
(Rambut terbaru Lia)
Setelah selesai urusan nya di salon Lia dan Tami pulang kerumah karena jam juga sudah menunjukan pukul 10 malam di dalam mobil Tami memulai pembicaraan Tami melihat Lia begitu senang melihat rambutnya dan tidak henti hentinya melihat kaca.
“Dek?”.
“Mm” jawab Lia.
“Kakak tau maksud kamu kenapa merubah penampilan kamu”.
“Emang nya apa kak kalau kakak tau?”.
“Kamu mau semua ini tunjukan ke Aditiya kan”.
“Hahahaa gak lah kak,kenapa harus dia”.
“Kak aku hanya mau merubah penampilan ku yang culun dan monoton itu”.
“Bosen aku kak gaya gitu terus,pengen di dalam hidupnya ada perubahan gak harus stak di situ situ aja”.
“Yaudah kalau begitu pendapat kamu,tapi kakak hanya minta 1 sama aku dek kami boleh merubah penampilan kamu asal jangam diri kamu yang kamu rubah”.
“Iya kak Lia tau,Lia bisa jaga diri kak”
“Yaudah kita mau sampai ni,sampai di rumah langsung istirahat”.
“Siap kak”.
Lia dan Tami akhirnya sampai di rumah,karena papa dan mama nya sudah tidur Lia dan Tami langsung saja masuk ke kamar masing masing dan langsung isirahat.
Pagi pun memanggil seperti biasa keluarga Lia selalu sarapan sebelum berangkat kesekolah dan bekerja. Melihat ada perubahan yang ada di Lia orang tua Lia langsung terkejut nelihat anaknya.
“Dek kamu apain rambut?” tanya papa nya.
“Gimana pa? Bagus kan?” jawab Lia.
“Ya ampun dek,kamu kenapa sih? Belakangan ini kelakuan kamu aneh”.
“Pa udah gak papa biasa remaja,kakak kan seperti itu dulu”.
“Huff Lia Lia,kalau ada masalah bilang sama mama papa jangan di diamin”.
“Ma gak ada apa apa kok,Lia pengen ada perubahan aja ma”.
“Yaudah habisin sarapan nya cepat nanti terlambat”.
“iya ma, kak aku sama kakak ya”.
“Yaudah cepetan makannya”.
“Okey”.
Lia dan Tami berangkat menuju sekolah dan kantor pertama yang pasti Tami harus mengantarkan Lia terlebih dahulu,selama di jalan Lia juga tak henti henti nya berkaca sampai Tami capek melihatnya.
“Dek lama lama pecah juga kaca tu kamu liatin terus”.
“Apaan sih kak”.
__ADS_1
“Udah lah,udah cantik tu”.
“Iya kan kak” sambil melihat kaca lagi.
“Huff”.
“Udah sampai ni cepat keluar kakak udah terlambat ni”
“Iya iya,hati hati ya kak. Jangan terlambat jemput aku nanti ya”.
“Iya”.
Di luar banyak sekali anak anak yang lain dan mereka terkejut ketika melihat Lia mereka kaget melihat Lia yang berubah penampilan Lia lebih berani dengan rambur berwarna dan ber curly sukses membuat 1 sekolah pangling terhadap Lia.
Lia dengan tegap berjalan ke kelas nya ketika masuk ke kelas nya teman teman 1 kelas lia juga terpana melihat Lia,Lia memang sudah cantik tapi kali ini aura Lia benar benar berbeda Lia berani tampil dewasa dan tegas melihat itu Bunga juga rercengang melihay perubahan sahabatnya.
“Lia? Ini serius Lia?”.
“Hahaa kenapa bun,kok kayak gitu banget lihatnya”.
“Yampun Ia cantik banget,semua orang pangling Lia kamu ya”.
“Tunggu tunggu kamu kenapa Ia? Kok secara mendadak seperti ini?”.
“Bun setiap manusia pasti akan berubah di saat waktunya tiba”.
“Iya sih Ia”.
“Yaudah terima saja perubahan ku Bun”.
“Oh iya kamu udah ngurus masalah osis kan Bun?”.
“Oh udah Ia”.
“Nanti jam 2 di suruh ngumpul sama sekretarisnya”.
“Ngng okey”.
