Dendam Gadis Gigi Kelinci

Dendam Gadis Gigi Kelinci
13. Karina mengingat masa lalu


__ADS_3

Karina merasa sedih lagi, jika dia mengingat masa lalunya yang telah di buang oleh kedua orang tuanya, sehingga Ia pun memutuskan untuk membalas dendam melalui Raka.


Mereka pun bertemu di sebua cafe untuk date, seperti biasa mereka memesan minuman bersoda untuk menghilangkan dahaganya, setelah itu mereka mulai memesan beberapa hidangan untuk menyantap makan siang bersama


Cafe Dalaga


"Sayang, kita kan sudah jadian satu bulan, jadi aku juga ingin mengenal Anggota keluarga kamu dengan baik. Apa bisa hari ini aku ke rumah kamu?" tanya Raka


"Boleh saja." Ucap Karina


"Yes, asyik! nanti giliran kamu yang ke rumah aku yah untuk berkenalan dengan orang tua angkat aku," ucap Raka dengan sumringah


"Jadi kamu bukan anak kandung mereka?" tanya Karina yang pura-pura kaget


"Bukan, tapi mereka adalah orang tua angkat yang mengambil aku di panti asuhan Kasih Rembulan dan membesarkan aku sampai aku kini bisa bekerja dan beruntungnya saat aku membantu kolega di bazar ini. Aku bertemu dengan gadis gigi kelinci yang baik hati." Ucap Raka


"Aku nggak sebaik itu kok, Raka." Ucap Karina


"Kamu akan selalu baik di mata aku." Ucap Raka


"Aku tidak seperti yang kamu bilang karena orang tua sialan itu adalah orang tua kandungku yang tega membuang aku demi memungut anak laki-laki yang mereka mau. Tunggu saja akan aku buat kamu patah hati dulu, Lalu aku akan hempaskan kamu." Gumam Karina

__ADS_1


*


*


*


Bagi Karina, Raka hanyalah penyalur untuk membalaskan dendam yang masih tersirat dalam benaknya. Karina ingin memastikan Raka bisa patah hati agar kedua orang tuanya pun merasakan peraaaan yang di derita oleh anak kesayangannya. Karina tak pernah mencintai Raka, Dia juga membenci Raka sebagai pemisah dari keluarganya.


"Dia menyebut dirinya dewa keberuntungan! lalu apa aku Dewi gigi kelinci yang membawa malapetaka sehingga orang tuaku menukar aku dengan dirinya! pokoknya akan aku pastikan Dewa keberuntungan seperti kamu akan sama nasibnya dengan aku kehilangan orang yang tersayang.


...******...


Di sebuah ruang makan dengan hidangan yang serba lengkap, Seorang pria paruh baya dengan kaca mata tebalnya sedang membaca sebuah koran di pagi buta ini dan mulai berbincang-bincang kepada anaknya untuk menanyakan prihal laporan anak buahnya yang menyatakan bahwa anaknya bekerja di tempat lain untuk membantu koleganya.


"Aku bantu teman aku yang berhalangan.


"Kamu itu terlalu baik, Nak! ingat kamu itu sekarang mempunyai papa seorang pengusaha, jadi untuk apa sih kamu bekerja di tempat lain bahkan kamu sampai membantu." Ucap Sukaryo.


"Hidup itu harus saling menolong, Papa." Ucap Raka


"Papa mengerti kamu orang yang baik, tapi apa tidak sebaiknya sekarang kamu membantu papa di perusahaan?" tanya Sukaryo

__ADS_1


"Memang papa mau pensiun??" tanya Raka


"Iya, Papa ingin pensiun, jadi usaha yang papa rintis hingga sebesar ini kamu saja yang meneruskan ya." Ucap Sukaryo


"Oke, tapi bagaimana dengan kuliah aku?" tanya Raka


"Kamu mulai kerja paruh waktu dulu saja di perusahaan papa jangan di perusahaan orang lain lagi. Papa nggak suka kamu bekerja di tempat lain." Ucap Sukaryo


"Baiklah, Aku akan menuruti keinginan papa untuk bekerja paruh waktu di perusahaan papa." Ucap Raka


"Kamu memang anak yang baik, Nak! berkat kamu juga kita semua satu keluarga hidup bahagia. Papa sangat beruntung memiliki dewa keberuntungan seperti kamu, berbeda dengan anak yang papa buang." Ucap Sukaryo


"Apa?! Papa pernah buang anak?!" Kaget Raka.


"Iya, Papa buang anak demi mendapatkan dewa keberuntungan yaitu kamu." Ucap Sukaryo


"Aku ini hanya manusia biasa, Pah. Tidak seharusnya papa itu membuang anak kandung papa sendiri. Kalau boleh Raka tahu siapa nama anak yang telah papa buang itu?" tanya Sukaryo


"Nama anak itu adalah...." Ucap Sukaryo terhenti ketika Rantih datang


Bersambung ..

__ADS_1


...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua....


__ADS_2