhuk..
"Pait banget ini rokok kayak cinta gw yang selalu saja di dera oleh berbagai masalah, dulu sama Vira cinta gw selalu bertepuk sebelah tangan. Sekarang sama adik angkat gw, lebih baik gw move on ajah deh dari pada hanya di jadikan alat untuk sekedar balas dendam." Gumam Vincent
Vincent pun membuang puntung rokok, Ia tak kuat menghisapnya karena memang dari kecil keluarga Adinata selalu mengajari hidup sehat adalah cerminan hati seseorang.
"Aduh, Sial! kenapa sih gw harus jatuh cinta sama adik angkat yang sudah jelas-jelas dulu gw benci. Apa rencana gw berhasil ya. Gw mau cek handphone gw ajah deh." Ucap Vincent
Beberapa jam lalu, Vincent mematikan dering panggilan masuk dengan hanya mode getaran saja.
"Ternyata dia menghubungi aku berkali-kali! Tapi aku tetap males buat bertatap muka atau komunikasi. Lebih baik gw matikan saja deh supaya gw tenang dulu." Lirih Vincent
Setelah membuat puntung rokoknya Ia bergegas untuk pergi menuju tempat makan yang berada di lantai atas.
"Maaf, Tuan aku nggak sengaja,"ucap sang pelayan yang tak sengaja menjatuhkan gelasnya ke jacket Vincent
__ADS_1
"Zoya?! ngapain kamu memakai baju hitam-putih itu? apa kamu seorang pelayan di sini?" Kaget Vincent.
"Iya,"ucap singkat Zoya
"Hah?! serius kamu bekerja di sini?? Sejak kapan?" tanya
"Iya, baru dua hari lalu. Aku kerja di sini karena aku lagi membutuhkan uang banyak." Ucap
"Uang yang aku berikan dulu sebagai pacar sewaan memangnya sudah kamu buang kemana?" tanya Vincent
"Aku nggak membuang untuk keperluan aku sendiri, melainkan aku membayarkan hutang mamaku, dan asal kamu tahu saja dulu mamaku itu cenayang terkenal yang bisa tahu baik dan buruknya nasib seseorang." Ucap Zoya
"Kok bisa terlilit hutang??" tanya Vincent
"Siapa nama cenayang mama kamu itu?" tanya Vincent
"Dia dulu terkenal dengan nama madam Arumi." Ucap Zoya
"Sepertinya aku juga pernah dengar mengenai cenayang itu." Ucap Vincent
__ADS_1
"Pasti kamu pernah dengar karena mama aku itu terkenal di era tahun jadul." Ucap Zoya
"Lalu sekarang mama kamu kenapa bisa banyak hutang seperti itu?" tanya Vincent
"Karena para pasien yang mama tangani itu meminta haknya kembali setelah penafsirannya mengenai nasib baik atau buruk itu salah duga." Ucap Zoya
"Bukankah madam Arumi itu adalah peramal jitu yang sangat terkenal?! masa ia bisa ceroboh itu! bisa melakukan salah ramalan." Ucap Vincent
"Mama aku juga manusia biasa yang bisa melakukan kesalahan karena dia sedang tertekan berat kehilangan anak laki-laki semata wayangnya."Ucap Zoya
"Hmm, Aku mengerti. Semangat ya. Aku yakik kamu bisa melunasi hutang mama kamu itu kalau kamu bersedia bekerja di perusahaan Adinata Group, bagiamana?" tanya Vincent
"Makasih ya kamu selalu membantu aku dalam kesulitan ini." Ucap Zoya
"Sama-sama, Kami juga dulu membantu aku. Kalau boleh tahu sekarang mama kamu berada di mana?" tanya Vincent
"Rumah salit jiwa." Ucap Zoya
Bersambung...
__ADS_1
...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite/Subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua....