
12 tahun kemudian ....
Kini usia Karina mencapai 17 tahun sejak di buangnya Karina di panti asuhan Kasih rembulan. Kini dia sudah mulai bahagia dengan kehidupan barunya.
"Karin, ayo sarapan."Seru Lidia
"Iya, mami sebentar lagi Karin turun ke bawah."Ucap Karina
Dengan langkah gontai, Karina menuruni anak tangga dengan hati-hati
"Ayo, buruan sarapan! lama banget jadi orang. nggak tahu apa kita semua jadi menunggu lama kalau kamu itu belum selesai juga
"Maaf, Kak. Tadi Karin terlambat bangun, jadi lama." Lirih Karina
"Sudah cukup berdebat di meja makan, Vincent! kamu jangan memulai. Adik kamu juga kan manusia bisa terlambat bangun pagi
"Akh, mami kenapa si selalu saja membela Karina yang bukan asli anggota keluarga kita
"Jaga bicara kamu!! Karina ini sudah mami anggap anak kandung mami sendiri, jadi kamu juga harus menganggap Karina ini sebagai pengganti adik kamu yang tidak bisa kamu tolong, Mengerti!!" Geram Lidia
__ADS_1
"Iya-iya! aku lelah dengan drama keluarga ini, Lebih baik aku keluar dari mansion ini dari pada aku terus di pojokan seperti ini. Aku ini kandung mami tapi berasa anak tiri."Tantang Vincent
"Sihlahkan, Kamu keluar jika kamu tidak mau menganggap Karina sebagai adik kamu. Mami nggak peduli lagi sama kamu! anak yang suka menentang keinginan mami.
"Mami, jangan seperti itu kepada anak sendiri." Ucap Adi sang kepala nahkoda.
"Papi nggak ngerti, Mami nggak mau lagi kehilangan anak perempuan hanya karena Vincent tidak bisa menjaga dengan baik." Ucap Lidia
"Papi ngerti kok, tapi mami juga jangan bersikap keterlaluan begitu. Bagaimana pun Vincent anak kandung kita." Ucap Adi
"Cukup! Mami dan papi jangan pernah berdebat lagi! mulai sekarang Vincent keluar dari mansion ini
"Mami kan bisa sewa seorang bodyguard atau supir yang bisa menjaga Karina. Aku ini bukan supir atau bodyguard untuk Karina yang aku anggap bukan siapa-siapa di hidup aku," celetuk Vincent dengan nada tinggi
"Itu tidak akan menjamin kalau Karina bisa terlindungi. Kamu harus tetap antar jemput dia di sekolah meskipun kamu mau keluar dari mansion ini." Titah Lidia
"Huh! menyebalkan! yasudah Vincent menurut, tapi izinkan Vincent untuk tidak meneruskan perusahaan papi." Ucap Vincent
"Terserah." Ucap Lidia
__ADS_1
"Tidak bisa begitu dong! Papi kan butuh kamu di perusahaan
"Papi kan bisa mewariskan saja dunia bisnis papi itu kepada anak buangan itu." Ucap Vincent
Plak!
"Vincent, Jaga bicaramu. Berapa kali mami bilang kalau Karina bukan anak buangan, Dia itu anak mami!" Seru Lidia
Dengan masih memegang erat pipi bekas tamparan itu, Vincent pergi sambil menoleh ke belakang untuk bilang sesuatu yang bikin hati Mami Lidia cenat-cenut melihat anaknya yang marah.
"Terserah!! Mami selalu saja pilih kasih sama aku, Aku ini anak kandung mami. Bukan anak buangan seperti dia!" Geram Vincent
"Bagi mami, Kamu dan Karina sama saja! anak mami
"Beda dong, Mih! aku ini anak kandung mami! darah daging mami sedangkan anak buangan itu hanya mami pungut di panti asuhan
Bersambung...
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...