
Zakia mulai meneteskan air matanya, Ia mengingat kilatan masa lalu tentang kebersamaan yang indah bersama sang adik yang menghilang begitu saja tanpa jejak sedikit pun. Padahal selama ini Zakia juga sudah berusaha keras untuk mencari keberadaan adiknya. Namun sayangnya karena kondisi fisiknya yang lemah, Ia sulit sekali mencari informasi di berbagai penjuru kota, Ia hanya bisa mencari melalui ponsel pintarnya di kalangan teman-teman terdekat Karina. Alhasil Zakia tidak berhasil mencari keberadaan sang Adik, hingga ia memutuskan untuk meminta bantuan kepada orang tua nya untuk mencari keberadaan Karina.
"Kak, Kenapa menatap jendela ke luar seperti itu?" tanya Raka
"Aku sedang teringat oleh adik kandung aku yang menghilang beberapa tahun lalu." Ucap Zakia
"Kok bisa hilang, Kak?" tanya Raka
"Iya, dulu kan Kakak sering menetap di rumah sakit, jadi hanya bisa menanti kehadiran adik aku di sana." ucap Zakia
"Oh, Pantes saja Kakak merasa kehilangan. Apa kakak tidak tanya kepada mama dan papa kenapa adik kakak bisa menghilang begitu saja? Ucap Raka
"Aku pernah tanya kepada mereka." Ucap Zakia
"Lalu mereka jawab apa?
__ADS_1
"Mereka hanya bilang kalau Karina di culik oleh orang asing
"Apa mereka tidak melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib
"Sudah kok, hanya saja sampai saat ini tidak ada kabar dari pihak berwajib mengenai kasus penculikan ini
"Aku boleh lihat tidak foto adik kakak yang hilang itu, siapa tahu aku bisa mengenalinya
"Foto Adik kandungku masih sangat kecil sekali, jadi mana mungkin sih kamu bisa mengenalinya." Ucap Zakia
"Zaman sekarang kan moderen, Kak
"Benarkah?!" Kaget Zakia
"Tentu saja bisa, Aku percaya Kak Zakia bisa menemukan adik kandung Kakak melalui foto terbaru saat sekarang masih remaja." Ucap Raka
__ADS_1
"Makasih ya, Raka! kamu sudah membantu Kakak untuk menemukan adik kandung Kakak yang hilang belasan tahun lalu." Ucap Zakia
"Sama-sama, Kak!" Ucap Raka
"Sekarang Kakak baru sadar bahwa yang di katakan oleh kedua orang Kakak itu memang benar, bahwa kamu dewa keberuntungan itu memang benar adanya, Kakak percaya banget kalau kamu membawa nasib baik di rumah ini, buktinya usaha papa maju pesat. Dan papa juga nggak bermain judi lagi itu semua berkat bantuan kamu." Ucap Zakia
"Iya, usaha rental mobil serta bengkel papa sangat maju pesat bukan karena aku, Kak! tapi memang hasil kerja keras papa selama belasan tahun ini dan memang ini jalan dari yang Mahakuasa untuk papa bisa bertobat dari jalan yang sesat
"Iya, berkat kamu ada di tengah keluarga kita, sekarang papa sudah tidak berjudi kartu lagi, beliau fokus merintis usaha rental dan bengkel sampai maju seperti ini." Ucap Zakia
"Bukan berkat aku, Kak! tapi berkat doa Kakak juga." Ucap Raka
"Kamu memang adikku yang luar biasa, berkat kamu juga Kakak bisa mendapatkan sum-sum tulang belakang padahal Kakak sudah putus asa karena Karina menghilang. Dia sudah berjanji akan memberikan sum-sum tulang belakangnya kepada aku.
Bersambung ...
__ADS_1
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...