Diam Diam Suka

Diam Diam Suka
Eps 7


__ADS_3

Di tempat lain adit memikirkan Lia kadang Adit tersenyum sendiri membayangkan tingkah laku Lia kepada dirinya dan rasa penasaran Adit kepada Lia semakin kuat,Adit memikirkan gimana cara nya bisa dekat sama lia dia benar benar mikir panjang untuk hal itu. Lagi enak memainkan bayangan nya Adit di kejut kan sama Rani.


“Baaaaa,hihikk” Rani sambil nyengir.


Spontan Adit langsung kaget dam memarahi Rani,melihat Adit marah Rani langsung kesal dan marah balik ke Adit.


“Ih apaan sih kamu kayak gitu aja marah” ucap Rani.


“Kamu tu kebiasaan kagetin orang” jawab Adit.


“Jadi kamu gak senang aku kagetin”.


“Iya Rani aku gak suka”.


“Biasa biasa nya kamu juga gak papa”.


“Iya karena udah kebiasaan kamu makin sesuka hati kagetin orang”.


“Loh kok marah kamu Dit”.


“Tau ah Ran,muak aku”.


Mendengar kata muak bikin Rani membara hati nya dan langsung menghentikan Adit.


“Eh tunggu dulu” memegang tangan Adit.


“Apalagi Rani”.


“Apa tadi? Muak?”.


“Maksud kamu apa Dit? Oo kamu udah muak sama aku iya?”.


“Iya aku muak sama kamu Rani muak,,sikap kamu tu gak pernah berubah kamu pikir aku gak capek sama kelakuan kamu itu”.


“Oo jadi kamu capek sama aku iya? Adit dengar ya bukan nya kami sendiri yang bilang jangan merubah apapun demi orang lain,jadi aku sekarang ini salah iya?”.


“Iya Rani kamu benar aku memang bicara seperti itu tapi balik lagi ke kamu,,kamu yang punya badan ya kamu yg harus tau”.


“Kamu dengar juga ya Rani,,kamu itu udh besar jadi kamu sadar sendiri sama diri kamu”.


“Eh kok kamu bicara seperti ini Dit”.


“Aku tanya sekarang mau kamu apa? Jawab Adit”.


“Oke kamu mau tau apa?”.


“Iya mau kamu apa sekarang?”.


“Baiklah,mau aku kita putus sekarang!”.


Mendengar perkataan Adit,Rani langsung terdiam mematung dan tidak menyangka Adit mengakhiri hubungan mereka.


“Apa yang barusan kamu bilang tadi?” tanya Rani sekali lag.i


“Dengar ya Rani,,aku mau kita putus”.


“Sudahlah aku mau pulang”.


“Tunggu” Rani mendekati adit.


“Kamu bilang putus? Seenak nya kamu bilang putus Adit”.


“Sudahlah Rani aku capek”.


“Kamu tau Adit kita udah 2 tahun jalan,dan seenak nya kamu bilang putus?”.

__ADS_1


“Gak bisa,aku gak mau putus titik”.


“Terserah kamu aja Rani aku capek sama kamu”.


“ADITIYAAAAAA” teriak Rani.


“Kamu gak mikir orang tua kita? Orang tua kita udah saling kenal saling dekat dan sekarang kamu bilang putus? Aku gak bisa Adit gak bisa”.


“Terserah kamu Rani,kita hanya pacaran bukan menikah,orang yang menikah saja bisa cerai apaalagi kita yang hanya pacaran”.


“Yang jelas aku minta jangan dekati aku lagi,,dengar!”.


Adit langsung pergi begitu saja meninggal kan Rani sedangkan Rani langsung menangis sekuat kuatnya. Besok pagi nya di sekolah berita putus nya Adit dan Rani langsung tersebar di seluruh sekolah semua membicara kan gosip terpanas pagi. Sampai berita ini dengar ke Lia melalui Bunga.


“Liaaa” teriak Bunga.


“Ya ampun bun kaget aku”.


“Ia kamu udah dengar berita hot?”.


“Haaa berita hot? Apaan tuh?”.


“Yakin kamu mau tau?”.


“Ih udah ah Bunga”.


“Liaaa aku serius ni”.


“Yaudah apaan bun,cepetan”.


