
Cipta Medical Center
Raka yang masih terbaring lemah tak berdaya dengan selang infus dan perban di kepalanya, mulai melirik kekasih hatinya. Ia ingin sekali bertanya mengenai kejadian yang membuatnya bersedih hati
Akhirnya Karina pun memberanikan dirinya untuk menghadap wajah cantik sang kekasih hatinya karena pikirannya tak merasa tenang
"Karina, Aku tadi sepertinya sedang bermimpi, tapi itu terlihat nyata meski aku setengah sadar." Lirih Raka menggenggam tangan erat Karina.
"Mimpi tentang apa?" tanya Karina
"Tentang kamu!" Ucap Raka menggantung
"Kok aku sih? memang aku kenapa?" tanya Karina
"Iya, Aku bermimpi kalau kamu dan Kak Vincent selingkuh di belakang aku di mobil saat aku setengah sadar." Ucap Raka
"Kamu ini ngaco! Kamu di antar oleh mobil ambulance, sedangkan aku dan Kak Vincent mengikuti laju mobil ambulance." Elak Karina
"Oh, Ia kan aku bilang aku pasti bermimpi itu! mana mungkin kamu dan Kak Vincent merajut kasih di belakang aku." Ucap Raka
__ADS_1
"Kalau itu terjadi. Apa kamu akan bunuh diri." Seloroh Karina
"Iya, mungkin saja aku bunuh diri melihat kamu orang yang aku cinta dan Kak Vincent merajut kasih asmara di belakang punggung aku." Ucap Raka
"Kok gitu?! kenapa bisa?! kamu senekat itu?!" Kaget Karina
"Karena aku sangat mencintai kamu Karina, bahkan aku rela kehilangan nyawa aku ini hanya untuk menolong kamu, Jadi kalau aku kehilangan kamu dalam hidup aku lebih baik aku mati saja." Ucap Raka
Karina tidak bisa berkata apa-apa lagi, Ia hanya bisa menghela nafas panjang untuk meredam rasa simpatiknya dengan mata berkaca-kaca.
"Jangan menangis, Karina. Aku bisa melihat dari kedua bola mata kamu yang berkaca-kaca! Kamu tenang saja. Aku tidak akan mati kalau kamu tetap di sisi aku." Ucap Raka
"Aku sama sekali nggak gombal, itu sangat serius." Ucap Raka
"Apa ini ancaman Raka atau memang Raka cinta mati sama aku. Ini bisa gawat kalau Raka mati, mungkin saja ini bisa viral dan berkasus besar, Aku bisa-bisa di salahkan."Gumam Karina dengan pikiran negatifnya.
"Hmmmmm...."Ucap Karina
"Sudah ngapain di pikirin sih yang penting sekarang kita akan menjadi sepasang sejoli yang tidak akan di pisahkan melalui ikatan pernikahan."Ucap Raka
__ADS_1
"Kamu kan belum melamar aku secara resmi, jadi kamu jangan gombal terus. Ini masih di rumah sakit dan kamu masih harus di rawat lebih banyak karena dari tadi kerjanya hanya bisa gombalin aku." Ucap Karina
"Lebih baik godain calon istri dari pada suster cantik di sini, lagi pula aku nggak gombal setelah aku sembuh dan keluar dari rumah sakit ini. Aku akan datang bersama keluarga aku untuk melamar kamu secara resmi." Ucap Raka
"Kamu buat aku melayang ajah! Sekarang kamu cepat istirahat dulu. Aku mau beli makanan dulu ya." Ucap Karina
"Oke, sayangku " Ucap Raka
"Cepet sembuh ya, nanti aku balik ke sini lagi." Ucap Karina
Di bilik pintu kamar itu Vincent sempat menguping pembicaraan mereka hingga mengepalkan kedua tangannya.
"Aku cemburu!! aku nggak kuat mereka terus bersama!!! aku akan cari cara agar dendam gadis kelinciku bisa secepatnya tuntas." Gumam Vincent
Bersambung...
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...
__ADS_1