
Happy reading
sebelum pergi viola sejenak menatap pria itu, seperti nya orang itu tidak asing bagi dia.dia merasa seperti pernah melihat nya tapi dimana?.
viola langsung di tarik oleh kedua sahabat nya,Cika dan Selly tau jika viola sudah marah.kalau tidak di lerai bisa bisa Masalah nya akan bertambah panjang merembet kemana mana.
"kalian ngapain sih narik narik gue" geram viola.
"lepasin!!,gue males mau balik" kata viola lalu berjalan meninggalkan kedua sahabat nya.
"Vi tapi acara nya baru saja di mulai." celetuk Selly.
"sell udah biarkan saja,dari pada nanti vio ketemu orang tadi lagi.bisa berabe masalah nya,gak bakal kelar." saran dari Cika lalu mendapat anggukan dari Selly membenarkan ucapan Cika.
"hisss menyebalkan,baju gue jadi kotor gini" geruntu viola sembari menaiki anak tangga.vano yang melihat nya merasa heran,kenapa adik nya marah marah seperti itu.
"kamu kenapa?" tanya Vano menghampiri viola yang sedang melepas sepatu hak tinggi nya di kamar.
__ADS_1
Vano yang melihat viola meruntuk tak jelas sembari kesusahan melepas sepatu itu.ia langsung berinisiatif untuk membantu viola melepaskan sepatu hak tinggi nya.
"ada apa?" tanya lagi Vano padahal pertanyaan yang tadi saja belum viola jawab.
"kesel kak,lihat ini baju ku basah dan kotor.gara gara cowok sialan itu" cetus viola sembari berdiri menunjukkan baju nya,saat kedua sepatu nya sudah terlepas.
"siapa dia?" tanya Vano
"aku tak tau" cetus viola lalu beranjak masuk ke dalam toilet untuk membersihkan badan nya.
"yasudah cepat bersihkan diri kamu,setelah ini kamu di tunggu Dady di meja makan ada yang ingin Dady bicarakan. " kata Vano setelah itu ia pun pergi dari kamar nya viola
"apa menurut mu vio mau menikah dengan Agas? Dady takut vio akan menolak nya." ucap Brahmansya,
Brahmansya berniat ingin menikahkan viola dengan anak dari argus.brahmasya mengingat wasiat terakhir dari almarhum argus.kakak nya ingin Brahmansya menikahkan viola dengan anak bungsu nya.karena Argus takut agas akan mendapatkan pendamping yang salah.karena selama ini anak bungsu nya itu sangat bergantungan dengan Argus.
Argus sudah wafat? ya 3 tahun yang lalu Argus meninggal di karena kan sakit jantung.karena penyakit nya itu Argus sampai kehilangan nyawa nya.
__ADS_1
"night dad..kak..." viola langsung merangkul Brahmansya dari belakang,seperti biasa ia selalu bermanja manjaan seperti itu setiap kali bertemu dengan Brahmansya.
"night sayang,hemmm anak Dady wangi sekali" Brahmansya menghirup aroma harum semerbak dari tangan viola.
"Dady ingin bicara apa sama vio?" tanya viola menggeser kursi nya hingga berhimpitan dengan brahmansya.lalu bergelantungan di lengan nya Brahmansya.
"Dady punya calon buat kamu,Dady harap kamu mau menerima perjodohan ini." ucap Brahmansya dengan berat hati.
"dady mau jodohin vio? Dady udah gak sayang lagi ya sama vio." marah viola tak suka diri nya di jodoh jodohkan seperti ini.
"bukan begitu sayang,kamu masih ingat kan pesan terakhir om Argus? pesan terakhir nya dia ingin kamu menikah dengan anak bungsu nya.dady sudah sangat mengenal agas,dia adalah anak yang baik dan bertanggung jawab sayang." Brahmansya merangkul viola yang terlihat sudah menekuk wajah nya.
"tapi vio gak mau dad" cetus viola lalu pergi berlarian menuju kamar nya.
entah mengapa saat Dady nya membahas tentang perjodohan.viola merasa dia sepeti sudah menghianati brayen.dia masih ingin setia mencintai brayen.dia tak mau kejadian dulu Ter ulang untuk kedua kali nya.
viola masih trauma dengan yang namanya pernikahan atau pun pertunangan.dia masih takut gagal untuk kedua kali nya.jika itu benar terjadi viola tidak sanggup menerimanya.
__ADS_1
Bersambung.......
jangan lupa tinggalkan jejak kalian like, komen, and vote nya😘