Dendam Gadis Gigi Kelinci

Dendam Gadis Gigi Kelinci
20. Jantung berdetak kencang


__ADS_3

Dengan jacket putih, Vincent segera merangkul Karina dengan melindungi kepala Karina yang berlari beriringan bersama dirinya menuju mobilnya, Ketika mereka berlari di tengah guyuran hujan yang deras, mata mereka saling memandang satu sama lain karena jarak mereka begitu dekat membuat kedua insan itu merasakan hal berbeda.


Deg, Deg,.Deg


"Kak, Vincent ganteng banget sih dari jarak dekat seperti ini, membuat hati aku tak karuan berdetak kencang." Ucap Karina


Hal yang sama pun di rasakan oleh Vincent saat dirinya di peluk erat oleh Karina karena suara petir yang menyambar membuat Karina kaget.


Jgeer!!


Bunyi petir mengagetkan mereka yang berlari.


Dak, dig, dug.


"Kenapa sama hati aku ya?! kok rasanya berdebar cepat seperti ini ketika dia memeluk! nggak mungkin aku jatuh cinta sama gadis gigi kelinci si anak buangan yang aku benci ini." Gumam Vincent


"Lepaskan" Ucap Vincent


"Akh! maaf Kak. Aku nggak sengaja memeluk Kakak


"Bilang saja kalau kamu jatuh cinta sama aku."Ucap Vincent


" Mana mungkin kak, Aku ini kan adik angkat, Kakak." Elak Karina

__ADS_1


Rambut Vincent pun basah akibat melindungi adik angkat yang dia benci keberadaanya.


Hacih!


Vincent bersin-bersin akibat guyuran hujan yang begitu lebat tak bisa melindungi tubuhnya yang tinggi dan besar. Namun Vincent berhasil melindungi adik angkat yang ia benci


"Makasih ya, Kak sudah mau hujan-hujanan seperti ini demi menjemput aku." Ucap Karina


"Jangan gede rasa ya! aku melakukan ini semua demi mami! pasti dia akan marah jika anak kesayangannya ini sampai kehujanan dan sakit." Kilah Vincent


"Hmmm, Yasudah kalau memang kakak tidak mau mengakuinya. Lebih baik sekarang Kakak ganti baju dulu di mobil. Aku nggak akan lihat dari pada kakak sakit." Ucap Karina


"Oke, awas kalau kamu berani untuk ngintip. Aku akan sumpahi mata kamu bengkak." Ancam Vincent


"Sudah belum, Kak?" tanya Karina


"Belum, sebentar lagi. Sabar dong." Ucap Vincent.


"Duh, Kenapa Kak Vincent makin ganteng sih dengan rambut basah dan baju ganti koas merahnya." Gumam Karina


"Sekarang giliran kamu yang ganti baju


"Aku kan nggak punya cadangan ganti seperti yang kakak punya." Ucap Karina

__ADS_1


"Kamu bisa memakai kemeja putih ini." Ucap Vincent


"Ini kan punya Kakak? pasti akan kebesaran aku memakainya.


"Sudah jangan banyak bicara! cepat pakai saja dari pada kamu juga nanti sakit. Itu akan merepotkan aku yang harus mengantarkan kamu ke dokter."Ucap Vincent


"Memang nggak baju lain selain kemeja besar ini, Kak??


"Yang lain pada kotor dan bau. Apa kamu mau memakai yang bau?" tanya Vincent


"Hmmm, mending kemeja ini saja deh." UCap Karina


"Sudah sana cepat pakai." Titah Vincent


"Kaka balik badan dulu dan jangan mengintip ya!" Ucap Karina


"Siapa juga yang mengintip gadis gigi kelinci anak buangan seperti kamu." Cibir Vincent.


Bersambung...


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin,.dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...

__ADS_1


__ADS_2