Dendam Gadis Gigi Kelinci

Dendam Gadis Gigi Kelinci
8. Pov. Vincent Adinata


__ADS_3

Aku kesal dengan diriku sendiri yang tidak bisa menjaga adik perempuan semata wayang yang tewas karena aku tidak bisa menyelamatkan dia dari kecelakaan lalu lintas itu, padahal usia adikku baru saja menginjak usia 5 tahun. Namun kepergian Sofia membuat mami dan papi merasa sangat terpukul.


Dalam keluarga yang penuh drama. Mami selalu saja menangis pagi, siang, dan malam. Aku selalu mendengarkan tangisan yang selalu saja menganggu tidur panjangku.


Aku ingin sekali menghibur mami, Namun mami begitu terpukul akan kehilangan adik semata wayangku. Hingga pada akhirnya, Papi memutuskan untuk mengadopsi seorang putri yang usianya sama dengan adikku yang berumur lima tahun


Papi Adi selalu mendesak aku untuk menjemput anak yana akan menjadi adik di rumah ini menggantikan Sofia. Namun bagiku tidak akan pernah Sofia adikku bisa tergantikan oleh kehadiran orang baru.


Sejak dia menginjakkan kakinya di mansion kediaman Adipura Aku merasa di nomer duakan di mansion Adinata yang tadinya penuh kehangatan dan kasih sayang kini berubah menjadi neraka akan kehadiran sosok anak itu

__ADS_1


Aku tidak tahan lagi satu atap selama bertahun- tahun ini bersama dengan anak buangan pengganti adikku itu, Aku memutuskan untuk membeli sebuah apartemen yang aku kumpulkan saat aku hari ini beranjak 25 tahun


Beda ku dengan adik buangan itu hanya berjarak 5 tahun, jadi dia selalu saja memanggilku dengan sebutan Kakak! sungguh sangat menyebalkan. Dia memanggilku seperti dia merasa mempunyai seorang kakak laki-laki.


Akhirnya, tiba saatnya aku bisa mengemasi seluruh baju dan pindah menuju tempat yang aman karena tidak akan ada lagi Karina yang selalu menganggu aku untuk mengantar jemput! apa dia pikir aku ini supir yang selalu saja menunggu dia untuk pulang sekolah maupun kuliah seperti itu


Kalau bukan karena mami dan papi yang menganggap anak buangan itu sebagai pengganti adikku! itu salah besar karena aku sangat membenci kehadirannya!


Tekat aku sudah bulat untuk pergi dari mansion adinata karena bagiku sudah tidak ada lagi kebahagiaan yang terkandung di dalamnya setelah kepergian adikku yang paling aku sayangi.

__ADS_1


Aku selalu memaki diriku ke sebuah cermin besar untuk meluapkan isi hatiku yang terasa milu. Seandainya waktu bisa di putar kembali aku tidak hanya berdiri mematung saat adikku tertabrak sebuah truk besar berwarna kuning di hadapan kedua bola mataku.


Aku menyesal terlambat menolong Sofia dan tak bisa berlari lebih kencang untuk menyelamatkan adikku, bahkan aku selalu bermimpi bertemu dengan adikku.


Aku berusaha keras untuk bisa melupakan peristiwa naas beberapa tahun silam dan fokus untuk mengejar sebuah mimpi baru yang selama ini ingin aku capai yaitu ingin menjadi aktor hebat


Aku berniat tidak mau meneruskan usaha papi. Aku tidak suka dunia bisnis karena yang aku sukai itu adalah mencapai bintang tertinggi agar seluruh dunia mengenal aku sebagai papan bintang atas yang siap meluncur dengan kemahiran aku dalam dunia industri hiburan.


Bersambung...

__ADS_1


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...


__ADS_2