
Happy reading
rasa terus berkecamuk di dalam hati viola,perasaan sakit,kecewa,dan sedih semua nya bercampur aduk menjadi satu.
"vio tenanglah,kalau Lo terus menangis seperti ini gue jadi ikutan sedih" Cika prihatin melihat kondisi viola saat ini.sebelum nya mereka belum pernah melihat viola menangis sampai mata sembab seperti ini.
saat ini viola sedang berada di rumah nya cika.kebetulan Selly juga ada di saat,entah setelah dari kampung halaman nya atika.viola tidak berselera untuk pulang,dia sedang butuh tempat untuk mencurahkan semua isi hati nya.yaitu kedua sahabat nya.
"gue memang terlalu menganggap serius semua nya.jadi ini semua pantas untuk gue rasakan hiks..hiks..."Selly dan Cika kembali memeluk viola saat gadis itu bertambah menyalahkan diri nya sendiri atas luka yang ia rasakan ini.
"mending sekarang kita lupain kak Brayen,gimana kalo kita pergi ke mall kita shopping" Sarah dari Selly.
"ahh itu membosankan,mending kita nonton aja kan seru"Cika tak suka dengan ide nya Selly.
"aku malas menonton,bagaimana kalau kita makan saja di tempat biasa?aku juga sangat lapar" semringah Selly mengguncang guncang kan lengan viola.
__ADS_1
"tidak tidak aku sudah kenyang,lebih baik kita ke tempat wisata saja,di sana banyak wahana yang bisa kita mainkan." Cika kembali menolak saran dari selly.membuat Selly kesal lalu menarik telinga Cika sepihak.
"aw..aw... monyet sakitt sakit" rengek Cika merasa kesakitan membuat diri nya membalas jeweran selly.lalu ia pun menjewer telinga Selly secara bersamaan.membuat kedua nya meringis kesakitan.
"kalian ini" viola yang merasa diri nya seperti ter acuhkan.ia malah menjewer telinga Cika dan Selly membuat mereka bertambah nyeri kesakitan.
...******...
"vio ayolah,Dady sudah menunggu di bawah"teriakan Vano dari arah tangga .
sedangkan di dalam viola sedang sibuk menatap handphone nya,sendari tadi handphone nya berdering tak henti henti.siapa lagi pelakunya kalau bukan Brayen yang menelfon.
"kamu sedang apa sih Dady sudah menunggu di bawah" ujar Vano yang kini tiba tiba sudah ada di depan pintu kamar nya viola.
"ayok cepat" ajak Vano lalu menarik tangan viola
__ADS_1
Hari ini Vano,viola dan Brahmansya akan berlibur ke pulau bali.mereka memutuskan untuk mengadakan liburan nya sekarang.karena sebentar lagi viola akan kembali masuk sekolah,sedangkan Vano dia akan capcus pergi ke Paris melanjutkan kuliah nya di sana.
"kak mengapa kakak tidak kuliah di sini saja?lalu siapa yang akan menemani vio?" runtuk viola bermanja manjaan di lengan Vano.
"kan ada Dady" ucap Vano melirik viola di samping nya
"Dady kan sibuk kerja,mungkin akan jarang ada di rumah." celoteh viola membuat Brahmansya terkekeh.
"tapi kan setiap Minggu Dady selalu meluangkan satu hari untuk kamu,setiap pulang kerja juga Dady tidak lupa untuk menemui kamu." balas Brahmansya
tapi memang viola akui,sesibuk sibuk nya Brahmansya dalam pekerjaan nya.pria itu akan meluangkan waktu nya walau sedikit,untuk menghabiskan waktu itu bersama dengan kedua anak nya.
begitu sampai di Bali,mereka langsung di sambut meriah dengan senyuman yang terpampang lebar di wajah Argus.yang bukan lain adalah kakak dari Brahmansya.
"selamat datang adikku kesayangan" Argus langsung memeluk Brahmansya dengan sangat sangat penuh kerinduan.mereka saling bertukar perasaan,selama 5 tahun ini mereka kini baru di pertemukan kembali.karena sang kakak yang harus pindah ke Bali,mengelolah perusahaan baru nya di sana.
__ADS_1
Bersambung.......
jangan lupa tinggalkan jejak kalian like, komen, and vote nya😘