Diam Diam Suka

Diam Diam Suka
Eps 11


__ADS_3

Pulang sekolah ternyata Lia tidak pulang ke rumah Lia mengabari kakak nya kalau dia ada tugas kelompok dan akan pulang menggunakan taxi nanti karena kakak nya percaya makan dirinya tidak menjemput pulang Lia. Ternyata Lia tidak pergi kerja kelompok dia pergi kesalon lagi untuk mengatur ulang rambutnya Lia meminta staf salon itu untuk mengubah warna rambutnya lagi.


Di lain tempat Yuri mengajak Adit ke sebuah musium Yuri mengajak Adit lantaran dia sudah lama tidak pergi kesana,karena Adit juga belum pernah sama sekalu ke musium Adit menyetujui kemauan Yuri Bagi Yuri pergi ke musium bersama orang yang di sayangi akan terasa lebih romantis.


Yuri benar benar merasa bahagia ada di dekat Adit dan akan berusaha bagaimana pun caranya agar Aditiya menjari miliknya,beda hal sama Adit dia selalu mikirin Lia dan Adit selalu tidak tenang ketika bertemu Lia perasaan nya selalu tidak tenang saat bertemu Lia bahkan pada saat rapat osis kemarin Aditiya keringat dingin mendengar argumen dari Lia.


“Adit,Adit kamu kenapa?”.


“Mm gak papa Yur,emangnya aku kenapa”.


“Lah kamu ku panggil dari tadi melamun kamu mikirin siapa sih”.


“Mm gak ada siapa siapa,aku hanya ngebayangi betapa bagus nya pergi ke musium ini sama pacar”.


Mendengar perkataan Adit Yuri merasa senang dan sangat antusias,setelah kurang lebih 30 menit mereka berjalan di sekeliling musium Yuri mengajak Adit untuk pulang karena juga sudah terlalu sore. Yuri berniat ingin langsung mengatakan nya kepada Adit dengan kepercayaan dirinya Yuri pun langsung menyatakan perasaan nya.



“Adit aku mau bilang sesuatu”.


“Iya Yur bilang aja,ada apa?” tanya Adit.


“Dit aku suka sama kamu,mau gak jadi pacar aku? Aku udah lama suka sama kamu Dit”.


Mendengar ucapan Yuri tadi Adit langsung terbayang Lia.


“Kamu serius Yur mau sama aku?”.


“Iya Dit aku mau sama kamu”.


“Okey kita pacaran”.


Yuri langsung kaget dan merasa senang dengam jawaban dari Aditiya. Tapi tidak untuk Adit maksud dari Adit mengajak Yuri pacaran agar perasaan nya sama Lia hilang jadi Adit mengajak Yuri untuk pacaran.


“Ha? Kamu serius Dit?”.


“Iya sayang”


Mendengar kata sayang membuat Yuri merasa melayang dan semakin membuat Yuri jatuh kedalam perasaan nya.


Di tempt lain Lia masih berada di salon dan masih memakai seragam sekolahnya,untuk warna rambut kali ini Lia ingin tampil berani dari warna sebelumnya. Tidak lama masuk chat dari Tami yang menanyai Lia dimana.


“Dek kamu dimana? Dari tadi gak pulang pulang udah mau magrib ini”.


“Iya ini udah mau selesai”.


"Aku mau nunjukin sesuatu sama kakak”.



“Ya ampun kamu warnai lagi rambut kamu dek?”.


“Hihii iya kak”.

__ADS_1


“Kamu dimana sekarang? Kakak jemput aja”.


“Di salon kemarin kak”.


“Okey tunggu sana”.


“Siap bos”.


Tami buru buru mengambil kunci mobilnya dan langsung bergegas untuk menjempit Lia tanpa berpamitan dengan mama nya.


“Kak mau kemana?” teriak mama.


Sampai Tami di salon langsung di sambut dengan rambut baru Lia,Lia bukan hanya mengubah warna nya tapi Lia memotong rambut panjangnya menjadi pendek sebahu.


“Ya ampun anak ini yaaa”.


“Gimana kak? Cantik gak?”.


“Hufff terserah kamu saja lah dek”.


“Udah di bayar ni semua?”.


