
Tak selang waktu lama, Raka mulai menaruh hati pada Karina yang lembut dan penuh sopan santun terhadap para pembeli. Entah dari mana datangnya sebuah keberanian itu, Raka pun mulai mengutarakan isi hatinya kepada Karina yang baru kenal seumur jagung.
Tanpa memandang bulu, Raka tak pernah mengetahui asal usul Karina karena yang Ia percaya Karina adalah wanita idamannya.
Pada hari ini, Raka memberanikan diri untuk mengungkapkannya di tempat bazar yang notabennya masih dalam rangka bekerja. Namun keadaan bazar masih sangat sepi akan kehadiran para pembeli, hingga Raka makin berani untuk mengungkapkan kebenarannya.
"Karina."Sapa Raka
"Ada apa, Raka?" tanya Karina
"Aku ingin bilang kalau aku suka sama kamu. Apa kamu bersedia menjadi kekasih aku?" tanya Raka
"Tentu, Aku bersedia menjadi pacar kamu."
Tanpa ragu Karina spontan menjawab tanpa berbasa-basi karena memang dari hal ini yang selalu ini di tunggu oleh Karina yaitu pernyataan cinta dari Raka Sanjaya yang berhasil merampas posisi keluarganya.
*****
Raka masih tak bergeming tak percaya, jika dirinya sudah di miliki oleh gadis sebaik Karina yang penuh dengan kelembutan.
Di sisi lain, Vincent di paksa untuk pergi menjemput Karina di bazar oleh sang Mami.
__ADS_1
"Hei, Gadis Gigi Kelinci. Cepat masuk mobil," titah Vincent dari kejauhan sambil mengerikan keningnya yang menunggu di dalam mobil.
"Ok," ucap Karina sambil melambaikan tangannya.
"Siapa sih yang mau sama gadis buangan gigi kelinci itu? kok bisa pria itu mau sama dia." Gumam Vincent
"Siapa dia?" tanya Raka
"Dia Kakak aku." Ucap Karina
"Oh, Dia kakak kamu. Aku pikir itu selingkuhan kamu." Ucap Raka
"Hmmm, kok kamu negatif sih? mana mungkin baru juga sehari kita pacaran masa sudah selingkuh saja." Ucap Karina
"Itu hanya ada di Novel saja. Ini kan dunia nyata." Ucap Karina
"Iya-iya, Aku percaya sama kamu. My Rabbit." Celetuk Raka
"What?? kenapa kamu bilang aku juga kelinci??" tanya Karina
"Gigi kamu lucu kayak kelinci, tapi tetapi imut dan cantik kok." Ucap Raka
__ADS_1
"Aku akan kumpulin uang yang banyak buat pergi ke dokter gigi untuk memakai kawat gigi deh biar kamu nggak ledekin aku terus." Ucap Karina
"Lho? kok ledek? aku bilang apa adanya saja kok, lagi pula untuk apa kawat gigi kalau tanpa kawat gigi saja aku sudah sangat suka." Ucap Raka
"Akh, Kamu hanya gombal saja." Ucap Karina
"Aku nggak pernah gombal. Aku apa adanya sayang sama kamu kok, jadi kamu jangan merubah apa pun dari diri kamu selain cinta kamu buat aku yang di perbesar." Gombal Raka
"CK! sejak kapan sih kamu jadi perayu Ulung seperti ini?" tanya Karina
"Sejak aku kenalan sama kamu di bazar, itu sudah menjadi takdir cinta yang dari ilahi. aku di pertemukan dengan gadis kelinci seperti kamu ini." Ucap Raka
"Takdir yang akan membuat kamu dalam malapetaka karena mencintai orang yang salah karena akan aku buat kamu semakin cinta sama aku lalu akan aku buat juga kamu merasakan patah hati di tinggalkan orang yang kamu sayangi seperti keluargaku yang telah membuang aku demi menerima kamu sebagai keluarga Sanjaya." Gumam Karina
"Woi, Lama banget sih! jam berapa ini?? gw bukan supir yang harus nunggu lu untuk pacaran di sana." Geram Vincent.
"Maaf, Kak," ucap Karina sambil berpamitan dengan Raka dan menuju ke mobil Vincent
Bersambung...
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...