
Dengan menghela nafas yang panjang, Vincent mulai menyerang Karina dengan berbagai pertanyaan di dalam mobil yang sesak karena hanya ada dua daun pintu saja yang terpapar di dalamnya.
"Hmmm, Kamu itu masih kecil masa masa sudah pacaran." Celetuk Vincent.
"Aku kan sudah usia 17 tahun, Kak jadi aku berhak untuk pacaran dengan lawan jenis" Ucap Karina
"Akan aku laporkan ke mami kalau kamu sudah punya kekasih, jadi aku tidak perlu untuk mengantar jemput kamu lagi, Itu sangat merepotkan!" Gerutu Vincent
"Jangan dong, Kak!" Pinta Karina
"Tidak bisa, pokoknya akan aku laporkan semua ini kepada mami." Ucap Vincent
"Kak, kalau sirik bilang ajah sama aku! nggak usah sampai laporan begitu sama mami." Ucap Karina
"Siapa yang sirik?!" tanya Vincent
"Iya, Kakak sirik sama aku kalau aku punya pacar sedangkan kakak tidak punya pacar." Ledek Karina
"Enak ajah! siapa yang bilang kalau aku tidak punya pacar?" tanya Vincent
__ADS_1
"Aku nggak pernah lihat Kakak selama ini membawa pacar kakak ke mansion." Ledek Karina
"Jelas saja aku nggak punya pacar! semua ini karena para wanita mengira kalau kamu ini pacar aku, padahal kamu ini hanya seorang gadis gigi kelinci buangan yang terpaksa harus aku antar jemput." Gumam Vincent
"Kok kakak hanya diam saja? benar kan kakak tidak punya pacar?" tanya Karina
"Kamu ini nggak sopan sekali meledek terus-menerus. Nanti besok aku kenalkan kamu sama pacar aku biar kamu percaya kalau aku punya pacar." Ketus Vincent
"Beneran ya! jangan sampai hanya karangan kakak saja untuk tidak aku meledek lagi." Ucap Karina
"Stop deh! meledek terus atau mau aku turunin kamu di jalan yang sepi supaya kamu nggak bisa pulang lagi ke mansion." Ancam Vincent
"Ih, Kakak kalau gitu nanti aku aduin ke mami kalau kakak mau turunin aku ke jalan yang sepi." Ucap Karina
"Kakak juga comel masa mau aduin aku ke mami kalau aku sudah punya pacar
"Iya deh, Aku nggak aduin asal pacar kamu yang jadi supir bukan aku lagi." Ucap Vincent
"Oke, deal! asalkan Kakak kenalin aku sama pacar kakak yang kakak barusan ceritain ya." Ucap Karina
__ADS_1
"Oke, siapa takut!" Ucap Vincent
"Kalau gitu kita double date, gimana?" tanya Karina
"Siap, Aku akan senang hati memperkenalkan pacar aku yang sangat cantik. Tidak seperti kamu yang giginya seperti gigi kelinci." Ledek Vincent
"Biar pun aku gadis kelinci seperti ini, tapi setidaknya ada pria yang mau menerima aku apa adanya." Ucap Karina
"Aku doakan pria yang di anggap kamu menerima apa adanya akan meninggalkan kamu juga." Ucap Vincent
"Ikh! Kakak selalu saja mendoakan aku yang jelek! bagaimana kalau itu juga akan terjadi pada kehidupan percintaan kakak?" Tanya Karina
"Mana mungkin! pacar aku meninggalkan cowok seganteng aku?! yang ada aku yang meninggalkan wanita yang sudah aku bosen untuk memakainya." Ucap Vincent
"Oh, masa?! Aku tidak percaya kalau Kakak punya pacar yang tidak rela kalau kakak putuskan." Ucap Karina
"Lihat saja nanti kalau aku tidak pernah asal bicara kalau pacar aku itu takut kehilangan aku" Ucap Vincent
Bersambung ..
__ADS_1
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...