
Seperti rencana awal aku akan pergi ke supermarket membeli susu..
aku mampir kerumah mbak lela, siapa tahu mbak lela bisa meminjamkanku uang dan akan kukembalikan beserta bunganya seminggu lagi saat uang dari gaji aplikasi kuperoleh.
kenapa aku tak meminjam pada ayah.. itu karena tak memungkinkan bagi diriku untuk pergi kerumah ayah yang akan membutuhkan waktu kurang lebih tiga puluh menit.
aku menuju rumah mbak lela..
permisi mbak.. kulihat dia sedang menyapu..
iya nin, ada yang bisa mbak bantu nin??
iya mbak.. bisakah aku meminjam uang mbak.. nanti aku kembalikan seminggu lagi plus bunganya sepuluh persen mbak..
banyak nin?? kalau banyak aku tak punya nin..
hanya tiga ratus ribu mbak.. adakah mbak??
owh.. kalau tiga ratus ribu adalah nin.. ntar ya aku ambilkan..
dia masuk kerumahnya.. sementara aku menunggu diteras..
mbak lela datang memberiku uang.. kalau boleh tahu untuk apa nin??
aku ada keperluan sedikit mbak..
seminggu aku kembalikan mbak..
cerita donk nin.. kamu kenapa pinjam uang ke mbak.. ga ke ibu mertuamu..
nanti aku cerita ya mbak.. kataku lagi.. nanti sore aku main kesini bersama bian ya mbak..
makasi banyak mbak..
iya nin, sama- sama..
aku bergegas pergi, takut bank keburu tutup..
sesampai di bank aku langsung buka rekening dengan saldo awal uang tiga ratus ribu pinjaman dari mbak lela..
aku juga membuat atm dan m- banking supaya memudahkan kedepannya.
setelahnya aku pergi ke supermarket untuk membeli susu bian.
semua rasanya kulakukan dengan cepat.. tak terasa kulihat jam sudah pukul empat sore..
akhhh.. aku harus cepat tiba dirumah..
takut bian dan kak devan membutuhkanku.
Akhirnya aku tiba dirumah, bertepatan dengan sinta datang.. entah darimana aku tak tau dan tak mau tahu..
__ADS_1
seperti biasa.. dia memandangku sinis.
wah, suami tidur, istri kelayapan..
darimana mbak?? jangan- jangan mbak cari mangsa ya?? ah.. tapi ga mungkin kan ada yang mau sama mbak.. buluk sih.. hahaha..
lihat aku mbak.. semakin hari semakin cantik.. tapi secara aku uang banyak ya.. mbak kan nggak.. semua minta.. ga berpenghasilan sih..
Dongkol! sudah pasti Kesal! apalagi,.. pengen rasanya jahit mulutnya biar ga terus ngomong busuk.. ga berfaedah..
orang berpendidikan, katanya pintar tapi dari sikap jauhhh... jauhhh..
tapi aku diam, hanya memandangnya berbicara.. kupikir untuk apa menjawab ga ada gunanya..
aku masuk kekamar membersihkan diri.. kusapa bian dan kak devan..
sore ayah.. dan sayangnya bunda...
sudah tadi bangunnya kak??
maaf aku sedikit lama..
ayo, aku bantu membersihkan diri.. ini sudah sore kak..
iya nin.. makasi ya nin..
iya kak...
kak devan tak banyak bertanya apa yang kulakukan.
aku juga enggan bercerita..
kalau aku bercerita tentang penghasilanku, aku takut egonya terluka.. jadi kubiarkan saja.
setelah semua siap,.. kuajak mereka makan malam.. yah seadanya..
sayur bening dan telor ceplok dibumbu kare.. gak apa- apalah.. aku bingung mau masak apa? jatah lima puluh ribu seminggu sehari makan tiga kali.
biar saja menikmati sayur- sayuran dan telur.
setelah itu, kak devan dan bian berada diruang tengah menonton tv, aku membersihkan piring kotor sisa kami makan malam.
tumben ibu diam saja.. entah apa yang direncanakan lagi..
biarlah itu urusan mereka.
aku berlalu kekamar, mengambil hape dan membuka aplikasi.. kukirimkan nomer rekening yang kubuat tadi siang..
sekalian ku tulis satu bab cerbungku dengan judul yang baru..
karena asyik berpikir sambil mengetik, aku tak tahu kalau kak devan sudah ada dihadapanku.
