Dendam Gadis Gigi Kelinci

Dendam Gadis Gigi Kelinci
59. Penyelidikan berhasil


__ADS_3

Zoya pun mulai bertidak menjalankan aksinya untuk memanggil kenalan detektifnya untuk memantau kediaman Sukaryo berserta Rantih yang sangat di curigai bahwa mereka sebenarnya bukan orang tua kandung


Sementara itu, Karina kini begitu telaten untuk bolak-balik ke rumah sakit untuk menjaga Raka. Dan hubungan mereka pun semakin akrab


"Sudah tiga hari ini, Kak Vincent tidak ada kabar. Apa dia marah sama aku karena aku sibuk merawat Raka di sini."Gumam Karina


"Karina, Kamu hari ini bawain makanan apa?" tanya Raka


"Seperti biasa aku bawa nasi tim untuk kamu." Ucap Karina


"Oh, ya ampun. Aku bosen ingin makan mie baso." Ucap Raka


"Hah? mana boleh orang sakit makannya mie baso!" Ucap Karina


"Aku ngidam ingin makan di luar sama kamu." Ucap Raka


"Nanti setelah kamu keluar dari rumah sakit ini, Kita pergi untuk makan di luar ya. Lagipula permintaan kamu itu aneh ajah sih, masa pria ngidam." Ucap Karina


"Ada ajah kok pria ngidam. Oke, Janji ya akan makan bersama aku di luar kalau aku sudah sembuh total!" Ucap Raka


"Iya. Aku janji deh. Terus ngidam kamu itu ingin makan apa sih?" tanya Karina


"Aku ingin makan mie baso pakai batagor sama kamu makannya." Ucap Raka


********

__ADS_1


Beberapa hari kemudian,


"Lapor, Bos. Aku sudah menyelidiki orang yang bernama Sukaryo dan Rantih itu. Ternyata mereka itu bukan orang tua kandung dari nona Karina."Ucap Detektif


"Apa?! jadi benar dugaan Zoya selama ini kalau Karina itu bukan anak kandung mereka. Kamu sudah selidiki siapa orang tua asli Karina??" tanya Vincent


"Mereka itu hanya paman dan bibi yang di titip amanah oleh Kaka Sukaryo yang bernama Suradi." Ucap Detektif


"Mana bukti yang saya minta." Ucap Vincent


"Ini bukti-buktinya, Bos." Ucap Detektif


"Ini foto kedua orang tua Karina. Apa mereka berdua masih hidup?" tanya Vincent


"Mereka sudah meninggal, Bos." Ucap Detektif


"Papa nona Karina mengidap penyakit tumor otak, sedangkan ibu nona Karina meninggal karena bunuh diri." Ucap Detektif panjang lebar menjelaskan


"Apa?! bunuh diri?!"Kaget Vincent


"Iya, bunuh diri sebelum Suradi meninggal."Ucap Detektif


"Kok bisa? apa penyebab sampai dia meninggal dunia?" tanya Vincent


"Beliau depresi karena anak laki-lakinya menghilang." Ucap Detektif

__ADS_1


"Kamu sudah selidiki juga belum? siapa anak laki-laki yang kamu maksud itu?" tanya Vincent


"Saya sudah sangat detail untuk menyelidikinya. Dia adalah Raka putra yang selama ini di cari oleh Bu Dinda, Ibu dari nona Karina juga." Ucap Detektif


"Hah? maksud kamu Raka yang di angkat oleh Sukaryo itu ternyata anak Sukardi dan Dinda." Ucap Vincent


"Betul sekali, Bos. Mereka itu adik dan Kakak kandung asli." Ucap Detektif.


"Ini tidak bisa di biarkan mereka harus tahu kenyataan ini. Apa lagi Karina harus tahu siapa sebenarnya kedua orang tuanya." Ucap Vincent


"Sebaiknya seperti itu, Bos." Ucap Detektif


"Ini uang yang saya janjikan plus bonus karena kamu telah telah berhasil menyelidiki kasus ini secara lengkap," ucap Vincent dengan memberikan amplop berwarna cokelat dengan tebal.


"Makasih, Bos. Saya pamit." Ucap Detektif


Bersambung...


...Jangan lupa ya memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua....


Jangan lupa ya mampir di karya baru berjudul : Di Senggol Cinta Preman Pasar


Gendre: Romansa+ komedi

__ADS_1


Terima kasih



__ADS_2