Dendam Gadis Gigi Kelinci

Dendam Gadis Gigi Kelinci
22. Karina pergi ke dokter gigi


__ADS_3

Setelah penolakan bantuan itu, Karina tetap bersikukuh untuk merangkul Vincent keluar dari dalam mobil menuju kamar Vincent


"Terima kasih, Karina." Ucap Vincent.


"Tidak perlu berterima kasih. Ini adalah bagian dari seorang adik yang membantu Kakak yang sedang dalam keadaan sakit, jadi tolong kakak jangan bantah lagi. Aku akan memapah Kakak sampai dalam dan merawat Kakak sampai sembuh." Ucap Karina


"Oke, Thank you." Ucap Vincent


Setelah memapah sang Kakak, Karina pun mulai membantu sang Kakak untuk mengompres air dingin di kepala sang Kakak agar demamnya bisa segera berlalu.


"Kenapa kamu sampai mau melakukan semua ini sama Kakak? padahal Kakak banyak salah sama kamu??" tanya Vincent


"Karena Kak Vincent sudah aku anggap Kakak kandung aku sendiri termasuk Mami Lidia sudah aku anggap mami kandung aku sendiri yang tak pernah aku miliki karena kalian adalah harta keluarga yang tak pernah aku miliki sebelumnya."Lirih Karina


"Maksud kamu apa?" tanya Vincent


"Aku nggak pernah dapat kasih sayang dari orang tua kandungku. Mereka membuang aku seperti sampah di jalanan dan ternyata memasukan aku juga ke dalam sebuah panti asuhan Kasih Rembulan untuk menjual aku juga" Lirih Karina

__ADS_1


"Kok bisa ada orang tua kandung membuang anak kandungnya sendiri??" tanya Vincent


"Ia, karena mereka ingin mempunyai anak laki-laki sebagai dewa keberuntungan karena aku hanya di anggap sebagai anak pembawa sial saja, bahkan mereka juga hampir menjual aku ketika aku masih dalam panti asuhan." Lirih Karina.


"Jangan sedih lagi, Karina! mulai sekarang aku berjanji akan memperlakukan kamu sebagai bagian keluarga Adinata." Ucap Vincent


"Kasian Karina, Aku baru tahu ada orang tua yang tega membuang anaknya seperti itu, bahkan sampai mau menjualnya." Gumam Vincent


Jarum jam berputar lebih cepat dari pada porosnya, Vincent telah di rawat dengan telaten oleh adik angkatnya dengan baik, hingga keadaan Vincent sudah membaik tanpa bantuan seorang suster jaga karena Karina mampu untuk merawat Vincent dengan baik selama ini, Ia selalu secara rutin memberikan obat teratur yang di anjurkan oleh dokter kepercayaan Adinata Group.


Kedekatan Karina dengan Vincent semakin dalam saja, mereka tak sungkan untuk menceritakan kisah masa lalu mereka masing-masing.


Dalam satu Minggu ini Karina sibuk untuk pulang dan pergi ke dokter gigi langganan Mami Lidia. Hingga ia merubah juga gaya rambut yang di poles dengan warna kecoklatan, pakaian, serta kaca mata tebal yang dia pakai untuk mengelabui kedua orang tua kandungnya.


Karina memiliki rencana balas dendam kepada Raka dengan cara mematahkan hatinya hingga kedua orang tuanya pun akan merasakan pilu melihat anak kesayangannya merasakan tertekan karena rasa kehilangan.


Karina di antar oleh Vincent ke rumah sakit untuk merapihkan susunan gigi yang berantakan serta gigi yang menonjol dua seperti gigi kelinci.

__ADS_1


"Bagaimana penampilan aku sekarang, Kak?" tanya Karina


"Adik Kakak makin cantik kok." Goda Vincent.


"Ini muji apa meledek?" tanya Karina


Ini tulus dari dalam hati terdalam." Rayu Vincent


"Aneh rasanya Kakak jadi pinter untuk merayu aku." Ucap Karina


"Nggak apa-apa dong goda adik sendiri kali-kali." Ucap Vincent


"Nggak boleh, Kak! nanti kalau Zoya marah ke aku gimana, Kak? kalau dia denger Kakak goda adiknya" Cerca Karina


"Nggak masalah tinggal putus saja. Apa sulitnya? lagipula aku mau jujur sama kamu kalau aku dan Zoya itu-"ucap Vincent terhenti ketika dokter gigi memanggil nama Karina.


Bersambung..

__ADS_1


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...


__ADS_2