__ADS_1
lagi chat dengan siapa nin??
deg.. gugup aku seperti terpergok mencuri rasanya..
owh ini kak, ada teman menawarkan jualan online,..
owh.. kubilang jangan nin.. aku tak ada uang untuk modal mu jualan..
iya. kak . aku sedang menolaknya tanpa membuatnya tersinggung, ucapku lagi..
kutaruh hapeku agar dia tak bertambah curiga..
ayo kak,.. kamu mau tidur sekarang??
iya nin, aku lelah.. pinggangku nyeri lagi nin..
oya...mau minum obat penghilang nyeri kak??tanyaku khawatir sambil kutawarkan dia minum obatnya.. kenapa obat ini tak rutin diminum karena menurut anjuran dokter, bila tak dapat ditahan nyerinya baru boleh obatnya diminum, makanya obat itu tidak selalu kuberi takut ketergantungan.
iya nin, boleh lah kuminum saja.. aku tak kuat nin.. sakit sekali..
iya kak.. kalo belajar gerak- gerak jangan dipaksa kak.. takutnya malah tambah sakitnya bukan malah sembuh, omelku.
aku tahu, dia ingin cepat sembuh, bisa berjalan lagi, tapi mau gimana lagi semua butuh waktu dan proses..
kata orang.. jalani saja dulu dengan sabar.. pasti hasilnya tidak mengecewakan.
setelah kak devan minum obat dan bian pun telah selesai minum susu, mereka berdua tertidur.
aku masih belum bisa memejamkan mata.. daripada berpikir yang tidak- tidak lebih baik kulanjutkan mengetik cerbungku yang baru.
di sela- sela mengetik ada pesan masuk dari salah satu kenalan di aplikasi cerbung.. namanya levi.. selama ini levi selalu mensupportku, dia mengatakan aku memiliki bakat yang bagus dalam menulis cerbung, dia juga memberiku kiat- kiat bagaimana agar aku menjadi lebih baik dan terarah...
kubaca pesannya.. dia menawarkan produk skincare untuk dijual secara online.. dia juga menawarkan akan mensupportku.. agar dapat berjualan sesuai target yang diharapkan..
aku pun mengatakan, aku belum memiliki modal yang cukup.
dia mengatakan kalau aku hanya bermodalkan hape dan memasang iklan di media sosial yang kupunya dengan cara copas testimoni atau review produk yang ada.. dia juga mengatakan.. bisnis ini menjanjikan untukku yang hanya diam dirumah. aku tak perlu pergi mengambil atau mengantar barang, karena sistem yang dipakai dropshipper.
aku bimbang.. bagaimana ini?? aku berpikir lagi, tapi tak ada salahnya kuterima, hitung- hitung untuk tambahan. aku hanya perlu menjadi seperti perantara saja yang berkomisi setelah produk laku terjual.
setelah kuyakinnya diri.. kujawab baiklah levi, aku akan mencoba.. kukirim pesan singkat padanya.
lalu dia meminta alamat rumahku, dia ingin mengirimkan produk gratis untuk kupakai agar akupun dapat merasakan manfaat produk.
aku berterimakasih kepada levi atas banyak kebaikannya.
walaupun diperlakukan tidak baik oleh keluarga suami , nyatanya aku masih punya keluarga sendiri dan teman- teman yang baik dan perhatian disekelilingku..
aku bersyukur kepada Tuhan, semua pasti karena rencanaNya yang akan indah pada waktunya.
Tuhan tak pernah tidur, dia akan selalu melihat dan membantu umatnya yang berserah kepadaNya.. dan membalas semua kebaikan- kebaikan umatNya.
__ADS_1
Dan tentu saja Tuhan pun akan membalas segala perbuatan. yang melanggar aturanNya dengan cara Tuhan sendiri yang kita sebut juga dengan karma..
" Apa yang kita tabur, itulah yang kita tuai"