“Lia pokok nya kamu dengar ini hati kamu langsung berbunga bunga”.


“Iya apaan Bunga sayang”.


“Okey kita mulai”.


“Iaa bang Adit udah putus sama kak Rani”.


“HAAAAA?”.


“Shittttt jangan kuat kuat”.


“Serius kamu bun?” tanya lia.


“Iya aku serius”.


“Ah kamu dengar dari mana?”.


“Ya ampun Liaaa,satu penghuni sekolah ni pada tau dan udah tersebar semua”.


“Dengar nya bang adit yang mutusin”.


“Macam mana Iaa?”.


“Macam mana apa nya bun?”.


“Kamu tertarik gak dekati bang Adit?”.


“Ih apaan sih,udah ah aku gak mau bahas ini lagi”.


“Ngng gaya mu lagi Liaa,dalam hati pasti senang tu”.


Mendengar berita ini membuat Lia berpikir apakah dia akan mendekati Aditiya? Secara Aditiya bukan milik siapa siapa lagi,apakah Lia bakal mendekati Adit?


Lia berencana mendekati Adit tapi dia takut pertama takut Adit tidak suka dengan dia mendekati Adit dan yang kedua kakak nya Lia takut kakak pasti akan marah kalau dia mendekati Adit. Tami benar benar sensitif tentang Aditiya yaaa kalau di bilang sebenar Aditiya tidak ada masalah apapun pada dirinya tapi karena lelaki itu lah adik kesayang nya sampai sakit karena memikirkan Adit terus.

__ADS_1


Jam pulang sekolah sudah berbunyi hari ini Lia masih di antar sama Tami tapi Tami hari ni sedikit lambat menjemput Lia terpaksa Lia harus menunggu di depan gerbang sekolah sambil membuka ponsel nya. Di sisi lain Aditiya melihat Lia di depan gerbanh sekolah tanpa ragu ragu Aditiya langsung menghampiri Lia.


"Hii Liaa".


Liat kaget karena tiba tiba ada seseorang yang menegurnya.


"Ya ampun bang,kaget saya".


"Wkwk sory sory".


"Nunggu di jemput ya?".


"Iya bang".


"Ouu yang kemarin itu kakak kamu Lia?" tanya Adit.


"Iya bang,kenapa bang?".


"Hmm gak ada".


"Pantesan kakak nya cantik adik nya juga cantik".


"Ya ampun bang biasa aja".


Dalam hati Lia luar biasa rasanya hati Lian benar benar mau meledak mendengar Adit berbicara seperti itu. Rasanya perasaa Lia benar benar terbang di buat Adit,, tak lama dari itu kakak Lia datang.


"Bang saya duluan yaa kakak saya sudah jemput".


"Oh udah di jemput? yaudah hati hati ya Lia".


"Iya bang,abang hati hati juga di jalan".


"Sip makasih ya".


Tami melihat adik nya berbicara sama Aditiya hati Tami langsung memberontak. Lia pun masuk kedalam mobil kakak nya Lia melihat kakak nya sudah penuh dengan amarah.


"Kak maaf aku ngerti maksud muka kakak apa".


"Liaaaa kakak kan sudah bilang jangan dekati dia lagi".


"iya kak Lia tau,tadi tu bang Adit mah pulang dan jumpa sama Lia di di depan gerbang".


"Terus apa yang kalian bicarakan?".


"Gak ada apa apa kak,kami cuma membahas pendaftaran ketua osis dan posisi dia yang sebentar lagi turun dari ketua osis" Lia terpaksa bohong sama kakak nya.


"Yakin?".


"Iya kak memang itu yang kami bicarakan".


"Ada pembahasan lain?".


"Gak ada kak,dia cuma nanya yang biasa jemput aku itu siapa? Kakak nya ya? Udah itu aja".


"Hmm yasudah lah".


"Tapi ingat dek kakak mohon jangan dekati dia lagi dengar tu?".


"Iya kak,siap".


"Kakak gak masalah kamh dekat sama cowok lain tapi mohon jangan dia".


"Okey lia".


"Okey kak".

__ADS_1


Mendengar pernyataan kakak nya Lia makin bingung tapi hati nya meminta untuk dekati aditiya. Hal ini yang membuat Lia makin bingung apakah harus mendengar kakak nya tau perasaan nya.


__ADS_2