Bel jam istirahat pertama berbunyi Bunga dan Lia pergi ke kantin sampai nya mereka di kantin lagi lagi orang yang ada di kantik salfok kepada Lia, termasuk Aditiya dia terpana melihat Lia yang berubah danyang pasti bertambah cantik.
“Lia lihat mereka semua melihat kamu”.
“Iya bun aku tau”.
“Mereka semua kaget Ia lihat kamu berubah”.
“Hahaa santai aja Bun”.
“Mereka seperti itu sudah jelas di saat ini sifat asli mereka keluar”.
“Maksud kamu?”.
“Nanti kamu tau sendiri Bun”.
“Hmm,eh Ia ada bang Adit”.
“Jadi kenapa? Biarin aja dia disana”.
Bunga makin bingung dengan tingkah nya Lia dia melihat bukan Lia di dalam diri Lia tapi Bunga melihat orang berbeda yang ada pada tubuh Lia. Jam menunjuk pukul 2 pas,saat nya bagi calon anggota osis berkumpul di ruang rapat Bunga dan Lia juga sudah ada di ruangan rapat osis,orang orang yang berada di dalam ruangan itu semua memandang Lia tapi Lia tidak memperdulikan mereka.
__ADS_1
Tak lama masuk Adit dan Rani yang masih menjabat sebagai ketua dan wakil osis mereka berdua tampak terlihat canggung satu sama lain bagaimana tidak ini adalah pertemuan mereka pertama setelah putus jadi Aditiya sedikit menjaga jarak dari Rani tapi pandangan Adit tidak lepas dari Lia menyadari Aditiya melihat Lia dari tadi Bunga pun menyenggol Lia.
“Ia bang Adit dari tadi ngeliatin kamu”.
“Iya aku tau Bun,biarin aja”.
“Baikla kita mulai saja. Selamat siang teman teman semua di sini saya sebagai sekretaris osis akan menjelas kan beberapa dari osis di sini karena kita akan mencari pengganti bang Adit dan kak Rani jadi ada beberapa kandiddat yang sudah kita pilih”.
Medengar itu Lia langsung memotong pembicaraan sekretaris osis tadi.
“Maaf sebelum nya bukan nya pemilihan ketua osis dan wakil itu harus yang anggota baru ya. Kalau sudah ada kandidatnya kenapa menyuruh setiap kelas perwakilan 2 orang? Berarti yang anak baru gak bisa merasakan calon ketua dan wakil osis dong”. Ucap Lia.
“Liaaa” potong Bunga.
“Benar gak ketua? Masa jabatan kalian kan akan berakhir seharus nya anggota baru dong yang ngisi”.
“Iya kamu benar” jawab Adit.
“Hmm yaudah kita akhiri rapat hari ini,di rapat selanjutnya akan kami kabari terima kasih buat teman teman atas waktunya”.
Setelah rapat Adit langsung bergegas keluar dari ruangan dan menghilang dalam sekejap sehingga anggota lain kehilangan Adit.
“Bang Adit tadi kemana?”.
“Gak tau,kak Rani juga gak ada di sini”.
“Mereka kayak nya saling menghindar deh”.
“Sayang banget ya hubungan mereka”.
“Kenapa harus di sayangi”.
“Ya kan mereka udah lama pacaran”.
“Mereka hanya pacaran tidak menikah”.
“Ya ampun kok lu yang sewot sih”.
“Ih kagak ah,kalian nya aja terlalu lebay”.
“Iih apaan sih”.
“Udah udah bubar bubar”.
“Yee”.
“Eh Btw yang tadi itu anak baru ya? Kok aku baru liat”.
“Tidak,dia Lia udah lama juga”.
“Haa serius? Lia yang intovert itu ya? Kok beda sekarang”.
“Biarin aja lah,manusia juga harus berubah kan emang nya kalian aja yang boleh bergaya”.
“Ih luu apaan sih dari tadi sewot aja,kalau ada masalah di luar jangan di bawa ke sini dong”.
“Udahlah keluar semua,gua kunci ni ya”.
“Huuuuu” sorak anggota lain.
__ADS_1
“Manusia selalu saja sibuk dengan urusan orang lain”.
Setelah semua anggota keluar dari ruangan osis sekretaris pun langsung mengunci pintu dan pergi kembali ke kelas tanpa sadar ada mendengar perkataan anggota osis tadi siapa kah yang mendengar semua pembicaraan anggota osis?