“Udah kak” jawab staf salon nya.


“Yaudah ayok pulang dek,terima kasih banyak ya ce”.


“Iya kak Tami sama sama”.


“Lia jangan lupa di pakai terus ya vitamin sama serum nya,biar tidak kering dan tidak rusak rambutnya” ucap staf salon.


Lia dan Tami segera pulang menuju rumah tak lama teedengar bunyi hp Tami dan itu adalah mama mereka,mama nya telepon karena menanya kan Lia apakah dia menjemput Lia.


“Kak kamu dimana? Kamu jemput adik kamu kan kak?”tanya mama khawatir.


“Iya ma kakak jemput Lia”.


“Oh syukur lah”.


“Oh iya ma,kami berdua makan di luar ya sekalian ni lagian udh lapar juga”.


“Oke sayang”.


“Liaaaa” teriak Tami.


“Ya ampun kak aku kaget”.


“Kamu ni ya bikin orang khawatir saja,kenapa gak jujur sama kakak”.


“Aku takut kakak gak kasih”.


“Jadi kamu sama siapa perginya tadi?”.


“Sama taxi kak”.

__ADS_1


“Gimana kak rambut baru ku?”.


"Tumben kamu mau potong pendek,dulu potong ujung nya aja kamu nangis”.


“Hahaa itu kab dulu kak,Lia yang dulu berbeda denga Lia yang sekarang.”.


“Iya iyaa terserah kamu,asalkan jangan salah jalan saja awas kamu”.


“Siap boss”.


Lia dan Tami sekalian mencari makanan untuk makan malam mereka dan sekalian beli cemilan untuk di rumah.


Di tempat Yuri,Yuri masih kesenangan dan tidak percaya sama kejadian tadi sore akhirnya dirinya mendapatkan Aditiya laki laki pujaan hati nya yang sidah lama dia incar dan akhirnya jatuh ke pelukan Yuri.


Pagi pun tiba Lia dan Tami bersiap untuk berangkat kerja dan sekolah tiba tiba grup chat kelas Lia di hebohkan ada kedatangan anak baru di sekolah nya lebih jelas belum tau dia masuk ke kelas siapa dan orang nya seperti apa.


“Eh eh teman teman,kita ada kedatangan murid pindahan katanya sih ganteng”.


“Masa iya tau dari mana?”.


“Anak kelas lain yang melihat dia semalam di ruangan kepala sekolah”.


“Benarkah?” Semoga dia masuk ke kelas kita ya.


“Amin semoga saja”.


“Dasar wanita pantang dengar gosip” ucap Lia ketika melihat isi chat grup kelas dia.


Sekolah Lia kedatangan murid baru dan murid baru itu laki laki semua satu sekolah pada heboh dengan kabar tersebut,jadi siapa kah dia?. Dan apakah murid baru ini bakal menggantikan posisi Aditiya sebagai orang terganteng di sekolah,lantas seganteng apakah dia kenapa semua orang membicarakan murid tersebut.


Sampai di sekolah Lia di sambut dengan Aditiyaua kaget Aditiya berada di depan gerbang sekolah tanpa menyapa dan tersenyum Lia pergi melewati Adit dan Adit mengerutkan kening nya,Adit heran dengan sikap Lia kenapa Lia seperti ini kepada nya apakah ini ada hubungannya dengan soal menyinggung tengang perasaan itu.


Tak lama Yuri muncul di depan gerbang dan langsung menggandeng tangan Adit.


"Kamu di sini karena nunggu aku kan sayang" tanya Yuri.


"Iya sayang aku nungguin kamu dari tadi".


"Hmm kamu sweet banget sih Dit".


"Jelas dong,laki laki harus terlihat sweet di depan pacar".


"Oke deh oke.


"Yuk masuk sayang nanti kita di kunci dari luar".


"Ayuk".


"Enak banget deh kayak gini,jalan ke kelasa sambil gandeng tangan kamu,itu adalah impian aku dari lama".


"Benarkah? Se sayang itukah kamu sama aku".


"Iya Dit se sayang itu aku sama kamu".

__ADS_1


"Unchh"


Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang melihat mereka dari jauh. Mata itu penuh rasa sakit dan dendam.


__ADS_2